Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

R.A. NURLINDA. SE. MM DRA. IIN ENDANG MARDIANI. ME.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "R.A. NURLINDA. SE. MM DRA. IIN ENDANG MARDIANI. ME."— Transcript presentasi:

1 R.A. NURLINDA. SE. MM DRA. IIN ENDANG MARDIANI. ME

2 KOMUNIKASI suatu proses pertukaran informasi antarindividu melalui suatu sistem yang biasa (lazim), baik dengan simbol-simbol, sinyal- sinyal, maupun perilaku ataupun tindakan. (Himstreet & Baty) Komunikasi Antarpribadi merupakan bentuk komunikasi yang dilakukan dua orang atau lebih dengan menggunakan bahasa yang mudah dipahami kedua belah pihak dan cenderung lebih flexible (luwes) dan informal. Komunikasi Lintas Budaya merupakan bentuk komunikasi yang dilakukan antara dua orang atau lebih, yang masing-masing memiliki budaya yang berbeda karena perbedaan geografis tempat tinggal. Komunikasi Bisnis komunikasi yang digunakan dalam dunia bisnis yang mencakup berbagai macam bentuk komunikasi, baik verbal maupun nonverbal untuk mencapai tujuan tertentu

3 UraianKomunikasi AntarpribadiKomunikasi Bisnis Orientasi/tujuan Pokok bahasan Bahasa yang digunakan Format penulisan Gaya penulisan Kertas surat yang digunakan Stempel/cap Contoh Kepentingan pribadi Masalah pribadi Informal, bahasa campuran Tidak standar, fleksibel Tidak standar Tanpa kop surat Tanpa stempel Surat keluarga Kepentingan bisnis Masalah bisnis Formal, baku Standar Dengan kop surat Dengan stempel Surat bisnis

4  Komunikasi Verbal Berbicara dan Menulis Mendengar dan Membaca Pengirim berita Penerima Berita Menulis 9%Membaca 16% Mendengar 45%Berbicara 30%

5  Komunikasi Nonverbal Orang dapat mengambil suatu kesimpulan tentang berbagai macam perasaan orang, baik rasa senang, benci, cinta, rindu maupun berbagai macam perasaan lainnya  Menggertakkan gigi untuk menunjukkan kemarahan  Mengerutkan dahi untuk menunjukkan sedang berpikir keras  Simbol dilarang merokok dipasang di ruang tamu  Asbak ditaruh diatas meja, dsb.

6 Pentingnya Komunikasi Nonverbal Penting terutama dalam menyampaikan perasaan dan emosi, mendeteksi kecurangan atau kejujuran, serta sifatnya yang efisien. Dengan memperhatikan isyarat nonverbal, seseorang dapat mendeteksi kecurangan atau menegaskan kejujuran si pengirim pesan

7 (1). Memberi sifat, melengkapi, menentang, atau mengembangkan pesan- pesan verbal. (2) Mempermudah tugas-tugas khusus, misalnya memberi contoh cara mengayunkan tongkat golf yang baik dan benar. (4). Memberikan Informasi (5). Mengatur alur suatu percakapan (3), Mengekpresikan emosi (6). Mengendalikan atau mempengaruhi orang lain

8 SALURAN Dan MEDIA Tahap 1 Pengirim mempunyai gagasan Tahap 3 Pengirim mengirim pesan Tahap 2 Pengirim mengubah ide Menjadi pesan Tahap 6 Penerima mengirim ide pesan Tahap 5 Penerima menaksirkan pesan Tahap 6 Penerima menerima pesan

9 Munculnya Kesalahpahaman Komunikasi Masalah dalam Mengembangkan Pesan Masalah dalam Menyampaikan Pesan Masalah dalam Menerima Pesan Masalah dalam Menafsirkan Pesan Perbedaan Latar Belakang Perbedaan Penafsiran Kata Perbedaan Reaksi Emosional Bagaimana Memperbaiki Komunikasi Persyaratan Komunikasi Efektif: Persepsi Ketepatan Kredibilitas Pengendalian Keharmonisan Membuat Suatu Pesan secara Lebih Berhati-hati Minimalkan Gangguan dalam Proses Komunikasi Mempermudah upaya Umpan Balik antara Pengirim dan Penerima Pesan

10  Komunikasi Antarindividu Perbedaan Persepsi dan Bahasa Pendengaran yang buruk Gangguan Emosional Perbedaan Budaya Gangguan Fisik  Komunikasi dalam Organisasi Kelebihan beban informasi dan pesan yang bersaing. Penyaringan yang tidak tepat Iklim komunikasi tertutup atau tidak memadai

11  Pengertian Komunikasi Antar Pribadi  Komunikasi yang dilakukan antara seseorang dengan orang lain dalam suatu masyarakat maupun organisasi (bisnis dan nonbisnis), dengan menggunakan media komunikasi tertentu dan bahasa yang mudah dipahami (informal) untuk mencapai tujuan tertentu.

12  Komunikasi dilakukan oleh dua orang atau lebih  Menggunakan media tertentu, misalnya telepon, telepon seluler, atau bertatap muka (face-to-face)  Bahasa yang digunakan bersifat informal (tidak baku) dapat menggunakan bahasa daerah, bahasa indonesia, atau campuran.  Tujuan yang ingin dicapai dapat bersifat personal (pribadi) bila komunikasi terjadi dalam masyarakat, dan untuk melaksanakan tugas pekerjaan apabila komunikasi terjadi dalam organisasi.

13 Tujuan Komunikasi Antar Pribadi  Menyampaikan Informasi  Berbagi Pengalaman  Menumbuhkan Simpati  Melakukan Kerja Sama  Menceritakan Kekecewaan atau Kesalahan  Menumbuhkan Motivasi

14 Teori XTeori Y 1. Karyawan cenderung tidak suka (malas) bekerja, kalau mungkin menghindarinya 2. Karyawan selalu ingin diarahkan 3. Manajer harus selalu mengawasi kerja 1. Karyawan suka bekerja 2. Karyawan yang memiliki komitmen pada tujuan organisasi akan dapat mengarahkan dan mengendalikan dirinya sendiri 3. Karyawan belajar untuk menerima bahkan mencari tanggung jawab pada saat bekerja

15  Pengarahan (directing)  Karyawan belum memiliki pengalaman yang cukup dalam menyelesaikan pekerjaan  Pembekalan (coaching)  Karyawan telah memiliki pengalaman yang cukup dalam mnyelesaikan pekerjaan  Dukungan (supporting)  Karyawan telah mengenal teknik-teknik yang dituntut dan telah mengembangkan hubungan yang baik dengan seorang manajer  Pendelegasian (delegating)  Karyawan telah memahami dengan baik tugas-tugas pekerjaan yang harus diselesaikan, sehingga mereka layak untuk menerima pendelegasian tugas dari seorang manajer

16  Gaya Kepemimpinan Situasional  Keterampilan Analitis (analitical skills)  Keterampilan Fleksibillitas (flexibility skills)  Keterampilan Komunikasi (communications skills)  Kepemimpinan Inti (Hellriegel dan Slocum)  Pemberdayaan (empowerment)  Intuisi (intuition)  Pemahaman Diri (self- understanding)  Visi (vision)  Kesesuaian Nilai (value congruence)

17 Self- Actualization Status needs Social needs Safety needs Physiological needs

18 Faktor Hygiene (sumber ketidakpuasan kerja) Faktor Motivator (sumber kepuasan kerja) Kondisi Kerja Kebijakan Perusahaan Supervisi Gaji Hubungan dengan rekan kerja Status Keamanan kerja Kehidupan pribadi Pekerjaan itu sendiri Tanggung jawab Pengakuan Prestasi Promosi Pertumbuhan Pengembangan

19 Pikiran Emosi Bahasa Tubuh  Kata-kata  Tindakan  Perasaan Pemahaman Mengadakan Hubungan Dampak

20 Memiliki otak dan otot itu penting, tetapi lebih penting lagi bagaimana kita memanfaatkannya


Download ppt "R.A. NURLINDA. SE. MM DRA. IIN ENDANG MARDIANI. ME."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google