Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

DAUR ULANG LIMBAH PADAT TL4108, 2 SKS Minggu ke-9 STABILISASI DAN SOLIDIFIKASI.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "DAUR ULANG LIMBAH PADAT TL4108, 2 SKS Minggu ke-9 STABILISASI DAN SOLIDIFIKASI."— Transcript presentasi:

1 DAUR ULANG LIMBAH PADAT TL4108, 2 SKS Minggu ke-9 STABILISASI DAN SOLIDIFIKASI

2 Pendahuluan Dari hasil karakterisasi, sebagian limbah padat mengandung materi yang terkategori beracun dan berbahaya Berdasarkan PP 18/1999 jo PP 85/1999, limbah B3 ADALAH SETIAP LIMBAH YANG MENGANDUNG BAHAN BERBAHAYA DAN/ ATAU BERACUN KARENA : SIFAT DAN/ ATAU KONSENTRASI DAN/ATAU JUMLAHNYA, BAIK SECARA LANGSUNG MAUPUN TIDAK LANGSUNG DAPAT MENCEMARKAN DAN /ATAU MERUSAKKAN DAN/ ATAU DAPAT MEMBAHAYAKAN LINGKUNGAN HIDUP, KESEHATAN, KELANGSUNGAN HIDUP MANUSIA SERTA MAHLUK HIDUP LAINNYA

3 Limbah padat yang dapat terkategori limbah B3, antara lain: Sludge : petrokimia, industri penyempurnaan baja, pengolahan limbah cair Slag : peleburan timbal bekas Debu : tungku pembakar, peleburan/pengolahan besi-baja, PLTU Sisa karbon aktif : kilang minyak Katalis : seperti dari industri pupuk, polimer Emulsi minyak, lumpur bor : eksplorasi minyak bumi Pendahuluan(2)

4 Selama ini, proses pemrosesan akhir limbah padat di Indonesia bertumpu pada landfilling Syarat limbah B3 yang dapat di landfill: (A) SYARAT UTAMA SESUAI BAKU MUTU TLCP : BILA TIDAK MEMENUHI MAKA DIBUTUHKAN SOLIDIFIKASI LOLOS UJI PAINT FILTER TEST : SYARAT TIDAK CAIR KUAT TEKAN (COMPRESSIVE STRENGHT) MINIMUN : 1 KG/CM2 (B) LIMBAH YANG DILARANG MUDAH MELEDAK, MUDAH TERBAKAR, REAKTIF, MENYEBABKAN INFEKSI MENGANDUNG ZAT ORGANIK LEBIH BESAR DARI 10 % MENGANDUNG PCB, DIOXIN, BERSIFAT RADIOAKTIF, BERFASA CAIR ATAU LUMPUR Apakah TCLP? Pendahuluan(3)

5 LIMBAH YANG BERKATEGORI BERBAHAYA, TIDAK DIPERKENANKAN DI LANDFILLING DALAM KONDISI CAIR LIMBAH TERSEBUT HARUS DALAM KONDISI MATRIK PADAT : MELALUI PROSES SOLIDIFIKASI/STABILISASI, MISALNYA MENCAMPURNYA DENGAN SEMEN PERTAMA KALI DIAPLIKASIKAN OLEH USEPA DIADOPSI OLEH INDONESIA MELALUI KEP. BAPEDAL 03/BAPEDAL/09/95 Pendahuluan(4)

6 SOLIDIFIKASI Nama lain yang sering digunakan FIKSASI – PENGKAPSULAN DIGUNAKAN UNTUK MEMPROSES LIMBAH LUMPUR-PADAT TERUTAMA LIMBAH BERBAHAYA SEBAGAI PENGELOLAAN PENDAHULUAN SEBELUM LIMBAH TERSEBUT DIBUANG DALAM PONDING-LAGOONING, OCEAN DISPOSAL, MINE DISPOSAL ATAU LAND DISPOSAL DAPAT DIGUNAKAN SEBAGAI ALTERNATIF PEMANFAATAN KEMBALI SEBAGAI BAHAN BANGUNAN

7 SASARAN UTAMA SIFAT FISIK LEBIH BAIK GUNA MEMUDAHKAN PENANGANAN MENGURANGI LINDI (LEACHATE) YANG BERBAHAYA MENDAPATKAN BAHAN YANG BAIK UNTUK BAHAN BANGUNAN MENGURANGI SIFAT TOKSIK Solidifikasi(2)

8 Definisi: SUATU PROSES FISIK YANG MENGGUNAKAN BAHAN PEMADAT (SOLIDIFYING AGENT) PADA LIMBAH BERBAHAYA, SEHINGGA DIPEROLEH PRODUK DALAM BENTUK MATRIK PADAT UNTUK : MENINGKATKAN KUAT TEKAN (COMPRESSIBILITY) MENINGKATKAN KEKUATAN (STRENGHT) MENURUNKAN PERMEABILITAS CAMPURAN LIMBAH Solidifikasi(3)

9 Definisi: PROSES PENANGANAN LIMBAH BERBAHAYA, YAITU MENCAMPUR LIMBAH DENGAN BAHAN ATAU ADITIF ATAU REAGEN KIMIA UNTUK MENGURANGI SIFAT BERBAHAYA LIMBAH, SEHINGGA DAPAT : MENINGKATKAN KARAKTERISTIK FISIK DAN PENANGANAN LIMBAH MENGURANGI LUAS PERMUKAAN SEHINGGA KONTAMINAN YANG LOLOS MENJADI LEBIH SEDIKIT MEMBATASI KELARUTAN PENCEMAR MEREDUKSI TOKSISITAS STABILISASI

10 GABUNGAN KEDUA PROSES TERSEBUT DIKENAL PULA SEBAGAI PROSES S/S (SOLIDIFIKASI-STABILISASI) ATAU YANG UMUM DISEDERHANAKAN MENJADI PROSES SOLIDIFIKASI

11 PENGKAPSULAN MAKRO (MACRO- ENCAPSULATION) PENGKAPUSULAN MIKRO (MICRO- ENCAPSULATION) ABSORPSI ADSORPSI PENGENDAPAN DETOKSIFIKASI MEKANISME PROSES S/S

12 KOMPONEN BERBAHAYA DARI LIMBAH TERPERANGKAP SECARA FISIK DALAM SEBUAH STRUKTUR MATRIKS. KOMPONEN TERSEBUT BERADA DALAM RUANG ATAU PORI DARI SEBUAH PRODUK YANG STABIL BILA TERJADI DESTABILISASI SECARA FISIK, KOMPONEN LIMBAH AKAN BERMIGRASI KE LUAR, MISALNYA KARENA FAKTOR CUACA, ATAU MASUKNYA AIR DARI LUAR FUNGSI S/S AKAN TETAP BAIK BILA FISIK KESTABILAN S/S TERSEBUT DIRAWAT ATAU DIPERTAHANKAN KUALITAS PRODUK BANYAK TERGANTUNG PADA TINGKAT PENCAMPURAN. BIASANYA HASIL MOXING DI LABORATORIUM AKAN LEBIH BAIK DIBANDINGKAN DI LAPANGAN PENGKAPSULAN MAKRO

13 KOMPONEN LIMBAH TERPERANGKAP SECARA FISIK DALAM BAHAN S/S PADA LEVEL YANG LEBIH MIKRO (MISALNYA DALAM LEVEL KRISTAL) BILA BAHAN S/S TERSEBUT MENGALAMI KERUSAKAN DAN UKURAN MENJADI LEBIH KECIL, KOMPONEN LIMBAH MASIH TETAP TERPERANGKAP KEBERADAAN KOMPONEN DALAM LIMBAH TIDAK TERIKAT SECARA KIMIA, NAIKNYA LAJU KELOLOSAN DALAM LIMBAH SEJALAN DENGAN MENURUNNYA UKURAN PARTIKEL PENCAMPURAN YANG DILAKUKAN DI LABORATORIUM AKAN LEBIH BAIK DAN HOMOGEN DIBANDINGKAN YANG DILAKUKAN DI LAPANGAN. HASIL LABORATORIUM PERLU KOREKSI YANG TELITI AGAR LEBIH SESUAI DI LAPANGAN PENGKAPSULAN MIKRO

14 ABSORPSI KONTAMINAN DITAHAN DI DALAM SORBEN (BERSIFAT FISIK), SEPERTI HALNYA SPONGE MENAHAN AIR. PROSES INI MEMBUTUHKAN BAHAN PADAT SEBAGAI SORBEN UNTUK MENYERAP (ABSORB) KOMPONEN LIMBAH UTAMANYA DIGUNAKAN UNTUK MENYINGKIRKAN CAIRAN BEBAS DARI LIMBAH, SEHINGGA PENANGANAN LIMBAH MENJADI LEBIH BAIK. CAIRAN AKAN MUDAH KELUAR KEMBALI BILA PRODUK MENGALAMI TEKANAN ATAU FENOMENA LAIN ABSORBEN YANG BIASA DIGUNAKAN ADALAH TANAH, ABU TERBANG, SEMEN, DEDAK PADI, MINERAL LIAT (CIAY) SEPERTI BENTONIT, KAOLINIT, DAN ZEOLIT

15 DISAMPING PEMERANGKAPAN FISIK, DALAM ADSORPSI TERDAPAT IKATAN YANG BERSIFAT ELEKTROKIMIA. KONTAMINAN TERIKAT TETAP (FIX) SECARA KIMIA DALAM MATRIKS PADAT S/S. IKATANNYA LEBIH KUAT DARIPADA ABSORPSI. LOLOSNYA KOMPONEN BERBAHAYA DAPAT LEBIH DIKURANGI ADSORPSI

16 BEBERAPA PROSES STABILISASI MENGENDAPKAN KONTAMINAN LIMBAHNYA. DIPEROLEH BENTUK YANG LEBIH STABIL. MISALNYA PENGENDAPAN LOGAM BERAT SEBAGAI HIDROKSIDA. KETERIKATAN FIKSASI PENGENDAPAN METALIKTERGANTUNG PADA pH. PADA KONDISI ASAM KUAT, METAL TERSEBUT AKAN CENDERUNG KEMBALI LARUT DAN TERLINDIKAN PENGENDAPAN

17 BEBERAPA REAKSI KIMIA DAPAT TERJADI SELAMA PROSES STABILISASI BERLANGSUNG, TERMASUK KEMUNGKINAN DETOKSIFIKASI. TERJADI REDUKSI TOKSISITAS SEHINGGA MENJADI LEBIH TIDAK TOKSIK. CONTOH : Cr + 6 TERNYATA JUGA MENGALAMI REDUKSI MENJADI Cr + 3 PADA SAAT STABILISASI DENGAN SEMEN DETOKSIFIKASI

18 KOMPONEN UTAMA DALAM PROSES S/S BINDER (PENGIKAT) : BAHAN YANG AKAN MENYEBABKAN PRODUK S/S MENJADI LEBIH KUAT SEPERTI SEMEN PADA ADUKAN BETON SORBEN : BAHAN YANG BERFUNGSI UNTUK MENAHAN KOMPONEN PENCEMAR DALAM MATRIK YANG STABIL BAHAN LAIN SEBAGAI PENGISI, SEPERTI AGREGAT (PASIR, KERIKIL) ATAU ADDITIF LAIN LIMBAH MUNGKIN DAPAT BERFUNGSI SEBAGAI PENGGANTI SEBAGIAN DARI BINDER ATAU BAHAN PENGISI

19 BEBERAPA PROSES S/S ANTARA LAIN : PROSES DENGAN PENYEMENAN (CEMENT BASED PROCESS) PROSES DENGAN POZZOLANIS (TANPA SEMEN : POZZOLANIC PROCESS) TEKNIK-TEKNIK THERMOPLASTIS (THERMOPLASTIC TECHNIQUE) SEPERTI BITUMEN, PARAFIN, POLYTHYLENE TEKNIK POLIMER ORGANIK (ORGANIC POLYMER TECHNIQUES), TERMASUK UREA-FORMALEHYDE, POLYSTER-POLYSTER TAK JENUH) TEKNIK PENGKAPSULAN PERMUKAAN (SURFACE ENCAPSULATION TECHNIQUES) TEKNIK-TEKNIK SWA-PENYEMENAN (SELF-CEMENTING TECHNIQUES) UNTUK LIMBAH LUMPUR DENGAN KALSIUM- SULFAT TINGGI GLASIFIKASI DAN PRODUKSI MINERAL-MINERAL ATAU KERAMIK-KERAMIK SINTESIS

20 LIMBAH : RESIDU PROSES INDUSTRI RESIDU IPAL RESIDU AIR POLLUTION CONTROL TANAH TERKONTAMINASI SISA WADAH LIMBAH MENGGANTIKAN FUNGSI BINDER/ AGREGAT/ ADITIF BINDER SEMEN, CLAY, POZZOLAN DSB AGREGAT PASIR, KERIKIL DSB AIR ATAU PELA RUT LAIN ADDITIF UMUMNYA PATEN PENCAMPURAN PRODUK S/S REUSE : BAHAN BETON NON STRUKTURAL PAVING, BATA DLL BAHAN JALAN, PELATARAN, LANTAI, ROAD BASE, SUB BASE FILLER DSB LANDFILLING : LIMBAH MATRIK PADAT SEBAGAI LINER PROSES SOLIDIFIKASI-STABILISASI (S/S)

21 LIMBAH DICAMPUR DENGAN PC DAN AGREGAT (PASIR DAN KERIKIL) DENGAN DEHIDRASI PADA ADUKAN : TERJADI PENGERASAN IKATAN YANG TERJADI : BERSIFAT FISIK DAN SECARA KIMIA DENGAN LOGAM BERAT : TERBENTUK HIDROKSIDA-METAL TIDAK LARUT DAPAT DITAMBAHKAN ADDITIF : FLY ASH, NATRIUM SILIKAT, BENTONIT, DLL UNTUK MEMPERCEPAT PROSES PRODUK S/S YANG DIHASILKAN AKAN TERGANTUNG SEMEN YANG DITAMBAHKAN : BERBENTUK ADUKAN BETON ATAU GRANULAR ATAU BUTIRAN SEPERTI TANAH PROSES DENGAN SEMEN

22 BANYAK DITERAPKAN DI LAPANGAN UNTUK LOGAM BERAT MISALNYA SLUDGE IPAL PLATING. DITERAPKAN JUGA UNTUK LIMBAH PCB, OLIS, OIL SLUDGE DAN LIMBAH ORGANIK LAINNYA, TETAPI KEEFEKTIFITASANNYA DINILAI KURANG BAIK DIBANDING UNTUK LOGAM BERAT MENGHASILKAN BAHAN BANGUNAN DARI BAHAN NON-STRUKTURAL (PAVING BLOK, BATKO, DLL), SAMPAI BAHAN STRUKTURAL BETON. UMUMNYA LIMBAH BERFUNGSI MENGGANTIKAN SEBAGIAN PASIR. TETAPI BEBERAPA LIMBAH DAPAT MENGGANTIKAN SEBAGIAN SEMEN PROSES DENGAN SEMEN(2)

23 TANAH POZZOLAN (SILIKAT DAN ALUMINAT ) AKAN MENGERAS BILA BERCAMPUR DENGAN KAPUR ATAU SEMEN DAN AIR TERJADI PEMERANGKAPAN SECARA FISIK, DISAMPING SECARA KIMIA PRODUK AKHIRNYA : BERUPA BAHAN SEPERTI BUTIRAN SAMPAI PRODUK SOLID YANG KOHESIF SEBAGAI BAHAN BANGUNAN DITERAPKAN UNTUK LIMBAH OIL SLUDGE, SLUDGE DARI IPAL PLATING (LOGAM-LOGAM BERAT), ATAU LIMBAH ASAM PROSES DENGAN POZZOLAN

24  MERUPAKAN PROSES PENGKAPSULAN MIKRO, TANPA REAKSI KIMIA  BINDER YANG DIGUNAKAN BIASANYA ASPAL (BITUMEN) ATAU POLYTHENE YANG DIPANASKAN TERLEBIH DAHULU SEBELUM DICAMPUR DENGAN LIMBAH.  TIDAK COCOK UNTUK LIMBAH YANG BERVOLATIL  BILA DIGUNAKAN CAMPURAN DINGIN (COLD-MIX), PERLU KOMPAKSI UNTUK MENGELUARKAN AIR DARI CAMPURAN  TELAH DITERAPKAN UNTUK TANAH TERKONTAMINASI OIL, YANG DIAPLIKASIKAN SEBAGAI BAHAN JALAN.  JUGA TELAH DITERAPKAN UNTUK LIMBAH SLUDGE PLATING, LUMPUR RAFINERY YANG MENGANDUNG LOGAM BERAT DAN ORGANIK, DEBU INSINERASI, LIMBAH RADIOAKTIF PROSES DENGAN TERMOPLASTIS

25 BINDER YANG DIGUNAKAN ADALAH POLYMER ORGANIK. YANG PALING SERING DIGUNAKAN ADALAH UREA FORMALDEHID PERTAMA KALI DITERAPKAN UNTUK LIMBAH RADIOAKTIF, KEMUDIAN SECARA TERBATAS DITERAPKAN PADA LIMBAH ORGANIK BERKHLOR, FENOL, SLUDGE MENGANDUNG SIANIDA DAN ARSEN MENGGUNAKAN TEKNIK PEMBUATAN GELAS ATAU KERAMIK LIMBAH DICAMPURKAN DALAM BAHAN SEHINGGA TERBENTUK PRODUK YANG MENGERAS. TIDAK COCOK UNTUK LIMBAH BERVOLATIL PROSES DENGAN POLIMERISASI ORGANIK PROSES GLASIFIKASI (VITRIFIKASI)

26 PRETREATMENT ATAU TREATMENT LIMBAH BERBAHAYA YANG SULIT DITANGANI (TEMPORARY) STABILISASI LIMBAH BERBAHAYA SEBELUM DITANGANI MELALUI LAND DISPOSAL (LANDFILLING) STABILISASI KONTAMINAN SEBAGAI UPAYA PEMBERSIHAN SITE (REMEDIASI) YANG TERCEMAR LIMBAH BERBAHAYA STABILISASI LIMBAH INDUSTRI, TERMASUK YANG NON-BERBAHAYA, KHUSUSNYA LIMBAH LUMPUR SLUDGE, DAN PENGOLAHAN RESIDU HASIL PENGOLAHAN LIMBAH LAIN SEPERTI ABU PENGOLAHAN TERMAL PROSES INI DAPAT DIANGGAP SEBAGAI PENGOLAHAN LIMBAH YANG DAPAT MEREDUKSI GERAKAN PENCEMARAN KE LINGKUNGAN AGAR LEBIH LAMBAT SEPERTI TERDAPAT DI ALAM DIMANA PROSES S/S DIGUNAKAN??

27 DESTRUKSI : MISALNYA DEKHLORINASI HIDROKARBON BERKHLOR HILANG : MISALNYA MELALUI PROSES VOLATILISASI TERIKAT SEPERTI ASALNYA : MISALNYA KONTAMINAN ANORGANIK SEPERTI LOGAM-LOGAM BERAT POTENSI LOLOSNYA KONTAMINAN DARI CAMPURAN STABIL TERSEBUT BIASANYA DIUKUR DENGAN UJI PELINDIAN (LEACHING TEST), ANTARA LAIN DENGAN TCLP (TOXICITY CHARACTERISTICS LEACHING PROCEDURE) APA YANG TERJADI DENGAN KONTAMINAN DALAM PROSES S/S

28 UJI S/S DI LABORATORIUM BEKERJA DENGAN SKALA KECIL DAN LEBIH HOMOGEN, SEHINGGA HASILNYA LEBIH KONSISTEN. PADA KENYATAANNYA DI LAPANGAN, PROSES S/S BERSKALA LEBIH BESAR : -VOLUME LIMBAH YANG HARUS DITANGANI DALAM JUMLAH SKALA TRUK PENGANGKUT -TANAH YANG DIREMEDIASI MEMERLUKAN PENGGALIAN DENGAN ALAT BERAT -BEKAS KOLAM LIMBAH BEKAS PENAMPUNG LIMBAH BERSKALA BESAR DAN TIDAK BERATURAN APLIKASI TEKNOLOGI S/S DI LAPANGAN

29 OPERASI YANG DILAKUKAN DI LAPANGAN BANYAK MENGGUNAKAN ALAT-ALAT BERAT SEPERTI YANG DIGUNAKAN DALAM PEKERJAAN TANAH MISALNYA : BACKHOE, LOADER, DLL PERSOALAN YANG TIMBUL ADALAH BAGAIMANA MENCAMPUR SECARA BAIK, ANTARA BAHAN YANG AKAN DISOLIDIFIKASI DENGAN BINDERNYA SERTA BAHAN-BAHAN ADDITIF LAINNYA

30 OPERASI S/S YANG BANYAK DILAKUKAN DI LAPANGAN UNTUK LIMBAH BERBAHAYA ADALAH : BERDASARKAN PRODUK BERBASIS LIME/SILICATE, MENGHASILKAN PRODUK SEJENIS ADUKAN (MORTAR). PRODUK YANG DIHASILKAN BERSIFAT MENGERAS DAN PROSEDURNYA SESUAI DENGAN PENGUJIAN ADUKAN ATAU BETON, MISALNYA COMPRESSIVE STRENGTH BERDASARKAN PRODUK BERBASIS SEJENIS TANAH : KONTROL AKHIR PRODUK DAN PENANGANANNYA BIASANYA DIDASARKAN SEBAGAIMANA LAYAKNYA SIFAT MEKANIS TANAH, MISALNYA PERMEABILITAS UJI LAIN SELAIN UJI PELINDIAN ANTARA LAIN UJI KETAHANAN CUACA (DURABILITY TEST) UJI KUALITAS PRODUK S/S

31 Pemanfaatan Produk Solidifikasi 1. Batako (batu tras kapur/batu cetak beton): Mutu I: untuk konstruksi yg memikul beban di luar atap (tidak terlindung), min 70 kg/cm2 Mutu I: untuk konstruksi yg memikul beban di luar atap (tidak terlindung), min 70 kg/cm2 Mutu II: untuk konstruksi yg tidak memikul beban terlindung atap, min 40 kg/cm2 Mutu II: untuk konstruksi yg tidak memikul beban terlindung atap, min 40 kg/cm2 Mutu III: untuk konstruksi yg memikul beban terlindung atap, min 25 kg/cm2 Mutu III: untuk konstruksi yg memikul beban terlindung atap, min 25 kg/cm2 2. Paving Block (batu cetak halaman/bata beton untuk lantai) Mutu I: min 400 kg/cm2 Mutu I: min 400 kg/cm2 Mutu II: min 300 kg/cm2 Mutu II: min 300 kg/cm2 Mutu III: min 200 kg/cm2 Mutu III: min 200 kg/cm2

32 Studi Kasus di UK: Skematis instalasi S/S Part 1: Stabilisation 5000 tonnes Alkali waste pH > tonnes acid waste pH > 7-8 Inorganic solids, liquids and sludge TOC < 1000 mg/L Stock storage tank pH % solids Vacuum filtration to produce filter cake Incoming waste storage blending stabilised waste Waste effluent

33 Skematis Instalasi S/S Part 2: Solidification stabilised waste filter cake Output ~ 6T per hour 15% OPC + 15% PFA + 70% filter cake (~ 50% solids) Landfill disposal in clay lined cell Stabilised High energy Mono-disposal waste mixer

34 Studi Kasus: Indonesia Lumpur IPAL Industri Aki (1997): Lumpur IPAL Industri Aki (1997): Karakteristik awal: Pb, Zn paling besar dibanding logam lain Karakteristik awal: Pb, Zn paling besar dibanding logam lain Produk: bata merah (mutu I, setelah pembakaran) Produk: bata merah (mutu I, setelah pembakaran) Optimum campuran (pengganti lempung): lumpur 10%, lempung, air Optimum campuran (pengganti lempung): lumpur 10%, lempung, air TCLP logam Pb: mg/l (memenuhi baku mutu TCLP) TCLP logam Pb: mg/l (memenuhi baku mutu TCLP)

35 Studi Kasus: Indonesia Lumpur IPAL Tekstil (2004): Lumpur IPAL Tekstil (2004): Karakteristik awal: Zn, Cu, Pb dan Cr sangat tinggi Karakteristik awal: Zn, Cu, Pb dan Cr sangat tinggi Produk: paving dan batako sebagai bhn bangunan mutu III Produk: paving dan batako sebagai bhn bangunan mutu III Optimum campuran (pengganti pasir): lumpur 5- 10% (Paving), 5-20% (Batako), pasir, semen, air Optimum campuran (pengganti pasir): lumpur 5- 10% (Paving), 5-20% (Batako), pasir, semen, air Immobilisasi Pb dan Cr: 65-83% (Paving), 80-92% (Batako) Immobilisasi Pb dan Cr: 65-83% (Paving), 80-92% (Batako)

36 Studi Kasus: Indonesia Lumpur IPAL Domestik (2004): Lumpur IPAL Domestik (2004): Karakteristik awal: Zn, Cu, Pb dan Cr paling besar dibanding logam lain tp msh dibawah bakumutu TCLP Karakteristik awal: Zn, Cu, Pb dan Cr paling besar dibanding logam lain tp msh dibawah bakumutu TCLP Produk: paving (< mutu III) dan batako (mutu II) Produk: paving (< mutu III) dan batako (mutu II) Optimum campuran (pengganti pasir): lumpur 10% (Paving), 10% (Batako), pasir, semen, air Optimum campuran (pengganti pasir): lumpur 10% (Paving), 10% (Batako), pasir, semen, air TCLP logam Cu: 0,009 mg/l (Paving), 0,022 mg/l (Batako) TCLP logam Cu: 0,009 mg/l (Paving), 0,022 mg/l (Batako)  Standar TCLP logam Cu 10 mg/l

37 Studi Kasus: Indonesia Lumpur Tsunami (2005) Lumpur Tsunami (2005) Karakteristik awal: Zn, Pb, Cu paling besar dibanding logam lain Karakteristik awal: Zn, Pb, Cu paling besar dibanding logam lain Produk: Batako (mutu I) Produk: Batako (mutu I) Optimum campuran (pengganti pasir): lumpur 20%, pasir, semen, air Optimum campuran (pengganti pasir): lumpur 20%, pasir, semen, air Lumpur Lapindo (2007): Lumpur Lapindo (2007): Karakteristik awal: Zn, Cu, As paling besar dibanding logam lain Karakteristik awal: Zn, Cu, As paling besar dibanding logam lain Produk: batako (mutu III) Produk: batako (mutu III) Optimum campuran (pengganti pasir): lumpur 10-75%, pasir, semen, air Optimum campuran (pengganti pasir): lumpur 10-75%, pasir, semen, air

38


Download ppt "DAUR ULANG LIMBAH PADAT TL4108, 2 SKS Minggu ke-9 STABILISASI DAN SOLIDIFIKASI."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google