Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Study Group Regulasi 2011. Agenda 2 WG Layanan KonvergensiMedan, 29 Juli 2011 1Pendahuluan 2Pembahasan Pleno II 3Progress Kerja SGR 2011 4Penutup.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Study Group Regulasi 2011. Agenda 2 WG Layanan KonvergensiMedan, 29 Juli 2011 1Pendahuluan 2Pembahasan Pleno II 3Progress Kerja SGR 2011 4Penutup."— Transcript presentasi:

1 Study Group Regulasi 2011

2 Agenda 2 WG Layanan KonvergensiMedan, 29 Juli Pendahuluan 2Pembahasan Pleno II 3Progress Kerja SGR Penutup

3 Pendahuluan Medan, 29 Juli 2011 WG Layanan Konvergensi Medan, 29 Juli 2011

4 Visi dan Misi WG Layanan Konvergensi 4 Visi  Terwujudnya penyelenggaraan TIK yang efektif dan efisien menuju masyarakat informasi yang sejahtera dalam kerangka NKRI Misi  Penyusunan Tatanan industry ICT dan penyiaran  Peningkatan Kompetensi SDM nasional  Peningkatan penetrasi meaningfull broadband  Keterjangkauan dan ketersediaan layanan dan informasi di seluruh wilayah nusantara  Keterjangkauan layanan untuk seluruh lapisan masyarakat  Peningkatan daya saing produk nasional meliputi manufaktur, pengembang aplikasi dan konten nasional.  Pemanfaatan teknologi secara tepat guna mendorong terciptanya konvergensi infrastruktur dan layanan terpadu sesuai kebutuhan pengguna sehingga tercipta efektifitas penyelenggaraan.  Penggunaan sumber daya nasional secara efisien.  Meningkatkan persatuan, keamanan dan ketahanan Nasional  Keterjangkauan dan ketersediaan layanan broadband dan informasi di seluruh wilayah nusantara Medan, 29 Juli 2011

5 Sasaran WG Layanan Konvergensi 5  Tercapainya penetrasi meaningful broadband 30% pada tahun 2014  Mendukung dan memfasilitasi konvergensi telekomunikasi, teknologi informasi, dan penyiaran.  Harus ada proteksi untuk kepentingan Negara, keamanan, persatuan dan ketahanan nasional demi keberlanjutan kehidupan bangsa  Menciptakan kerangka regulasi dan perizinan dalam mendukung kebijakan nasional dalam era kovergensi dan peluang usaha bagi seluruh masyarakat untuk menjadi pemilik maupun penyelenggara jaringan/jasa telekomunikasi.  Menciptakan hubungan yang saling mendukung antara pengguna telekomunikasi, Pemerintah (penetap kebijakan/regulator), penyelenggara, produsen alat/perangkat telekomunikasi dan riset teknologi nasional.  Menciptakan iklim kompetisi yang sehat dengan pengaturan yang baik. Menjamin terjadinya hubungan ”any to any connection” antarsemua pelanggan telekomunikasi dari semua penyelenggara mana pun. Medan, 29 Juli 2011

6 Meeting dan Progress Kerja WG Medan, 29 Juli 2011 WG Layanan Konvergensi

7 7 Medan, 29 Juli 2011 TanggalKegiatan 25 Mei 2011  Memebahas peran tenaga ahli  membahas agenda kedepan 6- 7 Juni 2011Pertemuan kedua,  Pembahasan layanan konvergensi ( augmented reality & IPv6)  review SGR 2010  Pembahasan benchmark literatur kondisi konvergensi dinegara lain  membuat rumusan kegiatan selanjutnya 14 Juni 2011Pleno Studi Group II 4 – 5 Juli 2011  Pembahasan bentuk & isi kuisioner  Pembahasan benchmark roadmap regulasi dan teknologi  Pembahasan bentuk infrastruktur sharing & open access 29 Juli 2011Pleno Studi Group III

8 Rencana Kerja & Target 8 WG Layanan KonvergensiMedan, 29 Juli 2011 Pleno I Pleno II Pleno III Pleno IV Pleno V Pleno VI 26/04/ /06/ /07/ /10/ /10/ /12/ /05/ /07/ /09/ /10/ /11/ /05/ /07/ /09/ /10/ /11/2011 Pertemuan WG Pertemuan WG Pertemuan WG Pertemuan WG Pertemuan WG Rencana Kerja & review SGR 2010 Finalisasi White paper Draft White paper Diskusi, Materi & distribusi kuisioner serta kontribusi white paper Penyusunan hasil kuis, penyusunan kerangka WP dan Agenda Kegiatan selanjutnya

9 WP Roadmap Regulasi & Kebijakan Medan, 29 Juli 2011 WG Layanan Konvergensi

10 Regulasi Era Konvergensi 10 “The central question [is] not how to regulate convergence, but how regulation should (and must) change in the face of convergence “ Source: Ypsilanti, D and Xavier, P “Towards Next Generation Regulation WG Layanan KonvergensiMedan, 29 Juli 2011

11 Struktur penyelenggaraan TIK era konvergensi 11 WG Layanan KonvergensiMedan, 29 Juli 2011

12 Benchmark 12 WG Layanan KonvergensiMedan, 29 Juli 2011 Canada

13 13 WG Layanan KonvergensiMedan, 29 Juli 2011 Jepang

14 14 WG Layanan KonvergensiMedan, 29 Juli 2011 Bangladesh Minsitry of science & ICT

15 WP Infrastructure Sharing Medan, 29 Juli WG Layanan Konvergensi

16 WP Infrastruktur Sharing 16  Mengkaji kebijakan infrastruktur sharing lingkup kebijakannya  Kajian dampak terhadap kebijakan infrastruktur sharing bagi industri ICT  Benchmarking implementasi infrastruktur sharing di negara lain. WG Layanan KonvergensiMedan, 29 Juli 2011

17 Infrastructure Sharing 17 WG Layanan Konvergensi

18 Mode infrastructure sharing 18 WG Layanan Konvergensi

19 Infrastructure Sharing 19 WG Layanan KonvergensiJakarta, 5 Juli 2011 Infrastruktur sharing metode pendekatan bisnis dengan tujuan untuk meminimalkan biaya penggelaran jaringan dan melindungi lingkungan dengan mengurangi pembangungan infrasstruktur yang dilakukan oleh masing-masing operator. Tujuan :  Untuk mengoptimalkan Capex penyelenggara terhadap infrastruktur  Untuk melindungi lingkungan dengan mengurangi penggunaan lahan  Untuk meningkatkan berbagai macam qos, efisiensi, biaya yang efektif dan layanan telekomunikasi yang kompetitif dengan mengoptimalkan sumberdaya telekomunikasi 1 Open Access Pembangunan jaringan dengan membentuk pola kerja sama sektor publik dan swasta yang kemudian dapat digunakan oleh penyelenggara-penyelenggara lain dengan memberikan layanan kepada user yang berdasarkan pada azas non diskriminatif, kompetitif dan adil. Salah satu tujuan dibuatnya open access adalah meningkatkan infrastruktur jaringan tetap di daerah yang belum terjangkau layanan telekomunikasi Tujuan :  Untuk pemerataan jaringan telekomunikasi  Peningkatan ekonomi dengan hadirnya biaya layanan yang murah bagi masyrakat 2

20 Sharing infrastruktur 20 WG Layanan KonvergensiMedan, 29 Juli 2011

21 21 WG Layanan KonvergensiMedan, 29 Juli 2011 ULL  Sharing pd last mile  Jika jaringan cooper terbatas  Perkembangan jaringan kabel cendrung menurun ModeKeterangan Infrastructure sharing  perangkat Aktif dan pasif  Untuk efisiensi jaringan  Perkembangan jaringan kabel cendrung menurun Co-location  Penyedian lokasi untuk penempatan perangkat dari penyelenggara lain.  ada 2 jenis, yaitu secara fisik dan virtual Sewa jaringan 4

22 Benchmark 22 WG Layanan KonvergensiMedan, 29 Juli 2011 Sumber : Ofcom, 2010

23 Prinsip Infrastruktur Sharing 23 WG Layanan KonvergensiMedan, 29 Juli Reasonable terms and conditions 2. Pricing 3. Efficient use of resources 4. Scarce resources 29. Licensing 6. Conditions for sharing and interconnection 7. Establishing an infrastructure sharing one-stop-shop Sumber: GSR ITU 2008

24 WP E-Commerce Medan, 29 Juli WG Layanan Konvergensi

25 WP E-Commerce 25  Mengkaji aturan BI tentang layanan-layanan e-money dan money remittance  Mengkaji bentuk layanan e-commerce yang akan disediakan layanan konvergensi  Mengkaji aturan-aturan yang menghambat penyediaan layanan e-commerce lewat layanan ICT (Revisi UU ITE)  Melakukan benchmarking layanan e-money ke negara yg sdh mengimplementasikan WG Layanan KonvergensiMedan, 29 Juli 2011

26 26  Telecom Finance Is a common important infrastructure functionalities including Identification networking, E- money, payment, banking, exchange, investment, even P2P finance etc. for service/application entities or users in SP/NO world. With mobile and fixed telecom technologies, these features can be easily accessed anytime, anywhere, by anyone and could be supported in P2P mode.  E-Money refers to money which is issued lawful and only exchanged electronically.  P2P finance refers to person to person financial activities, such as lending, payment, without the intervention of banks through telecom network.  M-commerce M-commerce refers to any transaction with monatery value that conducted via mobile telecommunication networks Sumber :Zhao Ping, China Telecom Guangzhou Research Institute WG Layanan KonvergensiMedan, 29 Juli 2011

27 M-commerce Framework 27 WG Layanan Konvergensi Sumber : Vinoo P. Jacob

28 Telecom Finance Study 28 Technology 1. Application Function Few application function technologies currently in use and likely to have a significant impact on M-Commerce are:  WAP  i-Mode  SMS 2. Transport Functionality For transport functionalities, the following technologies are available  GSM  PDC  GPRS  3G  Alternate Technologies: WLAN WG Layanan KonvergensiMedan, 29 Juli 2011

29 Roadmap of Telecom Finance 29  Step 1  Telecom Finance architecture  Identification networking  Telecom Payment  Step 2  Telecom credit card/wallet  Limited E-money  Telecom Finance network  Step 3  Complete E-money in SP/NO world  P2P finance  Anytime, anywhere, anyone can finance WG Layanan KonvergensiMedan, 29 Juli 2011

30 Tantangan 30 WG Layanan KonvergensiMedan, 29 Juli 2011 Operator challenges Regulasi apa yang harus di kembangkan Regulasi 1 Perlu pengaturan yang tepat bagi industri Regulasi Terjadinya ledakan data Design IP yang bersifat best effort Keterbatasan BW Perlu adanya usaha peningkatan kehandalan jaringan Keterbatasan BW 2 Transaksi ilegal Pelanggaran intelektual Penyadapan Keamanan Perlu adanya usaha peningkatan kehandalan jaringan Keamanan 3 Masih banyak perangkat yang blm bersifat open interface Interoperability Design non propietary Interoperability 4

31 Telecom Finance Study 31  Telecom Finance Framework  Function & Requirements  Technology Infrastructure for SP/NO Identification Network in NGN and LTE Interface between Telecom Operators and Banks.  Management Rules Regulation Enforcement.  Telecom Finance is also currently a subject in GSC (Global Standards Collaboration) Sumber :Zhao Ping, China Telecom Guangzhou Research Institute WG Layanan KonvergensiJakarta, 5 Juli 2011

32 Mekanisme Penyampaian Kuisioner WG Layanan Konvergensi 32 WP Roadmap ICT WP Infrastructure Sharing WP E-commerce Akademisi Operator Manufaktur Konsultan/ expertist Regulator Medan, 29 Juli 2011 Kuisioner tidak berisi pertanyaan yang bersifat detil,tapi high level Distribusi pertengahan bulan Juli 2011 dan pengembalian jawaban kuisioner awal Agustus Pembuatan NDA untuk pengembalian jawaban kuisioner3

33 Kuisioner Roadmap ICT 33 WG Layanan KonvergensiMedan, 29 Juli 2011

34 Kuisioner Roadmap ICT (2) 34 WG Layanan KonvergensiMedan, 29 Juli 2011

35 Kuisioner Roadmap ICT (3) 35 WG Layanan KonvergensiMedan, 29 Juli 2011

36  Broadband: 1%  Internet: 13%  Desa Berdering: 78,2%  Desa Internet: 2%  TVRI thdp Populasi: 290% (angka tahun 2010)  Indeks e-Gov: 1,  Broadband: 30%  Internet: 290%  Desa Berdering: 100%  Desa Internet: 100%  TVRI thdp Populasi: 88% (angka tahun 2010)  Migrasi Digital TV 30%  Indeks e-Gov: 3,4 Regulasi apa yang diperlukan? Dan bagaimana bentuk transisi Sumber : Bappenas, RPJMN Milestone Arah Kebijakan Sesuai RPJMN Perpres No.29 tahun 2010

37 Medan, 29 Juli 2011 WG Layanan Konvergensi 37 Terima Kasih....


Download ppt "Study Group Regulasi 2011. Agenda 2 WG Layanan KonvergensiMedan, 29 Juli 2011 1Pendahuluan 2Pembahasan Pleno II 3Progress Kerja SGR 2011 4Penutup."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google