Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

LEMBAGA  Suatu lembaga, baik itu berupa lembaga sosial atau yang lainnya.  Bergerak dalam beberapa bidang.  Keuntungan adanya legalitas lembaga: suatu.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "LEMBAGA  Suatu lembaga, baik itu berupa lembaga sosial atau yang lainnya.  Bergerak dalam beberapa bidang.  Keuntungan adanya legalitas lembaga: suatu."— Transcript presentasi:

1

2 LEMBAGA  Suatu lembaga, baik itu berupa lembaga sosial atau yang lainnya.  Bergerak dalam beberapa bidang.  Keuntungan adanya legalitas lembaga: suatu kegiatan akan terfokus, terarah, dan dapat mencapai misi dan visinya,  Legalitas suatu badan akan mempunyai nilai plus tersendiri, dimata kolega maupun lembaga lain yang menjadi mitra kerjanya.  Memerlukan beberapa persyaratan a.l :

3 PERSYARATAN YAYASAN KEELENGKAPAN PEMILIK Dewan Pembina minimal 1 orang Dewan Pengawas Minimal 1 orang Pengurus harian terdiri dari ketua, bendahara dan sekretaris PCopy KTP semua anggota Yayasan/LSM Surat Domisili Lembaga dari Kepala Desa Setempat NOTARIS Notaris akan membuat copian Akta untuk persyaratan Pembuatan NPWP (peryaratan sama dengan diatas) DEPKUMHAM Pengesahan

4 CATATAN  Selama menunggu pengesahan dari Depkumham, lembaga sudah dianggap legal karena telah memiliki akte Notaris.  Segera melengkapi legalitas lembaga dengan membuat: AD/ART lembaga, Formatur Lengkap, Struktur Lembaga, Pengurusan Rekening Lembaga, Stempel Lembaga.

5 PERSEROAN TERBATAS (PT)  Sarana usaha paling populer  Memiliki sifat, ciri khas dan keistimewaan yang tidak dimiliki oleh bentuk badan usaha lain  Karakteristik PT yaitu: Merupakan bentuk persekutuan yang berbadan hukum Merupakan kumpulan modal/saham Memiliki kekayaan yang terpisah dari kekayaan para perseronya Pemegang saham memiliki tanggung jawab yang terbatas Ada pemisahan fungsi antara pemegang saham dan pengurus atau direksi Memiliki komisaris yang berfungsi sebagai pengawas Kekuasaan tertinggi berada pada RUPS

6 DASAR HUKUM PEMBENTUKAN PT 1. PT Tertutup (PT Biasa) : berdasarkan UU No. 40/2007 tentang Perseroan Terbatas 2. PT. Terbuka (PT go public): berdasarkan UU No. 40/2007 dan UU No. 8/1995 tentang Pasar Modal 3. PT. PMDN : berdasarkan UU No. 6/1968 juncto UU No. 12/ PT. PMA : berdasarkan UU No. 1/1967 juncto UU No. 11/1970 tentang PMA 5. PT. PERSERO berdasarkan UU No. 9/1968 tentang Bentuk-Bentuk Usaha Negara juncto PP No. 12/1998 tentang Perusahaan Perseroan

7 SYARAT-SYARAT PENDIRIAN PT Secara formal berdasarkan UU No. 40/2007 : 1.Pendiri minimal 2 orang atau lebih (ps. 7(1)) 2.Akta Notaris yang berbahasa Indonesia 3.Setiap pendiri harus mengambil bagian atas saham, kecuali dalam rangka peleburan (ps. 7 ayat 2 & ayat 3) 4.Akta pendirian harus disahkan oleh Menteri kehakiman dan diumumkan dalam BNRI (ps. 7 ayat 4) 5.Modal dasar minimal Rp. 50jt dan modal disetor minimal 25% dari modal dasar (ps. 32, ps 33) 6.Minimal 1 orang direktur dan 1 orang komisaris (ps. 92 ayat 3 & ps. 108 ayat 3) 7.Pemegang saham harus WNI atau Badan Hukum yang didirikan menurut hukum Indonesia, kecuali PT. PMA

8 KELENGKAPAN DOKUMEN KEPADA NOTARIS  KTP dari para Pendiri (minimal 2 orang dan bukan suami isteri). Kalau pendirinya cuma suami isteri (dan tidak pisah harta) maka, harus ada 1 orang lain lagi yang bertindak sebagai pendiri/ pemegang saham  Modal dasar dan modal disetor. Untuk menentukan besarnya modal dasar, modal ditempatkan dan modal disetor ada strateginya. Karena semua itu tergantung pada jenis/kelas SIUP yang di inginkan. Penentuan kelas SIUP bukan berdasarkan besarnya modal dasar, melainkan berdasarkan besarnya modal disetor ke kas Perseroan. Kriterianya adalah: 1. SIUP Kecil modal disetor s/d Rp. 200jt 2. SIUP Menengah modal disetor Rp. 201jt s/d Rp. 500jt 3. SIUP Besar modal disetor > Rp. 501jt  Jumlah saham yang diambil oleh masing-masing pendiri (presentase nya) Misalnya: A = 25% B = 50% C = 25%  Susunan Direksi dan komisaris serta jumlah Dewan Direksi dan Dewan Komisaris

9 Untuk ijin2 perusahaan berupa surat keterangan domisili Perusahaan, NPWP perusahaan, SIUP, TDP/WDP dan PKP, diperlukan dokumen: 1. Kartu Keluarga Direktur Utama 2. NPWP Direksi (kalau tidak ada, minimal Direktur Utama) 3. Copy Perjanjian Sewa Gedung berikut surat keterangan domisili dari pengelola gedung (apabila kantornya berstatus sewa) 4. Apabila berstatus milik sendiri, lampirkan: -copy sertifikat tanah dan -copy PBB terakhir berikut bukti lunasnya 5. Pas photo Direktur Utama/penanggung jawab ukuran 3X4 sebanyak 2 lembar 6. Foto kantor tampak depan, tampak dalam (ruangan berisi meja, kursi, komputer berikut 1-2 orang pegawainya). Biasanya ini dilakukan untuk mempermudah pada waktu survey lokasi untuk PKP atau SIUP 7. Stempel perusahaan (sudah ada yang sementara untuk pengurusan ijin2).

10 PENTING UNTUK DIKETAHUI  Pada saat tanda-tangan akta pendirian, dapat langsung diurus ijin domisili, dan NPWP.  Kemudian bisa membuka rekening atas nama Perseroan.  Dalam waktu max 1 bulan sesudah buka rekening  harus menyetor dana sebesar Modal ke rekening perseroan, utk dapat diproses pengesahannya.  Apabila > 60 (enam puluh) hari sejak penanda- tanganan akta, maka perseroan menjadi bubar berdasarkan pasal 10 ayat 9 UU PT No. 40/2007

11


Download ppt "LEMBAGA  Suatu lembaga, baik itu berupa lembaga sosial atau yang lainnya.  Bergerak dalam beberapa bidang.  Keuntungan adanya legalitas lembaga: suatu."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google