Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

DINAS PERHUBUNGAN PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2013.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "DINAS PERHUBUNGAN PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2013."— Transcript presentasi:

1 DINAS PERHUBUNGAN PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2013

2

3 (kompas.com; 03/09/2011) : Pada 2010 total populasi mobil unit bila dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia 238 juta jiwa. Berarti, satu mobil untuk 12,5 orang. Sedangkan untuk sepeda motor pada tahun 2010 sudah melewati angka 60 juta unit artinya 1 sepeda motor untuk 4 orang (duniaindustri.com; 05/09/2011). Pada tahun 2010 Populasi kendaraan bermotor di dunia yang paling besar berada di Amerika Serikat dengan jumlah 246,56 juta unit, disusul China sebanyak 154,65 juta unit, Jepang 92,49 juta unit, India 76,43 juta unit, Jerman 54,87 juta unit, baru kemudian Indonesia mencapai unit. sedangkan perkembangan penjualan mobil semester I 2011 di Indonesia whole sales (sampai tingkat dealer) mencapai unit, naik 12,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu unit. Penjualan motor di Indonesia naik 12,86% di semester I 2011 dibanding semester I 2011, dari 3,6 juta unit menjadi 4,07 juta unit.

4 Moda Arus Mudik (H-7 S/D H2)Arus Balik (H+1 S/D H+7)Total Angkutan Jalan Angkutan Kereta Api Angkutan Laut Angkutan Penyeberangan Angkutan Udara Sumber: POSKO ANGKUTAN TINGKAT NASIONAL ANGKUTAN LEBARAN TERPADU TAHUN 2011 (1432 H)

5 Penghitungan angka laju kendaraan yang diketahui di pos pengawasan dan pengendalian arus mudik- balik Lebaran Dinas Perhubungan (Dishub) Kab. Bandung hingga h+4 pukul WIB, sebanyak unit kendaraan yang melaju dari arah timur menuju barat. Sedangkan dari arah sebaliknya kurang dari setengahnya. Jumlah tersebut diperkirakan terus meningkat. Data laju kendaraan mudik dari dishub jabar belum di rilis

6 Bandung – Garut - Tasikmalaya – Ciamis 16.Simpang Parakanmuncang Kab. Sumedang. 17.Pasar/Terminal Limbangan Kab. Garut. 18.Pasar Lewo Kab. Garut 19.Pasar Kadungora Kab. Garut 20.Pasar Leles Kab. Garut 21.Pasar/Terminal Malangbong Kab. Garut 22.Simpang Pamoyanan Kab. Tasikmalaya 23.Pasar Singaparna kab. Tasikmalaya Bandung – Sumedang – Cirebon 24.Pasar, terminal Tanjungsari dan persimpangan dari parakanmuncang Kab. Sumedang 25.Pasar dan Simpang Cimalaka Kabupaten Sumedang 26.Simpang Cijelag Kab. Sumedang 27.Pasar Parapatan Rajagaluh Kab. Majalengka 28.Pasar Palimanan Kab. Cirebon Bogor – Cibadak – Sukabumi 9.Pasar/simpang Parungkuda 10.Pasar Cibadak Kab. Sukabumi 11.Pasar Cisaat Kab. Sukabumi Bogor –Puncak –Cianjur – Bandung 1.Simpang Taman Safari kab. Bogor. 2.Pasar Megamendung gadog kab. Bogor 3.Pasar Cipanas kab. Cianjur 4.Perempatan Selakopi (harimat) Kab. Cianjur 5.Pasar Cianjur (terminal lama) kab. Cianjur 6.Pasar Ciranjang kab. Cianjur 7.Pasar Rajamandala Kab. Bandung Barat 8.Pasar Padalarang kab. Bandung Barat Cikampek–Subang –Indramayu – Cirebon 12.Pasar Sukamandi 13.Pasar Patrol 14.Pasar Lohbener 15.Pasar Karangampel

7

8 Volume kendaraan melebihi kapasitas jalan Pasar tumpah Terminal Penyempitan Jalan Persimpangan Sebidang Geometri jalan Perilaku pengendara Kondisi Kendaraan

9 Tingginya penggunaan bbm; Meningkatnya polusi udara dan suara; Bertambahnya waktu tempuh; Pada kondisi diam beban kendaraan akan lebih berpengaruh pada permukaan jalan; Dapat menimbulkan gangguan/gesekan sosial

10 MATRIK ANTISIPASI MUDIK LEBARAN PROGRAM PROGRAM ANTISIPASI MUDIK LEBARAN 2013 : Terselenggarannya Mudik lebaran yang aman, nyaman, efektif dan efisien Terselenggarannya Mudik lebaran yang aman, nyaman, efektif dan efisien. Early warning Pengadaan fasilitas lalin (trafic light, marka jalan, guard ril) Penataan terminal Penertiban pasar tumpah PROGRAM PROGRAM Penataan persimpangan Perbaikan badan jalan Peningkatan jalan Pembangunan Jalan baru (lingkar/Toll) Pembangunan Fly Over Revitalisasi/relokasi pasar tradisional Penataan/pembangunan rest area DINAS PERDAGANGAN BINA MARGA DINAS POLISI PP DINAS PERHUBUNGAN

11 Matrik program/kegiatan antisipasi mudik lebaran NoKagiatanlokasiLeading sector ProgramKet. 1.Penertiban pasar tumpah dalam rangka penegakan Perda Seluruh pasar pada jalur utama/alternatif Pol PPJangka pendek 2.Penataan Pasar tradisionalPasar yang berada pada persimpangan IndagJangka Menengah 3.Relokasi Pasar TradisionalPasar dengan akses hanya dari jalur utama IndagJangka Menengah 4.Penataan PersimpanganSeluruh persimpangan pada jalur utama BinamargaJangka Menengah 5.Peningkatan Jalan (Pelebaran dan perbaikan geometri jalan) Jalur utama dan alternatif yang melintasi perkotaan BinamargaJangka Menengah 6.Pembangunan Jalan baru (Jalan Lingkar/TOL) Ruas Bogor-Sukabumi-Cianjur- padalarang; ruas Bandung- garut-Tasikmalaya-Banjar. BinamargaJangka Panjang 7.Pembangunan Fly OverPasar Cipanas dan perlintasan kereta api BinamargaJangka Menengah 8.Pembangunan ShelterSeluruh persimpangan pada jalur utama PerhubunganJangka Menengah 9.Sosialisasi peraturan tata cara lalulintas/penggunaan jalan Pasar tradisional dan seluruh pemilik SIM. PerhubunganKontinyu 10.Pengadaan fasilitas lalin (traffic light, guard rill, marka, dll) Jalur utama dan alternatif.PerhubunganJangka Menengah 11.Penataan TerminalTerminal dengan akses dari jalur utama PerhubunganJangka Menengah 12.Pembangunan Rest Areapemanfaatan lahan pasar yang di relokasi Indag/BUMDJangka Menengah

12 NORUAS/SIMPUL KEMACETANPERMASALAHANALTERNATIF SOLUSIKET I. Bogor –Puncak –Cianjur – Bandung 1.Simpang Taman Safari kab. Bogor. a.Tidak terdapat traffic light. b.Pada hari libur selalu crowded karena banyaknya pengunjung yang keluar/masuk ke taman sapari maupun yang melintas. a.Rekayasa lalulintas b.Pelebaran jalan agar dapat menampung kendaraan yang melintas 2. Pasar Megamendung /gadog kab. Bogor a.Pasar tumpah/PKL b.Tidak ada halteu/Shelter c.Tidak tersedia lahan parkir yang memadai d.Lebar jalan tidak memadai a.Penertiban pasar tumpah/PKL b.Pembangunan halteu/Shelter c.Penyediaan dan penataan parkir d.Peningkatan/Pelebaran jalan 3.Pasar Cipanas kab. Cianjur a.Tidak terdapat Halteu/shelter b.Lahan parkir c.Terdapat Pasar Tumpah/PKL d.Jalur alternative tidak layak untuk digunakan sebagai lintasan antar kota a.Revitalisasi/relokasi pasar cipanas. b.Pembangunan jalan lingkar atau flay over 4. Perempatan Selakopi (harimat) Kab. Cianjur a.Tidak terdapat traffic light b.Tidak terdapat halteu/shelter sehingga anggkutan umum menggunakan badan jalan c.Lebar jalan tidak memadai terutama pada hari libur a.Penataan persimpangan b.Pengadaan dan pemasanan rambu lalulintas terutama traffic light c.Pelebaran jalan dan penyediaan shelter/halteu 5. Pasar Cianjur (terminal lama) kab. Cianjur a.Sebagian besar badan jalan diperuntukan untuk jalur angkutan umum dan berfungsi sebagai halteu/shelter b.Lebar jalur alternative dari arah barat tidak memadai a.Penyediaan/pembangunan shelter/halteu b.Relokasi pasar cianjur c.Pelebaran/peningkatan jalan alternatif 6.Pasar Ciranjang kab. Cianjur a.Lebar jalan tidak memadai terutama untuk akses keluar/masuk ke pasar ciranjang b.Tidak terdapat shelter/halteu a.Pelebaran jalan dan penyediaan akses keluar/masuk pasar ciranjang b.Pembangunan shelter/halteu c.Relokasi/revitalisasi pasar ciranjang 7. Pasar Rajamandala Kab. Bandung Barat a.Tidak tersedia lahan parkir yang memadai b.Tidak terdapat akses lain selain jalan utama c.Tidak terdapat halteu/shelter d.Lebar jalan tidak memadai a.Relokasi pasar rajamandala b.Penataan parkir c.Penyediaan halteu/shelter d.Peningkatan/pelebaran jalan 8.Pasar Padalarang kab. Bandung Barat a.Akses menuju pasar hanya jalur utama b.Lebar jalan tidak memadai c.Pasar tumpah d.Tidak terdapat halteu/shelter a.Relokasi pasar b.Penataan persimpangan c.Rekayasa lalulintas d.Pelebaran/peningkatan jalan

13 NORUAS/SIMPUL KEMACETANPERMASALAHANALTERNATIF SOLUSIKET II. Bogor – Cibadak – Sukabumi 1.Pasar/simpang Parungkuda a.Pasar tumpah b.Tidak tersedia lahan parkir yang memadai c.Terdapat persimpangan jalan yang tidak dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti traffic light dan shelter/halteu d.Volume kendaraan umum relative melebihi kebutuhan a.Percepatan pembangunan jalan tol Bogor – Sukabumi- Cianjur- Padalarang b.Penertiban pasar tumpah c.Penertiban parkir kendaraan melalui penataan dan penyediaan sarana perparkiran d.Penataan persimpangan dan pembangunan shelter/halteu 2. Pasar Cibadak Kab. Sukabumi a.Terdapat persimpangan jalan yang tidak dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti traffic light dan shelter/halteu b.Volume kendaraan umum relative melebihi kebutuhan c.Tidak tersedia lahan parkir yang memadai a.Percepatan pembangunan jalan tol Bogor – Sukabumi- Cianjur- Padalarang b.Rekayasa lalu lintas dan penataan persimpangan c.Pembatasan jumlah kendaraan umum d.Pembangunan shelter/halteu dan penyediaan lahan parkir 3.Pasar Cisaat Kab. Sukabumia.Lebar jalan tidak memadai b.Terdapat persimpangan jalan yang tidak dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti traffic light dan shelter/halteu c.Volume kendaraan umum relative melebihi kebutuhan d.Tidak tersedia lahan parkir yang memadai a.Percepatan pembangunan jalan lingkar sukabumi. b.Penataan persimpangan dan pembangunan shelter/halteu c.Pembatasan jumlah kendaraan umum d.Peningkatan/pelebaran jalan e.Penertiban PKL dan perparkiran lanj utan

14

15

16

17

18

19


Download ppt "DINAS PERHUBUNGAN PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2013."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google