Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PEDOMAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA KEMENTERIAN KEUANGAN RI PROGRAM PERCEPATAN AKUNTABILITAS KEUANGAN PEMERINTAH 2013.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PEDOMAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA KEMENTERIAN KEUANGAN RI PROGRAM PERCEPATAN AKUNTABILITAS KEUANGAN PEMERINTAH 2013."— Transcript presentasi:

1 PEDOMAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA KEMENTERIAN KEUANGAN RI PROGRAM PERCEPATAN AKUNTABILITAS KEUANGAN PEMERINTAH 2013

2 Daftar Isi Sistematika dan Format Penyajian Laporan Keuangan Tata Cara Penyusunan Laporan Keuangan IV III Dasar Hukum dan Ketentuan Umum I I II Struktur Organisasi Pelaporan Keuangan Jadual Penyusunan dan Penyampaian Laporan Keuangan V V 2

3 Daftar Isi Sistematika dan Format Penyajian Laporan Keuangan Tata Cara Penyusunan Laporan Keuangan IV III Dasar Hukum dan Ketentuan Umum I I II Struktur Organisasi Pelaporan Keuangan Jadual Penyusunan dan Penyampaian Laporan Keuangan V V 3

4 I. Dasar Hukum dan Ketentuan Umum a. Dasar Hukum UU 17/2003 Pasal 9 Menteri / Pimpinan Lembaga sebagai PA/PB mempunyai tugas (antara lain) menyusun dan menyampaikan laporan keuangan K/L yang dipimpinnya UU No. 1/2004 Pasal 51 Menteri/Pimpinan Lembaga sebagai Pengguna Anggaran menyelenggarakan akuntansi yang digunakan untuk menyusun laporan keuangan. UU No. 1/2004 Pasal 55 (2.a) Menteri/pimpinan lembaga selaku Pengguna Anggaran/ Pengguna Barang menyusun dan menyampaikan lap. Keu yang meliputi LRA, Neraca, dan CaLK dilampiri laporan keuangan BLU pada kementerian negara/ lembaga masing-2 UU No. 1/2004 Pasal 55 (4) Menteri/Pimpinan lembaga selaku PA/ PB memberikan pernyataan bahwa pengelolaan APBN telah diselenggarakan berdasarkan SPI yang memadai dan akuntansi keuangan telah diselenggarakan sesuai dengan SAP 4

5 PP 24/2005 Pasal 6 sebagaimana diganti dengan PP 71/2010 pasal 6 Pemerintah menyusun Sistem Akuntansi Pemerintahan yang Mengacu pada SAP. PMK 171/2007 Pasal 23 (6) Penyampaian LK semester dan tahunan disertai dengan: - CaLK, - Pernyataan Tanggung Jawab (statement of responsibility), - dan Pernyataan telah direviu. I. Dasar Hukum dan Ketentuan Umum a. Dasar Hukum 5

6 Per Dirjen 51/2008 dihapus 8. Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2006 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah Perubahan Per Dirjen 65/2010 I. Dasar Hukum dan Ketentuan Umum b. Perubahan Dasar Hukum 6 8. Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan 7. Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2005 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan 5. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 45 Tahun 2007 tentang APBN Tahun Anggaran 2008 dihapus

7 Per Dirjen 51/ Peraturan Menteri Keuangan Nomor 41/PMK.09/2010 tentang Standar Reviu Laporan Keuangan Kementerian Negara/Lembaga tidak ada Perubahan Per Dirjen 65/2010 I. Dasar Hukum dan Ketentuan Umum b. Perubahan Dasar Hukum Peraturan Menteri Keuangan Nomor 40/PMK.05/2009 tentang Sistem Akuntansi Hibah 13. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 156/PMK.07/2008 tentang Pedoman Pengelolaan Dana Dekonsentrasi dan Dana Tugas Pembantuan. 12. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 100/PMK.01/2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Departemen Keuangan sebagaimana diubah terakhir dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 143.1/PMK.01/2009

8 Per Dirjen 51/ Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor 62/PB/2009 tentang Tata Cara Penyajian Informasi Pendapatan dan Belanja Secara Akrual pada Laporan Keuangan tidak ada Perubahan Per Dirjen 65/2010 I. Dasar Hukum dan Ketentuan Umum b. Perubahan Dasar Hukum Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor 36/PB/2009 tentang Pedoman Rekonsiliasi dan Penyusunan Laporan Keuangan Kuasa Bendahara Umum Negara

9 Per Dirjen 51/ Kementerian Negara adalah lembaga pemerintah pelaksana kekuasaan pemerintahan yang membidangi urusan tertentu dalam pemerintahan tidak ada Perubahan Per Dirjen 65/ Lembaga adalah organisasi non- kementerian negara dan instansi lain pengguna anggaran yang dibentuk untuk melaksanakan tugas tertentu berdasarkan Undang-Undang Dasar Tahun 1945 atau peraturan perundang-undangan lainnya 9. Urusan Bersama Pusat dan Daerah adalah urusan pemerintahan di luar urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan sepenuhnya pemerintah pusat, yang diselenggarakan bersama oleh Pemerintah Pusat, Pemerintahan Daerah Provinsi, dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota I. Dasar Hukum dan Ketentuan Umum c. Penambahan Nomenclatur 9

10 Per Dirjen 51/ Dana Urusan Bersama yang selanjutnya disingkat DUB adalah dana yang bersumber dari APBN yang dialokasikan dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan, indeks fiskal, dan kemiskinan daerah, serta indikator teknis tidak ada Perubahan Per Dirjen 65/ Dana Daerah untuk Urusan Bersama yang selanjutnya disingkat DDUB adalah dana yang bersumber dari APBD I. Dasar Hukum dan Ketentuan Umum c. Penambahan Nomenclatur 10

11 Daftar Isi Sistematika dan Format Penyajian Laporan Keuangan Tata Cara Penyusunan Laporan Keuangan IV III Dasar Hukum dan Ketentuan Umum I I II Struktur Organisasi Pelaporan Keuangan Jadual Penyusunan dan Penyampaian Laporan Keuangan V V 11

12 II. Struktur Organisasi 12 Struktur Organisasi Pelaporan Keuangan Struktur Organisasi Pelaporan Keuangan 1.Dalam pelaksanaan sistem akuntansi, kementerian negara/lembaga wajib membentuk unit akuntansi keuangan dan barang. 2.Struktur organisasi unit akuntansi disesuaikan dengan struktur organisasi pada kementerian negara/lembaga.

13 II. Struktur Organisasi 13 Unit Akutansi Keuangan UAKPA UAPPA-W UAPPA-E1 UAPA Unit Akutansi Keuangan UAKPA UAPPA-W UAPPA-E1 UAPA Unit Akutansi Barang UAKPB UAPPB-W UAPPB-E1 UAPB Unit Akutansi Barang UAKPB UAPPB-W UAPPB-E1 UAPB Unit Akuntansi:

14 II. Struktur Organisasi UAKPA KEPALA SATUAN KERJA/ KEPALA SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH (SKPD) KASUBBAG TU/PEJABAT YANG MENANGANGI KEUANGAN/VERIFIKASI DAN AKUNTANSI/PEJABAT YG DITUNJUK PETUGAS AKUNTANSI/ VERIFIKASI PETUGAS PEREKAMAN KOMPUTER PENANGGUNGJAWAB PETUGAS AKUNTANSI KEUANGAN

15 II. Struktur Organisasi UAPPA-W KEPALA KANTOR WILAYAH/ KEPALA SATUAN KERJA YG DITETAPKAN SBG UAPPA-W KABAG.KEUANGAN/KABAG VERIFIKASI DAN AKUNTANSI/ PEJABAT YG MEMBIDANGI KEUANGAN/VERIFIKASI DAN AKUNTANSI/PEJABAT YG DITUNJUK KEPALA SUBBAGIAN/SEKSI YG MEMBIDANGI KEUANGAN/ VERIFIKASI DAN AKUNTANSI/ PEJABAT YG DITUNJUK PETUGAS AKUNTANSI/ VERIFIKASI PETUGAS KOMPUTER PENANGGUNG JAWAB PETUGAS AKUNTANSI KEUANGAN

16 II. Struktur Organisasi Koordinator UAPPA-W DK GUBERNUR PEJABAT ES.I YG MEMBIDANGI KEUANGAN/PEJABAT YG DITUNJUK PEJABAT ES.II YG MEMBIDANGI KEUANGAN/PEJABAT YG DITUNJUK PEJABAT ES.III YG MEMBIDANGI KEUANGAN/PEJABAT YG DITUNJUK PETUGAS AKUNTANSI/ VERIFIKASI PETUGAS KOMPUTER PENANGGUNGJAWAB PETUGAS AKUNTANSI KEUANGAN KASUBAG/SEKSI YANG MEMBIDANGI KEUANGAN/YG DITUNJUK

17 II. Struktur Organisasi Koordinator UAPPA-W TP/UB KEPALA DAERAH (GUBERNUR/BUPATI/WALIKOTA) PETUGAS AKUNTANSI/ VERIFIKASI PETUGAS KOMPUTER PENANGGUNGJAWAB PETUGAS AKUNTANSI KEUANGAN PEJABAT ES.I YG MEMBIDANGI KEUANGAN/PEJABAT YG DITUNJUK PEJABAT ES.II YG MEMBIDANGI KEUANGAN/PEJABAT YG DITUNJUK PEJABAT ES.III YG MEMBIDANGI KEUANGAN/PEJABAT YG DITUNJUK KASUBAG/SEKSI YANG MEMBIDANGI KEUANGAN/YG DITUNJUK

18 Daftar Isi Sistematika dan Format Penyajian Laporan Keuangan Tata Cara Penyusunan Laporan Keuangan IV III Dasar Hukum dan Ketentuan Umum I I II Struktur Organisasi Pelaporan Keuangan Jadual Penyusunan dan Penyampaian Laporan Keuangan V V 18

19 III. Tata Cara Penyusunan Laporan Keuangan Kementerian Negara/Lembaga a. Penyusunan LK 19 Penyusunan LK 1.Menteri/Pimpinan Lembaga sebagai Pengguna Anggaran wajib menyajikan laporan pertanggungjawaban berupa Laporan Keuangan Semesteran dan Tahunan. 3.Sistematika dan Penyusunan laporan keuangan dilakukan secara berjenjang dari tingkat UAKPA sampai dengan tingkat UAPA 2.Menteri/Pimpinan Lembaga sebagai Pengguna Barang wajib menyajikan laporan pertanggungjawaban berupa Laporan Barang Pengguna Semesteran dan Tahunan 4.Sistematika dan Penyusunan laporan barang diatur dengan Perdirjen Kekayaan Negara.

20 KEMENTRIAN NEGARA /LEMBAGA UNIT AKUNTANSI PENGGUNA ANGGARAN (UAPA) UNIT AKUNTANSI PEMBANTU PENGGUNA ANGGARAN – ESELON I (UAPPA-ES1) UNIT AKUNTANSI PEMBANTU PENGGUNA ANGGARAN – WILAYAH (UAPPA-W) UNIT AKUNTANSI KUASA PENGGUNA ANGGARAN (UAKPA) LAPORAN KEUANGAN LRA PENDAPATAN LRA BELANJA NERACA CALK Dilengkapi dengan Lampiran pendukung (Lampiran VII Per-65/2010) UNIT AKUNTANSI PENGGUNA BARANG (UAPB) UNIT AKUNTANSI PEMBANTU PENGGUNA BARANG– ESELON I (UAPPB-ES1) UNIT AKUNTANSI PEMBANTU PENGGUNA BARANG– WILAYAH (UAPPB-W) UNIT AKUNTANSI KUASA PENGGUNA BARANG (UAKPB) ADK MEKANISME SAI

21 III. Tata Cara Penyusunan Laporan Keuangan Kementerian Negara/Lembaga b. Jenis dan Periode Pelaporan Tingkat UAKPA ke KPPN No.Uraian Periode Pelaporan BulananTriwulananSemesteranTahunan 1.LRAXXX 2.NERACAXXX 3.CaLKXX 4.ADKX 5.BAR*X

22 No.Uraian Periode Pelaporan BulananTriwulananSemesteranTahunan 1.LRAXXXX 2.NERACAXXXX 3.CaLKXX 4.ADKX 5.BARX III. Tata Cara Penyusunan Laporan Keuangan Kementerian Negara/Lembaga b. Jenis dan Periode Pelaporan Tingkat UAKPA ke Tingkat UAPPA-W/UAPPA-E1

23 No.Uraian Periode Pelaporan BulananTriwulananSemesteranTahunan 1.LRAXXX 2.NERACAXXX 3.CaLKXX 4.ADKX 5.BARX III. Tata Cara Penyusunan Laporan Keuangan Kementerian Negara/Lembaga b. Jenis dan Periode Pelaporan Tingkat UAPPA-W ke Kanwil DJPB

24 No.Uraian Periode Pelaporan BulananTriwulananSemesteranTahunan 1.LRAXXXX 2.NERACAXXX 3.CaLKXX 4.ADKX 5.BARX III. Tata Cara Penyusunan Laporan Keuangan Kementerian Negara/Lembaga b. Jenis dan Periode Pelaporan Tingkat UAPPA-W ke Tingkat UAPPA-E1

25 No.Uraian Periode Pelaporan BulananTriwulananSemesteranTahunan 1.LRAXXXX 2.NERACAXXX 3.CaLKXX 4.ADKX 5.BARX III. Tata Cara Penyusunan Laporan Keuangan Kementerian Negara/Lembaga b. Jenis dan Periode Pelaporan Tingkat UAPPA-E1 ke Tingkat UAPA

26 No.Uraian Periode Pelaporan BulananTriwulananSemesteranTahunan 1.LRAXXX 2.NERACAXX 3.CaLKXX 4.ADKX III. Tata Cara Penyusunan Laporan Keuangan Kementerian Negara/Lembaga b. Jenis dan Periode Pelaporan Tingkat UAPA ke Kementerian Keuangan c.q Ditjen Perbendaharaan (Unaudited)

27 No.Uraian Periode Pelaporan BulananTriwulananSemesteranTahunan 1.LRAX 2.NERACAX 3.CaLKX 4.ADKX III. Tata Cara Penyusunan Laporan Keuangan Kementerian Negara/Lembaga b. Jenis dan Periode Pelaporan Tingkat UAPA ke Kementerian Keuangan c.q Ditjen Perbendaharaan (Audited)

28 28 III. Tata Cara Penyusunan Laporan Keuangan Kementerian Negara/Lembaga c. Perekaman, Verifikasi dan Rekonsiliasi Perekaman Verifikasi Rekonsiliasi Perekaman dokumen sumber berupa: a.Dokumen Estimasi Pendapatan yang Dialokasikan b.Dokumen Penerimaan Anggaran c.Dokumen Pelaksanaan Anggaran d.Dokumen Pengeluaran Anggaran Proses perekaman dokumen tersebut menghasilkan register transaksi untuk diverifikasi dengan dokumen sumbernya, sehingga seluruh transaksi dipastikan sudah diproses sesuai dengan dokumenn sumber yang ada. a.Rekonsiliasi Internal b.UAKPA melakukan rekonsiliasi dengan KPPN setiap bulan c.UAPPA-W melakukan rekonsiliasi dengan Kanwil DJPB setiap triwulan d.Apabila diperlukan UAPPA-E1 dapat melakukan rekonsiliasi dengan Ditjen Perbendaharaan c.q Dit. APK setiap semester e.UAPA melakukan rekonsiliasi dengan Ditjen Perbendaharaan c.q Dit. APK setiap akhir semester e.UAKPA yang ditunjuk dan ditetapkan sebagai UAPPA-W harus melampirkan BAR dengan Kanwil DJPBN. f.BAR pada tingkat UAKPA, tingkat UAPPA-W disampaikan ke unit akuntansi di atasnya.

29 Daftar Isi Sistematika dan Format Penyajian Laporan Keuangan Tata Cara Penyusunan Laporan Keuangan IV III Dasar Hukum dan Ketentuan Umum I I II Struktur Organisasi Pelaporan Keuangan Jadual Penyusunan dan Penyampaian Laporan Keuangan V V 29

30 30 Sistematika Penyajian (1) Sistematika Penyajian (1) 1.Sampul Luar: Merupakan sampul luar dari LK yang memuat informasi mengenai satuan kerja/UAPPA-W/UAPPA- E1/UAPA dan periode pelaporan penyampaian LK 2.Sampul Dalam Merupakan sampul dalam dari LK yang memuat informasi mengenai satuan kerja/UAPPA-W/UAPPA- E1/UAPA dan periode pelaporan penyampaian LK 3.Kata Pengantar Merupakan pengantar dari LK yang ditandatangani oleh pejabat yang berwenang yang memberikan gambaran ringkas mengenai LK yang disampaikan. IV. Sistematika dan Format Penyajian Laporan Keuangan a. Sistematika Penyajian

31 31 Sistematika Penyajian (2) Sistematika Penyajian (2) 4.Daftar Isi Merupakan daftar yang memuat isi laporan beserta nomor halamannya 5.Daftar Tabel Merupakan daftar tabel yang terdapat dalam LK. Daftar tersebut memuat nama tabel, nomor tabel dan nomor halamannya 6.Daftar Grafik Merupakan daftar grafik yang terdapat dalam LK. Daftra tersebut memuat daftar grafik, nomor grafik dan nomor halamannya. IV. Sistematika dan Format Penyajian Laporan Keuangan a. Sistematika Penyajian

32 32 Sistematika Penyajian (3) Sistematika Penyajian (3) 7.Daftar Lampiran Merupakan daftar lampiaran yang terdapat dalam LK. Daftar tersebut memuat nama lampiran, nomor lampiran dan nomor halamannya 8.Daftar Singkatan Merupakan daftar yang memuat singkatan-singkatan yang digunakan dalam LK. 9.Pernyataan Tanggung Jawab Merupakan pernyataan tanggung jawab dari Pengguna Anggaran terhadap lingkup unit akuntansi yang dipimpinnya, paling tidak memuat pernyataan sebagai berikut: Pernyataan tanggung jawab terhadap penyusunan dan isi LK Pernyataan bahwa LK telah disusun sesuai dengan SAP Pernyataan LK telah disusun berdasarkan SPI yang memadai IV. Sistematika dan Format Penyajian Laporan Keuangan a. Sistematika Penyajian

33 33 Sistematika Penyajian (4) Sistematika Penyajian (4) 10.Pernyataan Telah Direviu (Tingkat K/L) Merupakan pernyataan dari Aparat Pengawasan Intern Kementerian Negara/Lembaga atas hasil reviu terhadap LKKL sebelum dipertanggungjawabkan oleh Menteri/Pimpinan Lembaga yang bersangkutan 11.Ringkasan Merupakan gambaran ringkas mengenai kondisi LK yang dipertanggungjawabkan yang memuat gambaran ringkas mengenai anggaran, realisasi anggaran,neraca dan catatan atas laporan Keuangan 12.Laporan Realisasi Anggaran Menyajikan informasi realisasi pendapatan dan belanja berdasarkan nilai neto, yaitu realisasi pendapatan dan belanja setelah dikurangi pengembalian pendapatan dan pengembalian belanja yang masing-masing dibandingkan dengan estimasi dan anggarannya dalam satu periode. IV. Sistematika dan Format Penyajian Laporan Keuangan a. Sistematika Penyajian

34 34 Sistematika Penyajian (5) Sistematika Penyajian (5) 13.Neraca Menggambarkan posisi keuangan suatu entitas akuntansi dan entitas pelaporan mengenai aset, kewajiban dan ekuitas dana per tanggal tertentu. 14.Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Merupakan laporan realisasi anggaran untuk pendapatan dan belanja yang mencantumkan nilai bruto serta pengembaliannya Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK) Meliputi penjelasan, daftar rinci dan analisis atas nilai suatu pos yang disajikan dalam Laporan Realisasi Anggaran dan Neraca. a.Penjelasan Umum b.Penjelasan atas Pos-Pos LRA c.Penjelasan atas Pos-Pos Neraca d.Pengungkapan Penting Lainnya IV. Sistematika dan Format Penyajian Laporan Keuangan a. Sistematika Penyajian

35 35 Sistematika Penyajian (6) Sistematika Penyajian (6) 16.Lampiran Laporan Keuangan a.Laporan-laporan pendukung (LRA Pendapatan dan LRA Pengembalian Pendapatan, LRA Belanja dan LRA Pengembalian Belanja, Neraca Percobaan) b.Laporan Barang Pengguna (Laporan Barang Pengguna, Laporan Kondisi Barang, Rincian Saldo Awal) c.Laporan Keuangan BLU (Bagi K/L yang memiliki BLU) d.Laporan Rekening Pemerintah (Monitoring Penutupan Rekening dan Daftar Rekening ) e.Tindak Lanjut atas Temuan BPK (Rencana Tindak dan Monitoring) f.Informasi Pendapatan dan Belanja secara Akrual g.Laporan Capaian Kinerja K/L (sesuai LAKIP masing-masing K/L) 17.Lampiran Lainnya sebagai Pendukung LK Lampiran-lampiran yang dianggap perlu sebagai pendukung dari LK seperti Daftar SSBP penyetoran UP, Daftar SSBP pendapatan yang diterima pada TA berjalan dan baru disetorkan pada TA berikutnya, Daftar BAR dan daftar lainnya. IV. Sistematika dan Format Penyajian Laporan Keuangan a. Sistematika Penyajian

36 36 Catatan atas Laporan Keuangan (1) Catatan atas Laporan Keuangan (1) A.Penjelasan Umum A.1 Dasar Hukum A.2 Kebijakan Teknis - Rencana Strategis -Capaian Kinerja berdasarkan sasaran dan indikator kinerja -Pendapatan (diisi dengan nilai realisasi dan dibandingkan dengan nilai realisasi periode yang sama pada TA yang lalu dan penyebab terjadi kenaikan/penurunan realisasi) -Belanja (diisi dengan nilai realisasi dan dibandingkan dengan nilai realisasi periode yang sama pada TA yang lalu dan penyebab terjadi kenaikan/penurunan) IV. Sistematika dan Format Penyajian Laporan Keuangan b. Catatan atas Laporan Keuangan

37 37 Catatan atas Laporan Keuangan (2) Catatan atas Laporan Keuangan (2) A.Penjelasan Umum A.3 Pendekatan Penyusunan LK -Mencakup seluruh aspek keuangan yang dikelola termasuk didalamnya jenjang struktural dibawahnya yang bertanggung jawab terhadap otorisasi kredit anggaran yang diberikan kepadanya. (Satker KP/KD/DK/TP/UB) A.4 Kebijakan Akuntansi Mengacu kepada PP Nomor 71 Tahun 2010 tentang SAP IV. Sistematika dan Format Penyajian Laporan Keuangan b. Catatan atas Laporan Keuangan

38 38 Catatan atas Laporan Keuangan (3) Catatan atas Laporan Keuangan (3) IV. Sistematika dan Format Penyajian Laporan Keuangan b. Catatan atas Laporan Keuangan B.Penjelasan atas Pos-Pos LRA B1. Penjelasan Umum LRA Menjelaskan realisasi anggaran dengan menyebutkan jumlah rupiah realisasi dan persentase dari anggaran pendapatan dan belanja B2. Penjelasan per Pos LRA (bruto) Menjelaskan masing-masing pos LRA : -Jumlah rupiah dan persentase realisasi LRA disertai grafik -Membandingkan realisasi TA sekarang dengan TA yang lalu dengan penjelasan terjadinya kenaikan/penurunan

39 39 Catatan atas Laporan Keuangan (4) Catatan atas Laporan Keuangan (4) IV. Sistematika dan Format Penyajian Laporan Keuangan b. Catatan atas Laporan Keuangan B.Penjelasan atas Pos-Pos LRA B3.Catatan Penting Lainnya Informasi tambahan yang menjelaskan hal-hal yang mempengaruhi pelaksanaan anggaran seperti: -kebijakan fiskal dan moneter, -sebab-sebab terjadinya perbedaan yang material antara anggaran dan realisasinya -daftar-daftar yang merinci lebih lanjut angka- angka yang perlu dijelaskan, contoh penjelasan adanya pemotongan anggaran, keterlambatan penerimaan dokumen revisi dan penjelasan realisasi hibah yang belum tercantum dalam DIPA.

40 40 Catatan atas Laporan Keuangan (5) Catatan atas Laporan Keuangan (5) IV. Sistematika dan Format Penyajian Laporan Keuangan b. Catatan atas Laporan Keuangan C.Penjelasan atas Pos-Pos Neraca C1. Penjelasan Umum Neraca Menjelaskan posisi Neraca secara umum untuk aset, kewajiban dan ekuitas dana per periode pelaporan C2. Penjelasan per Pos Neraca -Menjelaskan masing-masing pos Neraca sesuai dengan akun-akun yang tercantum dalam neraca. -Membandingkan nilai pos Neraca TA sekarang dengan nilai pos Neraca TA yang lalu dengan penjelasan rinci terjadinya perubahan (kenaikan/penurunan).  Hal baru di Perdirjen 65 Tahun 2010 adalah komparasi Neraca Semester TA 2XX1 dibandingkan dengan Neraca TA 2XX0)

41 41 Catatan atas Laporan Keuangan (6) Catatan atas Laporan Keuangan (6) IV. Sistematika dan Format Penyajian Laporan Keuangan b. Catatan atas Laporan Keuangan C.Penjelasan atas Pos-Pos Neraca C3.Catatan Penting Lainnya Menjelaskan hal-hal yang berhubungan dengan neraca misal: -Rekening-rekening yang dikelola K/L -Aset-aset bermasalah -Neraca BLU apakah sudah diintegrasikan dengan K/L -Hambatan/Kendala dalam penyusunan LK baik internal maupun eksternal -Transaksi-transaksi yang belum/tidak dapat diinput atau hal-hal lain yang berhubungan dengan K/L

42 42 Catatan atas Laporan Keuangan (7) Catatan atas Laporan Keuangan (7) IV. Sistematika dan Format Penyajian Laporan Keuangan b. Catatan atas Laporan Keuangan D.Pengungkapan Penting Lainnya D1.Temuan dan Tindak Lanjut Temuan BPK Menjelaskan temuan-temuan BPK dan tindak lanjut yang telah dilakukan D2.Menjelaskan rekening pemerintah yang dimiliki oleh K/L yang dipertahankan, ditutup dan lain-lain D.3.Informasi Pendapatan dan Belanja secara Akrual Menjelaskan transaksi akrual yang terjadi pada K/L yang meliputi: -Pendapatan yang masih harus diterima -Pendapatan diterima dimuka -Belanja yang masih harus dibayar -Belanja dibayar dimuka D.4.Pengungkapan Lain-Lain Menjelaskan hal-hal yang tidak berhubungan dengan LRA dan Neraca, namun memperngaruhi LK misal reorganisasi, force majure, sengketa peradilan, dan hal-hal lain yang berhubungan dengan K/L

43 Daftar Isi Sistematika dan Format Penyajian Laporan Keuangan Tata Cara Penyusunan Laporan Keuangan IV III Dasar Hukum dan Ketentuan Umum I I II Struktur Organisasi Pelaporan Keuangan Jadual Penyusunan dan Penyampaian Laporan Keuangan V V 43

44 44 V. Jadual Penyusunan dan Penyampaian Laporan Keuangan a. Laporan Realisasi Anggaran Triwulanan I dan Neraca per 31 Maret Unit OrganisasiTerimaProses dan Rekonsiliasi KirimWaktu Pengiriman UAKPA UAKPA-W UAKPA-E1 UAPA Menkeu c.q Dirjen PBN --12 April 2XX1 3 hari 15 April 2XX15 hari20 April 20X0 3 hari 23 April 2XX13 hari26 April 20X0 2 hari 28 April 2XX18 Hari7 Mei 20X0 7 Mei 2XX1---

45 V. Jadual Penyusunan dan Penyampaian Laporan Keuangan b. Laporan Keuangan Semester I Unit OrganisasiTerimaProses dan Rekonsiliasi KirimWaktu Pengiriman UAKPA UAKPA-W UAKPA-E1 UAPA Menkeu cq Dirjen PBN --10 Juli 2XX1 2 hari 12 Juli 2XX13 hari15 Juli 2XX1 2 hari 17 Juli 2XX13 hari20 Juli 2XX1 2 hari 22 Juli 2XX13 hari26 Juli 2XX

46 V. Jadual Penyusunan dan Penyampaian Laporan Keuangan c. Laporan Realisasi Anggaran Triwulan III dan Neraca per 30 September Unit OrganisasiTerimaProses dan Rekonsiliasi KirimWaktu Pengiriman UAKPA UAKPA-W UAKPA-E1 UAPA Menkeu cq Dirje n PBN --12 Oktober 2XX1 3 hari 15 Oktober 2XX16 hari20 Oktober 2XX1 3 hari 23 Oktober 2XX16 hari29 Oktober 2XX1 2 hari 31 Oktober 2XX18 hari9 November 2XX

47 V. Jadual Penyusunan dan Penyampaian Laporan Keuangan d. Laporan Keuangan Tahunan Unit OrganisasiTerimaProses dan Rekonsiliasi KirimWaktu Pengiriman UAKPA UAKPA-W UAKPA-E1 UAPA Menkeu cq Dirjen PBN --20 Januari 2XX2 3 hari 23 Januari 2XX26 hari29 Januari 2XX2 3 hari 2 Februari 2XX26 hari8 Februari 2XX2 2 hari 10 Februari 2XX217 hari27 Februari 2XX21 hari 28 Februari 2XX

48 48 Terima Kasih


Download ppt "PEDOMAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA KEMENTERIAN KEUANGAN RI PROGRAM PERCEPATAN AKUNTABILITAS KEUANGAN PEMERINTAH 2013."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google