Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Operating Systems Concept (Konsep Sistem Operasi) Minggu 13 Universitas Multimedia Nusantara Serpong, Tangerang Dr. Ananda Kusuma

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Operating Systems Concept (Konsep Sistem Operasi) Minggu 13 Universitas Multimedia Nusantara Serpong, Tangerang Dr. Ananda Kusuma"— Transcript presentasi:

1 Operating Systems Concept (Konsep Sistem Operasi) Minggu 13 Universitas Multimedia Nusantara Serpong, Tangerang Dr. Ananda Kusuma

2 Agenda Topik Minggu 13: –Storage Media (Media Penyimpanan) Magnetic Disk Presentasi kelompok 2: jam

3 Storage Media (Media Penyimpanan)

4 I/O Layers (1) Hardware: disk untuk media penyimpanan (block device dengan block size bervariasi dari 512 bytes-32KB) Komponen hardware: - Mekanikal, baik bersifat magnetic atau optical - Elektronika  device controller /adapter, secara fisik dapat berupa satu chip, yang bertugas untuk konversi bit streams serial menjadi blok-blok btytes, dan melakukan error correction

5 Device driver Code yang spesifik dibuat oleh manufacturer hardware I/O untuk berkomunikasi dengan controller pada hardware Loadable code ke OS kernel Device independent I/O software merupakan bagian dari kernel OS yang melakukan Uniform interfacing (antarmuka yang seragam) ke device drivers Buffering Error reporting Allocating dan releasing perangkat Penyediaan block size yang independen dengan perangkat I/O Layers (2)

6 I/O device data rate

7 Gambaran dari Magnetic Disk Ref: WPI Lecture notes Standard Koneksi external IDE/ATA/SATA SCSI USB

8 Platters Lempengan material magnetic 2 sisi Kecepatan putar RPM Tracks Lingkaran concentric Dibagi atas beberapa sectors Cylinders Track yang sama pada tiap plater Operasi Seek: gerakkan arm ke track Read/write: tunggu sampai sector berada di bawah read/write head, kemudian transfer data Controller konversikan physical address [cylinder, track, sector] menjadi logical disk address berupa array of sectors/blocks Harddisk Geometri

9 Pergerakan Head (Read/Write) Ref: WPI Lecture notes Disk Arm (Lengan Disk)

10 Harddisk Geometri (a) Physical geometry of a disk with two zones. (b) A possible virtual geometry for this disk.  logical sector/block

11 Sebelum digunakan, disk harus di-format Low-level format Susun track pada tiap platter dan bagi atas beberapa sectors. Letakkan celah sempit antar sector, dan juga siapkan spare sectors (sector cadangan). Gambaran suatu sector adalah sbb.: Preamble: bit pattern untuk deteksi awal dari suatu sector. Juga berisi informasi cylinder dan nomor sector Data: ukuran ditentukan saat di-format ECC: error correction code untuk memastikan tidak ada kesalahan. Algoritma yang digunakan tergantung pembuat hardisk Disk Format (1)

12 Lakukan partisi pada harddisk Buat partition table Seolah-olah ada beberapa disk yang tersedia yang dapat digunakan oleh File System yang berbeda High-level format pada tiap partisi Buat boot block Susun administrasi free blocks Tentukan file system dan root directory Disk Format (2)

13 Disk Arm Scheduling Waktu yang diperlukan untuk read/write disk block: Seek time: waktu untuk menggerakkan disk arm ke target cylinder Rotational Delay: waktu berputarnya platter sampai target sector berada di bawah read/write head Data transfer time Delay didominasi oleh seek time Disk scheduling algorithm adalah algoritma untuk meminimalkan disk seek time dan mengusahakan fairness (keadilan) atas prioritas permintaan read/write disk block Disk drives mengelola tabel permintaan read/write dengan nomor cylinder sebagai index

14 Contoh: posisi awal = 11. Urutan permintaan: 1, 36, 16, 34, 9, 12 Kalau gunakan First Come First Served (FCFS), total pergerakan arm = = 111 cylinders Kalau gunakan Shortest Seek First (SSF), total pergerakan arm = = 61 cylinders  jauh lebih cepat dibandingkan FCFS Kekurangan: saat disk loading tinggi, ada kecenderungan disk armm untuk selalu berada di tengah sehingga tidak adil untuk permintaan block yang ada di pinggir Shortest Seek First (SSF) Disk Scheduling Algorithm

15 Elevator Algorithm Contoh: posisi awal = 11. Urutan permintaan: 1, 36, 16, 34, 9, 12 Elevator algorithm: Mengatasi konflik target minimum seek time dan fairness Disk arm melanjutkan pergerakan sesuai arah (up atau down) sampai tidak ada lagi permintaan di arah tersebut, baru berbalik arah Total pergerakan arm = = 60 cylinders

16 RAID: Redundant Array of Independent Disks Penggunaan beberapa disks secara paralel di mana data terdistribusi dengan tujuan meningkatkan Performance (kinerja)  dampak paralelisme Reliability (kehandalan)  dampak redundansi Penting untuk server atau data centre Beberapa disk ini dikendalikan oleh RAID controller yang bertugas mendistribusikan data. Hal ini transparan dari sini pengguna Striping: pendistribusian data ke multiple drives RAID

17 RAID level 0, Level 1, Level 2 Tiap strip terdiri atas sejumlah sectors Distribusi dilakukan per bit, maka semua drives harus berputar secara sinkron

18 RAID Level 4, Level 5 Parity bits didistribusikan secara merata untuk mengurangi overload Potensi overload pada parity drive

19 Akhir Kuliah Minggu 13 Terima kasih atas perhatiannya!


Download ppt "Operating Systems Concept (Konsep Sistem Operasi) Minggu 13 Universitas Multimedia Nusantara Serpong, Tangerang Dr. Ananda Kusuma"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google