Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Sintesis Senyawa Turunan Imina Terkonjugasi yang Berpotensi sebagai Prekursor Senyawa OLED Oleh: Ray Putra Prajnamitra (105 06 016) Pembimbing: Dr. Deana.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Sintesis Senyawa Turunan Imina Terkonjugasi yang Berpotensi sebagai Prekursor Senyawa OLED Oleh: Ray Putra Prajnamitra (105 06 016) Pembimbing: Dr. Deana."— Transcript presentasi:

1 Sintesis Senyawa Turunan Imina Terkonjugasi yang Berpotensi sebagai Prekursor Senyawa OLED Oleh: Ray Putra Prajnamitra ( ) Pembimbing: Dr. Deana Wahyuningrum, M.Si.

2 Agenda Seminar OLED Fluoresensi Imina Sintesis Senyawa Target Karakterisasi Penutup 2 25 Mei 2010Seminar Tugas Akhir dan Sidang Sarjana, Program Studi Kimia, 2010

3 3 25 Mei 2010Seminar Tugas Akhir dan Sidang Sarjana, Program Studi Kimia, 2010

4 OLED (Organic Light Emitting Diode) Adalah sejenis semikonduktor yang menggunakan lapisan pemancar sinar yang berasal dari senyawa organik Telah banyak diaplikasikan di seluruh dunia Biasanya digunakan pada: 1. Layar TV 2. Layar telepon genggam 4 25 Mei 2010Seminar Tugas Akhir dan Sidang Sarjana, Program Studi Kimia, 2010

5 Keuntungan-keuntungan OLED relatif lebih murah dalam produksinya dibandingkan dengan LED biasa Konsumsi energi pada OLED lebih rendah daripada LED 5 25 Mei 2010Seminar Tugas Akhir dan Sidang Sarjana, Program Studi Kimia, 2010

6 Keuntungan-keuntungan OLED dapat dibuat sangat tipis, bahkan lebih tipis daripada layar LCD Substrat yang fleksibel 6 25 Mei 2010Seminar Tugas Akhir dan Sidang Sarjana, Program Studi Kimia, 2010

7 Senyawa OLED Senyawa organik yang dapat digunakan sebagai OLED harus memiliki ikatan rangkap terkonjugasi Elektron-elektron π pada ikatan rangkap terkonjugasi akan dapat tereksitasi dan berfluoresensi Panjang ikatan rangkap terkonjugasi akan menentukan warna fluoresensi yang diemisikan 7 25 Mei 2010Seminar Tugas Akhir dan Sidang Sarjana, Program Studi Kimia, 2010

8 8 25 Mei 2010Seminar Tugas Akhir dan Sidang Sarjana, Program Studi Kimia, 2010

9 Fenomena Fluoresensi Ketika elektron pada keadaan dasar diberi energi, maka elektron tersebut akan berpindah ke tingkat energi yang lebih tinggi Elektron yang telah tereksitasi akan mengalami relaksasi vibrasional Akhirnya elektron akan kembali ke keadaan dasar dengan memancarkan energi berupa sinar fluoresens 9 25 Mei 2010Seminar Tugas Akhir dan Sidang Sarjana, Program Studi Kimia, 2010

10 Fenomena Fluoresensi 10 Diagram Jablonski yang menggambarkan fenomena fluoresensi Sumber: Skoog, et al Hlm: Mei 2010Seminar Tugas Akhir dan Sidang Sarjana, Program Studi Kimia, 2010

11 Fenomena Fluoresensi Panjang gelombang yang dihasilkan berbeda- beda bergantung pada besar perbedaan energinya Makin besar perbedaan energi, makin kecil panjang gelombang yang diemisikannya Makin panjang ikatan rangkap terkonjugasi, makin besar panjang gelombang yang diemisikannya Mei 2010Seminar Tugas Akhir dan Sidang Sarjana, Program Studi Kimia, 2010

12 12 25 Mei 2010Seminar Tugas Akhir dan Sidang Sarjana, Program Studi Kimia, 2010

13 Imina Tersusun dari atom-atom C, H, dan N di mana terdapat ikatan C=N dan N tersebut akan terikat lagi dengan gugus R 3 yang merupakan R, Ar, atau H Senyawa imina yang memiliki R 3 = R atau Ar dan bukan H disebut juga sebagai basa Schiff Mei 2010Seminar Tugas Akhir dan Sidang Sarjana, Program Studi Kimia, 2010

14 Imina Dihasilkan dari reaksi adisi nukleofilik antara aldehid atau keton dengan amina primer yang kemudian diikuti oleh reaksi kondensasi pH optimum 4-5 Mudah terhidrolisis kembali menjadi prekursor- prekursornya dalam suasana asam Mei 2010Seminar Tugas Akhir dan Sidang Sarjana, Program Studi Kimia, 2010

15 Imina Stereokimia imina: E dan Z Mei 2010Seminar Tugas Akhir dan Sidang Sarjana, Program Studi Kimia, 2010

16 16 25 Mei 2010Seminar Tugas Akhir dan Sidang Sarjana, Program Studi Kimia, 2010

17 2,2'-(1E,1'E)-(1,2-phenylenebis(azan-1-yl-1-ylidene))bis(methan-1-yl-1-ylidene)diphenol Mei 2010Seminar Tugas Akhir dan Sidang Sarjana, Program Studi Kimia, 2010

18 Analisis Retrosintesis Mei 2010Seminar Tugas Akhir dan Sidang Sarjana, Program Studi Kimia, 2010

19 19 25 Mei 2010Seminar Tugas Akhir dan Sidang Sarjana, Program Studi Kimia, 2010

20 Prekursor #1: 1,2-diaminobenzen Rumus Molekul: C 6 H 8 N 2 Wujud: Kepingan-kepingan besar coklat Titik leleh: 103 o C Mei 2010Seminar Tugas Akhir dan Sidang Sarjana, Program Studi Kimia, 2010

21 Prekursor #2: salisilaldehid Rumus Molekul: C 7 H 6 O 2 Wujud: Cairan viskos kekuningan Mei 2010Seminar Tugas Akhir dan Sidang Sarjana, Program Studi Kimia, 2010

22 22 25 Mei 2010Seminar Tugas Akhir dan Sidang Sarjana, Program Studi Kimia, 2010

23 -Diambil 2 mL - Ditimbang 1 gram - Dilarutkan dalam 20 mL metanol - Dicampurkan - Ditambahkan 1 tetes H 2 SO 4 pekat - Rekristalisasi - Karakterisasi Mei 2010Seminar Tugas Akhir dan Sidang Sarjana, Program Studi Kimia, 2010

24 24 25 Mei 2010Seminar Tugas Akhir dan Sidang Sarjana, Program Studi Kimia, 2010

25 25 25 Mei 2010Seminar Tugas Akhir dan Sidang Sarjana, Program Studi Kimia, 2010

26 26 25 Mei 2010Seminar Tugas Akhir dan Sidang Sarjana, Program Studi Kimia, 2010

27 27 25 Mei 2010Seminar Tugas Akhir dan Sidang Sarjana, Program Studi Kimia, 2010

28 28 25 Mei 2010Seminar Tugas Akhir dan Sidang Sarjana, Program Studi Kimia, 2010

29 29 25 Mei 2010Seminar Tugas Akhir dan Sidang Sarjana, Program Studi Kimia, 2010

30 Reaksi Keseluruhan Mei 2010Seminar Tugas Akhir dan Sidang Sarjana, Program Studi Kimia, 2010

31 Rendemen Kristal yang dihasilkan berwarna kuning terang Berat eksperimen = 2,7585 gram Berat teoritis= 2,9262 gram Rendemen = (2,7585/2,9262) x 100% = 94,27% Mei 2010Seminar Tugas Akhir dan Sidang Sarjana, Program Studi Kimia, 2010

32 32 25 Mei 2010Seminar Tugas Akhir dan Sidang Sarjana, Program Studi Kimia, 2010

33 33 25 Mei 2010Seminar Tugas Akhir dan Sidang Sarjana, Program Studi Kimia, 2010

34 Karakterisasi: Titik Leleh Titik leleh = 165 o C Mei 2010Seminar Tugas Akhir dan Sidang Sarjana, Program Studi Kimia, 2010

35 Karakterisasi: Fluoresensi Mei 2010Seminar Tugas Akhir dan Sidang Sarjana, Program Studi Kimia, 2010

36 Karakterisasi: Fluoresensi Puncak pada panjang gelombang 546 nm Warna fluoresensi: hijau Molekul ini jika digunakan dalam OLED maka akan dapat berpendar mengeluarkan warna hijau, salah satu dari warna utama RGB (Red Green Blue) Mei 2010Seminar Tugas Akhir dan Sidang Sarjana, Program Studi Kimia, 2010

37 Karakterisasi: Spektroskopi IR Mei 2010Seminar Tugas Akhir dan Sidang Sarjana, Program Studi Kimia, 2010

38 Analisis Spektrum IR Beberapa serapan yang khas: ▫ν (C=N): 1612,7 cm -1 ▫ν (O-H): 3733 cm Mei 2010Seminar Tugas Akhir dan Sidang Sarjana, Program Studi Kimia, 2010

39 Karakterisasi: Spektroskopi Massa Mei 2010Seminar Tugas Akhir dan Sidang Sarjana, Program Studi Kimia, 2010

40 Karakterisasi 1 H NMR Mei 2010Seminar Tugas Akhir dan Sidang Sarjana, Program Studi Kimia, 2010

41 Karakterisasi 1 H NMR Mei 2010Seminar Tugas Akhir dan Sidang Sarjana, Program Studi Kimia, 2010

42 Karakterisasi 13 C NMR Mei 2010Seminar Tugas Akhir dan Sidang Sarjana, Program Studi Kimia, 2010

43 43 25 Mei 2010Seminar Tugas Akhir dan Sidang Sarjana, Program Studi Kimia, 2010

44 Kesimpulan Senyawa target berhasil disintesis dengan rendemen 94,27% dan titik leleh 165 o C Dapat digunakan untuk mensintesis turunan imina Senyawa yang dihasilkan memiliki ikatan rangkap terkonjugasi dan berfluoresensi pada 546 nm Mei 2010Seminar Tugas Akhir dan Sidang Sarjana, Program Studi Kimia, 2010

45 Yang sedang dilakukan.... Perpanjangan rantai senyawa melalui esterifikasi Esterifikasi dilakukan menggunakan asam sinamat Untuk mengatasi kerentanan terhadap termal dan untuk mengubah panjang gelombang fluoresensi ke arah merah Mei 2010Seminar Tugas Akhir dan Sidang Sarjana, Program Studi Kimia, 2010

46 Referensi Kim, Sung Min; Kim, Jin-Soon; Shin, Dong-Myung; Kim, Kwan Young; Ha, Yunkyoung. Synthesis and Application of the Novel Azomethine Metal Complexes for the Organic Electroluminescent Devices Vol. 22, No. 7. Hlm: Bulletin of the Korean Chemical Society. Lee, Moonkwon; Kim, Hyesung; Rhee, Hakjune; Choo, Jaebum. Reaction Monitoring of Imine Synthesis Using Raman Spectroscopy Vol. 24, No. 2. Hlm: Bulletin of the Korean Chemical Society Mei 2010Seminar Tugas Akhir dan Sidang Sarjana, Program Studi Kimia, 2010

47 Referensi Solomons, T. W. Graham; Fryhle, Craig B Organic Chemistry 9 th edition. John Wiley & Sons (Asia) Pte Ltd. Hlm: Silverstein, Robert M.; Francis X. Webster; David J. Kiemle Spectrometric Identification of Organic Compounds 7 th edition. John Wiley & Sons Inc. Hlm: Mei 2010Seminar Tugas Akhir dan Sidang Sarjana, Program Studi Kimia, 2010

48 Referensi Skoog, Douglas A.; F. James Holler; Stanley R. Crouch Principles of Instrumental Analysis 6 th edition. Thomson Brooks/Cole. Hlm: emin/jewell/jewell-sem.pdf; diakses tanggal: 5 February Mei 2010Seminar Tugas Akhir dan Sidang Sarjana, Program Studi Kimia, 2010

49 49 25 Mei 2010Seminar Tugas Akhir dan Sidang Sarjana, Program Studi Kimia, 2010


Download ppt "Sintesis Senyawa Turunan Imina Terkonjugasi yang Berpotensi sebagai Prekursor Senyawa OLED Oleh: Ray Putra Prajnamitra (105 06 016) Pembimbing: Dr. Deana."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google