Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PERSIAPAN MENUJU ELEKTRONIK JURNAL Balai Besar Penelitian Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan Kementerian Kehutanan Yogyakarta, 23 Januari 2014 Pusbindiklat.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PERSIAPAN MENUJU ELEKTRONIK JURNAL Balai Besar Penelitian Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan Kementerian Kehutanan Yogyakarta, 23 Januari 2014 Pusbindiklat."— Transcript presentasi:

1 PERSIAPAN MENUJU ELEKTRONIK JURNAL Balai Besar Penelitian Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan Kementerian Kehutanan Yogyakarta, 23 Januari 2014 Pusbindiklat Peneliti LIPI Komplek Cibinong Science Cneter Jl. Raya Bogor Km. 46 Cibinong – Bogor Telp. (021) Faks. (021) Website:

2 PENGANTAR

3 Abstracting and Indexing (1)

4 Abstracting and Indexing (2)

5 Profile di Google Scholar

6 Statistik Kunjungan

7 Editorial Board

8 Parameter Global untuk Mengukur Reputasi Jurnal Ilmiah IF (Impact Factor) (Thomson Reuters) SJR dan SNIP (Scimago, Scopus) H--‐index (Scimago, Scopus, Google Scholar) i10--‐index (Google Scholar) Number of Published ArFcles per x--‐year Number of Citations per x--‐year % Rejection Rates (informally) Akreditasi Jurnal Ilmiah (A atau B)

9 Pengertian dan Manfaat Elektronik Jurnal (E-Journal)

10 Pengertian e-Journal 10 Pengiriman Penerimaan, Review. Terbit On-line Penulis On-line Pembaca On-line

11 11

12 Kenapa E-Journal

13 Tahapan Penerapan E-Journal

14 14 Tahapan Merancang e-Journal Nama e-journal Cakupan/lingkup/bidang ilmu Personalia pengelola Struktur dan isi (layout, jenis isi, format dokumen, volume/issue, multimedia) Kebijakan peer-review Kebijakan Akses Nama e-journal Cakupan/lingkup/bidang ilmu Personalia pengelola Struktur dan isi (layout, jenis isi, format dokumen, volume/issue, multimedia) Kebijakan peer-review Kebijakan Akses

15 Tahapan Pengadaan Sarpras (1) Nama domain Web-hosting 15 Aspek Teknis

16 Tahapan Pengadaan Sarpras (2) Perangkat lunak (ePublishing systems) Backup data 16 Aspek Teknis Public Knowledge Project- PKP (Open Journal System), DPubS, DPubS ePublishing Toolkit, ePublishing Toolkit GAPworks, GAPworks Hyperjournal, Hyperjournal OpenACS, SOPS, OpenACSSOPS TOPAZ, TOPAZ Scopemed

17 Tahapan Penyediaan Dokumentasi Petunjuk penulisan Petunjuk bagi reviewer Pengiriman naskah Alur pemrosesan naskah 17

18 Tahapan Uji Coba dan Pelatihan Penerapan awal (lakukan Back Issue) Pelatihan berulang ke setiap personel pengelola majalah termasuk Mitra Bestari 18

19 Tahapan Penyebarluasan/Diseminasi Pengurusan ISSN dan DOI Sosialisasi (milist, pengumuman, organisasi profesi, blog) Integrasi dengan ISJD, Portal Garuda, Scopus, Thomson Mengirim ke Google, Yahoo, dll Search Engine Optimation Directory of Open Access Journals 19

20 DOI: Digital Object Identifiers Menyimpan metadata artikel secara permanen termasuk lokasi objek dimana disimpan DOI sistem tidak dibuka secara bebas, hanya organisasi yang Registered atau yang mempunyai kontrak saja yang bisa akses Citation Record and linked melalui CrossReff (h$p://  dideteksi oleh pustakawan, citation index, penerbit  Hanya untuk data elektronik tiap artikel dan tiap jurnals  Alamat DOI tetap (tidak pindah tempat)  Perubahan nama jurnal, server  Dimasukkan oleh Journal Manager pada OJS  BAYAR TAHUNAN KE CROSSREF  Wajib memiliki URL 20

21 Cross Ref (Cited-linking metadata) Reinwardtia Prefix DOI Number: Prefix Suffix DOI : /rein rein = Reinwardtia 2009 = tahun artikel terbit 12 = volume artikel terbit 3 = issue 123 = halaman pertama tiap artikel 21

22 22

23 23 HARGA KONTRAK DOI

24

25 25

26 ebsco

27

28 E-Journal dengan Open Journal System (OJS)

29 Mengapa memilih Open Journal System ? Proses instalasinya lebih mudah dibandingkan sistem jurnal yang lain. Dengan “Open Journal System” dapat menseting website jurnal. Menangani pengiriman naskah melalui mitra bestari (peer review) Dapat melakukan pengeditan, pengelolaan edisi terbitan, pengindeksan dan pencarian. “Open Journal System” berjalan di berbagai platform termasuk Windows, dan tidak tergantung pada server Web, dengan kata lain, ini berjalan baik di Apache atau IIS (Internet Information Service) Salah satu sistem open source yang 80% fiturnya sama dengan sistem elsevier yang berbayar Mendukung export data ke database external (penyedia fasilitas indexing ) 29

30 Impor/Ekspor Data Dalam OJS Mengapa memilih Open Journal System ? (2)

31 1.Dapat Diinstal dan dikontrol secara lokal 2.Editor bisa mengatur kebutuhan (requirements, sections, review process) 3.Tools untuk membaca konten 4.Modul berlangganan dengan opsi untuk akses terbuka pada edisi sebelumnya (Delay temporary access) 5.Pengindeksan lengkap dari konten system menyeluruh; 6.Tersedia tools untuk membaca konten, berdasarkan pilihan; 7.Notifikasi ; 8.Bantuan Koreksi Sitiran 9.COUNTER Statistik, reportasi 10.Pengindeksan lengkap 11.Pendaftaran & pengelolaan seluruh konten secara online (Online submission and management) 12.Pemberitahuan melalui dan fitur komentar untuk pembaca 13.modul Payments 14.Support DOAJ Export data 15.Import Data 16.Interoperabilitas (OAI) 17.Mendukung Search Engine 18.Support DOI Export data Fitur OJS 31

32

33

34

35

36

37

38 Setup, Instalasi, dan Manajemen Software Open Journal System (OJS) di server web How to Manage Journal Website (Basic Setup and Setting of Journal Management) in Open Journal System How to Manage Users (Journal Manager, Editor/Section Editor, Reviewer, Author, Subscriber) in Open Journal System How to Submit and Tracking Manuscript by Online using Open Journal System How to Review Manuscript by Online using Open Journal System How to Manage Online Editorial Works using Open Journal System How to Manage Layout Editing or Proof/Galley Correction using Open Journal System How to Manage Journal Issue Publishing using Open Journal System How to Make Online Back Issues of Journal using Open Journal System How to Manage Digital Object Identifier (DOI) and Exporting XML to be Registered to CrossRef in Open Journal System How to Prepare E-Journal Portal to be Ready for Indexing and Abstracting in DOAJ, EBSCO, Mendeley, CiteULike, and SCOPUS How to Index E-Journal Portal in Google Scholar and Making Journal Citation Tracking in Google Scholar Tahapan Penerapan Open Journal System

39 Manajemen Penerbitan = Proses Produksi Manajemen Penerbitan = Proses Produksi Manajemen Situs = Gedung/ Perusahaan Manajemen Situs = Gedung/ Perusahaan ---- Peran C Peran B Peran A Manajemen Jurnal = Divisi/ Bidang Manajemen Jurnal = Divisi/ Bidang E-Jurnal =Goal 39

40 Manajemen Situs 40 Manajemen Situs = Mengatur Tampilan Dasar Situs

41 41 Manajemen Jurnal

42 42

43 NoPeranDefinisi Peran 1Administratora.bertanggung jawab terhadap situs. b.mengatur tampilan dan konfigurasi situs, c.membuat jurnal. d.Administrator memiliki hak akses tertinggi dari peran yang lain, dan dapat melakukan semua fungsi yang dapat dikerjakan oleh Manajer Jurnal dan Manajer Langganan. 2Manajer Jurnala.bertanggung jawab terhadap situs jurnal. b.mengatur konfigurasi dan tampilan situs jurnal, c.mendaftarkan pengguna, d.membentuk dewan redaksi, hingga membuat laporan. e.Manajer Jurnal merupakan peran dengan tingkat hak akses kedua tertinggi dibawah Administrator, dapat melakukan semua fungsi yang dapat dikerjakan Manajer langganan. 3Manajer Langganan a.bertanggung jawab terhadap keuangan jurnal. b.mengatur konfigurasi berlangganan jurnal, donasi, pembelian artikel dan sistem pembayarannya. Peran dalam Open Journal System (User Management)

44 NoPeranDefinisi Peran 4Editora.bertanggung jawab terhadap proses peer review naskah. b.bertugas menyeleksi naskah yang masuk pertama kali dan kemudian menentukan editor bagian yang tepat untuk menangani naskah tersebut. c.Berperan dalam membuat terbitan dan menentukan apakah suatu naskah layak diterbitkan juga menentukan jadwal penerbitan naskah tersebut. Dalam proses penerbitan, editor merupakan peran tertinggi yang dapat melakukan semua fungsi yang dapat dikerjakan oleh Editor Bagian, Copy Editor, Editor Layout, dan Proofreader. 5Editor Bagian a.bertanggung jawab terhadap kesesuaian bidang ilmu naskah, b.menentukan reviewer yang tepat untuk mereview naskah tersebut. c. Merupakan peran tertinggi kedua dibawah Editor karena sebelum naskah diberikan ke Editor untuk finalisasi, seluruh proses peer review harus melalui Editor Bagian terlebih dahulu. 6Reviewera.bertanggung jawab terhadap review naskah b.bertugas memberikan rekomendasi mengenai naskah sebagai acuan Editor dalam menentukan keputusan. Naskah yang sudah direview dikirimkan kembali ke Editor Bagian untuk ditentukan apakah naskah layak diteruskan ke proses peer review selanjutnya, atau memerlukan revisi, ataupun ditolak. Dalam IOJS, proses review dapat dilakukan dengan sistem blind review single dan double, yaitu baik penulis maupun reviewer tidak saling mengetahui. Peran dalam Open Journal System (User Management): 2

45 NoPeranDefinisi Peran 7Copy Editora.bertanggung jawab terhadap tata bahasa. b.bertugas mengoreksi besar kecil huruf, kesalahan pengetikan, tanda baca dan logika bahasa. Hasil koreksi copyedit dikirimkan ke Penulis untuk dikoreksi lebih lanjut oleh Penulis apakah dengan adanya koreksi tata bahasa, makna/kandungan dari kalimat yang diutarakan Penulis ikut berubah atau tidak. Setelah koreksi dari Penulis, naskah dikirim kembali ke Copy Editor untuk dikoreksi kembali. Kemudian naskah dilanjutkan ke proses layoutedit. 8Layout Editora.bertanggung jawab terhadap layout dan galley naskah. b.Naskah dikoreksi kembali layout/tata letaknya kemudian ditentukan galley/format naskah yang dapat dilihat secara teks penuh dan dapat diunduh oleh pembaca. 9Proofreadera.bertanggung jawab terhadap finalisasi naskah. b.Proofreader harus mengkoreksi ulang secara keseluruhan demi kesempurnaan naskah sebelum diterbitkan. Proofreader sebaiknya terdiri dari Editor, Editor Bagian, Copy Editor dan Editor Layout atau paling tidak seorang diantaranya atau orang yang mengerti sedikit banyak tentang tugas peran-peran tersebut. 10PenulisBertanggung jawab mengirimkan naskah dan merevisi naskah sesuai dengan koreksi yang diberikan ditiap proses penerbitan. 11PembacaPeran untuk khalayak umum diluar pengelola situs dan jurnal. Pembaca dapat membaca abstrak artikel, membaca teks penuh ataupun dapat mengunduh atrikel sesuai dengan hak akses yang diterapkan oleh pengelola jurnal. Peran dalam Open Journal System (User Management): 3

46 Tahapan Penerbitan Jurnal dalam Open Journal Systems 1. Penerimaan Naskah 2. Distribusi Naskah 3.Pemeriksaan Naskah 4. Penyuntingan Naskah 5. Penerbitan Jurnal Penulis : 1.Lengkapi persyaratan pengiriman 2.Unggah naskah dan berkas pendukung 3.Isi metadata penulis dan naskah 4.Konfirmasi pengiriman Penulis : 1.Lengkapi persyaratan pengiriman 2.Unggah naskah dan berkas pendukung 3.Isi metadata penulis dan naskah 4.Konfirmasi pengiriman Editor : 1.Terima naskah 2.Periksa kelengkapan syarat naskah 3.Menunjuk Editor Bagian Editor : 1.Terima naskah 2.Periksa kelengkapan syarat naskah 3.Menunjuk Editor Bagian Editor Bagian : 1.Unggah naskah yang telah dihilangkan nama penulisnya (blind reviewer) 2.Menunjuk Reviewer 3.Memilih formulir review yang sesuai dengan kategori naskah Editor Bagian : 1.Unggah naskah yang telah dihilangkan nama penulisnya (blind reviewer) 2.Menunjuk Reviewer 3.Memilih formulir review yang sesuai dengan kategori naskah Reviewer : 1.Setuju/tidak setuju untuk mereview 2.Unduh naskah 3.Review Naskah 4.Masukkan data hasil review di formulir review 5.Unggah naskah hasil review 6.Kirim rekomendasi hasil review Reviewer : 1.Setuju/tidak setuju untuk mereview 2.Unduh naskah 3.Review Naskah 4.Masukkan data hasil review di formulir review 5.Unggah naskah hasil review 6.Kirim rekomendasi hasil review Editor Bagian : 1.Lihat data hasil review dan rekomendasi Reviewer 2.Pilih keputusan editor 3.Beritahu keputusan editor kepada Penulis 4.Unggah naskah yang perlu di revisi Editor Bagian : 1.Lihat data hasil review dan rekomendasi Reviewer 2.Pilih keputusan editor 3.Beritahu keputusan editor kepada Penulis 4.Unggah naskah yang perlu di revisi Penulis : 1.Unduh naskah yang perlu di revisi 2.Unggah naskah yang telah di revisi Penulis : 1.Unduh naskah yang perlu di revisi 2.Unggah naskah yang telah di revisi Editor Bagian : 1.Unggah naskah untuk tahap editing 2.Menunjuk Copy Editor Editor Bagian : 1.Unggah naskah untuk tahap editing 2.Menunjuk Copy Editor Copy Editor : 1.Unduh naskah dari Editor Bagian 2.Unggah naskah hasil copyedit awal 3.Beritahu Penulis hasil copyedit awal Copy Editor : 1.Unduh naskah dari Editor Bagian 2.Unggah naskah hasil copyedit awal 3.Beritahu Penulis hasil copyedit awal Penulis : 1.Unduh naskah hasil copyedit awal 2.Unggah naskah untuk hasil copyedit penulis Penulis : 1.Unduh naskah hasil copyedit awal 2.Unggah naskah untuk hasil copyedit penulis Copy Editor : 1.Unduh naskah hasil copyedit penulis 2.Unggah naskah hasil copyedit akhir Copy Editor : 1.Unduh naskah hasil copyedit penulis 2.Unggah naskah hasil copyedit akhir Editor Bagian : 1.Pilih jadwal penerbitan untuk naskah 2.Menunjuk Layout Editor Editor Bagian : 1.Pilih jadwal penerbitan untuk naskah 2.Menunjuk Layout Editor Layout Editor : 1.Unduh naskah untuk layoutedit 2.Unggah naskah hasil layoutedit dan naskah dengan format galley yang ditentukan Layout Editor : 1.Unduh naskah untuk layoutedit 2.Unggah naskah hasil layoutedit dan naskah dengan format galley yang ditentukan Editor : 1.Pilih edisi yang akan diterbitkan 2.Arsipkan naskah yang tidak diterbitkan Editor : 1.Pilih edisi yang akan diterbitkan 2.Arsipkan naskah yang tidak diterbitkan Penulis : 1.Melihat naskah yang telah diterbitkan di jendela Arsip Penulis : 1.Melihat naskah yang telah diterbitkan di jendela Arsip Pembaca : 1.Melihat daftar isi edisi sekarang 2.Melihat abstrak 3.Mengunduh fulltext Pembaca : 1.Melihat daftar isi edisi sekarang 2.Melihat abstrak 3.Mengunduh fulltext Editor Bagian : 1.Menunjuk Penulis, Proofreader dan Layout Editor untuk melakukan proofreading Editor Bagian : 1.Menunjuk Penulis, Proofreader dan Layout Editor untuk melakukan proofreading

47 Kelengkapan Penerapan E-Journal

48 “Penulisan referensi masih dilakukan secara manual, banyak yang belum tahu bahwa saat ini banyak aplikasi referensi bisa diperoleh gratis” Penggunaan Aplikasi Referensi

49 49

50 PERKEMBANGAN TERBITAN BERKALA ILMIAH INDONESIA DIKANCAH GLOBAL

51 Posisi Publikasi Ilmiah Indonesia dikancah Global (1)

52 Posisi Publikasi Ilmiah Indonesia dikancah Global (2)

53 Posisi Publikasi Ilmiah Indonesia dikancah Global (3)

54 Dari 109 Jurnal Terindeks hanya 6 MI dari Lembaga Litbang Terakreditasi LIPI Posisi Publikasi Ilmiah Indonesia dikancah Global (3) NoISSNNama JurnalPenerbit Atom IndonesiaCenter for Development of Nuclear Informatics, National Nuclear Energy Agency (BATAN) Mechatronics, Electrical Power, and Vehicular Technology Indonesian Institute of Sciences X Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan Media of Health Research and Development Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Bulletin of Health ResearchBadan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Aspirator : Journal of Vector Borne Diseases Studies Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Jurnal Penelitian Gizi dan Makanan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan

55 Jurnal terbitan Indonesia yang terindeks di Scopus per Januari 2014 Posisi Publikasi Ilmiah Indonesia dikancah Global (4) NoJournal TitleISSNCoverageStatus 1Acta medica Indonesiana ongoingActive 2Agrivita ongoingActive 3Biotropia ongoingActive 4Bulletin of Chemical Reaction Engineering and Catalysis ongoingActive 5Critical Care and Shock ongoingActive 6Gadjah Mada International Journal of Business ongoingActive 7Indonesian Journal of Chemistry ongoingActive 8Indonesian Journal of Geography , , , Inactive 9Indonesian Quarterly , , 1979, 1977 Inactive 10International Journal of Technology ongoingActive 11International Journal on Electrical Engineering and Informatics ongoingActive 12ITB Journal of Engineering Science ongoingActive 13ITB Journal of Information and Communication Technology ongoingActive 14ITB Journal of Science ongoingActive 15Nutrition Bulletin ongoingActive

56 TERIMA KASIH


Download ppt "PERSIAPAN MENUJU ELEKTRONIK JURNAL Balai Besar Penelitian Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan Kementerian Kehutanan Yogyakarta, 23 Januari 2014 Pusbindiklat."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google