Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

IMO MODEL COURSE 7.04 FUNCTION ; MAINTENANCE AND REPAIR AT THE OPERATIONAL LEVEL KOMPETENSI : Menggunakan peralatan pabrikasi dan peralatan untuk keperluan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "IMO MODEL COURSE 7.04 FUNCTION ; MAINTENANCE AND REPAIR AT THE OPERATIONAL LEVEL KOMPETENSI : Menggunakan peralatan pabrikasi dan peralatan untuk keperluan."— Transcript presentasi:

1 IMO MODEL COURSE 7.04 FUNCTION ; MAINTENANCE AND REPAIR AT THE OPERATIONAL LEVEL KOMPETENSI : Menggunakan peralatan pabrikasi dan peralatan untuk keperluan perbaikan yang lazim dipakai di kapal. TUJUAN : Agar Peserta diklat Mampu memakai alat-alat kerja tangan, alat-alat kerja tangan yang memakai mesin dan mesin-mesin kerja pabrikasi, Mengetahui unsur-unsur material dan parameter yang sesuai untuk pekerjaan pabrikasi dan perbaikan sistem dan komponen permesinan; Mampu menerapkan keselamatan kerja di lingkungan bengkel

2

3 CHAIRUL ANDRIAN Jakarta Merchant Marine College

4

5 Pengertian Mesin Gerinda Mesin gerinda disebut juga mesin asah yang berguna untuk menajamkan atau mengasah pisau dan pahat-pahat mesin perkakas termasuk juga mata bor serta untuk mengasah berbagai macam bentuk benda kerja CHAIRUL ANDRIAN Jakarta Merchant Marine College

6 Bagian2x konstruksi mesin gerinda 1.Batu gerinda 2.Bantalan 3.Tempat air pendingin 4.Motor 5.Gelas kaca pengaman CHAIRUL ANDRIAN Jakarta Merchant Marine College

7 Jenis-jenis mesin gerinda 1. Mesin gerinda datar. 2. Mesin gerinda bundar 3. Mesin gerinda profil 4. Mesin gerinda perkakas 5. Mesin gerinda potong CHAIRUL ANDRIAN Jakarta Merchant Marine College

8 Petunjuk cara mengerinda 1.menggerinda dilakukan pada bagian tebal batu gerinda, bukan pada bagian sisinya, berbahaya sekali jika menggerinda pada bagian sisi sebab Benda kerja tidak terletak atau tidak ditahan oleh penahan sehingga kemungkinan besar benda kerja akan terbawa oleh putaran batu gerinda yang tinggi: Tangan bisa terkena batu gerinda jika kurang hati-hati Batu gerinda akan tidak rata bagian sisinya dan menipis, jika batu gerinda tipis akan mudah pecah 2. Benda kerja disandarkan pada alat penahan hingga keadaannya stabil dan tidak mungkin terbawa putaran batu gerinda CHAIRUL ANDRIAN Jakarta Merchant Marine College

9 3. Penggerindaan tidak boleh pada satu tempat saja melainkan harus berpindah-pindah (digeser-geserkan) pada bagian tebal batu gerinda, hal ini untuk menjaga agar batu gerinda tetap rata, jika permukaan batu gerinda tidak rata maka hasilnya tidak akan baik terutama pada bidang asah yang lebar. 4.Kedudukan badan yang menggerinda berbeda dengan kedudukan badan pada waktu mengikir atau menggergaji, diwaktu menggerinda badan kita harus tegak tidak condong ke muka, kepala menunduk dan mata tertuju kepada bagian benda yang diasah, kedua kaki harus berdiri sejajar dengan tekanan yang sama. 5.Benda yang diasah jangan sarnpai menjadi biru atau merah, terutama untuk alat-alat potong misalnya bor, pahat dan lain-lain, hal mi dapat mengubah kekerasan benda tersebut sehingga menjadi lembek; 6. Tekanan harus ringan agar benda yang diasah tidak cepat panas dan Iebih terkontrol asahannya, batu gerinda tidak cepat aus dan beban motor tidak besar. CHAIRUL ANDRIAN Jakarta Merchant Marine College

10 Langkah2x mengasah mata bor 1.Pegang tangkai bor dengan tangan kanan dan ditahan oleh tangan kiri 2.Letakkan jari-jari tangan kiri untuk menahan bor di atas penahan, penahan harus sedikit berada di bawah senter 3.Usahakan garis senter dan bor membuat sudut 59 derajat de ngan sumbu roda gerinda, singgungkan sudut sayat pada roda gerinda kira-kira pada posisi mendatar 4.Gunakan tangan kiri sebagai titik poros dan tekan perlahan-lahan sampai sudut sayat dicapai 5.Ulangi gerakan-gerakan ini sehingga bibir-bibir potongnya tajam 6.Periksa sudut mata bor setiap saat dengan mengunakan mal bor CHAIRUL ANDRIAN Jakarta Merchant Marine College

11

12

13 Hal2x yang harus diperhatikan dalam mengasah pahat 1.Perhatikan bentuk dan besar sudut mata pemotong pahat 2.Pergunakan batu gerinda yang halus 3.Bantalan pahat hendaknya disetel sedekat mungkin 4.Penekanan pahat harus disesuaikan 5.Celupkan kedalam air secara teratur 6.Gunakan kaca mata & kaca pengaman CHAIRUL ANDRIAN Jakarta Merchant Marine College

14 Hal2x yang harus diperhatikan dalam memilih batu gerinda 1.Jenis pengerindaan 2.Material bahan yang digerinda 3.Jenis pengasah & perekat 4.Banyaknya bahan 5.Hasil Akhir yg diinginkan 6.Busur singgungan 7.Kecepatan roda gerinda 8.Kecapatan benda kerja 9.Kondisi Mesin 10.Struktur batu gerindaq CHAIRUL ANDRIAN Jakarta Merchant Marine College

15 Cara mengatur keseimbangan ( balance) batu gerinda 1.Pasangkan batu gerinda pada mesin 2.Lepaskan beban keseimbangan 3.Bersihkan bagian sudut luar & dalam 4.Tempatkan gerinda pada spindel & dikeraskan 5.Ikatkan mur pengunci berlawanan arah jarum jam 6.Pasangkan ring penahan batu gerinda 7.Putar batu gerinda dan biarkan mesin berputar sampai putaran normal 8.Ratakan permukaan batu gerinda 9.Bila diameter lebih besar 10 derajat haluskan bagian sisinya 10.Pergunakan dresser diamond dgn pemakanan halus CHAIRUL ANDRIAN Jakarta Merchant Marine College

16 Jakarta Merchant Marine College Evaluasi 1.Tuliskan bagian-bagian dari mesin gerinda dan fungsinya ! 2. Tuliskan macam-macam dari mesin gerinda ! 3. Tuliskan langkah-langkah mengerinda pada benda kerja ! 4. Tuliskan langkah-langkah mangasah mata bor pada mesin gerinda ! 5. Tuliskan hal-hal yang harus diperhatikan dalam memilih batu gerinda !

17 Thank you for your kind attention Thank you for your kind attention )


Download ppt "IMO MODEL COURSE 7.04 FUNCTION ; MAINTENANCE AND REPAIR AT THE OPERATIONAL LEVEL KOMPETENSI : Menggunakan peralatan pabrikasi dan peralatan untuk keperluan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google