Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Ekspose Gubernur Sumatera Barat Pada Acara Konferensi Nasional Danau Indonesia Ke-2 Semarang, Tanggal 13-14 Oktober 2011.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Ekspose Gubernur Sumatera Barat Pada Acara Konferensi Nasional Danau Indonesia Ke-2 Semarang, Tanggal 13-14 Oktober 2011."— Transcript presentasi:

1 Ekspose Gubernur Sumatera Barat Pada Acara Konferensi Nasional Danau Indonesia Ke-2 Semarang, Tanggal Oktober 2011

2 A. Gambaran Umum Danau Singkarak Danau Singkarak merupakan danau terbesar di Provinsi Sumatera Barat. Membentang diantara dua kabupaten (Kab. Solok dan Kab. Tanah Datar) dalam 4 Kecamatan dan meliputi 13 Kenagarian (Desa) ; 1. Nagari Padang Laweh Malalo8. Nagari Muaro Pingai 2. Nagari Guguak Malalo9. Nagari Saniang Bakar 3. Nagari Sumpur10. Nagari Sumani 4. Nagari Batu Taba11. Nagari Singkarak 5. Nagari Simawang12. Nagari Kacang 6. Nagari III Koto13. Nagari Tikalak 7. Nagari Paninggahan

3 Menurut proses pembentukannya, termasuk danau tektonik.Menurut proses pembentukannya, termasuk danau tektonik. Luas Daerah Tangkapan Air (DTA) Singkarak adalah ,50 Ha yang menyebar di :Luas Daerah Tangkapan Air (DTA) Singkarak adalah ,50 Ha yang menyebar di : Kabupaten Tanah Datar: ,71 Ha Kabupaten Tanah Datar: ,71 Ha Kabupaten Solok: ,25 Ha Kabupaten Solok: ,25 Ha Kota Padang Panjang: 1.324,57 Ha Kota Padang Panjang: 1.324,57 Ha Kota Solok: 2.520,00 Ha Kota Solok: 2.520,00 Ha. Luas perairan Danau Singkarak ha yang terletak pada koordinat 0 o 14’ – 0 o 45’ LS dan 100 o 91’ – 100 o 51’ BT, dengan koordinat 0 o 14’ – 0 o 45’ LS dan 100 o 91’ – 100 o 51’ BT, dengan kedalaman lebih kurang 127 m, ketinggian 365 m di atas kedalaman lebih kurang 127 m, ketinggian 365 m di atas permukaan laut. permukaan laut.. Inlet danau yaitu pada sungai Batang Paninggahan, Sungai Batang Kuok, Sungai Batang Lembang, Sungai Batang Imang Batang Kuok, Sungai Batang Lembang, Sungai Batang Imang Gadang dan Sungai Batang Aripan dan outlet danau yaitu Gadang dan Sungai Batang Aripan dan outlet danau yaitu Sungai Batang Ombilin (bermuara ke Prov. Riau) dan PLTA Sungai Batang Ombilin (bermuara ke Prov. Riau) dan PLTA Danau Singkarak. Danau Singkarak.

4 Terdapat 17 jenis ikan diantaranya : Ikan Bilih (Mystacoleucus padangenesis), ikan bilih merupakan fauna air endemik Terdapat 17 jenis ikan diantaranya : Ikan Bilih (Mystacoleucus padangenesis), ikan bilih merupakan fauna air endemik Pemanfaatan daerah sempadan danau atau lahan surutan untuk pemukiman dan usaha ekonomi seperti usaha rumah makan, restoran, cucian mobil, bengkel, pariwisata dan usaha lainnya. Pemanfaatan daerah sempadan danau atau lahan surutan untuk pemukiman dan usaha ekonomi seperti usaha rumah makan, restoran, cucian mobil, bengkel, pariwisata dan usaha lainnya. Perairan Danau Singkarak selama ini dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan air minum, MCK dan irigasi. Perairan Danau Singkarak selama ini dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan air minum, MCK dan irigasi. Pemanfaatan Danau Singkarak lainnya sebagai pendukung sarana pertanian, perikanan, pariwisata, transportasi, pembangkit listrik dan lain sebagainya Pemanfaatan Danau Singkarak lainnya sebagai pendukung sarana pertanian, perikanan, pariwisata, transportasi, pembangkit listrik dan lain sebagainya Lanjutan …….

5 B. Program yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Sumatera Barat Dalam Pengelolaan Danau Singkarak 1. Pengendalian Pencemaran a. Penetapan Baku Mutu Air Danau dan Telaga Provinsi Sumatera Barat melalui Peraturan Gubernur Sumatera Barat No. 24 Tahun 2010 Tanggal 28 Juni b. Monitoring kualitas air danau. c. Sosialisasi pengelolaan danau lestari d. Penetapan baku mutu kelas air Batang Lembang 1. Pengendalian Pencemaran a. Penetapan Baku Mutu Air Danau dan Telaga Provinsi Sumatera Barat melalui Peraturan Gubernur Sumatera Barat No. 24 Tahun 2010 Tanggal 28 Juni b. Monitoring kualitas air danau. c. Sosialisasi pengelolaan danau lestari d. Penetapan baku mutu kelas air Batang Lembang

6 2. Lahan Kritis a. Pelaksanaan reboisasi dan penghijauan skala terbatas b. Pembuatan hutan desa. c. Pembuatan kebun bibit rakyat d. Penanaman tanaman Dalu-dalu di pinggir Danau Singkarak e. Pembuatan bangunan konservasi/cekdam f. Perbaikan kesuburan lahan berbasis jerami

7 3. Penataan Ruang Sosialisasi pengelolaan danau berwawasan lingkungan 4. Perikanan a. Pelaksanan pengawasan ikan tangkap di danau melalui penyediaan speed boat dan pos pengawasan. b. Menetapkan pemijahan ikan bilih c. Melaksanakan perbenihan ikan bilih

8 5. Pariwisata a. Menyelenggarakan event Tour De Singkarak yang telah dimulai sejak tahun 2009 b. Menyelenggarakan event pesta Danau Singkarak dengan kegiatan antara lain Pacu Perahu, Terbang Layang, Lomba Seni Budaya dan Olah Raga serta Pasar Rakyat. c. Sosialisasi pentingnya menjaga kelestarian danau sebagai objek wisata yang sangat tinggi nilainya d. Membina masyarakat untuk menjadi masyarakat wisata yang baik dan membina hasil produksi masyarakat sebagai souvenir wisata.

9 6. Pemanfaatan dan Kelembagaan a. Pengawasan alat tangkap yang digunakan oleh masyarakat b. Penanganan pasca panen ikan bilih oleh PT. PLN c. Pembibitan dan penanaman daerah tangkapan air oleh masyarakat atas bantuan PT. PLN d. Pembentukan Badan Pengelola Kawasan Danau Singkarak Berbasis Nagari yang ditetapkan dengan Keputusan Gubernur Sumatera Barat Nomor tanggal 16 Agustus 2011 dengan melibatkan instansi terkait Provinsi, Kabupaten Solok dan Tanah Datar serta Wali Nagari, KAN dan Bamus Selingkar Danau Singkarak.

10 C. Tantangan Pengelolaan Danau Singkarak Berkelanjutan Berdasarkan pemetaan masalah yang dilanjutkan dengan kegiatan lokakarya pada bulan Juni 2010 yang lalu dengan melibatkan Wali Nagari, Ketua KAN, Ketua Bamus, dan Dinas/instansi terkait yang difasilitasi oleh LPM Unand dan PT. PLN, maka telah dirumuskan permasalahan yang sangat mendasar terhadap pengelolaan Danau Singkarak :

11 1. Pencemaran a. Air danau keruh dan berbau busuk serta pinggiran danau kotor karena tidak terurusnya penanganan sampah. b. Meningkatnya pencemaran air danau. c. Terjadinya banjir pada sawah-sawah masyarakat. d. Pendangkalan danau

12 2. Lahan Kritis a. Banyaknya lahan kritis di sekitar danau akibat rendahnya tingkat kesuburan lahan b. Permukaan terowongan PLTA terbuka sehingga terjadi pengikisan tanah dan menganggu ekosistem danau. c. Pada waktu curah hujan tinggi permukaan air danau naik sehingga membanjiri sawah-sawah masyarakat yang mengakibatkan rusaknya areal pertanian. d. Pada musim kemarau dasar air surut sehingga terjadi pendangkalan danau mengakibatkan terganggunya operasional PLTA. e. Tingginya fluktuasi air pada musim hujan dan musim kemarau.

13 3. Penataan Ruang a. Belum adanya pengaturan ruang danau. b. Banyaknya bangunan liar di tepi danau. 4. Perikanan a. Penurunan produksi ikan bilih dan cenderung terancam punah. b. Masih adanya bahan peledak, racun ikan dan alat listrik untuk menangkap ikan

14 5. Pariwisata a. Belum optimalnya perkembangan industri di bidang pariwisata. b. Masih rendahnya minat investor c. Kurangnya sarana penunjang pariwisata 6. Pemanfaatan a. Konflik kepentingan dalam pemanfaatan pinggir danau pada saat musim kering b. Belum berjalannya sistem pembinaan masyarakat selingkar danau c. Belum berkembangnya teknologi budi daya ikan bilih

15 D. Rekomendasi dan Rencana Aksi Daerah dalam Upaya Penyelamatan Danau Singkarak NOKEBIJAKANPROGRAM DAN KEGIATANPELAKSANA 1 Pengendalia Pencemaran - Pengendalian limbah yang masuk ke danau KLH, Pemprov dan Pemkab. - Pengaturan pengelolaan sampah domestik Pemprov dan Pemkab. - Pengembangan rumah kompos Pemprov dan Pemkab. - Kajian budi daya perikanan Pemprov Sumbar dan DKP -Pembuatan alat pengendali sampah di muara sungai Pemprov dan Pemkab. - Jamban umum Pemda Kab. Solok dan Tanah Datar - Pengadaan air bersih PU, Pemprov dan Pemkab. - Monitoring kualitas air KLH, Pemprov dan Pemkab. - Pengembangan septick tank komunal KLH, Pemprov dan Pemkab.

16 NOKEBIJAKANPROGRAM DAN KEGIATANPELAKSANA 2Pengendalian Lahan Kritis - Pembuatan jalur hijau Dep. PU, Pemprov dan Pemkab. - Penghijauan daerah aliran sungai Dep. Kehutanan, Pemprov dan Pemkab. - Penjagaan kawasan sekitar mata air Dep. Kehutanan, Pemprov dan Pemkab. - Pengaturan elevasi air danauPT. PLN - Rehabilitasi lahan yang terabrasi Dep. Kehutanan, Pemprov dan Pemkab. - Pembentukan kelompok siaga kebakaran Dep. Kehutanan, Pemprov dan Pemkab. - Pencegahan penebangan liar Dep. Kehutanan, Pemprov dan Pemkab. - Pembuatan embung/kolam Dep. Kehutanan, PU, Pemprov dan Pemkab. 3Penataan Ruang - Penertiban bangunan dan pemukiman Pada sepadan danau. Pemkab. Solok, Tanah Datar dan Badan Pengelola - Penyusunan aturan pemanfaatan ruang melalui penyusunan Master Plan berbasis KLHS dan Zonasi KLH, Dep. PU, Pemprov dan Pemkab. - Tidak menerbitkan sertifikat tanah & Izin bangunan pada sepadan danau. Pemprov dan Pemkab., BPN

17 NOKEBIJAKANPROGRAM DAN KEGIATANPELAKSANA 4 Peningkatan Produksi Perikanan - Pengadaan balai benih ikan danau DKP, Pemprov dan Pemkab. - Penetapan area pemijahan/reservatPemprov dan Pemkab. - Pengaturan alat tangkap Pemprov, Pemkab dan Badan Pengelola - Sitem peringatan dini pada saat terjadinya bangai. Pemerintah, Pemprov dan Pemkab. BPPT 5 Pengembangan Pariwisata Danau Singkarak - Peningkatan fasilitas wisata dan pengaturan lokasinya. Pemerintah, Pemprov, Pemkab dan investor - Kampanye objek wisata Danau Singkarak kepada investor lokal, regional dan internasional Pemerintah, Pemprov, Pemkab dan investor 6 Pemanfaatan Ramah Lingkungan - Pengaturan pemanfaatan lahan pinggir danau pada saat musim kemarau Pemkab dan Badan Pengelola - Penguatan kelembagaan pengelola berbasis nagari KLH, Pemprov. dan Pemkab - Kajian budi daya ikan bilih KLH, DKP Pemprov dan Pemkab - Peningkata n partisipasi masyarakat pada pengelolaan ekosisten danau KLH, DKP Pemprov dan Pemkab

18 NOKEBIJAKANPROGRAM DAN KEGIATANPELAKSANA 7Peningkatan Infrastruktur - Pengadaan sarana dan prasarana jalan berdasarkan kewenangan PU, Pemprov dan Pemkab - Pengamanan tebing danau dan sungai. PU, Pemprov dan Pemkab - Rehabilitasi jaringan irigasiPU, Pemprov dan Pemkab

19


Download ppt "Ekspose Gubernur Sumatera Barat Pada Acara Konferensi Nasional Danau Indonesia Ke-2 Semarang, Tanggal 13-14 Oktober 2011."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google