Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Replikasi DNA Untai Tunggal Oleh: Kamrianti Ramli, S.Pd 10B 13 006 Kelas A.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Replikasi DNA Untai Tunggal Oleh: Kamrianti Ramli, S.Pd 10B 13 006 Kelas A."— Transcript presentasi:

1 Replikasi DNA Untai Tunggal Oleh: Kamrianti Ramli, S.Pd 10B Kelas A

2 Latar Belakang

3 Apa yang dimaksud dengan Bakteriofage ? Bagaimanakah ciri-ciri virus untai tunggal ? Bagaimanakah proses inisiasi replikasi pada virus Фχ174 dan M13 ? Bagaimanakah proses replikasi pada bakteriofage ?

4 proses inisisasi replikasi pada bakteriofage Untuk Mengetahui tentang bakteriofage ciri-ciri virus untai tunggal proses inisiasi replikasi pada virus Фχ174 dan M13

5 Bakteriofage Virus untai tunggal Inisiasi Replikasi pada virus Фχ174 dan M13 Replikasi bakteriofage a.berasal dari kata bacteria dan phagus. b.Mereplikasi dirinya secara litik dan lisogenik c.Termasuk dalam ordo Caudovirales d.T4 virus yang menyerang E.coli e.Memiliki sebuah inti asam nukleat yang diselubungi oleh kapsid atau protein f.Kapsid tersusun dari subunit” morfologis disebut kapsomer g.Kapsomer terdiri dari sejumlah subunit atau molekul protein disebut protomer h.Berbentuk simetri kubus (benda padat teratur) dan helikal (batang i.Kepalanya polyhedral tetapi ekornya berbentuk batang Cirinya yaitu: 1.Kepala tanpa ekor 2.Kepalanya tersusun dari kapsomer-kapsomer besar 3.Ada memiliki filamen Contohnya: H-1 parvovirus Фχ174 Bakteriofage M13 Kompleks primosom Фχ174 diawali oleh pengenalan sisi pas oleh PriA. Protein PriB dan PriC juga melekat diawal proses inisiasi. DnaB dan DnaC membentuk suatu kompleks yang dibantu oleh ATP. Kompleks ini bersama dengan DnaT membentuk preprimosom. Akhirnya primase melekat pada preprimosom dan membentuk primosom. Primosom Фχ174 dapat berpindah dari satu titik ke titik lain selama proses replikasi. Kompleks primosom Фχ174 diawali oleh pengenalan sisi pas oleh PriA. Protein PriB dan PriC juga melekat diawal proses inisiasi. DnaB dan DnaC membentuk suatu kompleks yang dibantu oleh ATP. Kompleks ini bersama dengan DnaT membentuk preprimosom. Akhirnya primase melekat pada preprimosom dan membentuk primosom. Primosom Фχ174 dapat berpindah dari satu titik ke titik lain selama proses replikasi. Pada bakteriofag M13 sintesis primer tidak dilakukan oleh primase melainkan oleh enzim RNA polimerase sel inangnya. Hal ini diketahui dalam eksperimen yang melibatkan penggunaan rifampicin dan inhibitor RNA polymerase lainnya yang ternyata menyebabkan penghambatan replikasi DNA bakteriofage M13 a.Pengubahan DNA untai tunggal menjadi bentuk dupleks yang dapat digunakan untuk replikasi (duplex replicative form, RF) yang mengandung untaian (+) dan untaian (-). Molekul tersebut merupakan molekul induk RF. Tahapan ini dilakukan seperti ada mekanisme sintesis untaian DNA lambat. b.Perbanyakan RF melalui mekanisme replikasi lingkaran berputar (rolling circle replication) sehingga dihasilkan turunan RF. c.Sintesis untaian (+) dengan menggunakan untaian (1) pada RF melalui mekanisme replikasi lingkaran-berputar, sehingga dihasilkan molekul untai tunggal.

6

7 Serabut bakteriofage M13

8 suatu virus rekayasa genetik digunakan untuk membuat baterai. (Courtesy of Tae Nam Ki)

9 Bakteriofage adalah virus yang menyerang bakteri Virus untai tunggal berkepala tanpa ekor, kepalanya tersusun atas kapsomer, dan ada yang memiliki filamen Inisiasi replikasi DNA Фχ174, kompleks primosom diawali oleh pengenalan sisi pas oleh PriA Inisiasi replikasi pada bakteriofage M13, sintesis primernya dilakukan oleh enzim RNA polimerase sel inangnya. Replikasi bakteriofage yaitu: a.Pengubahan DNA untai tunggal menjadi bentuk dupleks yang dapat digunakan untuk replikasi (duplex replicative form, RF) yang mengandung untaian (+) dan untaian (-). Molekul tersebut merupakan molekul induk RF. Tahapan ini dilakukan seperti ada mekanisme sintesis untaian DNA lambat. b.Perbanyakan RF melalui mekanisme replikasi lingkaran berputar (rolling circle replication) sehingga dihasilkan turunan RF. c.Sintesis untaian (+) dengan menggunakan untaian (1) pada RF melalui mekanisme replikasi lingkaran-berputar, sehingga dihasilkan molekul untai tunggal.

10


Download ppt "Replikasi DNA Untai Tunggal Oleh: Kamrianti Ramli, S.Pd 10B 13 006 Kelas A."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google