Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Saipan, Is This The USA? BUSINESS ETHICS Prepared by : Candra Wahyuni P Nastiti Nurlatifianti Nureni Susilawati Sekar Alit Ardiayosita.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Saipan, Is This The USA? BUSINESS ETHICS Prepared by : Candra Wahyuni P Nastiti Nurlatifianti Nureni Susilawati Sekar Alit Ardiayosita."— Transcript presentasi:

1 Saipan, Is This The USA? BUSINESS ETHICS Prepared by : Candra Wahyuni P Nastiti Nurlatifianti Nureni Susilawati Sekar Alit Ardiayosita

2 Preface Saipan adalah suatu pulau di perairan Pacific. Sejak tahun 1976 merupakan negara persemakmuran Amerika Serikat Antara Saipan dan Amerika Serikat telah dibuat kesepakatan yang membolehkan Saipan menetapkan regulasi keimigrasiannya sendiri. Perusahaan manufacturing di Saipan sebagian besar dimiliki oleh investor asing namun menggunakan sumber daya lokal (Chinese fabric and Chinese labors). Dan secara legal diberi label MADE IN THE USA. Perusahaan manufacturing menggunakan strategi “racing to the bottoms” untuk menarik investor dan masuk ke Saipan.

3 Gap’s Company History Perusahaan Gap didirikan pada tahun1969 oleh Donald dan Doris Fisher, yang awalnya merupakan toko baju yang terletak di dekat San Fransisco State University. 1971, Gap berkembang dan Fisher mengoperasikan 6 toko 1983, Millard Drexler menjadi president Gap, sementara Fisher menjadi CEO 1995, Fisher retired and Drexler became CEO which by then had 1,348 stores. 2002, Pressler diganti dan perusaahn brkembang menjadi stores.

4 Gap’s Labor Problem Sejak 1995, Gap menghadapi berbagai permasalahan tenaga kerja di pabrik-pabrik yang memproduksi produknya. Pada tahun1999, Global Exchange, Sweatshop watches, AFL-CIO Union of Needletrades Industrial dan Textile Employees melakukan tuntutan terhadap Gap dan 17 perusahaan retail lainnya atas nama pekerja buruh di Saipan.

5 Main Issues : Workforce Views 1.Upah pekerja sangat rendah untuk 14 hour days Dipaksa membayar fee $6.000-$7.000 kepada agen pencari kerja di China, yang menjerat pekerja pada hutang. 2. Pekerja dipaksa untuk menandatangani suatu kontrak rahasia/secret agreements ( the shadow contract) yang isinya melanggar HAM: 1.Dilarang berpartisipasi dan terlibat dalam kegiatan religi dan organisasi politik apapun. 2.Dilarang untuk meminta kenaikan gaji/upah. 3.Dilarang untuk jatuh cinta dan menikah 3.Pekerja tinggal di mess/ barak yang tidak layak

6 Main Issues : Producers/manufacturers 1.Perusahaan Garmen saling bersaing untuk mendapatkan proyek bisnis dengan cara menurunkan biaya produksi yang berimbas pada penekanan labor costs serendah mungkin. 2.Untuk menghindari “powers of the weak”, pekerja diisolasi dari dunia luar. Main Issues : US Buyers/companies 1.Pemberi order mencari kemungkinan produksi barang dengan biaya produksi serendah mungkin untuk mendapatkan profit yang maksimal. 2.Walaupun produk diproduksi diluar AS, secara legal diberi label” Made In The USA. Merupakan kondisi yang menguntungkan secara ekonomis bagi perusahaan pemilik merk dagang.

7 Kant : Dasar Hak Moral Kant berusaha menunjukkan bahwa ada hak dan kewajiban moral tertentu yang dimiliki oleh semua manusia, apapun keuntungan utilitarian yang diberikan dari pelaksanaan hak dan kewajiban tersebut pada orang lain Ada 2 rumusan Kant : 1.Sebuah tindakan secara moral benar bagi seseorang dalam suatu situasi jika dan hanya jika alasan orang tersebut melakukan tindakan itu adalah alasan yang dipilih semua orang dalam situasi yang sama (universalisabilitas dan reversibilitas) 2.Suatu tindakan secara moral benar bagi seseorang jika, dan hanya jika, dalam melakukannya orang tersebut tidak hanya memanfaatkan orang lain sebagai sarana dalam meraih kepentingan- kepentingannya, namun juga menghargai dan mengembangkan kapasitas mereka untuk memilih secara bebas bagi dri mereka sendiri

8 Caring Organization Aspek organisasi adalah menjalin persahabatan dengan orang-orang yang bekerja bersama dengan kita, yang kita perhatikan, yang kita jaga kesejahteraannya, dan juga orang-orang dimana kita ingin menjalin hubungan perhatian yang lebih erat. Para pengusaha berkesempatan untuk mempererat hubungan dengan pegawai dan berusaha mencari cara-cara untuk memperhatikan kebutuhan-kebutuhan mereka dan mengembangkan potensi mereka Konsep caring (Jeanne M Liedtka) : 1.Difokuskan sepenuhnya pada individu (pribadi),bukan kualitas, keuntungan, dan lain-lain 2.Dilihat sebagai tujuan dalam dan dari dirinya sendiri, serta bukan hanya sarana untuk mencapai kualitas, keuntungan dan sebagainya 3.Bersifat pribadi (melibatkan individu-individu ttt yang memberi perhatian, pada tingkat subjektif, pada individu ttt lainnya 4.Pendorong pertumbuhan bagi yang diberi perhatian, dalam artian menggerakkan mereka menuju pemanfaatan dan pengembangan kemampuan seutuhnya dalam konteks kebutuhan dan aspirasi mereka sendiri (Rational View)

9 Kewajiban Perusahaan Terhadap Pegawai (Rational View) Kewajiban Moral Dasar Perusahaan Terhadap Pegawai menurut pandangan rasional : 1.Kelayakan gaji Faktor penentuan gaji : - Gaji dalam industri dan wilayah kerja - Kemampuan perusahaan - Sifat pekerjaan - Peraturan upah minimum - Hubungan dengan gaji yang lain (standararisasi gaji dlm perusahaan, antara satu pekerja dengan yang lain) - Kelayakan negoisasi gaji - Biaya hidup lokal 2.Kondisi kerja pegawai Kesehatan dan keamanan (Rational View)

10 Question 1 1.Gap seharusnya menggunakan jasa pihak ketiga (independent) untuk melakukan pengawasan pada vendornya, termasuk pabriknya yang berlokasi di Mandarin. Karena jika menggunakan pengawas internal dikhawatirkan terjadi konflilk kepentingan dan menjadi tidak obyektif. 2.Pengawasan independent dilakukan agar vendor dalam menjalankan bisnisnya bisa memperlakukan karyawannya dengan adil dan menyediakan kondisi lingkungan kerja yang aman. Mengembangan standart perusahaan dan program evaluasi perusahaan

11 Question 1 3.Gap membuat Gap Code of Vendor Conduct yang berfungsi memonitor perusahaan secara regular, bertemu dengan pekerja, pemilik dan supervisor, review payroll dan menilai kondisi secara umum. 4.Gap harus memfasilitasi pendirian serikat pekerja sebagai salah satu cara untuk mengontrol kebijakan mengenai hak dan kewajiban karyawan di pabrik vendor. Hal ini dijadikan warranty dalam perjanjian kerjasama dengan Vendor tersebut.

12 Question 2 Gap bertanggung jawab secara moral atas perlakuan dan kebijakan Vendor Gap terhadap pekerjanya. Kewajiban perusahaan terhadap pegawainya adalah memberikan kompensasi secara sukarela dan sadar sebagai imbalan atas jasa mereka serta kondisi kerja yang layak. Dengan demikian Gap sebagai pemberi kerja mempunyai kewajiban sebagai fasilitator agar Mandarin memperlakukan karyawannya secara layak, karena akan berdampak terhadap kredibilitas perusahaan.

13 Question 3 Gap harus memastikan bahwa suppliernya membayar gaji karyawan minimal sesuai standar gaji di daerah tersebut (upah minimum). Tetapi mereka tidak harus menyamakan standar penggajian sama dengan yang berlaku di US, karena hal ini tidak menguntungkan secara bisnis (utilitarian), demikian juga dengan jaminan kesehatan yang menyesuaikan dengan peraturan lokal. Untuk standar keamanan dan keselamatan di lokasi kerja, harus memenuhi standar keamanan sesuai ketentuan dalam industri tersebut.

14 Question 4 Secara etika penempelan label “Made in USA” terhadap produk yang dibuat diluar USA tidaklah etis dan membohongi konsumen. Penempelan label “Made in USA” mengimplikasikan bahwa produk tersebut dibuat dengan tenaga kerja dari Amerika yang mendapatkan jaminan kesehatan dan keselamatan kerja serta perlindungan hukum sesuai standar hukum Amerika sehingga biaya produksi dihitung seolah-olah berdasar standar Amerika. Sedangkan pada kenyataannya produksi dilakukan diluar Amerika dengan tujuan untuk menekan biaya produksi dan meningkatkan laba perusahaan setinggi-tingginya.

15 Question 5 1.GAP internal monitor tidak melaporkan sweatshop dan tidak adanya pembayaran lembur ditambah dengan tidak adanya tunjangan kesehatan dan perlindungan hukum pada vendor. Dengan adanya masalah hukum ini, tindakan GAP untuk menyelesaikan masalah hukum adalah tindakan yang benar dan etis. Hal itu didasari atas kewajiban perusahaan terhadap pegawai yang mengharuskan memberikan kompensasi yang secara sukarela dan sadar telah disetujui didepan sebagai imbalan atas jasa mereka

16 Question 5 2.GAP pada kenyataannya tidak melakukan penyelesaian masalah tersebut secara hukum, karena GAP telah mempunyai GAP Code of Vendor Conduct yang mengatur agar perusahaan vendor dapat menjalankan bisnisnya sesuai dengan aturan. Dengan penekanan yang lebih terhadap penerapan aturan tersebut pada perusahaan vendor GAP berkeyakinan masalah tersebut akan terselesaikan

17 Question 6 Paul Pressler sudah menerapkan kebijakan baru untuk memperbaiki jaminan kesehatan dan keselamatan kerja serta fasilitas lainnya, namun yang belum terseleseikan adalah hak untuk mendapatkan upah sesuai standar, membentuk serikat pekerja dan monitoring pelaksanaan kode etik Gap bagi pabrikannya. Untuk itu kami menyarankan: 1. Gap memastikan tiga poin diatas masuk dalam perjanjian antar Gap dengan Suppliernya. 2.GAP melakukan kunjungan setiap 3 bulan sekali 3.GAP melakukan inspeksi mendadak 4.GAP melakukan pengecekan secara random pada karyawan untuk melihar sejauh mana vendor melakukan perubahan

18 Question 7 1.Publikasi Laporan CSR dari Gap, menurut kami berdampak positif dan efektif untuk memperbaiki image perusahaan, walaupun pada awalnya menimbulkan kesan yang yang buruk, tapi hal ini bisa berubah menjadi positif ketika Gap melakukan tindakan nyata untuk memperbaiki hal tersebut. 2.Dari segi etika, laporan tersebut bisa menjadi menjadi tidak etis jika hanya sebagai salah satu strategi yang hanya bertujuan untuk memperbaiki image perusahaan. 3.Sedangkan dari sisi kepentingan stakeholder hal ini bagus karena perusahaan berarti menyampaikan masalah yang mereka hadapi dan solusi yang ditempuh untuk menyeleseikan masalah tersebut.

19 Question 8 Pernyataan Kernaghan bahwa serikat pekerja itu harus ada secara etis adalah benar Gap membutuhkan serikat pekerja untuk melindungi hak-hak karyawannya, karena secara moral pekerja memiliki hak untuk berorganisasi dalam serikat pekerja. Hak tersebut berasal dari hak untuk diperlakukan sebagai manusia yang bebas dan sederajat dalam pekerjaan dan perusahaan. Selain berhak untuk membentuk serikat kerja, pekerja juga berhak untuk melakukan pemogokan ketika pelaksanaan pekerjaan tersebut melanggar perjanjian atau hak orang lain.

20 Questions 1. In your view, should Gap have given in the union’s 1995 demand that it hire a third-party independent group to monitor the Mandarin plants instead of relying on its own inspectors and the word of factory owners? Should Gap have done anything more? Explain. 2.Is a company like Gap morally responsible for the way its suppliers treat their workers treat their workers? Explain your answers. 3. Should companies like Gap attempt to get their suppliers to pay more than the local industry standard when it is insufficient to live on? Should they pay wages in the Third World that are equivalent to U.S wages? Should they provide the same levels of medical benefits that are provided in the United States? The same levels of workplace safety? 4. In your view, is Gap’s use of the labels ”Made in the USA” or “Made in the Northern Mariana Islands (USA) deceptive? Explain.

21 Questions 5.In your view, and in light of the fact that Gap’s own monitors had not reported sweatshop conditions and unpaid overtime in its Saipan factories and that these were in compliance with all applicable worker health and safety laws, was it right for Gap to settle the law suit? Should Gap have settled the lawsuit? Explain. 6.In light of the long story of labor problems that Gap has had to contend with, what recommendations would you make to Paul Pressler concerning what the company should now do to deal with these and future problems? Explain how your recommendations will effectively solve these problems for Gap? 7.In your judgement, how effective would you expect the release of the CSR report 2004 to be? From an ethical point of view, and in light of the company’s responsibilities to its various stakeholders, should the report have been released? 8. From an ethical point of view, asses Kernaghan’s ending statement concerning the issue of unions. Should Gap require unions.


Download ppt "Saipan, Is This The USA? BUSINESS ETHICS Prepared by : Candra Wahyuni P Nastiti Nurlatifianti Nureni Susilawati Sekar Alit Ardiayosita."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google