Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Model DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH ATAS DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Model DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH ATAS DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN."— Transcript presentasi:

1 Model DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH ATAS DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

2  LATAR BELAKANG  LANDASAN HUKUM  TUJUAN  PRINSIP-PRINSIP PENILAIAN  PENILAIAN AUTENTIK  MEKANISME DAN PROSEDUR  TEKNIK DAN INSTRUMEN PENILAIAN  PENGOLAHAN NILAI  LAPORAN CAPAIAN KOMPETENSI  LATAR BELAKANG  LANDASAN HUKUM  TUJUAN  PRINSIP-PRINSIP PENILAIAN  PENILAIAN AUTENTIK  MEKANISME DAN PROSEDUR  TEKNIK DAN INSTRUMEN PENILAIAN  PENGOLAHAN NILAI  LAPORAN CAPAIAN KOMPETENSI

3 (Permendikbud No.66 tahun 2013): Standar Penilaian Pendidikan bertujuan untuk menjamin: a.perencanaan penilaian peserta didik sesuai dengan kompetensi yang akan dicapai dan berdasarkan prinsip- prinsip penilaian, b.pelaksanaan penilaian peserta didik secara profesional, terbuka, edukatif, efektif, efisien, dan sesuai dengan konteks sosial budaya; dan c.pelaporan hasil penilaian peserta didik secara objektif, akuntabel, dan informatif. (Permendikbud No.66 tahun 2013): Standar Penilaian Pendidikan bertujuan untuk menjamin: a.perencanaan penilaian peserta didik sesuai dengan kompetensi yang akan dicapai dan berdasarkan prinsip- prinsip penilaian, b.pelaksanaan penilaian peserta didik secara profesional, terbuka, edukatif, efektif, efisien, dan sesuai dengan konteks sosial budaya; dan c.pelaporan hasil penilaian peserta didik secara objektif, akuntabel, dan informatif. Banyak sekolah belum memenuhi tujuan penilaian sesuai standar

4 a.Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional b.PP No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan dan perubahannya PP No. 32 tahun 2013 c.Permendikbud No. 54 Tahun 2013 tentang Standar Kompetensi Lulusan d.Permendikbud No. 64 Tahun 2013 tentang Standar Isi Pendidikan Dasar dan Menengah e.Permendikbud No. 65 Tahun 2013 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah f.Permendikbud No. 66 Tahun 2013 tentang Standar Penilaian Pendidikan g.Permendikbud No.69 Tahun 2013 tentqng Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah h.Permendikbud No. 81A Tahun 2013 tentang Implementasi Kurikulum a.Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional b.PP No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan dan perubahannya PP No. 32 tahun 2013 c.Permendikbud No. 54 Tahun 2013 tentang Standar Kompetensi Lulusan d.Permendikbud No. 64 Tahun 2013 tentang Standar Isi Pendidikan Dasar dan Menengah e.Permendikbud No. 65 Tahun 2013 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah f.Permendikbud No. 66 Tahun 2013 tentang Standar Penilaian Pendidikan g.Permendikbud No.69 Tahun 2013 tentqng Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah h.Permendikbud No. 81A Tahun 2013 tentang Implementasi Kurikulum

5 Membantu pendidik dan satuan pendidikan untuk: 1.meningkatkan pemahaman mengenai prinsip-prinsip penilaian dan penilaian autentik; 2.merencanakan dan melaksanakan penilaian hasil belajar peserta didik yang berkualitas sesuai dengan kompetensi yang akan dicapai meliputi sikap, pengetahuan, dan keterampilan; 3.mengolah hasil penilaian dan menindak lanjutinya; 4.menyusun laporan capaian kompetensi peserta didik secara objektif, akuntabel, dan informatif. Membantu pendidik dan satuan pendidikan untuk: 1.meningkatkan pemahaman mengenai prinsip-prinsip penilaian dan penilaian autentik; 2.merencanakan dan melaksanakan penilaian hasil belajar peserta didik yang berkualitas sesuai dengan kompetensi yang akan dicapai meliputi sikap, pengetahuan, dan keterampilan; 3.mengolah hasil penilaian dan menindak lanjutinya; 4.menyusun laporan capaian kompetensi peserta didik secara objektif, akuntabel, dan informatif.

6 Objektif Terpadu Ekonomis Transparan Akuntabel Sistematis Edukatif Berkesinambungan Sahih Beracuan Kriteria

7 Penilaian otentik adalah penilaian yang mengharuskan siswa untuk menunjukkan pengetahuan (knowledge), sikap (afective), keterampilan (skills) dan kemampuannya (ability) dalam situasi yang nyata /real life situations (Popham, 1995; Bookhart, 2001).

8 1.Dilakukan secara komprehensif untuk menilai mulai dari masukan (input), proses, dan keluaran (output) pembelajaran. 2.Terpadu dengan pembelajaran. 3.Menilai kesiapan, proses, dan hasil belajar peserta didik secara utuh. 4.Meliputi ranah sikap, keterampilan, dan pengetahuan. 5.Relevan dengan pendekatan ilmiah (scientific approach) dalam pembelajaran. 6.Mencerminkan masalah dunia nyata. 7.Tidak hanya mengukur apa yang diketahui oleh peserta didik, tetapi lebih menekankan mengukur apa yang dapat dilakukan oleh peserta didik. 1.Dilakukan secara komprehensif untuk menilai mulai dari masukan (input), proses, dan keluaran (output) pembelajaran. 2.Terpadu dengan pembelajaran. 3.Menilai kesiapan, proses, dan hasil belajar peserta didik secara utuh. 4.Meliputi ranah sikap, keterampilan, dan pengetahuan. 5.Relevan dengan pendekatan ilmiah (scientific approach) dalam pembelajaran. 6.Mencerminkan masalah dunia nyata. 7.Tidak hanya mengukur apa yang diketahui oleh peserta didik, tetapi lebih menekankan mengukur apa yang dapat dilakukan oleh peserta didik.

9 Standar Penilaian Pendidikan adalah kriteria mengenai mekanisme, prosedur, dan instrumen penilaian hasil belajar peserta didik.  penilaian autentik,  penilaian diri,  penilaian berbasis portofolio,  ulangan harian,  ulangan tengah semester,  ulangan akhir semester,  ujian tingkat kompetensi,  ujian mutu tingkat kompetensi,  ujian nasional, dan  ujian sekolah  penilaian autentik,  penilaian diri,  penilaian berbasis portofolio,  ulangan harian,  ulangan tengah semester,  ulangan akhir semester,  ujian tingkat kompetensi,  ujian mutu tingkat kompetensi,  ujian nasional, dan  ujian sekolah PENILAIAN HASIL BELAJAR

10 SIKAP (DARI KI 1 DAN KI 2) PENGETAHUAN (DARI KI 3) KETERAMPILAN (DARI KI 4) PENGAMATANTES TERTULISTES PRAKTIK JURNALTES LISANPROJEK PENILAIAN DIRIPENUGASANPORTOFOLIO PENILAIAN ANTAR TEMAN

11

12 PENILAIAN HASIL BELAJAR SATUAN PENDIDIKAN PEMERINTAH &/ LEMBAGA MANDIRI PENDIDIK Permendikbud No.66 Th.2013

13 Penilaian oleh pendidik dapat berupa tes dan non tes yang dilakukan melalui ulangan dan penugasan, untuk mengukur kompetensi peserta didik secara berkelanjutan, memantau kemajuan, dan memperbaiki hasil belajar peserta didik.

14  Satuan pendidikan mengoordinasikan ulangan tengah semester dan ulangan akhir semester, serta melaksanakan ujian tingkat kompetensi dan ujian sekolah  Ujian Tingkat Kompetensi (UTK) dilakukan untuk mengetahui pencapaian tingkat kompetensi.  Cakupan UTK meliputi sejumlah KD yang merepresentasikan KI pada tingkat kompetensi tersebut.  UTK untuk SMA dilaksanakan pada akhir kelas XI menggunakan kisi-kisi dari pemerintah  Ujian Sekolah dilaksanakan pada akhir kelas XII

15  Penilaian oleh pemerintah berupa Ujian Mutu Tingkat Kompetensi dan Ujian Nasional  Ujian Mutu Tingkat Kompetensi (UMTK) dilakukan untuk mengetahui pencapaian tingkat kompetensi.  Cakupan UMTK meliputi sejumlah KD yang merepresentasikan KI pada tingkat kompetensi tersebut  UMTK dilakukan dengan metode survei pada akhir kelas XI.  Ujian Nasional dilaksanakan pada akhir kelas XII.

16 Sekolah Siswa 1.Ujian Tingkat Kompetensi (yang bukan UN) Waktu: Tiap tingkat kompetensi 2.Ujian Sekolah Waktu: Akhir jenjang sekolah Guru 1.Penilaian Diri Waktu: Sebelum ulangan 2. Penilaian antar teman Waktu : sesuai rencana 1.Ujian Tingkat Kompetensi (UN) Waktu: Akhir jenjang sekolah 2.Ujian Mutu Tingkat Kompetensi Waktu: Tiap akhir tingkat kompetensi 1.Observasi Waktu: terus menerus 2.Jurnal Waktu: terus menerus 3. Penilaian Proyek Waktu: Akhir bab/Tema 4. Ulangan Harian Waktu: Sesuai rencana 5. UTS/UAS Waktu: Semesteran Pemerintah

17 PROSEDUR PENILAIAN PERSIAPAN PELAKSANAAN PENGOLAHAN & TINDAK LANJUT PENGOLAHAN & TINDAK LANJUT PELAPORAN

18

19 1.Penilaian kompetensi sikap dilakukan melalui observasi, penilaian diri (self assessment), penilaian antarpeserta didik (peer assessment), dan jurnal. 2.Instrumen observasi, penilaian diri, dan penilaian antarpeserta didik berupa daftar cek (check list) atau skala penilaian (rating scale) disertai rubrik. Jurnal berupa catatan guru tentang kekuatan, kelemahan, sikap dan perilaku peserta didik di dalam dan di luar kelas. 3.Rubrik adalah daftar kriteria yang menunjukkan kinerja, aspek yang akan dinilai, dan gradasi mutu. 1.Penilaian kompetensi sikap dilakukan melalui observasi, penilaian diri (self assessment), penilaian antarpeserta didik (peer assessment), dan jurnal. 2.Instrumen observasi, penilaian diri, dan penilaian antarpeserta didik berupa daftar cek (check list) atau skala penilaian (rating scale) disertai rubrik. Jurnal berupa catatan guru tentang kekuatan, kelemahan, sikap dan perilaku peserta didik di dalam dan di luar kelas. 3.Rubrik adalah daftar kriteria yang menunjukkan kinerja, aspek yang akan dinilai, dan gradasi mutu.

20  Observasi merupakan teknik penilaian yang dilakukan secara berkesinambungan dengan menggunakan indera, baik secara langsung maupun tidak langsung dengan menggunakan pedoman observasi yang berisi sejumlah indikator perilaku yang diamati  Penilaian diri merupakan penilaian yang dilakukan sendiri oleh peserta didik secara reflektif untuk membandingkan posisi relatifnya dengan kriteria yang telah ditetapkan  Observasi merupakan teknik penilaian yang dilakukan secara berkesinambungan dengan menggunakan indera, baik secara langsung maupun tidak langsung dengan menggunakan pedoman observasi yang berisi sejumlah indikator perilaku yang diamati  Penilaian diri merupakan penilaian yang dilakukan sendiri oleh peserta didik secara reflektif untuk membandingkan posisi relatifnya dengan kriteria yang telah ditetapkan

21  Penilaian antarpeserta didik merupakan teknik penilaian dengan cara meminta peserta didik untuk saling menilai terkait dengan pencapaian kompetensi.  Jurnal merupakan catatan pendidik di dalam dan di luar kelas yang berisi informasi hasil pengamatan tentang kekuatan dan kelemahan peserta didik yang berkaitan dengan sikap dan perilaku  Penilaian antarpeserta didik merupakan teknik penilaian dengan cara meminta peserta didik untuk saling menilai terkait dengan pencapaian kompetensi.  Jurnal merupakan catatan pendidik di dalam dan di luar kelas yang berisi informasi hasil pengamatan tentang kekuatan dan kelemahan peserta didik yang berkaitan dengan sikap dan perilaku

22 KOMPETENSI SIKAP SPIRITUAL Mata PelajaranSikap Spiritual Bahasa IndonesiaMensyukuri anugerah Tuhan SejarahBersyukur, Mengamalkan ajaran agama MatematikaMengamalkan ajaran agama

23 KOMPETENSI SIKAP Mata PelajaranSikap Sosial Bahasa IndonesiaTanggungjawab, peduli, responsif, santun, jujur, disiplin, proaktif SejarahJujur, bertanggungjawab, peduli, cinta damai MatematikaMotivasi internal, disiplin, kerjasama, konsisten, percaya diri, toleransi, jujur, tangguh, kritis, rasa ingin tahu, bertanggungjawab, peduli lingkungan.

24 CONTOH RUBRIK PENILAIAN SIKAP SANTUN KRITERIASKORINDIKATOR Sangat Baik (SB)4Selalu santun dalam bersikap dan bertutur kata kepada guru dan teman – Sudah konsisten Baik (B)3Sering santun dalam bersikap dan bertutur kata kepada guru dan teman – Mulai konsisten Cukup (C)2Kadang-kadang santun dalam bersikap dan bertutur kata kepada guru dan teman – Belum konsisten Kurang (K)1Tidak pernah santun dalam bersikap dan bertutur kata kepada guru dan teman – Tidak konsisten

25 CONTOH DAFTAR CEK PENILAIAN DIRI NOPERNYATAANYATIDAK 1Pembelajaran sejarah menyenangkan bagi saya 2Saya menyelesaikan tugas-tugas sesuai dengan waktu yang telah ditentukan 3Saya tidak pernah menyontek pada waktu ulangan dan ujian 4Saya berminat bekerja di bidang kepurbakalaan 5dsb

26 CONTOH DAFTAR CEK PENILAIAN ANTARPESERTA DIDIK NOPERNYATAANYATIDAK 1 Mau menerima pendapat teman 2 Memaksa teman untuk menerima pendapatnya 3 Memberi solusi terhadap pendapat yang bertentangan 4 Dapat bekerja sama dengan teman yang berbeda status sosial, suku, dan agama 5dst

27 1.Penilaian kompetensi pengetahuan dilakukan melalui tes tulis, tes lisan, dan penugasan. 2.Instrumen tes berupa seperangkat butir soal. Soal tes tulis yang sering digunakan di SMA adalah bentuk pilihan ganda dan uraian. 3.Untuk tes lisan perlu disiapkan daftar pertanyaan yang disampaikan secara langsung dalam bentuk tanya jawab. 4.Instrumen penugasan berupa tugas PR atau proyek yang dapat dikerjakan secara individual atau kelompok sesuai karakteristik tugas. 5.Instrumen penilaian harus memenuhi kaidah substansi (materi), konstruksi, dan bahasa. 1.Penilaian kompetensi pengetahuan dilakukan melalui tes tulis, tes lisan, dan penugasan. 2.Instrumen tes berupa seperangkat butir soal. Soal tes tulis yang sering digunakan di SMA adalah bentuk pilihan ganda dan uraian. 3.Untuk tes lisan perlu disiapkan daftar pertanyaan yang disampaikan secara langsung dalam bentuk tanya jawab. 4.Instrumen penugasan berupa tugas PR atau proyek yang dapat dikerjakan secara individual atau kelompok sesuai karakteristik tugas. 5.Instrumen penilaian harus memenuhi kaidah substansi (materi), konstruksi, dan bahasa.

28 CONTOH SOAL PILIHAN GANDA

29 CONTOH SOAL URAIAN

30

31 PENILAIAN TUGAS Tugas diberikan untuk pengembangan pengetahuan lebih luas dengan memanfaatkan sumber informasi yang bervariasi Bentuk tugas dapat berupa pekerjaan rumah, tugas baca, dll Penilaian tugas mencakup substansi, penggunaan bahasa, dan estetika

32 CONTOH PENILAIAN TUGAS Tugas: Buatlah resume minimal empat contoh penerapan gerak melingkar dalam kehidupan dan teknologi. SubstansiBahasaEstetika Minimal ada 4 contoh yang tepat (skor 4) Penggunaan kata dan penulisan tepat (skor 4) Lay out tulisan dan gambar serasi (skor 4) Ada 3 contoh tepat (skor 3) 80% penggunaan kata dan penulisan tepat (skor 3) Lay out tulisan dan gambar ada yang kurang serasi (skor 3) Ada 2 contoh tepat (skor 2) 50% penulisan tidak tepat (skor 2) Lay out tulisan tepat, tanpa gambar (skor 2) Ada 1 contoh tepat (Skor 1) Penggunaan kata dan penulisan tidak tepat (skor 1) Tanpa bambar, lay out tulisan tidak serasi (skor 1) Kriteria penilaian tugas meliputi: Substansi, Bahasa, dan Estetika Rubrik penilaian adalah sebagai berikut.

33 1.Penilaian kompetensi keterampilan dilakukan melalui pengamatan kinerja yang meminta peserta didik mendemonstrasikan kompetensi tertentu, melalui tes praktik, proyek, atau penilaian portofolio. 2.Instrumen penilaian keterampilan berupa daftar cek (check list) atau skala penilaian (rating scale) disertai rubrik 3.Tes praktik menuntut peserta didik melakukan keterampilan berupa aktivitas yang sesuai dengan tuntutan kompetensi. 4.Proyek adalah tugas yang meliputi kegiatan perancangan, pelaksanaan, dan pelaporan yang harus diselesaikan dalam waktu tertentu. 5.Penilaian portofolio dilakukan dengan cara menilai kumpulan karya peserta didik dalam bidang tertentu yang bersifat reflektif integratif. 1.Penilaian kompetensi keterampilan dilakukan melalui pengamatan kinerja yang meminta peserta didik mendemonstrasikan kompetensi tertentu, melalui tes praktik, proyek, atau penilaian portofolio. 2.Instrumen penilaian keterampilan berupa daftar cek (check list) atau skala penilaian (rating scale) disertai rubrik 3.Tes praktik menuntut peserta didik melakukan keterampilan berupa aktivitas yang sesuai dengan tuntutan kompetensi. 4.Proyek adalah tugas yang meliputi kegiatan perancangan, pelaksanaan, dan pelaporan yang harus diselesaikan dalam waktu tertentu. 5.Penilaian portofolio dilakukan dengan cara menilai kumpulan karya peserta didik dalam bidang tertentu yang bersifat reflektif integratif.

34 CONTOH RUBRIK KETERAMPILAN BERBICARA KRITERIASKORINDIKATOR Kelancaran (fluency)3Lancar 2Kurang lancar 1Tidak ancar Pengucapan (pronunciation) 3Baik 2Kurang baik 1Tidak baik Intonasi (Intonation)3Sesuai 2Kurang sesuai 1Tidak sesuai Pilihan kata (Diction)3Tepat 2Kurang tepat 1Tidak tepat

35 CONTOH PEDOMAN PENSKORAN PROYEK

36 CONTOH TUGAS PORTOFOLIO - BIOLOGI Ruang lingkup: 1. Karya portofolio yang dikumpulkan adalah seluruh hasil laporan praktikum biologi kelas X semester Setiap laporan hasil praktikum dikumpulkan selambat- lambatnya satu minggu setelah peserta didik melaksanakan praktikum. 3. Penilaian karya portofolio terpilih dilaksanakan satu minggu sebelum Ulangan Akhir Semester 1. Uraian tugas portofolio: 1.Buatlah laporan praktikum Biologi untuk seluruh kegiatan praktikum selama semester 1. 2.Laporan praktikum meliputi: persiapan, pelaksanaan, dan hasil praktik. 3.Diskusikan dengan guru untuk memilih 3 (tiga) karya/laporan praktikummu yang terbaik untuk dinilai. Uraian tugas portofolio: 1.Buatlah laporan praktikum Biologi untuk seluruh kegiatan praktikum selama semester 1. 2.Laporan praktikum meliputi: persiapan, pelaksanaan, dan hasil praktik. 3.Diskusikan dengan guru untuk memilih 3 (tiga) karya/laporan praktikummu yang terbaik untuk dinilai.

37 RUBRIK PENILAIAN PORTOFOLIO PRAKTIKUM BIOLOGI KRITERIASKORINDIKATOR Persiapan3Pemilihan alat dan bahan tepat 2Pemilihan alat atau bahan tepat 1Pemilihan alat dan bahan tidak tepat Pelaksanaan3Langkah kerja dan waktu pelaksanaan tepat 2Langkah kerja atau waktu pelaksanaan tepat 1Langkah kerja dan waktu pelaksanaan tidaktepat Hasil3Data akurat dan simpulan tepat 2Data akurat atau simpulan tepat 1Data tidak akurat dan simpulan tidak tepat Laporan3Tampilan menarik dan bahasa sesuai kaidah 2Tampilan menarik atau bahasa sesuai kaidah 1Tampilan tidak menarik dan bahasa tidak sesuai kaidah

38

39 PREDIKAT & NILAI KOMPETENSI PREDIKAT NILAI KOMPETENSI PENGETAHUANKETERAMPILANSIKAP A4.00 SB (Sangat Baik) A-3.67 B+3.33 B (Baik) B3.00 B-2.67 C+2.33 C (Cukup) C2.00 C-1.67 D+1.33 K (Kurang) D1.00 Permendikbud No.81A tahun 2013

40 PREDIKATNILAI KOMPETENSI PREDIKAT A 90 – – – B 75 – – – C 60 – – < D (Teori Interpolasi)

41 Peserta didik dinyatakan sudah tuntas belajar untuk KD pada KI-3 dan KI-4 apabila hasil tes formatif mencapai nilai ≥ Ketuntasan seorang peserta didik untuk KD pada KI-1 dan KI-2 dilakukan dengan memperhatikan aspek sikap pada KI-1 dan KI- 2 untuk seluruh matapelajaran, yakni jika profil sikap peserta didik secara umum berada pada kategori baik (B) menurut standar yang ditetapkan. KETUNTASAN BELAJAR

42 KD pada KI-3 dan KI-4: diberikan remedial individual sesuai dengan kebutuhan kepada peserta didik yang memperoleh nilai < 2.66; KD pada KI-3 dan KI-4: diadakan remedial klasikal sesuai dengan kebutuhan apabila > 75% peserta didik memperoleh nilai < 2.66; KD pada KI-3 dan KI-4: peserta didik yang memperoleh nilai > 2.66 dapat diberi pengayaan dan melanjutkan KD berikutnya ; Untuk KD pada KI-1 dan KI-2, pembinaan terhadap peserta didik yang secara umum profil sikapnya belum berkategori baik dilakukan secara holistik (oleh guru matapelajaran, guru BK, dan orang tua). IMPLIKASI DARI KETUNTASAN

43

44 1. PENGOLAHAN NILAI PENGETAHUAN NONAMA NILAI HARIAN RNHNTSNAS RAPOR (LCK) KD-1KD-2dst NILAI PRED 1Gilang B Keterangan: 1.Nilai Harian: hasil tes tulis, tes lisan, dan penugasan pada KD tertentu. 2.RNH : Rerata Nilai Harian 3.NTS : Nilai Tengah Semester 4.NAS: Nilai Akhir Semester 5.PRED : Predikat Mata Pelajaran: Matematika Dalam bentuk Lisan, Tulisan, atau Tugas Dalam bentuk Lisan, Tulisan, atau Tugas Dalam bentuk Lisan, Tulisan, atau Tugas Dalam bentuk Lisan, Tulisan, atau Tugas

45 2. PENGOLAHAN NILAI KETERAMPILAN NONAMAPRAKTPROYPORTO RAPOR (LCK) NILAIPRED 1Gilang B 2... Keterangan: 1.PRAKT : Rerata nilai praktik 2.PROY : Nilai Proyek 3.PORTO : Nilai Portofolio 4.PRED : Predikat Mata Pelajaran: Matematika

46 3. PENGOLAHAN NILAI SIKAP NONAMA OBSPDPTJURR NIL RAPOR (LCK) KUADESK 1Gilang B Menunjukkan sikap jujur dan bertanggungjawab dalam mengerjakan tugas. Namun perlu ditingkatkan kepedulian terhadap berbagai hasil budaya. Keterangan: OBS : Rerata hasil observasi ; PD : Penilaian Diri ; PT : Penilaian Antarteman; JURN: Jurnal ; KUAL : Kualifikasi/Predikat; DESK : Deskripsi Mata Pelajaran: Matematika

47 MATA PELAJARANPENGETAHUANKETERAMPILANSIKAP KEL. WAJIB (A)NILPREDNILPREDMAPELANTARMAPEL 1 Pend. Agama & Budi Pekerti Nama guru: Drs. Fahmi 4.00A3.67A-SBPeserta didik menunjukkan kesungguhan-nya dalam menerapkan sikap santun, jujur dan kerjasama, namun perlu ditingkatkan lagi sikap peduli terhadap lingkungan. 2 PPKn Nama guru: Dra. Vipty 3.33B+3.00BSB 3 Bahasa Indonesia Nama guru: Drs. 2.67B-2.67B-B 4 Matematika Nama guru: Drs. Iwan 3.33B+3.00BB 5 Sejarah Indonesia Nama guru: Dra. Septy 4.00A3.67A-SB...dst CAPAIAN KOMPETENSI

48 EKSTRA KUIKULERKEGIATAN YANG DILAKUKAN 1.Praja Muda Karana (Pramuka) Memuaskan. Aktif dalam perkemahan Wirakarya dan Raimuna cabang Jakarta Selatan 2. Palang Merah Remaja (PMR) Sangat memuaskan. Mengikuti berbagai lomba PMR. Aktif dalam kegiatan bulan dana PMI dan membantu korban banjir di daerah Pondok Karya

49 MATA PELAJARANKOMPETENSICATATAN KELOMPOK A: WAJIB 5. Sejarah IndonesiaPengetahuanBaik, sudah menguasai seluruh kompetensi, teru- tama sangat baik dalam menganalisis berbagai teori tentang proses masuk dan berkembangnya agama dan kebudayaan Islam di Indonesia. Keterampilan Sudah terampil dalam menyajikan informasi mengenai keterkaitan antara konsep berpikir kronologis (diakronik ), sinkronik, ruang, dan waktu dalam sejarah. Terampil dalam mengolah informasi mengenai proses masuk dan berkem- bangnya kerajaan Islam dengan menerapkan cara berpikir kronologis, dan menyajikannya dalam bentuk tulisan. Namun masih perlu banyak berlatih dalam menyajikan kesimpulan. Sikap spiritual dan sosial Menunjukkan sikap toleran antar umat beragama, jujur dan bertanggungjawab dalam mengerjakan tugas. Namun perlu ditingkatkan kepedulian terhadap berbagai hasil budaya. Contoh DESKRIPSI

50 MATA PELAJARANKOMPETENSICATATAN KELOMPOK C: PEMINATAN EkonomiPengetahuanCukup Baik dalam memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, dan prosedural tentang prinsip ekonomi dan keuangan, perbankan, dan perkoperasian Keterampilan Cukup Memuaskan dalam mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak tentang prinsip ekonomi dan keuangan, perbankan, dan perkoperasian Sikap spiritual dan sosial Menunjukkan sikap toleran antar umat beragama, jujur dan bertanggungjawab dalam mengerjakan tugas. Namun perlu ditingkatkan kepedulian terhadap berbagai hasil budaya. Contoh DESKRIPSI

51 CATATAN PRESTASI YANG PERNAH DICAPAI NOPRESTASI YANG PERNAH DICAPAI 1Mendapat medali perak dalam Olimpiade Sain Nasional (OSN) SMP tingkat Nasional tahun Finalis dalam ajang pencarian bakat yang diselenggakan oleh sebuah televisi swasta tahun Meraih juara II (tim) lomba halang rintang PMR tingkat provinsi DKI Jakarta tahun 2013

52 MODEL RAPORT (FINAL) MODEL RAPORT (FINAL)

53


Download ppt "Model DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH ATAS DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google