Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Renni Angreni, M.Kom. Perancangan Basis Data Relasional (ERD) bag.1 Pertemuan 6.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Renni Angreni, M.Kom. Perancangan Basis Data Relasional (ERD) bag.1 Pertemuan 6."— Transcript presentasi:

1 Renni Angreni, M.Kom. Perancangan Basis Data Relasional (ERD) bag.1 Pertemuan 6

2 Pokok Bahasan / GBPP (SILABUS) : Definisi Komponen o Entitas o Atribut o Relasi Versi Penggambaran o Peter Chen o James Martin Kardinalitas o Kardinalitas Simbol o Derajat Minimum dan Maksimum o Information Engineering

3 Entity Relationship Diagram (ERD) ERD adalah suatu diagram yang menggambarkan hubungan antar entitas/ entity di dalam suatu database. Skema tentang diagram pertama kali diresmikan oleh Charles Bachman pada tahun 1960-an, yang menggunakan kotak segi empat untuk menunjukkan tipe-tipe record dan tanda panah dari satu record ke record lain untuk menunjukkan hubungan one-to-many.

4 Ada beberapa model ERD yang dikemukakan oleh beberapa ahli, dan yang akan dibahas adalah model ERD menurut versi Peter Chen dan James Martin. Perbedaan kedua model perancangan ERD tersebut terletak pada relation/ hubungannya, tetapi yang lebih umum digunakan adalah ERD versi Chen.

5 Versi ERD

6 Komponen ERD 1.Entitas / Entity 2.Atribut / Field 3.Relasi / Relationship

7 Komponen ERD Entity Strong EntityWeak EntitySuper type EntitySub type Entity Attribute Pembagian Menurut Fungsionalitasnya Atribut KeyAtribut Deskriptif Pembagian Menurut Komposisinya Atribut SederhanaAtribut Komposit Pembagian Menurut Jenis Nilainya Atribut Bernilai TunggalAtribut Bernilai Banyak Pembagian Menurut Nilainya Atribut Harus BernilaiAtribut Tak BernilaiAtribut Turunan Relationship HEADLINE

8 1. Entitas (Entity) Entitas menunjukkan objek-objek dasar yang terkait di dalam suatu sistem. Entitas merupakan individu yang mewakili sesuatu yang nyata dan dapat dibedakan dari sesuatu yang lain. Entitas dapat berupa orang, benda, atau hal yang keterangannya perlu disimpan di dalam suatu basis data.

9 Aturan penggambaran Entitas dalam ERD : 1.Entitas dinyatakan dengan simbol persegi panjang. 2.Nama entitas dituliskan di dalam simbol persegi panjang. 3.Nama entitas berupa kata benda, tunggal. 4.Nama entitas sedapat mungkin menggunakan nama yang mudah dipahami dan menyatakan maknanya dengan jelas. 5.Penulisan entitas lebih dari 1 kata menggunakan tanda garis bawah ( _ ). 6.Sekalipun tidak dianjurkan, dapat juga menggunakan singkatan. …

10 Hal-hal yang terdapat dalam Entitas : 1.Isian Entitas : menyatakan sebuah kemungkinan pada entitas. Cth : mahasiswa dengan NPM , mahasiswa bernama Rita, dosen bernama Agus, dll. 2.Himpunan Entitas : menyatakan sekumpulan entitas dengan struktur/ sifat yang sama. Cth: sejumlah mahasiswa S1, sejumlah mata kuliah wajib, semua mata kuliah.

11 Varian Entitas 1.Entitas Kuat (Strong Entity) adalah himpunan entitas yang keberadaannya tidak bergantung pada entitas yang lain. Contoh : Mahasiswa, Mata_Kuliah, Karyawan, dll. Penggambarannya menggunakan simbol persegi panjang.

12 2.Entitas Lemah (Weak Entity) adalah himpunan entitas yang keberadaannya bergantung pada entitas yang lain. Contoh : -Mahasiswa_Jenjang_Sarjana, bergantung pada entitas Mahasiswa. -Mata_Kuliah_Wajib, bergantung pada entitas Mata_Kuliah. -Karyawan_Tetap, bergantung pada entitas Karyawan. Penggambarannya menggunakan simbol dua persegi panjang (double).

13 Karyawan_TetapKaryawan_Tidak_Tetap Karyawan 3.Entitas Super Type adalah entitas yang mempunyai tingkatan lebih tinggi. 4.Entitas Sub Type adalah entitas yang lebih rendah atau yang menjadi bagian dari entitas lain.

14 2.Atribut (Attribute / Field) Atribut disebut juga properties. Merupakan keterangan yang terkait pada sebuah entitas yang perlu disimpan sebagai basis data yang berfungsi sebagai penjelas sebuah entitas. Atribut identik dengan istilah “Kolom Tabel”. Atribut disebut juga “Field”. Istilah Atribut lebih umum digunakan pada perancangan basis data karena menunjukkan fungsinya sebagai pembentuk karakteristik yang melekat pada sebuah tabel.

15 Aturan menggambar suatu Atribut sbb : 1.Atribut dinyatakan dengan simbol ellips. 2.Nama atribut dituliskan di dalam simbol ellips. 3.Nama berupa kata benda, dan tunggal. 4.Nama mudah dipahami dan menyatakan maknanya dengan jelas. 5.Atribut dihubungkan dengan entitas yang bersesuaian dengan menggunakan garis.

16 Mahasiswa Kode_Angkatan Kode_Program_Studi Tanggal_Lahir Nama_Mahasiswa Kode_Jenjang_Studi Kode_Jurusan Nomor Alamat_Lokal Kode_Agama Status Contoh :

17 -Tabel Mahasiswa memiliki 4 atribut, yaitu : nim, nama_mhs, alamat_mhs, dan tgl_lahir -Tabel Kuliah memiliki 4 atribut : kode_kul, nama_kul, sks dan semester Masing-masing tabel memiliki field/ atribut sebagai key, dan lainnya sebagai atribut deskriptif. Ada pula atribut yang tergolong atribut sederhana atau komposit dan lainnya.

18 Variasi/ Jenis-jenis Atribut : Selain penamaan yang unik berdasarkan fungsinya di tiap tabel, atribut juga dapat dibedakan berdasarkan sejumlah pengelompokkan sbb : 1.Atribut Key dan Atribut Deskriptif. 2.Atribut Sederhana dan Atribut Komposit. 3.Atribut Bernilai Tunggal dan Atribut Bernilai Banyak. 4.Atribut Harus Bernilai dan Nilai Null. 5.Atribut Turunan.

19 1). Atribut Key dan Atribut Deskriptif Atribut Key adalah satu atau kumpulan atribut yang dapat membedakan semua baris data (row) dalam tabel secara unik. Tiga macam key yang diterapkan pada suatu tabel : a.Superkey himpunan satu atribut atau lebih yang memungkinkan identifikasi secara unik record pada himpunan entitas tersebut. Cth pada tabel mahasiswa, yang dapat menjadi superkey: NPM, nama_mhs (jika tidak ada nilai yang sama), alamat_mhs, tgl_lahir.

20 b. Candidate Key Kumpulan atribut superkey minimal yang dapat membedakan setiap baris data dalam sebuah tabel secara unik. Atribut ini nantinya dapat digunakan sebagai calon kunci utama/ primary key. Sebuah candidate key tidak boleh berisi atribut yang telah menjadi superkey yang lain. Candidate key pada tabel mahasiswa : NPM, nama_mhs (bila tidak ada nilai yang sama)

21 c. Primary Key Salah satu dari candidate key dapat dijadikan primary key. Pemilihan primary key dari sejumlah candidate key didasari oleh : Key tersebut lebih sering (lebih natural) untuk dijadikan sebagai acuan. Key tersebut lebih ringkas. Jaminan keunikan key tersebut lebih baik. Pada tabel Mahasiswa, primary key yang lebih cocok adalah NPM.

22 Contoh : No_KTPNo_SIMNamaAlamat Super Key : No_KTP + No_SIM + Nama + Alamat No_KTP + No_SIM + Nama No_KTP + No_SIM No_KTP No_SIM Candidate Key : No_KTP No_SIM Primary Key : No_KTP atau No_SIM tergantung kebutuhan

23 Atribut Deskriptif adalah atribut-atribut yang tidak menjadi atau yang bukan merupakan anggota dari Key Primer. Jadi, atribut-atribut : nama_mhs, alamat_mhs, dan tgl_lahir digolongkan sebagai Atribut Deskriptif.

24 2). Atribut Sederhana dan Atribut Komposit BARANG harga Atribut Sederhana (Simple Attribute) adalah atribut yang tidak dapat dibagi lagi menjadi atribut yang lebih mendasar. Contoh : atribut harga dari entitas barang.

25 Atribut Komposit (Composite Attribute) adalah atribut yang masih dapat dipecah menjadi sub-sub atribut lain yang masing-masing memiliki arti tersendiri. Contoh : entitas mahasiswa mempunyai atribut alamat. Alamat disini dapat dipecah menjadi sub atribut seperti Jalan, Kode Pos, Kota. MAHASISWA NPM NAMA ALAMAT JALANKODE POS KOTA

26 Contoh : alamatkotaKode_pos Jl. Jakarta No.10Jakarta40121… Jl. Gajah Mada No.2Jakarta45123… …...… nimNama_mhsAlamat_mhsTgl_lahir 001Ali AkbarJl. Jakarta No. 10 Jakarta 40121… 002Budi HaryantoJl. Gajah Mada No.2, Jakarta 45123… ……...…

27 3). Atribut Bernilai Tunggal dan Atribut Bernilai Banyak Atribut bernilai tunggal (Single Valued Attribute) adalah atribut-atribut yang memiliki paling banyak satu nilai untuk setiap baris data. Contoh : Pada entitas mahasiswa, suatu record untuk data mahasiswa untuk field NPM, nama_mahasiswa hanya dapat diisi dengan sebuah nilai saja. Tidak dimungkinkan seorang mahasiswa dapat memiliki dua nilai untuk NPM dan nama_mahasiswa.

28 Atribut Bernilai Banyak adalah atribut yang boleh memiliki lebih dari satu nilai untuk setiap barisnya. Contoh : Entitas MAHASISWA mempunyai atribut HOBBY isi data dari atribut ini boleh lebih dari 1 data. Mahasiswa Roshita memiliki NPM beralamat di Jalan Garuda 32 Yogyakarta memiliki Hobby (Olah Raga, Nyanyi, Masak dan Nonton TV) MAHASISWA NPM NAMA HOBBY

29 nimNama_mhsAlamat_mhsTgl_lahirhobi Ali AkbarJl. Jakarta No. 10 Jakarta 40121…Sepakbola Melukis Berenang Budi HaryantoJl. Gajah Mada No.2, Jakarta 45123…Membaca …...… ………Musik, menari Merupakan atribut bernilai tunggal Atribut bernilai banyak

30 4). Atribut Harus Bernilai dan Atribut Nilai Null Atribut harus bernilai (Mandatory Attribute) adalah atribut yang harus berisi data dan nilainya tidak boleh kosong. Contoh : nim dan nama_mhs harus ada nilainya dalam tabel mahasiswa. Atribut Nilai Null (Non-Mandatory Attribute) adalah atribut yang nilainya boleh dikosongkan. Dapat digunakan untuk menyatakan/ mengisi atribut-atribut yang nilainya memang belum siap atau tidak ada. Nilai null tidak sama dengan spasi!

31 5). Atribut Turunan Atribut Turunan (Derrived Attribute) adalah atribut-atribut yang nilai-nilainya diperoleh dari pengolahan atau dapat diturunkan dari atribut lain pada tabel yang berhubungan. Dapat ditiadakan dari sebuah tabel, karena nilainya bergantung pada nilai yang ada di atribut lain. nimNama_mhsAlamat_mhsTgl_lahirUsia Ali Akbar… Budi Haryanto… …...… ………19 Atribut Turunan

32 Atribut Turunan digambarkan dengan garis putus-putus. KARYAWAN NIK Nama Mulai_Bekerja Lama_Bekerja

33 nama_atribut bernilai ganda nama_entity nama_atribut_komposit nama_atribut_derivatif nama_atribut_kunci nama_atribut

34 3. Relasi (Relationship) Menunjukkan hubungan yang terjadi di antara sejumlah entitas yang berasal dari himpunan entitas yang berbeda. Kerelasian adalah kejadian atau transaksi yang terjadi di antara dua buah entitas yang keterangannya perlu disimpan dalam basis data. Contoh : -Entitas mahasiswa mempunyai relasi dengan entitas mata kuliah. Relasi yang terjadi dapat mengandung arti bahwa mahasiswa tersebut mengambil mata kuliah tersebut.

35 Aturan penggambaran relasi antar entitas : 1.Relasi dinyatakan dengan simbol belah ketupat. 2.Nama relasi ditulis dalam simbol. 3.Relasi menghubungkan dua entitas. 4.Nama relasi berupa kata kerja aktif, dan tunggal. 5.Nama relasi menggunakan nama yang mudah dipahami dan sesuai maknanya.

36 Kardinalitas (Cardinality) / Derajat Relasi Kardinalitas atau derajat relasi menunjukkan jumlah maksimum entitas yang dapat berelasi dengan entitas pada himpunan entitas yang lain. Kardinalitas yang terjadi dapat berupa : One to one (satu ke satu). One to many (satu ke banyak) atau sebaliknya. Many to many (banyak ke banyak).

37 Satu ke satuSatu ke Banyak Banyak ke satu Banyak ke Banyak

38 1 Satu record pada entitas A hanya berhubungan terhadap satu record pada entitas B. A B 1 N Satu record pada entitas A berhubungan terhadap lebih dari satu record pada entitas B A B N M Lebih dari satu record pada entitas A berhubungan terhadap lebih dari satu record pada entitas B. A B

39 -One To One (Satu ke Satu) -One To Many (Satu ke banyak) Dosen Nama_dos Jurusan Mengepalai Alamat_dosNama_dosKode_jur Nama_jur 1 1 Dosen Nama_dos kuliah mengajar Alamat_dosNama_dosKode_kul Nama_kul 1N WaktuTempatskssemester

40 -Many to Many (Banyak ke banyak) Mahasiswa npm kuliah mempelajari Nama_mhsnpmKode_kul Nama_kul MN Indeks_nilaiskssemester Alamat_mhs Tgl_lahir -Many to many (Banyak ke banyak)

41 Tahapan Pembuatan ERD 1.Mengidentifikasi dan menetapkan seluruh himpunan entitas yang akan terlibat. 2.Menentukan atribut-atribut key dari masing- masing himpunan entitas. 3.Mengidentifikasi dan menetapkan seluruh himpunan relasi di antara himpunan-himpunan entitas yang ada beserta foreign key nya. 4.Menentukan derajat/ kardinalitas relasi untuk setiap himpunan relasi. 5.Melengkapi himpunan entitas dan himpunan relasi dengan atribut-atribut deskriptif (non key).

42 ERD VERSI JAMES MARTIN Pada ERD Martin, relationship digambarkan dengan garis, dengan menambahkan connectivity-nya (0,1,*). Hubungan antar entity digambarkan dengan simbol,, dan Simbol : Entitas - Atribut

43 Gambar simbol-simbol relationship pada ERD Martin : Exactly one One or more Zero, one or more More than one Zero or one

44 Kardinalitas James Martin : Notasi Derajat Relasi Min-Max (0,N) (1,M) (0,1) (1,1)

45 Contoh 1: Satu record pada entitas A hanya berhubungan pada satu record pada entitas B. BA

46 REKTORUNIVERSITAS NO-NAMAALAMATKD-NAMAALAMATNO- INDUK UNIUNIV. INDUK HamidJl. Joko 12S012Guna NusaJl. Rinai UmarJl. Nanas 8S110Budi DarmaJl. Kebun SofyanJl. Bulak 3U345Bina LuhurJl. Getuk

47 Contoh 2: Satu record pada entitas A berhubungan terhadap satu atau lebih dari satu record pada entitas B atau dapat tidak Berhubungan. B A

48

49 Contoh 3 : Satu record pada entitas A pasti berhubungan terhadap satu atau lebih dari satu record pada entitas B. AB

50

51 Contoh 4 : Satu record pada entitas A berhubungan terhadap satu record pada entitas B atau dapat tidak berhubungan. AB

52

53 Contoh lainnya : 1.Seorang mahasiswa dapat mempelajari banyak mata kuliah sekaligus, tapi boleh juga tidak(belum) mempelajari mata kuliah satupun. 2.Setiap mata kuliah dapat diikuti oleh banyak mahasiswa, tapi bisa saja ada mata kuliah yang tidak(belum pernah diikuti oleh satupun mahasiswa. 3.Seorang dosen boleh mengajar banyak mata kuliah sekaligus, tetapi bisa saja terjadi ada dosen yang tidak (belum diperbolehkan) mengajar satu mata kuliah pun. 4.Setiap mata kuliah hanya boleh diajarkan oleh seorang dosen dan tidak boleh ada mata kuliah yg belum ditentukan siapa dosennya.

54 Renni Angreni, M.Kom.


Download ppt "Renni Angreni, M.Kom. Perancangan Basis Data Relasional (ERD) bag.1 Pertemuan 6."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google