Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PUBLIC LIBRARY: TANTANGAN DAN PELUANG Sri Rohyanti Zulaikha Diselenggarakan dalam rangka kegiatan Seminar Kepustakawanan dengan tema.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PUBLIC LIBRARY: TANTANGAN DAN PELUANG Sri Rohyanti Zulaikha Diselenggarakan dalam rangka kegiatan Seminar Kepustakawanan dengan tema."— Transcript presentasi:

1 PUBLIC LIBRARY: TANTANGAN DAN PELUANG Sri Rohyanti Zulaikha Diselenggarakan dalam rangka kegiatan Seminar Kepustakawanan dengan tema “Revitalisasi Layanan Perpustakaan” oleh BPAD DIY Selasa, 12 Agustus 2014 di Hotel Santika Yogyakarta 1

2 Perpustakaan umum Perpustakaan yang diselenggarakan oleh dana umum dengan tujuan melayani umum. (Sulistyo-Basuki, 1993:46) 2

3 Perpustakaan umum adalah perpustakaan yang diperuntukkan bagi masyarakat luas sebagai sarana pembelajaran sepanjang hayat tanpa membedakan umur, jenis kelamin, suku, ras, agama, dan status sosial-ekonomi (uu perpustakaan 43 tahun 2007) 3

4 Perpustakaan Umum menurut Reitz (2004) adalah “A library Or library system that provides unrestricted acces and services free of channge to all the resident of given community, distric, or goegrapic region, supported wholly or in part by publics fund”. 4

5 Ciri-ciri perpustakaan umum Terbuka untuk umum=terbuka bagi siapapun tanpa memandang jenis elamin, agama, ras, keerccayaan, usia, pandangan politik dan pekerjaan. Dibiayai oleh dana umum=daya umum adalah dana yang berasal dari masyarakat. Jasa yang diberikan pada hakekatnya bersifat cuma-cuma=jasa yang diberikan mencakup jasa referal artinya jasa memberikan informasi, peminjaman, konsultasi studi. Keanggotaan bersifat cuma-cuma. 5

6 Perpustakaan umum amat penting bagi kehidupan kultural dan kecerdasan bangsa, karena perpustakaan umum merupakan satu-satunya pranta kepustakawanan yang dapat diraih umum. 6

7 Maka, saking pentingnya, Unesco mengeluarkan manifesto perpustakaan umum pada tahun Manifesto Perpustakaan Umum Unesco menyatakan bahwa perpustakaan umum mempunyai 4 tujuan utama: 7

8 Manifesto Perpustakaan Umum Unesco menyatakan bahwa perpustakaan umum mempunyai 4 tujuan utama : 1. Memberikan kesempatan bagi umum untuk membaca bahan pustaka yang dapatmembantu meningatkan mereka kearah kehidupan yang lebih baik 2. Menyediakan sumber informasi yang cepat, tepat, dan murah bagi masyarakat, terutama informasi mengenai topik yang berguna bagi mereka dan yang sedang hangat dalam kalangan masyarakat 8

9 3. Membantu warga untuk mengembangkan kemampuan yang dimilikinya sejauh dapat dikembangkan dengan bantuan bahan pustaka, atau sebagai pendidikan berkesinambungan/pendidikan seumur hidup. 4. Bertindak sebagai agen kultural, artinya perpustakaan umum merupakan pusat utama kehidupan budaya bagi masyarakat sekitarnya. 9

10 Perpustakaan umum bertugas menumbuhkan apresiasi budaya masyarakat sekitar dengan cara menyelenggarakan pameran budaya, ceramah, pemutaran film dan penyediaan informasi yang dapat meningkatkan keikutsertaam, kegemaran dan apresiasi masyarakat terhadap segala bentuk seni budaya. 10

11 Kelompok perpustakaan umum: 1. Perpustakaan propinsi 2. Perpustakaan umum kotamadya 3. Perpustakaan umum kabupaten 4. Perpustakaan umum kecamatan 5. Perpustakaan umum desa 6. Perpustakaan umum untuk anggota masyarakat yang memerlukan media khusus (mis. Perpustakaan untuk tunanetra) 7. Perpustakaan umum untuk anggota masyarakat yang memerlukan bacaan khusus karena faktor usia, mis. Perpustakaan anak, perpustakaan remaja 8. Perpustakaan keliling 11

12 Obyek dari perpustakaan umum a. Pendidikan=bertugas memelihara dan menyediakan sarana untuk pengembangan perorangan/kelompok pada semua tingkat kemampuan pendidikan b. Informasi=menyediakan kemudahan bagi pemustaka berupa akses yang cepat terhadap informasi yang tepat c. Kebudayaan=pusat kehidupan kebudayaan dan secara aktif mempromoskan partisipasi dan apresiasi semua bentuk seni d. Rekreasi= pendorong secara aktif rekreasi dan waktu senggang dengan penyediaan bahan pustaka 12

13 Fungsi perpustakaan umum Perpustakaan Umum sebagai tempat pembelajaran seumur hidup (life-long learning). Di Perpustakaan Umum, orang diajak untuk terbuka wawasannya, mampu berpikir kritis, mampu mencermati berbagai masalah bersama dan kemudian bersama-sama dengan anggota komunitas yang lain mencarikan solusinya. 13

14 Perpustakaan Umum sebagai katalisator perubahan budaya.budaya Perubahan perilaku masyarakat pada hakikatnya adalah perubahan budaya masyarakat.Perpustakaan Umum merupakan tempat strategis untuk mempromosikan segala perilaku yang meningkatkan produktifitas masyarakat. 14

15 Perpustakaan Umum sebagai agen perubahan sosial.sosial Perpustakaan Umum sangat strategis dijadikan tempat anggota komunitas berkumpul dan mendiskusikan beragam masalah sosial yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. 15

16 Fungsi perpustakaan umum berikutnya adalah melakukan kemas ulang informasi, kemudian memberikan kepada para pengambil keputusan sebagai masukan dari masyarakat.informasi 16

17 Dalam uup pasal 22 (1) Perpustakaan umum diselenggarakan oleh Pemerintah, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, kecamatan, dan desa, serta dapat diselenggarakan oleh masyarakat. (2) Pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota menyelenggarakan perpustakaan umum daerah yang koleksinya mendukung pelestarian hasil budaya daerah masing-masing dan memfasilitasi terwujudnya masyarakat pembelajar sepanjang hayat. (3) Perpustakaan umum yang diselenggarakan oleh Pemerintah, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan mengembangkan sistem layanan perpustakaan berbasis teknologi informasi dan komunikasi. (4) Masyarakat dapat menyelenggarakan perpustakaan umum untuk memfasilitasi terwujudnya masyarakat pembelajar sepanjang hayat. (5) Pemerintah, pemerintah provinsi, dan/atau kabupaten/kota melaksanakan layanan perpustakaan keliling bagi daerah yang belum terjangkau oleh layanan perpustakaan menetap. 17

18 PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 24 TAHUN 2014 TENTANG PELAKSANAAN UNDANG-UNDANG NOMOR 43 TAHUN 2007 TENTANG PERPUSTAKAAN, pasal 80, 81, 82 Pasal 80 Penyelenggara perpustakaan pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota berkewajiban untuk: a. menjamin penyelenggaraan dan pengembangan perpustakaan di daerah; b. menjamin ketersediaan layanan perpustakaan secara merata di wilayah masing-masing; c. menjamin kelangsungan penyelenggaraan dan pengelolaan perpustakaan sebagai pusat sumber belajar masyarakat; d. menggalakkan promosi gemar membaca dengan memanfaatkan perpustakaan; e. memfasilitasi penyelenggaraan perpustakaan di daerah; dan f. menyelenggarakan dan mengembangkan perpustakaan umum daerah berdasarkan kekhasan daerah sebagai pusat penelitian dan rujukan tentang kekayaan budaya daerah di wilayahnya yang koleksinya mendukung pelestarian hasil budaya daerah masing-masing dan memfasilitasi terwujudnya masyarakat pembelajar sepanjang hayat. 18

19 Tujuan Perpustakaan Umum Tujuan umum perpustakaan adalah membina dan mengembangkan kebiasaan membaca dan belajar sebagai suatu proses yang berkesinambungan seumur hidup serta kesegaran jasmani dan rohani masyarakat berada dalam jangkauan layanan, sehingga berkembang daya kreasi dan inovasinya bagi peningkatan martabat dan produktivitas setiap warga masyarakat secara menyeluruh dalam menunjang pembangunan nasional. (Buku Panduan Penyelenggaraan Perpustakaan Umum,1992 : 6)Buku Panduan Penyelenggaraan Perpustakaan Umum 19

20 Perpustakaan umum di diy Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta [BPAD] Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Yogyakarta [KAPD Kota Yogyakarta] Perpustakaan Daerah Kabupaten Sleman Perpustakaan Umum Daerah Kulon Progo Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Gunungkidul Perpustakaan Umum Kabupaten Bantul 20

21 Terdapat 438 perpustakaan desa di DIY TBM. Di Indonesia ada di DIY ada 349. Di Sleman ada 73. Di Yoya ada 200. Di Bantul ada 30. Di GK ada 24. Di KP ada 22 Asosiasi di masyarakat. IPI, GPMB, FPSI, FPPTI, IGPM, HIMPUSMA, ATPUSI, APPTS DIY, IPD, IPTI, IPPK, FORKOMPASITA, TBM, DP. FPPTM, dll 21

22 Catatan: Perpustakaan Umum menurut Reitz (2004) adalah “A library Or library system that provides unrestricted acces and services free of channge to all the resident of given community, distric, or goegrapic region, supported wholly or in part by publics fund”. Dalam pengelompokan perpustakaan, taman bacaan masyarakat tergolong dalam Perpustakaan Umum. 22

23 Data Penduduk dan Penduduk Usia Sekolah di Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2013/2014 NoNo Kab./KotaJumlah seluruhnya Usia Usia Usia Bantul Sleman Gunungkidul Kulon Progo Yogyakarta D I Y

24 Data jumlah sekolah di DIY tahun 2013/2014 N o. Kab./KotaTKSDSMPSMASMKSLB 1.Bantul Sleman Gunungkidul Kulon Progo Yogyakarta D I Y

25 Jumlah Madrasah di DIY tahun 2013/2014 No. Kab./KotaRAMIMTsMA 1.Bantul Sleman Gunungkidul Kulon Progo Yogyakarta3278 D I Y

26 Data Perguruan Tinggi di DIY 2013/2014 JenisPTNPTSJumlah Universitas4812 Institut145 Sekolah Tinggi44650 Politeknik178 Akademi24244 Jumlah

27 Data PNF, Pemuda, dan Olahraga tahun 2013/ Keaksaraan Fungsional1974orang 2.Kejar Paket A0orang 3.Kejar Paket B7252orang 4.PKBM284lembaga 5.TBM274lembaga 6.PAUD3159lembaga 27

28 Rata-rata jumlah pemustaka berdasarkan lokasi perpustakaan sumber : hasil penelitian/kajian pemetaan pemustaka Perpustakaan Desa/Kelurahan, BPAD DIY 2012 Kabupaten/Ko ta NJumlah PemustakaProsentase Pengunjuk – jml penduduk AnggotaPengunjungPeminjam Bantul ,25% Gunungkidul ,10% Kulonprogo ,95% Sleman ,29% Yogyakarta T o t a l ,06% N= sampel perpustakaan 28

29 Data bantuan Perpustakaan Desa/Kelurahan s.d. Februari 2014 N o. Kabupaten/KotaJumlah Kec Jumlah Desa/Kel Sudah dibantu Prosentase 1.Kota Yogyakarta % 2.Bantul % 3.Kulon Progo ,68% 4.Gunung Kidul ,39% 5.Sleman ,74% J u m l a h ,37% 29

30 Jumlah perpustakaan desa berdasarkan SDM Kabupate n/Kota SDM Pengelola (orang) > 10Total Bantul Gunungkid ul Kulonprog o Sleman Yogyakarta T o t a l

31 Deskripsi data kunjungan ke perpustakaan per-minggu berdasarkan kelompok usia Kelompok usiaNRata-rataSd Jam baca per minggu 5 – 10 tahun417,75,25 11 – 15 tahun419,99,04 16 – 19 tahun168,17,03 20 – 30 tahun516,56,28 31 – 40 tahun637,27,49 41 – 52 tahun587,06,03 > 52 tahun286,14,73 T o t a l2987,46,77 Kunjungan ke perpustakaan per-minggu 5 – 10 tahun413,92,15 11 – 15 tahun412,81,89 16 – 19 tahun163,71,30 20 – 30 tahun512,51,68 31 – 40 tahun632,61,91 41 – 52 tahun581,91,77 > 52 tahun282,61,73 T o t a l2982,71,92 31

32 Jam membaca dan kunjungan per-minggu berdasarkan pekerjaan PekerjaanNMeanSd Jam baca per minggu Perangkat desa746,76,83 Pensiunan69,86,82 Mahasiswa1112,39,24 Siswa958,97,38 Ibu rumah tangga214,04,00 PNS106,33,77 Petani96,65,39 Swasta496,45,95 Guru412,811,44 Buruh84,92,47 T o t a l2877,46,77 Kunjungan ke perpustakaan per-minggu Perangkat desa742,41,72 Pensiunan62,30,82 Mahasiswa112,71,42 Siswa953,42,00 Ibu rumah tangga212,42,33 PNS102,31,89 Petani91,81,30 Swasta492,51,96 Guru43,54,04 Buruh82,31,39 T o t a l2872,71,92 32

33 Deskriptif data jumlah jam membaca dan kunjungan ke perpustakaan per-minggu berdasarkan pendidikan PendidikanNMeanSd Jam baca per- minggu SD656,95,34 SLTP389,49,21 SLTA1427,06,56 Diploma225,43,87 Sarjana319,57,84 T o t a l2987,46,77 Kunjungan perpustakaan per-minggu SD653,62,11 SLTP382,51,84 SLTA1422,41,78 Diploma222,41,65 Sarjana312,81,92 T o t a l2982,71,92 33

34 Deskriptif data kunjungan ke perpustakaan per-minggu berdasarkan kelompok jarak rumah ke perpustakaan Kelompok jarakNRata-rataSd Kunjungan ke perpustakaan per-minggu 0 – 200 meter723,62, – 500 meter632,61,89 0,5 – 1 km712,41,70 1,1 – 2 km582,61,57 2,1 – 5 km301,81,19 > 5 km41,81,50 T o t a l2982,71,92 34

35 Deskriptif jenis buku yang dibaca berdasarkan Kabupaten/Kota Jenis bukuBant ul Gunu ngkid ul Kulonpro go Slema n Yogyakar ta Total Umum Filsafat & Psikologi Agama Ilmu sosial Bahasa Sains & Matematika Teknologi Kesenian Sastra Sejarah & Geografi

36 Deskriptif sumber informasi selain buku berdasarkan Kabupaten/Kota BantulGunungki dul Kulonpro go Slema n Yogyakar ta Total Koran Majalah Jurnal Televisi Radio Internet

37 Data pengunjung Perpustakaan BPAD DIY tahun 2013 BulanPengunjung PelajarMahasiswaUmum Januari Pebruari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober Nopember Desember

38 Data Koleksi Perpustakaan BPAD Sebelum opnameSetelah dilakukan stok opname HilangSaat ini (th.2014) judul buku 38

39 MDGs Indonesia termasuk salah satu dari 192 negara anggota PBB yang bersepakat untuk bersama-sama berusaha mencapai 8 (delapan) goal atau tujuan pada tahun 2015 yang dikenal sebagai Millennium Development Goals (MDGs) atau Tujuan Pembangunan Milenium. Sumber: Harkrisyati kamil, 5 november 2013 dalam Berbagi Gagasan Revitalisasi Peran Perpustakaan Umum di Indonesia dalam Pembangunan Masyarakat Di Era Digital 39

40 Seperti diketahui bersama, 8 (delapan) sasaran yang dimaksud adalah: Menghapuskan kemiskinan yang ekstrim dan kelaparan; Memenuhi kebutuhan pendidikan dasar; Mempromosikan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan; Mengurangi angka kematian anak; Meningkatan kualitas kesehatan ibu; Memberantas HIV/AIDS, malaria, dan beragam penyakit lainnya; Menjamin keberlanjutan lingkungan hidup; Mengembangkan kemitraan global untuk pembangunan. Terkait hal itulah, IFLA menyerukan agar para pemangku kepentingan (stakeholders) melibatkan perpustakaan dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Sumber: Harkrisyati kamil, 5 november 2013 dalam Berbagi Gagasan Revitalisasi Peran Perpustakaan Umum di Indonesia dalam Pembangunan Masyarakat Di Era Digital 40

41 Isu hangat DIY Di diy sedang ada program pengentasan kemiskinan, difokuskan ke 19 kantong2 kemiskinan, yaitu didasarkan pada capaian Millenium Development Goals (MDG’s) 2013 dari bappeda diy 41

42 Focus Penanganan Kemiskinan 42 Menurunkan jumlah penduduk misikin Menurunkan jumlah penduduk misikin Permodalan Untuk UMKM Permodalan Untuk UMKM Program KB Pemberian subsidi & bansos Pemberian subsidi & bansos Infra struktur dasar Infra struktur dasar Pemberdayaan masyarakat Pemberdayaan masyarakat Stabilisasi harga (inflasi Stabilisasi harga (inflasi Kegiatan langsung Kegiatan Tdk langsung Produktivitas Daya beli masy. Aksesibilitas Akses pasar Pengendalian Pertumbuhan

43 KULON PROGO: 1.Pengasih 2.Sentolo 3.Wates SLEMAN: 1.Sleman 2.Seyegan 3.Gamping 4.Mlati 5.Prambanan GUNUNGKIDU L: 1.Playen 2.Semin 3.Gedangsari BANTUL: 1.Pandak 2.Kasihan 3.Sewon 4.Banguntapan 5.Bambang Lipuro 6.Bantul Titik-titik Kantong Kemiskinan di Provinsi DIY yang menjadi Sasaran Pembangunan Lintas Sektor Tahun 2015 KOTA YOGYA: 1.Tegalrejo 2.Umbulharjo 43

44 Peluang dan tantangan Sdm Manajemen pengelolaan Infra struktur Dana Pemustaka Teknologi informasi Partisipasi masyarakat 44

45 Diy sebagai city heritage, seperti Kyotonya Jepang yaitu kota budaya dalam konteks modernitas Perpustakaan mengambil peran disini untuk ikut mengelola dan menyajikan informasi Perpustakaan bukan hanya menyediakan buku saja Visualisasi manuskrip di DIY 45

46 Ambil peran masing-masing dan, bersinergi Gunakan selalu sumber data, misalnya: 46

47 selesai 47


Download ppt "PUBLIC LIBRARY: TANTANGAN DAN PELUANG Sri Rohyanti Zulaikha Diselenggarakan dalam rangka kegiatan Seminar Kepustakawanan dengan tema."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google