Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

SOSIALISASI e-LEARNING DI PERGURUAN TINGGI 4/5/2015 1.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "SOSIALISASI e-LEARNING DI PERGURUAN TINGGI 4/5/2015 1."— Transcript presentasi:

1 SOSIALISASI e-LEARNING DI PERGURUAN TINGGI 4/5/2015 1

2 PERKEMBANGAN TEKNOLOGI WORLD CLASS UNIVERSITY INOVASI PROSES PEMBELAJARAN DI PERGURUAN TINGGI KONTEN vs ICT PERSAINGAN PENDIDIKAN 4/5/ LATAR BELAKANG

3 LEGAL FORMAL & PENGEMBANGAN UU NO 20 TAHUN 2003 TENTANG SISDIKNAS UU NO. 14 TAHUN 2005 TENTANG GURU & DOSEN PP 19 TAHUN 2005 TENTANG STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN PENGEMBANGAN ICT YANG PESAT 4/5/2015 3

4 DEFINISI e-LEARNING ’ learning ’ sering diasosiasikan dengan kata ’ education ’ atau ’ training ’. ’e’ ( electronic ) sering diasosiasikan dengan kata ’tele’, ’virtual’, ataupun ’ distance ’. e-learning : pembelajaran yang difasilitasi dan didukung oleh pemakaian teknologi informasi dan komunikasi e-learning : pengalaman belajar yang disampaikan melalui teknologi elektronik 4/5/2015 4

5 DEFINISI E -LEARNING e-learning : Media yang dapat dipergunakan sebagai penghubung antara pelajar ( student ) dengan sumber belajar (database, pakar/pengajar, perpustakaan) yang secara fisik terpisah atau bahkan berjauhan, namun dapat saling berkomunikasi, berinteraksi, atau berkolaborasi secara langsung (synchronous) maupun tidak langsung (asynchronous). 4/5/2015 5

6 P ANDUAN e-LEARNING DI PERGURUAN TINGGI (TIM) Pendahuluan Karakteristik Organisasi Komponen Konten Proses Pembelajaran 4/5/2015 6

7 MANFAAT PANDUAN e-LEARNING Sebagai acuan minimal bagi Perguruan Tinggi untuk mengembangan e-learning di institusinya masing- masing. Sebagai alternatif/ pilihan bagi PT dalam mengimplementasikan e-learning. Memberikan panduan kepada dosen dalam mengembangkan konten yang akan disampaikan melalui e-learning. Memberikan panduan kepada mahasiswa dalam memanfaatkan e-learning untuk membantu proses pembelajaran. 4/5/2015 7

8 TUJUAN PANDUAN E -LEARNING Diharapkan: Memberikan pemahaman tentang teknologi-teknologi e- learning dan potensinya untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran mahasiswa; Memberikan rambu-rambu tentang pemanfaatan teknologi- teknologi e-learning dalam konteks institusi perguruan tinggi; Memberikan pilihan-pilihan model e-learning yang sesuai dengan karakteristik materi pembelajaran; 4/5/2015 8

9 DIKTI MENDORONG & MEMOTIVASI, BERKOMITMEN BAHWA PERGURUAN TINGGI HARUS DAPAT MENYIAPKAN, MENJALANKAN, MEMANFAATKAN e- LEARNING SEBAGAI BAGIAN PROSES PEMBELAJARAN PANDUAN e-LEARNING DI PERGURUAN TINGGI 4/5/2015 9

10 AKTIVITAS PEMBELAJARAN Memaksimalkan potensi belajar, Memperluas partisipan, Meningkatkan semangat belajar AKTIVITAS PEMBELAJARAN Memaksimalkan potensi belajar, Memperluas partisipan, Meningkatkan semangat belajar SARANA FISIK: Sumber belajar, alat, fasilitas, dan pelayanan SARANA FISIK: Sumber belajar, alat, fasilitas, dan pelayanan KURIKULUM: Materi subyek, ranah kognitif afektif, psikomotor, pendekatan pedagogik KURIKULUM: Materi subyek, ranah kognitif afektif, psikomotor, pendekatan pedagogik KONTEKS SOSIAL: Komunitas pembelajaran, Identifikasi kelompok, Sikap, nilai, dan kepercayaan KONTEKS SOSIAL: Komunitas pembelajaran, Identifikasi kelompok, Sikap, nilai, dan kepercayaan KEUNTUNGAN e-Learning KEUNTUNGAN e-Learning PEMBELAJARAN EFEKTIF Praktek pembelajaran Praktek pembelajaran LUARAN: Tujuan Pembelajaran, Keterampilan akademik dan sosial PEBELAJAR: Kebutuhan, motivasi, gaya belajar, pengalaman awal 4/5/

11 KARAKTERISTIK E -LEARNING SEBAGAI TAMBAHAN (SUPLEMEN): MHS & DOSEN MEMILIKI KEBEBASAN UTK MENGGUNAKAN ATAU TIDAK MENGGUNAKAN e-LEARNING SEBAGAI PELENGKAP (KOMPLEMEN): MELENGKAPI MATERI YANG BELUM JELAS BAGI MHS SEBAGAI PENGGANTI (SUBSTITUSI): PEMBELAJARAN DILAKSANAKAN SECARA ON-LINE (e-LEARNING TELAH DITERAPKAN UNTUK PENDIDIKAN JARAK JAUH) 4/5/

12 ORGANISASI e-LEARNING 1. PENGELOLA 2. KOMUNIKASI ANTAR KOMPONEN 3. PELAKSANAAN KULIAH e-LEARNING 4. KOMUNITAS PEMBELAJARAN 4/5/

13 1. Pengelola Super Administrator Administrator Dosen Mahasiswa ORGANISASI e-LEARNING (cont) 4/5/

14 2.Komunikasi antar Komponen LANGSUNG (Synchronous) PEMBELAJARAN BERLANGSUNG PADA WAKTU YANG SAMA, REAL TIME (DOSEN ON-LINE) TAK LANGSUNG (Asynchronous) PROSES PEMBELAJARAN BERLANGSUNG PADA WAKTU YANG BERBEDA (DOSEN OFF-LINE) ORGANISASI e-LEARNING (cont) 4/5/

15 3. Pelaksanaan Kuliah e-Learning e-Learning sebagai tambahan Penunjang Disimpan dlm server on line e-Learning sebagai pelengkap e-Learning sebagai pengganti tatap muka Disimpan dalam LMS yang lebih lengkap Disimpan dalam LMS sederhana ORGANISASI e-LEARNING (cont) 4/5/

16 4. Komunitas Pembelajaran e-Learning membangun komunitas pembelajaran yang aktif dan interaktif pada fokus kajian yang sama ORGANISASI e-LEARNING (cont) 4/5/

17 DISCUSSION FORUM MAILCHAT WHITE BOARD CALENDAR Fasilitas pendukung komunikasi LMS 4/5/

18 CONTOH STRUKTUR USER e-LEARNING DI PERGURUAN TINGGI CONTOH STRUKTUR USER e-LEARNING DI PERGURUAN TINGGI 4/5/

19 PENUTUP e-learning dapat berperan sebagai suplemen, pelengkap, dan pengganti sebagian sistem perkuliahan tatap muka Implementasi e-learning membutuhkan SDM ICT dan sarana teknologi informasi dan komunikasi Pemanfaatan e-learning perlu didorong dengan pembuatan standar konten yang memenuhi kriteria open system, open standard dan open document 4/5/

20 4/5/ TERIMA KASIH


Download ppt "SOSIALISASI e-LEARNING DI PERGURUAN TINGGI 4/5/2015 1."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google