Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Pelajaran 8 Hukum Allah dan Hukum Kristus. Hukum Allah adalah hukum kasih yang tidak pernah berubah dan menjadi tolak ukur Ilahi untuk penghakiman Kata-kata.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Pelajaran 8 Hukum Allah dan Hukum Kristus. Hukum Allah adalah hukum kasih yang tidak pernah berubah dan menjadi tolak ukur Ilahi untuk penghakiman Kata-kata."— Transcript presentasi:

1 Pelajaran 8 Hukum Allah dan Hukum Kristus

2 Hukum Allah adalah hukum kasih yang tidak pernah berubah dan menjadi tolak ukur Ilahi untuk penghakiman Kata-kata Pembuka

3 Untuk menegaskan kembali bahwa ide yang menyatakan “Sepuluh Hukum” hanya untukbangsa Yahudi, tidak sesuai dengan ajaran Alkitab. Sepuluh hukum itu membentuk standar dengan mana kita dapat mengukur kasih kepada Allah dan kasih kepada sesama Tujuan Pelajaran

4 “Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya” Yohanes 15:10. Ayat Hafalan

5 Penguasa tertinggi alam semesta, Sang Allah Pencipta telah membuat hukum bagi semua cipataan-Nya. Yesus Kristus dengan sukarela mengubah diri- Nya menjadi daging manusia, lalu memberi hidup-nya bagi penurutan terhadap Bapa-Nya (Filipi 2:5-11) dan bagi segala perintah-Nya. Segala sesuatu Yesus ajarkan, sudut pandangNya terhadap hukum, bahkan perintah “baru” yang Ia berikan, selalu sepenuhnya selaras dengan hukum Allah. Pengantar

6 b Understand the purposes of marriageA Hukum Allah dan Hukum Kristus Selayang Pandang Hukum Allah dan Hukum Kristus Selayang Pandang 1. Hukum dan Para Nabi (Matius 22:34-40) 2. Memenuhi Hukum (Galatia 6:1,2) 3. Hukum dan Penghakiman (Yohanes 5:30)

7 b Understand the purposes of marriageA Hukum Allah dan Hukum Kristus Selayang Pandang Hukum Allah dan Hukum Kristus Selayang Pandang 1. Hukum dan Para Nabi (Matius 22:34-40)

8 “...Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.” Hukum Allah dan Hukum Kristus 1. Hukum dan Para Nabi Hukum Allah dan Hukum Kristus 1. Hukum dan Para Nabi Matius 22:37-40

9 Beberapa orang percaya bahwa Sepuluh Hukum... hanya relevan bagi orang-orang Israel sebelum Salib dan tidak mengikat di zaman kasih karunia Perjanjian Baru. Orang yang lainnya mengajarkan bahwa orang-orang Kristen bebas dari hukum yang lama, dan hanya keturunan Yahudi,...yang masih diharapkan mematuhi hukum. 1.Hukum dan Para Nabi “Perintah-perintah” Kasih 1.Hukum dan Para Nabi “Perintah-perintah” Kasih

10 Yesus tampaknya melampaui para rabi ketika Ia berkata bahwa Dia tidak datang untuk “meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi” (Matius 5:17). Sementara ringkasannya ada dalam Sepuluh Hukum, hukum Allah berisi setiap perintah yang secara langsung disampaikan kepada atau melalui para nabi-Nya. 1.Hukum dan Para Nabi “Perintah-perintah” Kasih 1.Hukum dan Para Nabi “Perintah-perintah” Kasih

11 Walaupun ada ratusan perintah yang Allah telah nyatakan dalam Firman-Nya, Sepuluh Hukum menyediakan prinsip-prinsip kukuh yang dapat diterapkan kepada hukum-hukum lainnya. 1.Hukum dan Para Nabi “Perintah-perintah” Kasih 1.Hukum dan Para Nabi “Perintah-perintah” Kasih

12 1.Hukum dan Para Nabi “Perintah-perintah” Kasih 1.Hukum dan Para Nabi “Perintah-perintah” Kasih... Ada ringkasan hukum Allah yang lebih tajam dalam perintah-perintah yang terdapat di Ulangan 6:5 dan Imamat 19:18, yaitu mengasihi Allah dan mengasihi sesama manusia. Yesus menjelaskan, “Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi” (Matius 22:40). Akhirnya, Yesus dan Bapa-Nya dipersatukan dalam maksud mendorong cipataan Allah untuk mengasihi seperti mereka dikasihi, dan penurutan kepada hukum adalah dasar tentang bagaimana mestinya kasih itu diungkapkan.

13 Alkitab menyediakan banyak contoh tentang kesetiaan Yesus kepada hukum Allah. 1. “Patuh kepada orangtua-Nya” (Lukas 2:51, NIV). 2.Dia hanya menyembah Allah saja (Lukas 4:8) 3.Dia memelihara Sabat (Lukas 4:16) 4.Hidup-Nya didasari kepada penurutan akan Allah (Filipi 2:5-11) 5.Dia tidak pernah berbuat dosa (Ibrani 4:15) 1.Hukum dan Para Nabi “Perintah-perintah” Kasih 1.Hukum dan Para Nabi “Perintah-perintah” Kasih

14 Yesus mengerti bahwa ada hubungan antara penurutan terhadap perintah dan kasih. Sekalipun kita tidak terbiasa berbicara tentang “perintah-perintah “ kasih, seseorang dapat berkata bahwa, dalam pengertian yang sesungguhnya, bahwa Sepuluh Hukum adalah perintah-perintah tersebut. Sepuluh Hukum itu memperlihatkan bagaimana Allah ingin kita mengungkapkan kasih kita kepada-Nya dan kepada sesama. 1.Hukum dan Para Nabi “Perintah-perintah” Kasih 1.Hukum dan Para Nabi “Perintah-perintah” Kasih

15 Allah adalah kasih (1 Yohanes 4:16), demikian pula ketika menyatakan perintah- Nya kepada murid-murid-Nya (Yohanes 13:34, 35), Yesus menjelaskan hukum kasih yang bermula dari Bapa-Nya (Yohanes 3:16). Sekarang, lebih dari sekadar mengasihi sesama seperti mengasihi diri sendiri, kita mesti mengasihi sama seperti Yesus mengasihi kita.  INILAH YANG DIMAKSUD DENGAN PERINTAH BARU ITU!! 1.Hukum dan Para Nabi “Perintah-perintah” Kasih 1.Hukum dan Para Nabi “Perintah-perintah” Kasih

16 DISKUSIKAN Menurut Anda apa sajakah yang biasanya menghalangi kita untuk dapat mempraktekkan “perintah kasih yang baru” yaitu mengasihi “sama seperti Yesus mengasihi kita?”

17 b Understand the purposes of marriageA Hukum Allah dan Hukum Kristus Selayang Pandang Hukum Allah dan Hukum Kristus Selayang Pandang 2. Memenuhi Hukum (Galatia 6:1,2)

18 “Saudara-saudara, kalaupun seorang kedapatan melakukan suatu pelanggaran, maka kamu yang rohani, harus memimpin orang itu ke jalan yang benar dalam roh lemah lembut, sambil menjaga dirimu sendiri, supaya kamu juga jangan kena pencobaan. Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus.” Hukum Allah dan Hukum Kristus 2. Memenuhi Hukum Hukum Allah dan Hukum Kristus 2. Memenuhi Hukum Galatia 6:1,2

19 Paulus selalu waspada dengan cara tetap tinggal di bawah perintah-perintah hukum Allah. Kerinduannya untuk melihat manusia diselamatkan tidak membuat dia mengkompromikan hukum Allah, dia minta agar Allah dilayani oleh orang-orang yang ia Injili. Dia hanya akan mengadopsi aturan-aturan budaya selama hal-hal itu tidak bertentangan dengan hukum tertinggi. Dasar yang mengendalikan metodenya adalah “hukum Kristus” (1 Korintus 9:21). 2.Memenuhi Hukum Segalanya untuk Semua Manusia 2.Memenuhi Hukum Segalanya untuk Semua Manusia

20 Paulus tidak memaksudkan agar hukum Kristus terlihat sebagai alternatif dari hukum Allah. Keduanya bekerja bersama secara harmonis sebagai hukum Kasih Kristus yang digunakan untuk memperkenalkan hukum Allah sang Pengasih kepada mereka yang diselamatkan oleh kasih karunia. 2.Memenuhi Hukum Segalanya untuk Semua Manusia 2.Memenuhi Hukum Segalanya untuk Semua Manusia

21 ... setiap orang adalah sasaran pencobaan dan akan jatuh dalam dosa pada saat lemah. Dengan kesadaran akan hal ini, maka janganlah terlalu mudah untuk menghakimi saudara kita, sesama orang Kristen yang telah jatuh. Sekalipun Yesus, yang tidak pernah berdosa, Ia rela menolong mereka yang telah dikuasai oleh dosa. “Dia tidak mengkritik kelemahan manusia.”-Alfa dan Omega, jld. 5, hlm Memenuhi Hukum Memikul Beban Satu Sama Lain 2.Memenuhi Hukum Memikul Beban Satu Sama Lain

22 DISKUSIKAN Hukum Kristus merupakan pengukuhan kembali hukum Allah dengan tambahan sebuah anak kalimat “Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi.” (Yohanes 13:34) Menurut Anda mengapa kita harus lebih dahulu mengasihi Allah, sebelum kita mengasihi sesama?

23 b Understand the purposes of marriageA Hukum Allah dan Hukum Kristus Selayang Pandang Hukum Allah dan Hukum Kristus Selayang Pandang 3. Hukum dan Penghakiman (Yohanes 5:30)

24 “Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku.” Hukum Allah dan Hukum Kristus 3. Hukum dan Penghakiman Hukum Allah dan Hukum Kristus 3. Hukum dan Penghakiman Yohanes 5:30

25 Sekalipun hukum Allah adalah hukum rahmat, Allah pada akhirnya akan menggunakannya sebagai ukuran penghakiman. tetapi waktunya akan datang ketika seruan akan berbunyi, “Barangsiapa yang berbuat jahat, biarlah ia terus berbuat jahat;... ; dan barangsiapa yang benar, biarlah ia terus berbuat kebenaran; barangsiapa yang kudus, biarlah ia terus menguduskan dirinya!” (Wahyu 22:11). Pengumuman ini adalah pendahuluan bagi penghakiman terakhir. 3.Hukum dan Penghakiman Standar Penghakiman 3.Hukum dan Penghakiman Standar Penghakiman

26 Kristus tidak akan menghakimi manusia secara tidak adil. Sebagai bukti, Kristus menyatakan bahwa penghukuman tidak datang dari-Nya, sebab orang bedosa yang tidak bertobatlah yang telah menghukum dirinya sendiri ketika dia menolak untuk memperhatikan perintah Allah (Yohanes 12:48). 3.Hukum dan Penghakiman Standar Penghakiman 3.Hukum dan Penghakiman Standar Penghakiman

27 Sebagai ukuran penghakiman, hukum berfungsi untuk mengukur tingkatan kasih yang seorang telah berikan kepada Allah dan manusia. Ketika Kristus memimpin penghakiman terakhir, Ia akan menggunakan hukum kasih Allah yang tidak berubah sebagai ukuran untuk menghakimi (Yakobus 2:12). 3.Hukum dan Penghakiman Standar Penghakiman 3.Hukum dan Penghakiman Standar Penghakiman

28 DISKUSIKAN Menurut Anda mengapakah penting untuk memberi kemurahan kepada mereka yang jatuh ke dalam dosa? Mengapakah kita harus melihat dua konsep, disiplin dan kemurahan, sebagai sesuatu yang tidak bertentangan satu dengan yang lain?

29 KUTIPAN ROH NUBUAT Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus. ‘Di sini, sekali lagi, di hadapan kita dinyatakan dengan jelas tugas kita. Bagaimanakah mereka yang mengaku pengikut Kristus namun begitu menganggap enteng perintah-perintah yang diilhami ini?....

30 Kita harus ingat bahwa saudara-saudara kita lemah, orang fana yang bersalah, sama seperti dirimu.... Kita belajar dari sejarah Alkitab bahwa mereka yang Allah gunakan untuk melakukan pekerjaan-Nya yang baik dan mulia, melakukan dosa-dosa menyedihkan juga. Allah tidak membiarkan hal itu tanpa teguran, tetapi juga Ia tidak membuang para pelayan-Nya. Ketika mereka bertobat, Dia dengan penuh kebaikan mengampuni mereka, dan menyatakan kepada mereka kehadiran-Nya, dan menempa mereka. KUTIPAN ROH NUBUAT

31 Kiranya orang-orang malang, orang –orang fana yang lemah, menyadari betapa besarnya kebutuhan mereka akan pengasihan serta panjang sabar Allah dan dari para saudara. Biarlah mereka waspada agar tidak menghakimi dan menyalahkan orang lain.” Ellen G. White, The Sings of the Times, 25 Januari KUTIPAN ROH NUBUAT

32 RANGKUMAN Semua yang Yesus ajarkan, termasuk perintah “baru” yang diberikan-Nya, sangat sesuai dengan Hukum Allah

33 PENERAPAN Hal penting apakah dari pelajaran SS ini yang dapat saya terapkan dalam hidup saya minggu mendatang ini? PelajaranAplikasiMasalahKeputusan Masing-masing kita diharapkan untuk menyadari bahwa Hukum Allah secara keseluruhan adalah berdasarkan pada kasih. Mengetahui dan mengakui bahwa Yesus adalah Juruselamat dan saat yang sama Dia juga adalah Hakim Saya tidak menyadari hal ini. Minggu depan ini saya akan membiarkan Roh Kudus untuk menolong saya agar dapat menyatakan kasih saya kepada Allah dan kepada sesama pada setiap segi kehidupan saya.

34 Efektif untuk Kelompok Kecil SELIDIKI kebenaran – Mengapa saya harus mempelajari pelajaran ini ? INTISARIKAN kebenaran – Apa kata Alkitab tentang kebenaran ini ? ADAPTASIKAN kebenaran – Bagaimana kebenaran ini mempengaruhi aku? GUNAKAN kebenaran – Bagaimana saya bisa menggunakan kebenaran ini ? APLIKASIKAN kebenaran – Perobahan apa yang aku perlukan dalam hidup ini ? Model Mengajar “SIAGA”


Download ppt "Pelajaran 8 Hukum Allah dan Hukum Kristus. Hukum Allah adalah hukum kasih yang tidak pernah berubah dan menjadi tolak ukur Ilahi untuk penghakiman Kata-kata."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google