Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

By. Isnenia, lamlay sari, dkk Strategi Bersaing Dalam Industri Terfragmentasi.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "By. Isnenia, lamlay sari, dkk Strategi Bersaing Dalam Industri Terfragmentasi."— Transcript presentasi:

1 By. Isnenia, lamlay sari, dkk Strategi Bersaing Dalam Industri Terfragmentasi

2 Industri Terfragmentasi Banyak pesaing Tak ada pangsa pasar yang besar perusahaan kecil sedang, milik perseorangan Jasa Eceran Distribusi Pabrikasi logam dan kayu Produk pertanian Dunia usaha kreatif

3 Alasan historis Alasan ekonomis fundamental Alasan terfragmentasi

4 Rendahnya hambatan masuk Tidak adanya skala ekonomi atau kurva pengalaman Tingginya biaya transportasi Tingginya biaya persediaan/ tidak menentu fluktuasi penjualan Tidak adanya keuntungan dari ukuran besar dalam hubungan dengan para pembeli dan pemasok Skala yang tidak ekonomis pada berbagai aspek penting Kebutuhan pasar yang berbeda Alasan ekonomis fundamental

5 Con’t.... Tingginya diferensiasi produk Hambatan keluar Peraturan lokal Peraturan pemerintah hal baru

6 Pendekatan Umum trhadap Konsolidasi Skala ekonomi atau kurva pengalaman Inovasi/teknologi pada salah satu bidang Standarisasi kebutuhan pasar Kebutuhan pasar yang beragam Penciptaan produk yang menyatukan selera pembeli netralisasi Menetralisir aspek-aspek yang meyebabkan industri terfragmentasi

7 Con’t akuisisi Mengadakan akuisisi mencapai produk massal Akuisisi perusahaan lokal Kecenderunga n industri Perubahan tekonologi Perubahan selera Perubahan peraturan

8 Industri yang “terbelenggu” bukan karena sebab ekonomis yang fundamental industri tersebut memang ‘terbelenggu’ dalam bentuk terfragmentasi Alasan Historis

9 lebih bersifat hambatan internal perusahaan kekurangan SD sehingga sulit mengembangkan perusahaan menjadi besar Kurangnya sumberdaya atau kecakapan dalam perusahaan yang ada masih menganut sikap tradisonal seperti pendahulu industri sebelumnya menyebabkan susah berkembang padahal sumberdaya memadai. misalnya : perusahaan lebih berorientasi kepada produksi, kurang memerhatikan bagaimana menarik konsumen dan menjaga kesetiaanya Sifat kurang tanggap dan mudah puas diri terhadap perusahaan yang ada pihak luar tidak menaruh peluang untuk memberi sumber daya atau angin segar pada industri pihak luar enggan memperhatikan karena industri tersebut terlalu baru dan kecil Kurangnya perhatian perusahaan-perusahaan luar

10 Menanggulangi fragmentasi Ditandai oleh pesaing Bargaining position yang rendah dengan pemasok profit yang pas-pasan perlu penempatan strategis perusahaan Menanggulangi fragmentasi menjadi perusahaan yang berhasil walaupun pangsa pasarnya kecil

11 Con’t Perusahaan menguasai perusahaan lokal, membiarkan beroperasi dengan caranya sendiri, pengendalian terpusat Desentralisasi yang dikelola dengan ketat Pembakuan proses dalam perusahaan Fasilitas formula Barang komoditasdiferensiasi Meningkatkan nilai tambah Berbagai barang dalam satu produk pilih produk dengan jenis barang terbatas bargaining power kuat Spesialisasi menurut tipe produk atau segmen produk Pelanggan yang peka harga Pelanggan yang butuh pelayanan Spesialisasi menurut tipe pelanggan Menguasai wilayah tertentu Fokus pada suatu wilayah geografis Persaingan ketat dan laba rendahminimalisasi biaya Jumlah terkecil Memiliki /menguasai unit lain yang berpengaruh Integrasi balik

12 Jebakan strategi yang potensial Mengejar dominasi maksimalisasi faktor-faktor penunjang Kurang disiplinnya strategis lebih berpikir jangka pendek bukan jangka panjang Sentralisasi berlebihan Asumsi adanya tujuan dan biaya overhead yang sama

13 Merumuskan strategi Mengadakan analisis industri dan pesaing yang lengkap untuk menentukan sumber-sumber kekuatan persaingan dalam industri, struktur dalam industri dan posisi para pesaing yang kuat Mengidentifikasi sebab-sebab terjadinya fragmentasi Menyelidiki sebab-sebab terjadinya fragmentasi satu demi satu dalam konteks analisis industri dan pesaing pada langkah pertama Bila fragmentasi dapat diatasi, apakah dapat menguntungkan perusahaan? Bagaimana dengan posisi perusahaan ? Bila fragmentasi tidak dapat diatasi maka bagaimana cara menanggulanginya?

14 Contoh Industri Terfragmentasi Pada Rumah Kecantikan atau Salon Larissa yang membidik segmen mahasiswa atau pelajar sehingga mengutamakan tarif yang lebih murah tetapi dengan pelayanan para ahli yang profesional Apotek Kimia Farma atau Guadian yang lebih mengutamakan segmen konsumen menengah ke atas dengan menjual berbagai suplemen termasuk produk luar negeri


Download ppt "By. Isnenia, lamlay sari, dkk Strategi Bersaing Dalam Industri Terfragmentasi."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google