Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

RANCANGAN PRODUK DAN REKAYASA NILAI OLEH : ROSAD MA’ALI EL HADI.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "RANCANGAN PRODUK DAN REKAYASA NILAI OLEH : ROSAD MA’ALI EL HADI."— Transcript presentasi:

1 RANCANGAN PRODUK DAN REKAYASA NILAI OLEH : ROSAD MA’ALI EL HADI

2 PENGANTAR KE ARAH PARADIGMA DESAIN Upaya pendekatan desain ke arah sistem teknologi yang ada sekarang, serta proyeksinya ke arah pemenuhan kebutuhan manusia yang ideal dapat didekati dari beberapa sudut diantaranya : Pendekatan Filosofis Pendekatan filosofis bermaksud menyusun suatu referensi narasumber desain yang didasarkan kepada sikap budaya dan pandangan-pandangan hidup mendalam dari bangsa Indonesia. Walaupun demikian tidak berarti bahwa desain kita harus kembali kepada tradisi atau pandangan-pandangan budaya masa lalu, yang penting adalah menjembatani bagaimana unsur tradisi itu mampu menginternasional dan beradaptasi dengan budaya dunia mutakhir. Pendekatan Antar Disiplin Dalam bidang desain pendekatan antar disiplin adalah bisa menghormati profesi orang lain dengan cara-cara keterbukaan masing-masing bidang profesi. 1. Wawasan Teknologi 2. Wawasan Sains 3. Wawasan Seni 4. Wawasan Sosial dan Budaya 5. Wawasan Filsafat dan Etika Pendekatan Sistem Arti pendekatan sistem adalah menyelaraskan dimensi-dimensi dasar yang berhubungan dengan aktifitas desain, baik yang menyangkut konsep strategi pembangunan sarana fisik manusia dengan seluruh pranatanya 1. Prasarana Hulu a. Prasarana Fisik 1) Sumber daya alam (material, manusia dan energi); 2) Teknologi dan sistemnya; 3) Sistem transformasi dan distribusi. b. Prasarana Non-Fisik 1) Keahlian (skil); 2) Kekayaan budaya nasional; 3) Kebijaksanaan pemerintah; 4) Semangat atau gairah membangun (idealisme). 2. Prasarana Hilir a. Pasar (dalam dan luar negeri); b. Suku cadang (komponen penunjang); c. Energi lanjutan (energi operasional); d. Sarana penunjang; e. Sistem perawatan; f. Promosi.

3 PENGERTIAN PRODUK Secara sederhana, produk dapat diartikan sebagai keluaran (output) yang diperoleh dari sebuah proses produksi (transformasi) dan pertambahan nilai yang dilakukan terhadap bahan baku (material input). Proses transformasi akan menyebabkan terjadinya perubahan bentuk maupun dimensi fisik dari bahan baku serta sifat-sifat material lainnya (non- fisik) sesuai dengan rancangannya. Proses transformasi ini baru akan memberikan arti positif apabila diikuti dengan adanya pertambahan nilai fungsional maupun nilai ekonomisnya Input (Raw Material) Proses ProduksiOutput (Produk) 1. Transformasi fisik dan non fisik 2. Penambahan nilai : Fungsional & Ekonomi Sistem Proses Produksi Komponen Pendukung Deliveri Jaminan Suku Cadang Perbaikan & Perawatan Instalasi Bentuk Pelayanan Lain yang Relevan Komponen Pembungkus Harga Persediaan Style Segi Desain Nama Dagang Kualitas Komponen Inti > Bentuk Fisik Produk > Segi Fungsional

4 PENGEMBANGAN PRODUK Pengembangan produk terdiri dari pengembangan rancangan produk baru yang meliputi rencana produksinya, distribusi dan penjualannya. Pengembangan produk tidak berdiri sendiri, pengembangan produk bagian dari proses inovasi industri. Inovasi industri merupakan semua aktivitas yang mendahului, sebelum suatu produk baru diluncurkan di pasar, seperti riset mengenai rancangan dan pengembangan, riset pasar, rencana pemasaran, produksi, distribusi, penjualan dan service yang nantinya akan diberikan. Inovasi industri sendiri tidak hanya terdiri dari proses pengembangan produk tetapi meliputi langkah-langkah untuk menjalankan rencana pengembangan, realisasi dari produk baru atau proses produksi yang dilakukan oleh perusahaan Policy Goal Strategis Idea finding Strict development Realization Struktur Proses Inovasi Produk Pengembangan produk dapat tercapai karena upaya perusahaan untuk meningkatkan penjualan dengan mengembangkan produk baru atau menyempurnakan produknya bagi pasarannya yang sekarang, terdapat 3 kemungkinan yang dapat dijalankan, yaitu : a. Perusahaan dapat mengembangkan produk baru dan berbeda, yang akan memikat konsumennya; b. Perusahaan dapat menciptakan produk baru yang terbatas; c. Perusahaan dapat mengembangkan produknya untuk keperluan memenuhi kelompok pembeli tertentu.

5 SELEKSI KONSEP MERUPAKAN BAGIAN PENTING DARI PROSES PENGEMBANGAN PRODUK Pernyataan misi Identifikasi Kebutuhan Pelanggan Menentukan Spesifikasi & Target Mendesain Konsep 2 Produk Memilih Konsep Produk Menguji Konsep Produk Menetapkan Spesifikasi Akhir Rencana Akhir Pe- ngembangan Rencana Pengem- bangan Proses Analisis Ekonomis Produk Merk Produk Kompetitor Membangun Model Pengujian dan Prototaype Produk Perencanaan Identifikasi Kebutuhan Pelanggan Konsep Generasi & Seleksi Konsep Uji Konsep Perancangan Konsep Pengembangan Tingkatan Sistem Desain Detail Desain, Pengujian & Perbaikan Kenaikan Produksi Produk yang Dihasilkan Teknologi Produk yang Dihasilkan Pelanggan Proses Pengembangan Produk

6 REKAYASA NILAI (VALUE ENGINEERING) Rekayasa nilai merupakan suatu teknik dalam perancangan produk. Secara umum, rekayasa nilai bertujuan untukmengidentifikasikan biaya-biaya yang tidak perlu tanpa mengorbankan kualitas produk. Fungsi Pokok Produk (Fungsi Primer) Menulis (ballpoint); menyalakan api (korek api); mengangkut (mobil) Fungsi Tertentu Produk (Fungsi Sekunder) Menulis dengan tinta hitam; menyalakan api dengan gas; mengangkut dengan aman dan nyaman Fungsi Estetika Produk (Fungsi Tersier) Alat tulis yang tampak mewah; korek api yang bentuknya indah; mobil dengan warna dan interior yang menawan

7 PRINSIP-PRINSIPMREKAYASA NILAI Tujuan utama penciptaan produk pada dasarnya adalah untuk memberikan kepuasan kepada pemakainya. Dengan demikian para perancang produk seharusnya tidak menciptakan fungsi-fungsi produk yang berlebihan, pada akhirnya tidak berguna. Gagasan yang harus dikembangkan dengan bertitik tolak dari : a. Penghematan biaya b. Penghematan waktuTetap memperhatikan aspek kualitas produk c. Penghematan bahan Peran kreativitas dan Inovasi Kemampuan bekerja dalam suatu kelompok (multi disiplin) Kegiatan yang dilakukan melibatkan waktu dan biaya Pada saat produk akan dirancang, persoalan mendasar yang timbul adalah aspek kegunaan produk. Pendekatan yang paling baik untuk menjawab pertanyaan ini adalah dengan mencoba mendefinisikan semua fungsi yang harus ada pada produk. Analisis selanjutnya harus didasarkan atas fungsi-fungsi tersebut. Produk harus memungkinkan untuk dipakai melakukan sesuatu atau seseorang mendapatkan sesuatu. Dengan demikian, suatu fungsi atau kegunaan dapat didefinisikan sebagai : Suatu kegunaan yang diberikan kepada pemakai atau pemilik produk untuk memenuhi suatu atau sekumpulan kegunaan tertentu

8 PENGERTIAN NILAI (VALUE) 1.Nilai Bagi Pemakai Produk (Konsumen) Merupakan ukuran sampai sejauh mana pemakai bersedia mengorbankan sesuatu untuk memiliki suatu produk Merupakan ukuran sampai sejauh mana pemakai bersedia mengorbankan sesuatu untuk memiliki suatu produk 2.Nilai Bagi Pembuat Produk (Produsen) Menunjukkan pengorbanan yang diberikan produsen dalam menawarkan suatu produk kepada konsumennya. Menunjukkan pengorbanan yang diberikan produsen dalam menawarkan suatu produk kepada konsumennya. a.Nilai kegunaan : Menyatakan tingkat kegunaan dan pelayanan yang dapat diberikan oleh suatu produk. b. Nilai prestise : Nilai yang mengkaitkan suatu produk dengan image yang menyebabkan daya tarik untuk memilikinya. c.Nilai tukar : Merupakan ukuran pengorbanan finansial yang diberikan konsumen untuk dapat memiliki suatu produk. d.Nilai biaya : Merupakan hasil penjumlahan dari biaya-biaya yang harus dikeluarkan untuk membuat suatu produk

9 PROSES DESAIN PRODUK 1. Faktor Performasi a. Kenyamanan; b. Kepraktisan; c. Keselamatan; d. Kemudahan dalam Penggunaan; e. Kemudahan dalam Pemeliharaan; f. Kemudahan dalam Perbaikan. 2. Faktor Fungsi a. Kelayakan; b. Keandalan; c. Spesifikasi material; d. Struktur e. Penggunaan/Sistem tenaga (manusia, otomasi, alam) 3. Faktor Produksi a. Pemesinan yang digunakan; b. Bahan baku; c. Sistem proses produksi; d. Tingkat keterampilan buruh; e. Biaya produksi; f. Standardisasi 4. Faktor Pemasaran a. Selera konsumen; b. Citra produk; c. Sasaran pasar; d. Penentuan harga e. Saluran distribusi 5. Faktor Kepentingan Produsen a. Identitas perusahaan b. Status perusahaan (Pemerintah, swasta, yayasan) 6. Faktor Kualitas Bentuk a. Spirit dan gaya zaman; b. Daya tarik; c. Estetika; d. Penyelesaian detail e. Finishing; f. Kemungkinan bentuk-bentuk yang sesuai dengan struktur; g. Kemungkinan bentuk-bentuk yang sesuai dengan karakteristik bahan; h. Kombinasi dengan bahan lain

10 Empat Koordinat Kategorisasi Perancang Alam Semesta Pengamat/Konsumen Karya Desain Sikap/Perilaku Umum Praktis Desain Teoritis Estetis

11 Tipe-tipe Relasi Kategori Bentuk : Keterpisahan, Keterpaduan, Eksistensi, Kesatuan, Membuat, Kuantitas, Estetika, Persepsi, Atribut Fisik, Ruang/Proporsi, Kekokohan. Kategori Fungsi : Kausalitas, Sebab & Akibat, Suksesi, Kemauan, Gerak, Menggunakan, Praktis, Pragmatis, Aktivitas, Kinetik, Fungsionalisme, Komoditi. Kategori Makna : Sifat Inti, Kemiripan, Mengetahui Kesamaan, Meniru, Gerak, Kualitas, Teoritis, Sifat-sifat, akonsep, Klarifikasi Historisme, Kesenangan.

12 Tipe-tipe Relasi Kategori Modalitas : Sifat, Modalitas, Perubahan, Membuat, Subtansi, Produksi, Konstruksi, Kreasi, Kebajikan, Imajinasi, Kadar/Isi. Kategori Komunikasi : Simpati, Komunitas, Perasaan, Komunikasi, Cinta Kasih, Kata-kata, Naturaliske, Landcape, Primitivisme, Empati, Antropomorfisme. Kategori Kehendak : Kehendak, Pemerintah, Kekuasaan, Kemuliaan, Kehendak, Intensitas, Roh/ Jiwa, Reaksi, Revolusi, Kebebasan.

13 ERGONOMI Ergonomi berasal dari kata Yunani yaitu Ergos (bekerja) dan Nomos (hukum alam), bermakna sebagai : Ilmu yang meneliti tentang perkaitan antara orang dengan lingkungan kerjanya (the scientific study of the relationship between man and his working enviroment). Istilah Ergonomi dinegara Skandinavia : Human Engineering, di Jerman : Arbeltswissenschaft, di Amerika : Human Factors Engineering dan di Indonesia : Ergonomi. Ergonomiialah suatu cabang ilmu yang sistematis untuk memanfaatkan informasi-informasi mengenai sifat, kemampuan dan keterbatasan manusia untuk merancang suatu sistem kerja, sehingga orang dapat hidup dan bekerja pada sistem itu dengan baik, yaitu mencapai tujuan yang diinginkan melalui pekerjaan itu, dengan efektif, aman dan nyaman. Sasaran Ergonomi yaitu agar tenaga kerja dapat pencapai prestasi kerja yang tinggi (efentif) dalam suasana yang tentram, aman dan nyaman. Dalam pelaksanaannya para ahli Ergonomi harus dapat meramu informasi-informasi dari berbagai disiplin ilmu, diantaranya : Psikologi, Sosiologi, Faal Kerja, Biologi, Perencanaan/Desain, Perancangan Kerja, Antropologi dan Fisika

14 RUANG LINGKUP ERGONOMI ERGONOMI Display Statis Dinamis Antropometri Statis Dinamis Biomekanika Rancangan alat bantu Posisi kerja Lingkungan Temperatur Kelembaban Ventilasi udara Kebisingan Getaran Bau-bauan Psikologi Sosiologi Faal Kerja Biologi Rancangan/Desain Fisika Keselamatan Kerja ENAK SER Efisien Nymanan Aman Kuat Sehat Efektif Ramah Lingkungan MANUSIA Memperlambat munculnya kelelahan Produktivitas Meningkat

15


Download ppt "RANCANGAN PRODUK DAN REKAYASA NILAI OLEH : ROSAD MA’ALI EL HADI."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google