Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PENYEBAB PENYAKIT (PATOGEN) KULIAH DASAR-DASAR ILMU PENYAKIT TUMBUHAN Tanggal 28 Maret 2012 DIPT 20121.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PENYEBAB PENYAKIT (PATOGEN) KULIAH DASAR-DASAR ILMU PENYAKIT TUMBUHAN Tanggal 28 Maret 2012 DIPT 20121."— Transcript presentasi:

1 PENYEBAB PENYAKIT (PATOGEN) KULIAH DASAR-DASAR ILMU PENYAKIT TUMBUHAN Tanggal 28 Maret 2012 DIPT 20121

2 DIPT-052

3 PENYEBAB PENYAKIT (PATOGEN) PENYAKIT BIOTIK Jamur Prokariot (Bakteri dan Molicutes) Virus dan Viroid Nematoda Tumbuhan Tinggi Parasitik PENYAKIT ABIOTIK Difisiensi dll. Keracunan Fe Embun upas KULIAH DASAR-DASAR ILMU PENYAKIT TUMBUHAN KLAS D TANGGAL 16 MARET 2011 BAMBANG HADISUTRISNO DIPT 20123

4 4 4 JENIS PATOGEN Patogen biotik –Jamur, bakteri, fitoplasma, protozoa, nematoda, virus, viroid Patogen abiotik –Faktor edafik (tanah): kahat hara, keracunan hara –Pencemar udara: gas, partikel –Agens fisika: suhu, lengas, cahaya

5 5DIPT-055 JAMUR Jasad sel tunggal atau bentuk benang (hife) Heterotrof (tidak berklorofil) –Parasit atau saprofit Reproduksi aseksual dan/atau seksual –Fragmentasi hife –Spora

6 6DIPT-056 KLASIFIKASI JAMUR Kelas –Plasmodiophoromycetes –Hypochytridiomycetes –Chytridiomycetes –Oomycets –Zygomycetes –Ascomycetes –Basidiomycetes –Deuteromycetes (= Fungi Imperfecti)

7 7DIPT-057 PLASMODIOPHOROMYCETES Jamur lendir endoparasit –Thallus berupa plasmodium Contoh –Plasmodiophora brassicae penyebab penyakit akar gada pada marga Brassica (kobisan) Pertumbuhan –Bila ada inang Membentuk zoospora yg setelah masuk ke dlm sel akar akan berbentuk plasmodium Plasmodium mengkoloni sel-sel –Bila tak ada inang Zoospora membentuk dinding sel tebal (tahan) Zoospora akan tumbuh lagi bila ada eksudat akar Brassica

8 8DIPT-058 HYPHOCHYTRIDIOMYCETES Jamur akuatik (dalam air) Hife tidak bersekat Membentuk zoospora berflagel tunggal pd bagian apikal Beberapa anggota parasit pada ganggang atau jamur akuatik lain –Anisolpidium ectocarpi- ganggang coklat –Rhizidiomyces parasiticus- jamur Rhizophlyctis sp.

9 9DIPT-059 PLASMODIOPHORA BRASSICAE Akar gada Zoospora

10 10DIPT-0510 CHYTRIDIOMYCETES Jamur akuatik & terestrial Thallus sederhana, hife tidak bersekat, membentuk Zoospora berflagel satu yg panjang & dpt berperan sbg gamet (sel kelamin) Contoh –Olpidium brassicae- damping-off kobis –Synchytrium endobioticum- bisul pd. Kentang –Physoderma alfalfae- bisul mahkota pd lucerne

11 11DIPT-0511 OOMYCETES Hife tidak bersekat Reproduksi seksual dgn membentuk oospora Reproduksi aseksual dgn membentuk sporangium (kantong spora) Banyak anggota merupakan parasit penting –Saprolegnia monoica- ikan –Phytophthora infestans- kentang (hawar) –Perenosclerospora maydis- jagung (bulai) –Plasmopara viticola- anggur (tepung palsu) –Pythium spp.- damping-off

12 12DIPT-0512 ZYGOMYCETES Hife tidak bersekat Reproduksi seksual dgn membentuk zigospora Reproduksi aseksual dgn membentuk sporangium Hidup sbg saprofit –Rhizopus oligosporus- jamur tempe –R. nigricans- jamur pd. roti –Pilobolus sp.- pd kotoran hewan Hidup sbg parasit –Entomophthora muscae- parasit lalat

13 13DIPT-0513 ASCOMYCETES Hife bersekat Reproduksi seksual dgn membentuk askospora di dlm askus –Askus tersebar- apotesium –Askus dlm ‘wadah’- peritesium (spt botol), kleistotesium (bola tertutup)

14 14DIPT-0514 ASCOMYCETES Parasit & patogen tumbuhan –Ceratocystis fimbriata- kelapa (cairan merah) –Venturia inaequalis- hawar api (fireblight) apel –Claviceps purpurea- ergot gandum rye –Sclerotinia sclerotiorum- busuk buah –Xylaria spp.- busuk akar & pangkal btg –Endothia parasitica- hawar kastanye Saprofit –Aleuria aurantia- jamur kuping –Morchella esculenta- jamur morel (edibel) –Helvella crispa- jamur morel palsu (beracun) –Tuber aestivum- jamur trufel (edibel)

15 15DIPT-0515 BASIDIOMYCETES Hife bersekat dolipore, membentuk hubungan jepit (clamp connection) Reproduksi seksual dgn membentuk basidiospora

16 16DIPT-0516 BASIDIOMYCETES Parasit tumbuhan –Exobasidium vexans- cacar daun teh –Fomes lignosus- jamur akar putih –Ganoderma spp.- jamur akar coklat/merah –Hemileia vastatrix- jamur karat kopi –Puccinia graminis- jamur karat gandum –Ustilago maydis- jamur gosong bengkak Saprofit –Phallus impudicus- jamur bangkai –Cyathus striatus- jamur sarang burung –Lycoperdon sp.- jamur ‘emposan’

17 17DIPT-0517 BASIDIOMYCETES Jamur mikoriza: simbiosis dgn akar tumbuhan –Amanita spp. –Boletus spp. –Pisolithus tinctorius Jamur edibel –Agaricus campestris, A. bisporus –Auricularia auricula –Pleurotus ostreatus –Volvariella volvacea

18 18DIPT-0518 DEUTEROMYCETES (FUNGI IMPERFECTI) Hife bersekat Kelompok yg belum ditemukan reproduksi seksualnya –Kelompok sementara Reproduksi aseksual dgn fragmentasi hife atau pembentukan konidium

19 19DIPT-0519 PEMBENTUKAN KONIDIUM A.Tidak dlm ‘wadah’ (tersebar bebas) –Ordo Moniliales B.Dalam ‘wadah’ –Ordo Melanconiales- pd. apotesium –Ordo Sphaeropsidales- dlm. piknidium

20 20DIPT-0520 MONILIALES Parasit tumbuhan dan perusak pasca panen –Aspergillus spp.- Penicillium spp. –Fusarium spp.- Cercospora spp. –Verticillium spp. MELANCONIALES Parasit tumbuhan –Colletotricum spp. –Goeosporium spp.

21 21DIPT-0521 SPHAEROPSIDALES Parasit tumbuhan –Diplodia spp. –Botryodiplodia spp. –Phoma spp.

22 22DIPT-0522 PROKARIOT Terdiri dari Bakteri dan Mollicutes Mikroorganisme bersel tunggal Bahan genetik (DNA) tidak diikat/diselimuti oleh suatu membran (tidak mempunyai dinding inti) Sel-sel terdiri dari DNA dan ribosom kecil (70S)

23 23DIPT-0523 BAKTERI Lebih dari 1600 spesies telah diketahui Sebagian besar bersifat saprofit Ada yang bermanfaat bagi manusia Patogen tanaman lebih dari 100 spesies Sebagian besar bakteri patogen tumbuhan bersifat saprofit fakultatif dan dapat ditumbuhkan pada media buatan

24 24DIPT-0524 MORFOLOGI ( 411 agrios,ivth) MORFOLOGI –BENTUK : LENGKUNG, BATANG, SPIRAL COCCI, BACILLI, SPIRILLUM –UKURAN: 1,0-5, ,5 – 1,0  m TERGANTUNG: SUHU INKUBASI, MEDIUM, UMUR BIAKAN, METODA PENGECATAN BERGERAK DENGAN FLAGELA ADA YANG MEMBENTUK SPORA BERKEMBANG BIAK DENGAN PEMBELAHAN BINER

25 25DIPT-0525 SEL BAKTERI GRAM NEGATIF DINDING SEL MEMBRAN SEL MEMBRAN LUAR GRAM POSITIF DINDING SEL MEMBRAN SEL

26 26DIPT-0526

27 27DIPT-0527 EKOLOGI DAN PENYEBARAN SEBAGIAN BESAR BAKTERI BERKEMBANG DI DALAM TANAMAN INANG SEBAGAI PARASIT PADA PERMUKAAN TANAMAN TERUTAMA PADA TUNAS SEBAGAI EPIFIT SEBAGIAN PADA SISA-SISA TANAMAN DAN DI DALAM TANAH SEBAGAI SAPROFIT SOIL INHABITANTS: Agrobacterium tumefaciens, Ralstonia solanacearum, Streptomyces scabies SOIL INVADERS: Erwinia amylovora, Xanthomonas campestris Bertahan di dalam tanah dalam jaringan tanaman, beberapa hidup bebas secara saprofit, ada yang bertahan dengan membentuk bacterial ooze

28 28DIPT-0528

29 29DIPT-0529 Massa bakteri

30 30DIPT-0530 PENYEBARAN BAKTERI SECARA PASIF –AIR, SERANGGA, HEWAN LAIN(KELINCI, SAPI, BURUNG) –MANUSIA (CARA BERCOCOK TANAM, TRANSPORTASI BAHAN TANAMAN) SECARA AKTIF –FLAGELA, KEMOTAKSIS

31 31DIPT-0531 GENERA BAKTERI PATOGEN TUMBUHAN GRAM NEGATIF –PSEUDOMONAS (P.syringae ) –XANTHOMONAS (X. campestris ) –XYLOPHILUS (Xylophilus ampelinus) –ACIDOVORAX (Acidovorax sp.) –ERWINIA (E. carotovora) –PANTOEA (P. stewartii) –BURKHOLDERIA (B. cepacia) –RALSTONIA (R. solanacearum)

32 32DIPT-0532 GENERA BAKTERI PATOGEN TUMBUHAN GRAM POSITIF –CORYNEFORM (Clavibacter xily subsp xily) –STREPTOMYCES (S. scabies) –CLOSTRIDIUM –BACILLUS

33 33DIPT-0533 VIRUS DAN VIROID Bukan jasad hidup: tidak tersusun dari sel Ukuran sub-mikroskopik –Tidak tampak di bawah mikroskop cahaya biasa –Tampak hanya dgn mikroskop elektron Virus –Asam nukleat dengan selubung protein Viroid –Asam nukleat yang infeksius (dapat menular) –Tanpa selubung protein

34 34DIPT-0534 Harus dengan mikroskop elektron Virus

35 35DIPT-0535 VIRUS INFEKSI VIRUS –Masuk ke dalam sel tanaman melalui luka mekanis atau lewat serangga vektor –Melalui infeksi butir benangsari TRANSLOKASI DAN DISTRIBUSI VIRUS –Bergerak dari sel yang satu ke sel yang lain dan multiplikasi di dalam sel tersebut dengan memanfaatkan replikasi DNA inang –Pergerakan dari sel ke sel melalui plasmodesmata

36 36DIPT-0536 GEJALA KARENA VIRUS GEJALA SISTEMIK (MOSAIK, RING SPOTS) LOKAL KERDIL ATAU PENGHAMBATAN PERTUMBUHAN MEMPERPENDEK UMUR TANAMAN SECARA UMUM GEJALA PADA DAUN (menguning, enasi) GEJALA YANG MUNCUL PADA BUAH, BATANG DAN AKAR KADANG-2 TIDAK MENIMBULKAN GEJALA PADA DAUN

37 37DIPT-0537 PENYEBARAN VIRUS BIJI BENANGSARI SERANGGA TUNGAU NEMATODA JAMUR TALIPUTRI

38 38DIPT-0538 PENYAKIT KARENA VIRUS MOSAIK TEMBAKAU (TMV) MOSAIK MENTIMUN (CMV) MOSAIK KENTANG (PVY) MOSAIK KENTANG (PVX) TUNGRO (RICE TUNGRO SPHERICAL VIRUS) POTATO LEAFROLL (POTATO LEAFROLL VIRUS, PLRV)

39 39DIPT-0539 KARAKTERISTIK NEMATODA Panjang 300 – 1000 mm, ada yang sampai 4000 mikrometer (4 mm) Lebar 15 – 35 mm Berbentuk seperti belut, tubuh tidak bersegmen tanpa kaki atau alat lainnya Jenis betina ketika dewasa menjadi membengkak

40 40DIPT-0540 NEMATODA Ukuran mikroskopik

41 41DIPT-0541 EKOLOGI DAN PENYEBARAN SEBAGIAN HIDUPNYA ADA DI DALAM TANAH HIDUP BEBAS DI DALAM TANAH MEMAKAN AKAR DAN BAGIAN BAWAH TANAMAN LAINNYA ADA YANG HIDUP DALAM BENTUK MASA TELUR, FASE JUVENIL BANYAK DIJUMPAI PADA KEDALAMAN 15 – 30 CM

42 42DIPT-0542 EKOLOGI DAN PENYEBARAN (2) BERGERAK LAMBAT DI DALAM TANAH MENYEBAR MELALUI ALAT PERTANIAN, AIR IRIGASI, KAKI BINATANG, BURUNG DAN DEBU TOPAN MENYEBAR DALAM JARAK YANG JAUH LEWAT HASIL PERTANIAN

43 43DIPT-0543 CONTOH NEMATODA PARASIT TUMBUHAN Meloidogyne javanica, M. incognita Pratylenchus Rotylenchulus Globodera (nematoda kista kuning, golden cyst nemathode pada kentang)

44 44DIPT-0544 TANAMAN TINGGI PARASITIK LEBIH DARI 2500 SPESIES TANAMAN TINGGI YANG HIDUP PARASITIK PADA TANAMAN LAIN KETERGANTUNGAN: –PENUH TIDAK PUNYA KLOROFIL DAN AKAR SEJATI Cuscuta sp. –SEBAGIAN PUNYA KLOROFIL TETAPI TIDAK PUNYA AKAR Arceuthobium sp.

45 45DIPT Tumbuhan Parasit Tali puteri (Cuscuta sp)Benalu (Loranthus sp.)


Download ppt "PENYEBAB PENYAKIT (PATOGEN) KULIAH DASAR-DASAR ILMU PENYAKIT TUMBUHAN Tanggal 28 Maret 2012 DIPT 20121."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google