Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

 Suwardjono Bab 8Pendapatan 4/5/2015 Transi 1 Bab 8 Pendapatan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: " Suwardjono Bab 8Pendapatan 4/5/2015 Transi 1 Bab 8 Pendapatan."— Transcript presentasi:

1  Suwardjono Bab 8Pendapatan 4/5/2015 Transi 1 Bab 8 Pendapatan

2  Suwardjono Bab 8Pendapatan 4/5/2015 Transi 2 Menyebut dan menggambarkan masalah teoretis pendapatan. Menjelaskan pengertian pendapatan. Menyebut dan menjelaskan karakteristik pendapatan. Menjelaskan landasan pikiran dan kriteria pengakuan pendapatan. Menyebut dan menjelaskan saat pengakuan pendapatan. Menjelaskan pengakuan pendapatan jasa. Menjelaskan prosedur pengakuan pendapatan secara teknis. Tujuan Pembelajaran Mencapai kemampuan dan kompetensi peserta untuk:

3  Suwardjono Bab 8Pendapatan 4/5/2015 Transi 3 Masalah Teoretis tentang Pendapatan PengertianSaat PengakuanPengakutanProsedur Pengakuan Apa karakteristiknya? Kapan diakui? Apa kriteria pengakuannya? Apa kegiatan yang memicu pencatatan?

4  Suwardjono Bab 8Pendapatan 4/5/2015 Transi 4 Makna yang terkandung dalam berbagai definisi: 1.Aliran masuk aset 2.Operasi utama atau sentral 3.Penurunan kewajiban 4.Entitas 5.Produk perusahaan 6.Pertukaran produk 7.Berbagai nama 8.Kenaikan ekuitas

5  Suwardjono Bab 8Pendapatan 4/5/2015 Transi 5 Pendapatan versus Untung IAI/IASC tidak secara formal membedakan pendapatan (revenues) dan untung (gains). Pendapatan dan untung dicakupi dalam satu definisi penghasilan (income). FASB memisahkan pendapatan dan untung sebagai elemen yang berdiri sendiri.

6  Suwardjono Bab 8Pendapatan 4/5/2015 Transi 6 Makna yang terkandung dalam definisi Untung: 1.Kenaikan ekuitas bersih 2.Periferal atau insidental 3.Selain yang dicakupi pendapatan 4.Selain investasi oleh pemilik atau transaksi yang berkaitan dengan pemilik FASB perlu membedakan pendapatan dan untung karena sumber untung berbeda dengan operasi utama.

7  Suwardjono Bab 8Pendapatan 4/5/2015 Transi 7 Karakteristik Sumber Untung: 1.Periferal atau insidental 2.Transfer nontimbal-balik 3.Penahanan aset 4.Faktor lingkungan Pembedaan lebih diarahkan untuk tujuan penyajian daripada untuk membedakan makna pendapatan dan untung.

8  Suwardjono Bab 8Pendapatan 4/5/2015 Transi 8 Pengakuan Pendapatan Pembentukan pendapatan (earning of revenue) Realisasi pendapatan (realization of revenue) Pencatatan jumlah rupiah pendapatan secara formal ke dalam sistem pembukuan sehingga jumlah tersebut terrefleksi dalam statemen keuangan. Dua konsep penting:

9  Suwardjono Bab 8Pendapatan 4/5/2015 Transi 9 Konsep Homogenitas Kos Seluruh pos biaya yang direpresentasi dengan kos menghasilkan pendapatan sebagai satu kesatuan. Kos komponen atau pos biaya secara individual mempunyai kontribusi dalam menghasilkan pendapatan. Kos mempunyai kedudukan yang sama dalam menghasilkan pendapatan.

10  Suwardjono Bab 8Pendapatan 4/5/2015 Transi 10 Implikasi Konsep Homogenitas Kos Kos berkaitan dengan pendapatan secara proporsional dengan besarnya kos. Urutan pengurangan kos barang terjual, biaya penjualan, dan biaya administratif dalam statemen L-R bukan merupakan urutan prioritas. Begitu kos suatu objek biaya terjadi, pendapatan dapat dianggap terbentuk sehingga laba juga terbentuk.

11  Suwardjono Bab 8Pendapatan 4/5/2015 Transi 11 Asumsi di Balik Homogenitas Kos Dianutnya konsep dasar upaya dan capaian/hasil. Upaya terjadi dahulu baru pendapatan datang. Setiap usaha secara umum mendatangkan atau menjajikan laba sehingga orang mau melakukan usaha. Biaya (expense) merupakan upaya yang sengaja dilakukan secara senang hati dengan penuh kesadaran, semangat, dan pengertian bukan beban yang harus diderita atau ditanggung oleh pendapatan. Istilah beban tidak cocok/mengena untuk expense.

12  Suwardjono Bab 8Pendapatan 4/5/2015 Transi 12 Konsep Pembentukan Pendapatan A U G BTP R Q V E H D F SWC G* B* E* C* Rupiah Waktu

13  Suwardjono Bab 8Pendapatan 4/5/2015 Transi 13 Konsep Realisasi Pendapatan Kesatuan Usaha Pendapatan baru terbentuk setelah terjadi kesepakatan atau kontrak dengan pihak independen. Kos Pendapatan Kos baru Biaya

14  Suwardjono Bab 8Pendapatan 4/5/2015 Transi 14 Kriteria Pengakuan Pendapatan 1.Telah terrealisasi atau cukup pasti terrealisasi (realized atau realizable) 2.Telah cukup terbentuk/terhak (earned) Kedua kriteria harus dipenuhi walaupun bobot atau kekritisan untuk keduanya berbeda untuk situasi yang berbeda. Cukup terbentuk dapat dikaitkan dengan produk akhir atau dengan perioda.

15  Suwardjono Bab 8Pendapatan 4/5/2015 Transi 15 Terrealisasi versus Cukup Pasti Terrealisasi Kesatuan Usaha Kos Pendapatan Kos baru Biaya Kas/aset baru Terrealisasi Kesatuan Usaha Pendapatan Kos baru Kos Biaya Mudah ditukarkan atau ditunaikan Cukup Pasti Terrealisasi Mudah dikonversi

16  Suwardjono Bab 8Pendapatan 4/5/2015 Transi 16 Saat Pengakuan Pendapatan 1.Saat kontrak penjualan disepakati 2.Selama proses produksi secara bertahap 3.Saat produksi selesai 4.Saat penjualan 5.Saat kas terkumpul Kapan kedua kriteria kriteria pengakuan dipenuhi. Berbagai gagasan:

17  Suwardjono Bab 8Pendapatan 4/5/2015 Transi 17 Masalah Pengakuan Selama Proses Produksi 1.Akresi 2.Apresiasi 3.Penghematan kos Apakah ketiganya memenuhi definisi pendapatan? Apakah ketiganya dapat diakui sebagai pendapatan?

18  Suwardjono Bab 8Pendapatan 4/5/2015 Transi 18 Masalah Pengakuan Saat Penjualan 1.Kembalian dan potongan tunai 2.Hak pengembalian barang 3.Kos purnajual 4.Kerugian piutang 5.Makna penjualan Apakah hal-hal di atas harus menghalangi pengakuan pendapatan pada saat penjualan? Bagaimana cara mengatasinya?

19  Suwardjono Bab 8Pendapatan 4/5/2015 Transi 19 Pengakuan Pada Saat Kas Terkumpul Pendapatan diakui untuk suatu perioda sebesar kas yang telah diterima dalam perioda tersebut. Pada umumnya barang atau jasa telah dilaksanakan. Ada keraguan yang besar akan kolektibilitas piutang. Untuk kontrak jangka panjang, terjadi salah-tanding (miss-match) karena biaya tidak harus diukur atas dasar tunai (basis kas). Penjualan dasar tunai, biasa dasar akrual. Konsep homogenitas kos dilanggar.

20  Suwardjono Bab 8Pendapatan 4/5/2015 Transi 20 Pelanggaran Konsep Homogenitas Kos Pada Pengakuan Pendapatan Atas Dasar Kas Perioda 2 Kas Biaya Nilai kontrak Kas Perioda 3Perioda 4Perioda 5Perioda 1 Agar tepat-tanding, perlu prosedur akuntansi dasar kas yang saksama.

21  Suwardjono Bab 8Pendapatan 4/5/2015 Transi 21 Saat Pengakuan Penjualan Jasa 1.Saat jasa telah dilaksanakan atau dikonsumsi 2.Selama proses pelaksanaan secara bertahap 3.Saat pelaksanaan jasa selesai sepenuhnya 4.Saat kas terkumpul Sejalan dengan pengakuan pendapatan pada perusahaan perdagangan atau pemanufakturan. Pedoman umum: Lihat pedoman umum oleh FASB di halaman

22  Suwardjono Bab 8Pendapatan 4/5/2015 Transi 22 Prosedur Pengakuan Pendapatan Kebijakan akuntansi perusahaan yang menetapkan kapan suatu penjualan dianggap secara teknis telah terjadi sehingga memicu pencatatan jumlah rupiah penjualan tersebut. Kebijakan ini biasanya dituangkan dalam buku pedoman akuntansi (accounting manual). Lihat Gambar 8.4

23  Suwardjono Bab 8Pendapatan 4/5/2015 Transi 23 Maunya … Nyatanya?


Download ppt " Suwardjono Bab 8Pendapatan 4/5/2015 Transi 1 Bab 8 Pendapatan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google