Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Pertemuan 3 DATA DAN VARIABEL. 2 Deskripsi Pada pertemuan ini mahasiswa akan mempelajari tentang pengertian variabel, jenis variabel, skala pengukuran.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Pertemuan 3 DATA DAN VARIABEL. 2 Deskripsi Pada pertemuan ini mahasiswa akan mempelajari tentang pengertian variabel, jenis variabel, skala pengukuran."— Transcript presentasi:

1 Pertemuan 3 DATA DAN VARIABEL

2 2 Deskripsi Pada pertemuan ini mahasiswa akan mempelajari tentang pengertian variabel, jenis variabel, skala pengukuran data, menentukan reliabilitas dan validitas data.

3 3 Tujuan Instruksional Khusus (TIK) Setelah mempelajari pokok bahasan ini, mahasiswa diharapkan mampu : 1.Menjelaskan pengertian variabel 2.Menjelaskan jenis variabel 3.Menjelaskan skala pengukuran data 4.Menjelaskan reliabilitas dan validitas data 5.Menentukan reliabilitas dan validitas data dengan metode statistik

4 4 VARIABEL (Peubah) Sesuatu yang dapat diukur, dan nilainya dapat berubah/berbeda.Sesuatu yang dapat diukur, dan nilainya dapat berubah/berbeda. Nilai variabel berasal dari nilai karakteristik suatu obyek yang diteliti (bobot berdasarkan skala).Nilai variabel berasal dari nilai karakteristik suatu obyek yang diteliti (bobot berdasarkan skala). misalnya : misalnya : HASIL PENJUALAN, dapat diukur dari jumlah penjualan dengan satuan unit, rupiah, dollar, ton, kg. HASIL PENJUALAN, dapat diukur dari jumlah penjualan dengan satuan unit, rupiah, dollar, ton, kg.

5 5 Simbol VariabelSimbol Variabel digunakan huruf latin (X,Y,Z) misalnya : X X mewakili variabel modal setiap perusahaan dalam jutaan rupiah, dimana X1 = 5; X2 = 7; X3 = 4 maka dapat diartikan bahwa perusahaan pertama mempunyai modal 5 jt, kedua 7 jt, dan ketiga 4 jt. Variasi nilaiVariasi nilai variabel berasal dari variasi data (diukur berdasarkan skala tertentu). VARIABEL (Peubah)

6 6 JENIS VARIABEL Terbatas atau tidaknya nilai 1.Variabel DISKRIT 2.Variabel KONTINYU Hubungan antar variabel 1.Variabel INDEPENDEN 2.Variabel DEPENDEN 3.Variabel MODERATOR 4.Variabel INTERVENING

7 7 1.Variabel DISKRIT yaitu suatu variabel yang nilainya terbatas. Misalnya : Jumlah mahasiswa dalam setiap kelas Variabel KONTINYU yaitu suatu variabel yang nilainya tidak terbatas/dapat dihitung sampai tingkat ketepatan yang diperlukan. Misalnya : Tinggi badan mahasiswa FISIP A) Terbatas/ tidaknya nilai VARIABEL

8 8 Variabel INDEPENDEN (Variabel Bebas) 1. Variabel INDEPENDEN (Variabel Bebas) yaitu variabel penyebab/ variabel yang mempengaruhi nilai variabel lain. Simbol X B) Hubungan antar VARIABEL Variabel DEPENDEN (Terikat) 2. Variabel DEPENDEN (Terikat) yaitu variabel yang nilainya dipengaruhi variabel lain. Simbol Y Variabel MODERATOR 3. Variabel MODERATOR yaitu variabel yg memperkuat atau memperlemah hubungan antar variabel. Variabel INTERVENING (Antara) 4. Variabel INTERVENING (Antara) yaitu variabel antara yang menghubungkan suatu variabel dengan variabel lain.

9 9 SKALA PENGUKURAN DATA Diperlukan sebelum melakukan pengumpulan data untuk suatu variabel.Diperlukan sebelum melakukan pengumpulan data untuk suatu variabel. Mempengaruhi metode statistik yg akan digunakan dan kualitas informasi yg dihasilkan.Mempengaruhi metode statistik yg akan digunakan dan kualitas informasi yg dihasilkan. Jenis skala pengukuran data : Jenis skala pengukuran data : 1. RASIO 1. RASIO 2. INTERVAL 2. INTERVAL 3. ORDINAL 3. ORDINAL 4. NOMINAL 4. NOMINAL

10 CIRI Nominal NominalOrdinalInterval Rasio Rasio Membedakan YA Urutan TIDAKYA Jarak TIDAK YA Nol Mutlak TIDAK YA Contoh jenis kelamin (pria dan wanita) agama jabatan manajerial (Top, Middle, Low) tingkat pendidikan (SD,SMP,SMA,PT) umur : Ani 2 th, Tono 3 th, Banu 4 th, tapi bukan berarti Banu dua kali Ani. berat benda : benda A 50 gr dan B 100 gr, maka berat B dua kali A karena berat benda mempunyai nilai 0 sbg titik bakunya. Jenis SKALA PENGUKURAN

11 11 VALIDITAS : Sejauhmana ketepatan dan kecermatan alat ukur dalam melakukan fungsinya (sesuai dengan apa yang harus diukur). Suatu alat ukur hanya valid untuk satu tujuan spesifik. Tidak dapat untuk mengukur obyek yang berbeda. Misalnya : mengukur berat emas dng penimbang emas, jangan dng alat penimbang badan. Hasilnya bisa tepat namun tidak cermat karena sulit mengetahui ukuran terkecil. VALIDITAS & RELIABILITAS DATA Menentukan VALIDITAS & RELIABILITAS DATA dengan metode statistik

12 12 Bagaimana menentukan Validitas Data secara statistik ? Mengkorelasikan skor setiap item (dalam kuesioner) dengan skor total seluruh item yang mengukur suatu variabel menggunakan Teknik Korelasi Product Moment (Pearson Correlation)---r xy Koefisien validitas (r xy) menunjukkan tingkat validitas suatu itemKoefisien validitas (r xy) menunjukkan tingkat validitas suatu item, dimana suatu item valid : - Jika nilai rxy antara 0,3 s/d 0,5 atau lebih (Cronbach dalam Azwar, 2000) - Atau dibandingkan dengan tabel korelasi produk moment, valid jika nilai rxy > nilai rxy pada tabel (Sugiyono, 1999).

13 13 Keterangan : rxy = koefisien validitas xi = skor suatu item variabel untuk beberapa subyek y = total skor seluruh item variabel untuk beberapa subyek n ∑xi y – (∑xi) (∑y) r xy = {n ∑xi 2 - (∑xi) 2 } x {n∑y 2 – (∑y) 2 } Product Moment Formula Korelasi Product Moment (Pearson)

14 14 Item (xi) dengan interval skor 1-5 point Total Skor Subyekx1x2x3x4x5x6x7x8x9 x1 0 x11x12(y) Tini Toni Jack Tuti Titi Tiur Tomi Tino Ruim Ray Total Contoh 1: Uji Validitas Data Skor itemSkor total item

15 15 Apakah item x1 valid ? ….mari kita buktikan ! Langkah pertama : Langkah pertama : Buatlah tabel pembantu untuk menghitung r xy SubyekItemx1 Total Skor (y)x1 2 y2y2 x1y Tini Toni Jack Tuti Titi Tiur Tomi Tino Ruim Ray Total (∑)

16 16 Hasil uji validitas menunjukkan nilai rxy = 0,071 < 0,3, maka item x1 dinyatakan tidak valid. Dapat diganti/ dibuang jika terdapat banyak item. Langkah kedua : Langkah kedua : Masukkan nilai hasil perhitungan di tabel pembantu ke dalam formula korelasi product moment n ∑xi.y – (∑xi) (∑y) rxy = {n ∑xi 2 - (∑xi) 2 } x {n∑y 2 – (∑y) 2 } (10)(1248) – (30)(415) rxy = 104 {(10)(104) - (30) 2 } x {(10)(17.347) - (415) 2 } 0,071 rxy = ( – ) : (140 x 1245) = 0,071

17 17 RELIABILITAS : Sejauhmana hasil suatu pengukuran dapat dipercaya Sejauhmana hasil suatu pengukuran dapat dipercaya dapat dipercaya = jika dilakukan pengukuran ulang terhadap aspek yang sama dengan subyek yang sama akan diperoleh hasil yang relatif sama (konsisten/ajeg). dapat dipercaya = jika dilakukan pengukuran ulang terhadap aspek yang sama dengan subyek yang sama akan diperoleh hasil yang relatif sama (konsisten/ajeg).

18 18 Bagaimana menentukan Reliabilitas Data secara statistik ? Metode Belah Dua Spearman BrownMetode Cronbach AlfaDapat dilakukan dengan Metode Belah Dua Spearman Brown atau menggunakan Metode Cronbach Alfa. oefisien reliabilitasKoefisien reliabilitas menunjukkan tingkat reliabilitas suatu hasil pengukuran. koefisien reliabilitas ≥ 0,6Hasil suatu pengukuran dikatakan reliabel jika koefisien reliabilitas memiliki nilai ≥ 0,6 (Cronbach dalam Azwar, 2000; Arikunto, 1992, Sugiyono, 1999).

19 19 (1) Uji Reliabilitas Metode Belah Dua Spearman Brown (SB) kelompok gasal kelompok genap korelasi product moment ----Membagi rangkaian item menjadi kelompok gasal dan kelompok genap, kemudian mengkorelasikan skor kedua kelompok dng korelasi product moment ---- ( r 1.2 ). SBr xx’ SBr xx’ = 2 (r 1.2 ) 1+(r 1.2 ) Keterangan : SBrxx’ = Koefisien reliabilitas r 1.2 r 1.2 = Koefisien korelasi antar dua kelompok (belahan) menggunakan korelasi product moment Formula Spearman Brown

20 20 SB dapat digunakan jika nilai mean kedua kelompok/ belahan adalah setara. r 1.2Metode Belah Dua SB cermat, jika nilai hasil korelasi kedua kelompok ( r 1.2 ) tinggi. Bila nilai korelasi tersebut rendah gunakan metode lain. Namun,

21 21 Subyek Item (xi) Kel item x1x2x3x4x5x6x7x8x9x10x11x12 GasalGenap Tini Toni Jack Tuti Titi Tiur Tomi Tino Ruim Ray Total Contoh 2 : Uji Reliabilitas Data dng Metode Spearman Brown : Total Skor item ganjil

22 22 Kel item Gasal (x)Genap (y)x2x2 y2 y2 xy Langkah pertama : Langkah pertama : Setelah dibagi dua kelompok, buatlah tabel pembantu untuk menghitung korelasi antar kelompok ( r 1.2 )

23 23 n ∑xy – (∑x) (∑y) r 1.2 = {n ∑x 2 - (∑x) 2 } x {n∑y 2 – (∑y) 2 } (10)(4.307) – (206)(209) r 1.2 = {(10)(4.288) - (206) 2 } x {(10)(4.445) - (209) 2 } Formula Korelasi Pearson Langkah kedua : Langkah kedua : Masukkan nilai hasil perhitungan di tabel pembantu 0,57 r 1.2 = ( – ) : (444 x 769) = 0,57 Masukkan nilai ini ke formula SB

24 24 = (2 x 0,57) : (1 + 0,57) = 1,14 : 1,57 = 0,73 Langkah Ketiga : Mencari koefisien reliabilitas dengan metode SB SBr xx’ = 2 ( r 1.2) 1 + ( r 1.2) 0,73 > 0,6 Koefisien reliabilitas yang diperoleh 0,73 > 0,6, maka hasil pengukuran tersebut reliabel. Berarti alat ukur yang ditetapkan mampu mengukur variabel yang diteliti.

25 25 Cronbach Alpha ( α ) (2) Uji Reliabilitas Menggunakan Metode Cronbach Alpha ( α ) Dapat digunakan utk pengukuran dengan banyak item dan dibelah/dikelompokkan lebih dari dua kelompok atau sebanyak item yang digunakan. Formulasi Cronbach Alpha : Keterangan : k = banyaknya belahan tes sj 2 = varians belahan ke1+2..+k; j = 1,2,3,….k sx 2 = varians skor test α = k k-1 ∑s j 2 ∑s x 2 1 -

26 26 Bagaimana menentukan sj 2 dan sx 2 ? sx 2 (∑Total skor item) 2 (∑Total skor item) 2 n = ∑Kuadrat Total skor item – : n-1 sj 2 = (∑Skor belahan ke-j) 2 n ∑Kuadrat skor belahan ke-j belahan ke-j : n-1 -

27 27 Contoh 3 : Uji reliabilitas DATA dengan Cronbach Alpha : Subyek Item x1x2x3x4x5x6x7x8x9x10x11x12 A B C D E F G H I J Total

28 Langkah pertama : Langkah pertama : Mencari jumlah skor item setiap kelompok dan total skor seluruh item Jumlah Kel 1 item 1,4,7,10 Kuadra t skor kel 1 Jumlah Kel 2 item 2,5,8,1 1 Kuadrat skor kel 2 Jumla h Kel 3 item 3,6,9,1 2 Kuadrat skor kel 3 Total Skor Seluruh item (y) Kuadrat Total Skor Seluruh item Kuadrat Total Skor Seluruh item(y)

29 29 Langkah pertama : Langkah pertama : Hitung nilai sj 2 setiap kelompok (gasal & genap) s1 2 = (∑Skor belahan ke-1) 2 n ∑Kuadrat skor belahan ke-1 belahan ke-1 : n-1 s 2 2 = (136) 2 10 : 9 s 1 2 = (152) 2 10 : 9 = 8,1778 = 8,2667 s 3 2 = (134) 2 10 : 9 = 7,1556

30 30 Langkah kedua : Langkah kedua : Hitung nilai sx 2 sx 2 (∑Total skor item) 2 (∑Total skor item) 2 n = ∑Kuadrat Total skor item – : n-1 sx 2 = (422) 2 10 : 9 = 51,733

31 31 Langkah ketiga : Langkah ketiga : Hitung nilai Alpha α = ,733 k = banyaknya belahan/ kelompok Reliabel (>0,6) α = (1,5) x (0,5438) = 0, Reliabel (>0,6) 1 - α = k k-1 ∑s j 2 ∑s x , , ,1556

32 32 Ringkasan Materi Variabel adalah sesuatu yang dapat diukur dan mempunyai nilai yang bervariasi. Jenis variabel dapat dikelompokkan berdasarkan terbatas dan tidaknya nilai (diskrit dan kontinyu) dan hubungan variabel (independen, dependen, moderator, intervening) Skala dalam mengukur data atau variabel mencakup skala nominal, ordinal, interval, dan rasio. Uji validitas untuk mengukur sejauhmana ketepatan dan kecermatan suatu alat ukur dalam melakukan fungsinya.

33 33 Uji validitas dapat dilakukan dengan mengkorelasikan skor setiap item dengan skor total seluruh item yang mengukur suatu variabel menggunakan Teknik Korelasi Product Moment. Dimana suatu item dengan nilai koefisien validitas antara 0,3 s/d 0,5 sudah dapat dikatakan valid. Uji Reliabilitas untuk mengukur sejauhmana hasil suatu pengukuran dapat dipercaya. Uji ini dapat dilakukan dengan Metode Belah Dua Spearman Brown atau menggunakan Metode Cronbach Alpha. Suatu alat ukur reliabel jika nilai koefisien reliabilitasnya ≥ 0,6.

34 34 1. Apa yang dimaksud dengan variabel ? 2. Apa perbedaan antara variabel diskrit dengan kontinyu ? 3. Apa perbedaan antara variabel independen dengan dependen ? 4. Jelaskan perbedaan antara skala nominal, ordinal, interval, dan rasio ! 5.Cobalah anda uji validitas item 2,3,4, dan 5 pada contoh 1 dan tentukan apakah item-item tersebut valid atau tidak ! 6.Apa yang dimaksud dapat dipercaya dalam uji reliabilitas ? Soal Latihan :

35 35 Referensi J. Supranto, Statistik, Teori dan Aplikasi, Jilid 1, Erlangga, Jakarta, 2000.J. Supranto, Statistik, Teori dan Aplikasi, Jilid 1, Erlangga, Jakarta, Sutrisno Hadi, Statistik, Jilid 1, Andi Offset, Yogyakarta, 2000.Sutrisno Hadi, Statistik, Jilid 1, Andi Offset, Yogyakarta, Maryati, MC., Statistik Ekonomi dan Bisnis, AMP YKPN, Yogyakarta, 1997.Maryati, MC., Statistik Ekonomi dan Bisnis, AMP YKPN, Yogyakarta, Saifuddin Azwar, Reliabilitas dan Validitas, Pustaka Pelajar, Yogyakarta, 2000.Saifuddin Azwar, Reliabilitas dan Validitas, Pustaka Pelajar, Yogyakarta, Sugiyono, Metode Penelitian Bisnis, Alfabeta, Bandung, 1999.Sugiyono, Metode Penelitian Bisnis, Alfabeta, Bandung, 1999.


Download ppt "Pertemuan 3 DATA DAN VARIABEL. 2 Deskripsi Pada pertemuan ini mahasiswa akan mempelajari tentang pengertian variabel, jenis variabel, skala pengukuran."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google