Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PEMBIAYAAN IDB DI INDONESIA

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PEMBIAYAAN IDB DI INDONESIA"— Transcript presentasi:

1 PEMBIAYAAN IDB DI INDONESIA
Direktorat Pinjaman dan Hibah Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan

2 Daftar Isi Profil IDB Instrumen Keuangan IDB Terms and Condition
Mekanisme Persetujuan Pinjaman Member Country Partnership Strategy (MCPS) Pipeline Loan Dalam Tahap Persiapan Loan Dalam Tahap Negosiasi Loan yang Telah Ditandatangani dan Dalam Proses Pengefektifan On-going Loans

3 1. Profil IDB Islamic Development Bank adalah lembaga keuangan internasional yang didirikan dalam upaya mencapai Declaration of Intent yang dikeluarkan oleh Konferensi Menteri Keuangan Negara-negara Muslim yang diselenggarakan di Jeddah di Dzul Q'adah 1393H, pada Desember Pertemuan perdana Dewan Gubernur di bulan Rajab 1395H (Juli 1975), dan Bank secara resmi dibuka pada 15 Syawal 1395H (20 Oktober 1975). Saat ini anggota IDB terdiri dari 56 negara. Indonesia memiliki saham sebesar 2,93% (406,480,000 Islamic Dinar) dari total modal IDB sebesar ID 13,870,009,920. Saham tertinggi dimiliki oleh Saudi Arabia sebesar ID 3,685,129,984.

4 LIST OF IDB MEMBER COUNTRY
No Country 1 Comoros 16 Djibouti 31 Mauritania 46 Oman 2 Syria 17 Tunisia 32 Morocco 47 Bahrain 3 Albania 18 Uzbekistan 33 Pakistan 48 Algeria 4 Bangladesh 19 Afganistan 34 Mozambique 49 Azerbaijan 5 Somalia 20 Gabon 35 Niger 50 Benin 6 Burkina Faso 21 Indonesia 36 Palestine 51 Turkmenistan 7 Chad 22 Gambia 37 Qatar 52 United Arab Emirates 8 Cameroon 23 Jordan 38 Kuwait 53 Saudi Arabia 9 Kazakhstan 24 Guinea 39 Sierra Leone 54 Sudan 10 Egypt 25 Iran 40 Cote divoire 55 Suriname 11 Togo 26 Iraq 41 Brunei 56 Senegal 12 Turkey 27 Kyrgyz 42 Guinea Bissau 13 Uganda 28 Lebanon 43 Libya 14 Yemen 29 Maldives 44 Malaysia 15 Tajikistan 30 Mali 45 Nigeria

5 Head Office and Regional Offices
Kantor Pusat IDB berada di Jeddah di Saudi Arabia dengan 4 (empat) Regional Office di: 1. Rabat, Morocco (1994) 2. Kuala Lumpur, Malaysia (1994) 3. Almaty, Kazakhstan (1997) 4. Dakar, Senegal (2008) IDB juga memiliki 12 field representatives di negara anggota yaitu: Afghanistan, Azerbaijan, Bangladesh, Guinea, Indonesia, Iran, Nigeria, Pakistan, Sierra Leone, Sudan, Uzbekistan dan Yaman.

6 Country Gateway Office
Tanggal 28 Februari 2013, IDB dan Pemerintah Indonesia cq Menteri Keuangan telah menandatangani Host Country Agreement dalam rangka peresmian kantor perwakilan baru atau Country Gateway Office (CGO) di Indonesia. CGO diharapkan dapat memberikan nilai tambah dan daya saing produk IDB Group, sehingga mampu meningkatkan keterlibatan IDB pada sektor publik dan swasta di Indonesia.

7 2. INSTRUMEN KEUANGAN (1) A. Pembiayaan Konsesi (Concessional Modes)
1. Pembiayaan pinjaman (Loan Financing) : Pinjaman jangka (15 – 20 tahun) yang digunakan untuk membiayai kegiatan pembangunan khususnya bidang pertanian dan infrastruktur. Batas maksimal pinjaman sebesar USD 10 juta 2. Bantuan Teknis (Technical Assistance): Terdapat dua jenis TA yaitu yang berkaitan langsung dengan kegiatan dan yang bersifat konsultasi. Batas maksimal hibah sebesar ID 300 ribu sedangkan untuk sektor swasta ID 100 ribu B Pembiayaan Biasa (Ordinary Modes) 1. Sewa Beli (Ijara) : Perjanjian sewa jangka menengah sampai jangka panjang bagi pembiayaan pengadaan modal. Sebagai pemberi pinjaman IDB menyediakan aset yang dibutuhkan untuk disewa-belikan dalam jangka waktu tertentu sebagai pembayaran sewa berkala. 2. Installment Sale : Pembiayaan jangka menengah sampai jangka panjang dengan batas maksimal pinjaman ID 80 juta. Model pembiayaan mirip dengan sewa/beli dimana IDB membeli aset, biasanya berupa mesin/alat berat, hak kepemilikan akan diserahkan kepada penerima manfaat saat IDB menyerahkan barang tersebut dan penerima manfaat selanjutnya membayar harga aset dan mark-up (margin) yang harus ditanggung. 3. Istisna’a: Fasilitas istisna’a diperuntukan bagi pembangunan gedung maupun bangunan lainnya dapat juga digunakan untuk pembiayaan aset pada sektor energy seperti gas dan tenaga listrik. Periode pembiayaan ditentukan berdasarkan waktu yang dibutuhkan dalam pengadaan material dan produk manukfatur. 4. Line of Financing: Pinjaman ini secara khusus ditujukan untuk mendorong pertumbuhan dan pengembangan usaha kecil menengah, agro industri, dan sektor manufaktur namun tidak diberikan kepada industri pariwisata dan perhotelan serta perumahan yang tidak sejalan dengan prinsip syariah

8 INSTRUMEN KEUANGAN (2) C. Pembiayaan Lain-lain (Additional Modes) 1. Equity Participations : IDB memiliki ekuitas dan penyertaan modal suatu perusahaan baru atau perusahaan yang telah ada, termasuk lembaga-lembaga keuangan Islam di negara anggota. (Bank Muamalat) 2. Profit Sharing a. Portofolio Bank Islam dan Bank Investasi: Tujuan pembentukan dana perwalian ini adalah memobilisasi dana likuiditas bank dan institusi keuangan Islam guna disalurkan kepada negara anggota dalam rangka mendukung perdagangan. b. Unit Investment Fund: c. Awqaf properties Investment Fund: : Bertujuan untuk pembangunan dan investasi property wakaf (perumahan dan perkantoran) di negara-negara anggota dan komunitas muslim di negara non anggota. d. World Waqaf Foundation: Bertujuan mendorong wakaf agar dapat memberikan kontribusi terhadap pembangunan kultural, sosial, dan ekonomi negara anggota, mengentaskan kemiskinan, mempromosikan program dan aktivitas di bidang pendidikan, kesehatan, dan sosbud. e. Waqaf Fund : adalah rekening bantuan khusus, sebagai sebuah dana perwalian dimana pendapatan yang diperoleh dari dana tersebut digunakan untuk program pembanguan social, bea siswa, kerjasama teknis dann membiaya intitut penelitian dan peltihan Islam (IRTI).

9 INSTRUMEN KEUANGAN (3) D. Pembiayaan Langsung 1. Import Trade Financing Operation (ITFO): Penyediaan fasilitas impor bagi negara anggota atas barang-barang utama yang menjadi kebutuhan pokok pembangunan ekonomi. Selain itu juga di gunakan dalam rangka mempromosikan perdagangan langsung antar negara anggota. 2. Export Financing Scheme: Bertujuan mempromosikan ekspor antar negara anggota

10 3. IDB TERMS AND CONDITION
Skema pembiayaan yang sering digunakan Pemerintah dengan terms and condition sebagai berikut: No. Scheme Maturity Grace Period Less than 10 years Between years All Durations 1 Istisna’a LIBOR bps p.a LIBOR bps p.a - 2 – 5 years 2 Installment Sale 3 Leasing LIBOR bps p.a *Starting 1 July 2012

11 4. MEKANISME PENGADAAN PINJAMAN
1. Pemerintah cq. MoF menyampaikan proposal kegiatan yang telah masuk dalam Blue Book kepada IDB 2. IDB akan mengirimkan misi appraisal untuk me-review project 3. Hasil dari misi appraisal berupa Minutes of Meeting yang ditandatangani oleh Pemerintah Indonesia dan IDB. 4. Berdasarkan Minutes of Meeting, IDB menyampaikan penawaran terms and condition project untuk mendapat persetujuan Pemerintah Indonesia 5. Persetujuan Terms and condition dimaksud akan diajukan dalam Sidang Board of Executive Director IDB untuk mendapat persetujuan pembiayaan dari BED. 6. IDB mengirimkan draft agreement untuk negosiasi loan agreement secara korespondensi 7. Penandatanganan Financing Agreement 8. Proses pengefektifan Financing Agreement 9. Pelaksanaan Kegiatan oleh executing agency

12 5. Member COUNTRY PARTNERSHIP STRATEGY (MCPS)
Member Country Partnership Strategy (MCPS) merupakan kerangka kerjasama antara IDB dengan Pemerintah Indonesia untuk jangka menengah sesuai dengan RPJM, yang diantaranya berisi antara lain sektor-sektor prioritas yang akan dibiayai melalui kerjasama dengan IDB. yaitu: Kesehatan, Infrastruktur dan Energi, Pertanian dan rural development, sektor swasta. Dokumen tersebut dituangkan ke dalam dokumen tahunan IDB MCPS Annual Work Program, yang berisi daftar program/proyek beserta besaran kegiatan, yang dapat diperbaharui setiap tahun sesuai dengan kebijakan Pemerintah.

13 6. Pipeline 2012/2013 No Project Name Scheme Amount (USD Milllion)
Category A (Subject to the Submission of Official request) 1 Java Bali 500Kv Line (co-financing with ADB) Installment Sale 22.00 2 Community Sanitation Program (SANIMAS) Istisna'a 100.00 3 The Development and Upgrading of Seven Universities in Improving the Quality and Relevance of Education in Indonesia Multi 175.00 4 Islamic Microfinance Fund in Indonesia Equity 10.00 5 ICDD Phase III (PNPM) 205.00 6 Five S & T Operations TA Grant 0.57 Sub Total 512.57 Category-B (Feasibility Study Not Available) Trans-Java Highway (PPP) 150.00 Regional Roads Development Phase II 200.00 Cikampek Palimanan 116 Km Toll Road Project (PPP) in Java Sub-Total 450.00 Grand Total 962.57

14 Indicative Amount (USD Million)
7. Loan dalam Tahap Persiapan No. Loan Executing Agency Indicative Amount (USD Million) Status 1 Community Sanitation Program (SANIMAS) Ministry of Public Works USD 100,000,000 IDB has done appraisal mission on 25 November - 4 Desember Afterward this project would be proposed for financing approval by IDB BED. 2 The Support to Development of Higher Education Project (7 in 1) Ministry of Education and Culture USD Appraisal mission has been done on January IDB BED has approved this project on 31 March Right now, GOI is still waiting the draft agreement from IDB for negotiation. 3 Integrated Community Driven Development (ICDD) Phase III (PNPM Perkotaan) USD Appraisal mission has been done on March IDB BED approval is estimated on July 2013.

15 8. Loan dalam Tahap Negosiasi
No. Loan Indicative Amount Executing Agency Status 1 Support to Quality Improvement of the Vocational Training Centres Project USD 32,500,000 Ministry of Manpower and Transmigration Although this project has been delayed for almost 2 (two) years to its negotiation phase, Executing agency (Ministry of Manpower and Transmigration) has finally committed to implement this project. To date, GOI has send its first comment of the draft of financing agreement to IDB.

16 9. Loan yang Telah Ditandatangani dan Dalam Proses Pengefektifan
Executing Agency Indicative Amount Status The Support to Development of the Islamic Higher Education (4 in 1) Ministry of Religious Affairs USD 123,750,000 Financing agreement has been signed on 16 February MoF still need Legal Opinion, which have not been declared by Ministry of Law and Human Right, to fulfill condition of effectiveness of the agreement. Regional Roads Development Project Ministry of Public Works USD 65,000,000 Financing agreement has been signed on 17 April MoF has submitted all document for the fulfillment of effectiveness on 14 September Yet IDB still need evidence of payment of land clearance for Tambakmulyo - Wawar district before the agreement could be declared effective. GOI has finally finalized the requested document and has sent to IDB on April Until now IDB still hasn't declare the effectiveness of the agreement.

17 10. On-Going Loans (1) 8,060,000 No Project Title No. Loan Total Biaya
Scheme Jumlah Service Fee Signed Date Effective Date Closing Date Executing Agency 1 The Reconstruction for IAN Ar-Raniry, Aceh Post Eartquake and Tsunami IND-0113 35,580,000 Inst. Sale 8,060,000 3.825% 22-Jul-06 13-Dec-06 30 -Jun-13 Kementerian Agama IND-0112 Istisna'a 27,520,000 31-Dec-12 2 North Sumatera University Hospital (USU) IND-0115 11,017,000 5.1% 23-Dec-06 31-Dec-13 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 3 Development of Belawan Sibolga Fishing Port IND-0121 31,920,000 Istisna’a 16-Mar-08 15-Jul-08 30-Nov-14 Kementerian Kelautan dan Perikanan 4 The Upgrading and Development of the Islamic University of Sunan Gunung Djati, Bandung Project (UIN SGD) IND-0126 21,997,000 16,807,000 27-Apr-08 6-Jul-08 IND-0127 5,190,000 5 The Development and Upgrading of State University of Jakarta (UNJ) IND-0129 24,974,000 21,591,000 10-Jan-09 12-Apr-09 IND-0130 Loan 3,383,000 2.5% 31-Mei-13

18 On-Going Loans (2) No Project Title No. Loan Total Biaya Scheme Jumlah
Service Fee Signed Date Effective Date Closing Date Executing Agency 6 The Development of Belawan Port IND-0133 87,550,000 Istisna'a LIBOR bps 14-Dec-09 1-May-10 5-Apr-16 Kementerian Perhubungan 7 Development of Medical Education and Research Center and Two University Hospitals Project (UI, UNAND, UNS) IND-0137 63,966,000 Istisna’a 31,255,000 5.1% 8-Jan-11 26-Feb-11 16-Dec-15 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan IND-0138 Inst. Sale 32,711,000 31-Dec-14 8 The Quality Improvement of Padjajaran University - Bandung (UNPAD) IND-0140 35,228,000 26,998,000 24-Apr-11 24-Jul-11 4 tahun setelah First Disbursement 8,230,000 IND-141 9 The PNPM ICDD Project Phase II IND-0147 159,450,000 Loan 6,000,000 2.50% 6-Jun-11 24-Sep-11 31-Dec-13 Kementerian Pekerjaan Umum IND-148 136,000,000 IND-0149 Istisna'a (under Jeddah Declaration) 10,000,000 2.65% IND-150 7,000,000 2.00% IND-0151 GRANT 450,000 - 10 The Development and Quality Improvement of the Semarang State University (UNESS) IND-0152 36,040,000 3,400,000 30- Jun-11 28-Nov-11 IND-153 25,730,000 24 Feb 2016 IND-154 6,910,000 31 Mei 2015

19 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
On-Going Loans (3) No Project Title No. Loan Total Biaya Scheme Jumlah Service Fee Signed Date Effective Date Closing Date Executing Agency 11 The Reconstruction and Upgrading of the State University of Padang (UNP) IND-0155 29,500,000 Istisna'a 24,560,000 3.825% 30-Jun-11 28-Nov-11 28-Nov-16 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan IND-156 Loan 4,940,000 1.25% 31-Dec-15 12 The Development and Quality Improvement of State Institute of Islamic Studies (IAIN) Sunan Ampel Project in Surabaya IND-0157 35,000,000 30,400,000 LIBOR bps 28-Nov-14 Kementerian Agama IND-158 Inst. Sale 4,600,000 31-Mei-14


Download ppt "PEMBIAYAAN IDB DI INDONESIA"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google