Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Suhardjon0 2014 1 Pengen dalian Banjir Bab 1 Handout perkuliahan 2014.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Suhardjon0 2014 1 Pengen dalian Banjir Bab 1 Handout perkuliahan 2014."— Transcript presentasi:

1 suhardjon Pengen dalian Banjir Bab 1 Handout perkuliahan 2014

2 suhardjon Apa penyebabnya? Apa dampaknya?

3 TEMPO I NTERAKTIF : Banjir rob yang melanda wilayah Semarang, terutama bagian utara, dari hari ke hari semakin parah. 3 suhardjon detikNews ….. menurutnya sejak banjir melanda Rohul, tercatat 4 orang meninggal dunia. Pertama seorang bocah bernama Selvi umur 8 bulan.

4 4 suhardjon Kerugian akibat banjir di perkotaan ketidaknyamanan, hilangnya harta benda, rusaknya lingkungan, …… dan bahkan hilangnya nyawa. akan berlipat dan dengan dampak makin luas bila terjadi pada kawasan khusus, seperti bandara

5 suhardjon Apa penyebabnya? Apa dampaknya?

6 suhardjon ada kerugian lain jauh lebih besar dari yang dapat dihitung ( tangible ) yakni kerugian yang tidak ternilai ( intangible ) ketidaknyamaan, kegelisahan, dan berpotensi kerusuhan, menurunkan kesehatan dan kualitas kehidupan serta kehilangan nyawa.

7 P ENYEBAB BANJIR PERKOTAAN suhardjon Hujan di hulu, debit membesar, kapasitas sungai kecil… meluap 2. Badan sungai rusak, tanggul jebol… meluap 3. Hujan di kawasan, drainase jelek… menggenang 4. Pasang muka air laut… meluap dan menggenang

8 P ENYEBAB : LUAPAN SUNGAI, DRAINASE BURUK, AIR PASANG ( UMUMNYA GABUNGAN ) Banjir kiriman, hujan deras di hulu, kapasitas kecil, meluap, dapat diprediksi Banjir bandang, tanggul jebol, mendadak, cepat, meluap, tak terduga Banjir genangan, hujan di kawasan, drainase buruk, menggenang Banjir rob, pasang laut, sungai terbendung, meluap atau menggenang 8 suhardjon0 2014

9 9 Cara pengangulan gan ( meniadakan atau mengurangi ) banjir di perkotaan sangat tergantu ng pada apa penyebab banjirny a

10 suhardjon Bila penyebab banjirnya… kapas itas sunga i kecil tanggu l jebol siste m drain ase buruk pasa ng air laut Perbesar kapasita s : dalamkan, tinggika n, lebarkan Perkecil debit : tahan, bagi, salurkan Perba iki kerus akan Perba iki siste m Perbe sar daya angku t Resap kan Tahan air pasang : pintu, waduk banjir, pompa Umumnya gabungan tindakan

11 C ARA MENANGGULANGI suhardjon Bila kapas itas sunga i tidak mampu menam pung debit Perbesa r kapasit as angkut sungai Perkecil debit yang masuk

12 P ERBE SAR KAPASI TAS ANGKUT SUNGAI suhardjon (a)Perbesa r luas penampa ng sungai, keruk, tanggul, lebarkan (b)Percepa t aliran, ta ta alur sungai, beri perkerasa n, tambah kemiringa n dasar

13 P ERKECI L DEBIT YANG MASUK suhardjon (a)Perbaiki DAS hulu (b) Bendunga n, kolam tampungan (c) Tandon air, bozem (d) Kanal banjir, sudetan

14 suhardjon Bil a bad an sun gai bur uk, tan ggu l jeb ol perbaik i kerusak an dan sekalig us tingkat kan kualita s badan sungai

15 suhardjon Bila sist em drai nase kawa san buru k Perbaiki sistem saluran dan bangunan drainase di wilayah tersebut Perbesar dimensi, tata pola pengalira n, resapkan limpasan, pelihara sistem

16 suhardjon Bila kena damp ak pasa ng naik air laut Cegah pengaruh air pasang masuk ke sungai atau ke kawasan (a) Tanggu l, pintu, polder, (b) Waduk banjir, pompa

17 suhardjon Usaha Penanggulangan Banjir Dirangkum dari Hindarko 2000:

18 suhardjon Usaha menguran gi banjir Kendala

19 suhardjon Usaha menguran gi banjir Kendala

20 (1) K ANAL B ANJIR Normalisasi sungai / saluran drainasi di kota besar sulit, mahal, dampak sosial tinggi Kanal banjir, membelokkan aliran banjir ke pinggiran kota Karena di pinggiran kota, permasalahanny a relatif lebih kecil daripada di tengah kota 20 suhardjon0 2014

21 21 Kanal Banjir DKI Wilayah yang dilindungi Hindarko 2000: 175

22 suhardjon Kanal banjir Semara ng Wilayah yang dilindungi Hindarko 2000: 177

23 (2) S ALURAN PENGELAK BANJIR Sistem yang lebih “ kecil ” daripada kanal banjir Daerah yang dilindungi lebih terbatas Umumnya berupa normalisasi sungai / saluran yang telah ada 23 suhardjon0 2014

24 24

25 suhardjon

26 suhardjon

27 (3) N ORMALISASI SUNGAI Memperbesar kapasitas debit sungai dengan : Meninggikan ( tanggul ) Mengeruk Melebarkan Memperbaiki trace sungai Meningkatkan kecepatan ( lining, pembersihan sungai ) Kombinasi 27 suhardjon0 2014

28 28

29 suhardjon Masalah : Daerah ini banjir akibat luapan sungai Penyelesai an : Normalisas i sungai, dilebarkan, dikeruk, dibesarkan kapasitasn ya Kelemahan NORMALISASI : (1) Pembebasan lahan, pembongakaran bangunan, relokasi penduduk, perbaikan struktur (2) back water tidak berhasil diturnkan tuntas, (3) intrusi air laut meningkat, (4) Pembesaran dimensi saluran, menurunkan kecepatan, menyebabkan endapan.

30 suhardjon Ingat : Jangan hanya MEMIND AHKAN lokasi banjir

31 (4) T ANDON B ANJIR Tandon banjir, waduk, reservoir, bosem, polder, tampungan air sementara sebelum dipompa ke laut ( muara drainase ) Mahal, perlu pompa, pemeliharaan tidak mudah 31 suhardjon0 2014

32 32 1. Bila muara drainase menuju laut dengan pasang naik tinggi 2. Bila harus melewati tanggul sungai besar yang muka banjirnya tinggi Tandon banjir

33 suhardjon

34 suhardjon Jangan hanya MEMIND AHKAN lokasi banjir

35 K ANAL B ANJIR Normalisasi sungai / saluran drainasi di kota besar sulit, mahal, dampak sosial tinggi Kanal banjir, membelokkan aliran banjir ke pinggiran kota Karena di pinggiran kota, permasalahannya relatif lebih kecil daripada di tengah kota 35 suhardjon0 2014

36 36 Wilayah yang dilindungi Kanal Banjir DKI Hindarko 2000: 175

37 S ALURAN PENGELAK BANJIR ( FLOODWAY ) mempunyai fungsi serupa dengan kanal banjir, dengan ukuran dan kemampuan yang lebih kecil 37 suhardjon0 2014

38 T ANDON BANJIR berfungsi sebagai penampungan air hujan sementara biasanya terletak di dekat sungai atau di dekat pantai jika air dalam tandon sudah penuh, maka air tersebut dikeluarkan dari tandon dengan cara memompa air di dalam tandon 38 suhardjon0 2014

39 M ARI KITA DISKUSIK AN suhardjon


Download ppt "Suhardjon0 2014 1 Pengen dalian Banjir Bab 1 Handout perkuliahan 2014."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google