Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

). Dalam menulis sebuah karangan atau cerita tentunya selalu dijumpai susunan dari banyak kata yang membentuk kalimat. Kalimat-kalimat tersebut harus.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "). Dalam menulis sebuah karangan atau cerita tentunya selalu dijumpai susunan dari banyak kata yang membentuk kalimat. Kalimat-kalimat tersebut harus."— Transcript presentasi:

1 )

2 Dalam menulis sebuah karangan atau cerita tentunya selalu dijumpai susunan dari banyak kata yang membentuk kalimat. Kalimat-kalimat tersebut harus dihubungkan lagi sehingga terbentuk sebuah paragraf. Menyusun paragraf berarti menyampaikan suatu gagasan atau pendapat tertentu yang harus disertai alasan ataupun bukti tertentu.

3 Apa pengertian dari paragraf? Apa saja unsur-unsur yang terdapat didalam paragraf? Apa saja syarat-syarat terbentuk paragraf? Apa kegunaan dari paragraf? Apa saja jenis-jenis dari paragraf berdasarkan pola pengembangan dan kalimat utama?

4 Mengetahui apakah yang dimaksud dengan paragraf. Mengetahui cara-cara mengembangkan suatu pikiran pokok menjadi sebuah paragraf. Mengetahui sebuah paragraf memiliki kesatuan, kepaduan, dan kelengkapan yang menjadikan suatu paragraf dikatakan memenuhi persyaratan. Manfaat dari penulisan makalah ini adalah diharapkan untuk mampu memberikan kajian tentang apa yang dimaksud dengan paragraf dan bagaimana mengembangkan sebuah pikiran pokok menjadi sebuah paragraf yang memiliki kesatuan, kepaduan, dan kelengkapan atau dapat dikatakan paragraf yang memenuhi persyaratan.

5 Paragraf adalah suatu jenis tulisan yang memiliki tujuan atau ide. Paragraf adalah seperangkat kalimat yang tersusun secara logis dan sistematis yang mengandung satu kesatuan ide pokok. paragraf adalah satuan terkecil dari karangan yang biasanya terdiri atas beberapa kalimat yang berkaitan dan merupakan uraian tentang sebuah ide pokok.

6 Kata atau Kalimat Transisi Transisi baik berupa kata maupun kalimat merupakan mata rantai penghubung antar paragraf. Transisi berfungsi sebagai penghubung jalan pemikiran antara paragraf yang satu dengan yang lainnya.

7 Kalimat Pokok Kalimat Pokok adalah kalimat yang merupakan pokok permasalahan dalam paragraf, atau kalimat yang belum jelas. Kalimat Pengembang Kalimat pengembang adalah kalimat yang mendukung atau mengembangkan kalimat pokok. Kalimat Penjelas Kalimat penjelas merupakan unsur terakhir paragraf.

8 Kesatuan Pikiran Tiap paragraf hanya mengandung satu gagasan pokok atau satu topik. Kepaduan Kalimat (Koherensi) adanya hubungan yang harmonis, yang memperlihatkan kesatuan kebersamaan antara satu kalimat dengan kalimat yang lainnya dalam sebuah paragraf. Kelengkapan Berisi kalimat-kalimat penjelasan yang cukup untuk menunjang kejelasan kalimat topik atau kalimat utama.

9 Menandai pembukaan topik baru atau pengembangan lebih lanjut topik sebelunnya. Menambah hal – hal yang penting atau merinci apa yang sudah diutarakan dalam paragraf sebelumnya atau paragraf terdahulu

10 Berdasarkan Tujuan dan Cara Penyampaian Paragraf Argumentasi paragraf yang berisi ide/gagasan dengan diikuti alasan yang kuat untuk menyakinkan pembaca. Ciri – Ciri Paragraf : Bersifat nonfiksi /ilmiah. Bertujuan menyakinkan orang lain bahwa apa yang dikemukakan merupakan kebenaran. Dilengkapi bukti- bukti berupa data, tabel, gambar dll. Ditutup dengan kesimpulan.

11 Ciri – Ciri Paragraf : bersifat nonfiksi/ilmiah bertujuan menjelaskan/me maparkan berdasarkan fakta tidak bermaksud mempengaruhi paragraf yang bertujuan untuk menjelaskan dan menerangkan sesuatu permasalahan kepada pembaca agar pembaca mendapat gambaran yang sejelas-jelasnya tentang sesuatu permasalahan yang dimaksud pengarang. Paragraf Eksposisi

12 Ciri – Ciri Paragraf : Menggambar- kan /melukiskan objek tertentu (orang, tempat, keindahan alam dll) Bertujuan agar pembaca seolah-olah melihat sendiri objek paragraf yang melukiskan atau menggambar- kan sesuatu dengan tujuan agar pembaca seakan-akan bisa melihat, mendengar, atau merasakan sendiri semua yang ditulis oleh penulis. Paragraf Deskripsi

13 Ciri – Ciri Paragraf : Ada fakta/bukti untuk mempengaruhi /membujuk pembaca. Bertujuan mendorong, mempengaruhi dan membujuk pembaca. Menggunakan bahasa secara menarik untuk memberikan sugesti (kesan) kepada pembaca. paragraf yang bertujuan meyakinkan dan membujuk seseorang atau pembaca agar melaksanakan /menerima keinginan penulis. Paragraf Persuasi

14 Ciri – Ciri Paragraf : Ada tokoh, tempat, waktu, dan suasana yang diceritakan. Mementingkan urutan waktu maupun urutan peristiwa. Tidak hanya terdapat dalam karya fiksi ( cerpen, novel,roman) tetapi juga terdapat dalam tulisan nonfiksi (biografi, cerita nyata dalam surat kabar, sejarah,riwayat perjalanan). suatu bentuk paragraf yang mencerita kan serangkaian peristiwa yang disusun menurut urutan waktu terjadinya Paragraf Narasi

15 Berdasarkan Letak Kalimat Utama Paragraf Paragraf Deduktif Paragraf yang diawali dengan hal-hal yang bersifat umum dan diperjelas dengan hal-hal yang bersifat khusus. Pada paragraf deduktif kalimat utamanya berada di awal paragraf Contoh : Pada masa sekarang ini banyak rumah sakit dibangun, baik itu rumah sakit negeri maupun swasta. Semarak berdirinya rumah sakit tersebut diperkirakan karena adanya izin pendirian rumah sakit yang relatif mudah. Rumah sakit negeri di daerah tertinggal mempunyai jumlah yang jauh lebih banyak dibandingkan swasta. Hal tersebut dapat dinalar karena ada beberapa faktor yang mempengaruhi, misalnya faktor finansial, sosial, asal-muasal adanya dokter, dan masih banyak lagi. (Sumber : guruindo.blogspot.com/2012/11/jenis- paragraf-berdasarkan-letak.html)

16 Contoh : Di sebagian besar daerah pedesaan secara menyebar didirikan tempat pendidikan yang berupa sekolah dasar. Meningkat, di kota kecamatan, pemerintah mengusahakan berdirinya sekolah menengah tingkat pertama atau bahkan sebagian berdiri pula sekolah menengah atas. Pada tingkat kabupaten, terutama kabupaten yang sudah maju, bermunculan perguruan tinggi, baik swasta maupun negeri. Selain tempat pendidikan formal yang sudah disebutkan itu, menjamur pula tempat pendidikan nonformal, misalnya: tempat pelatihan komputer, kursus menyablon, kursus memasak, potong rambut, bengkel mobil, pertanian, dan kerajinan. Jadi, anak sekarang seharusnya tidak mengalami kesulitan lagi memilih tempat pendidikan di negeri ini. Anak tinggal menentukan tempat berpendidikan dengan menyesuaikan kesenangan dan kemampuannya. (Sumber : guruindo.blogspot.com/2012/11/jenis- paragraf-berdasarkan-letak.html) Paragraf Induktif paragraf yang dikembangkan mulai dengan hal-hal yang khusus ke hal- hal yang umum. Paragraf induktif kalimat utamanya berada di akhir paragraf.

17 Contoh : Buku merupakan sarana utama dalam mencari ilmu. Dengan buku orang bisa mengetahui ilmu dari berbagai belahan dunia. Dari buku pula kita bisa mendapat hiburan dan menambah pengalaman. Jelaslah bahwa buku sangat berpengaruh dalam kehidupan manusia. (Sumber:http://juprimalino.blogspot.co m/2012/04/macam-paragraf- berdasarkan-letak.html).http://juprimalino.blogspot.co m/2012/04/macam-paragraf- berdasarkan-letak.html Paragraf Campuran Paragraf yang dimulai dengan mengemukakan persoalan pokok atau kalimat pokok kemudian diikuti kalimat- kalimat penjelas dan diakhiri dengan kalimat pokok. merupakan paragraf yang dikembangkan dengan meletakan kalimat utama pada awal dan akhir paragraf berupa paragraf deduktif - induktif (campuran).

18 Contoh : Matahari belum tinggi benar. Embun masih tampak berkilauan. Warna bunga menjadi sangat indah diterpa sinar matahari. Tampak kupu-kupu dengan berbagai warna terbang dari bunga yang satu ke bunga yang lain. Angin pun semilir terasa menyejukkan hati. (Sumber:http://juprimalino.blogspot.co m/2012/04/macam-paragraf- berdasarkan-letak.html).http://juprimalino.blogspot.co m/2012/04/macam-paragraf- berdasarkan-letak.html Paragraf Deskriptif/ Naratif/ Menyebar Paragraf yang tidak memiliki kalimat utama. Pikiran utamanya menyebar pada seluruh paragraf atau tersirat pada kalimat-kalimat penjelas.

19 Contoh : Seminggu menjelang hari raya Idul Fitri, kebutuhan masyarakat semakin meningkat. Mulai dari harga makanan pokok hingga sandang. Masyarakat khawatir jika tidak mempersiapkan kebutuhan hari raya dari sekarang, stok kebutuhan menjelang hari raya semakin sedikit. Seriring meningkatnya kebutuhan orang banyak, rupanya kekhawatiran masyarakat tersebut dimanfaatkan oleh para pedagang untuk meningkatkan harga kebutuhan pokok. Karena perbuatan pedagang yang seperti ini, terpaksa masyarakat harus membeli dengan harga tinggi. (Sumber : 011/12/pola-pengembangan- paragraf.html) 011/12/pola-pengembangan- paragraf.html Paragraf Ineratif Paragraf ineratif adalah paragraf yang kalimat utamanya terletak di tengah-tengah bagian paragraf (di antara awal dan akhir paragraf)

20 Berdasarkan Pola Pengembangan Paragraf Klimaks adalah perincian gagasan dari gagasan yang paling bawah atau rendah menuju gagasan yang paling tinggi kedudukan atau kepentingannya. Kebalikannya adalah antiklimaks. Contoh : Bentuk traktor mengalami perkembangan dari zaman kezaman sesuai dengan kemajuan teknologi yang dicapai umat manusia. Pada waktu mesin uap sedang jaya-jayanya, ada traktor yang dijalankan dengan mesin uap. Modelnya kira-kira menyerupai mesin giling yang digerakkan dengan tenaga uap. Tak lama kemudian, pada waktu tank menjadi pusat perhatian orang, traktor pun berbentuk seperti tank. Traktor semacam ini adalah hasil produksi perusahaan Cartepillar. Jepang pun tak kalah peranannya dalam pembuatan traktor ini. Produksi Jepang yang khas di Indonesia dikenal dengan nama padi traktor, yang bentuknya telah mengalami perubahan dari model- model sebelumnya. (Sumber : https://sites.google.com/site/alaram313/subject/ bahasa-indonesia/kelas-x/material-summary/paragraf- berdasar-pola-pengembangan) https://sites.google.com/site/alaram313/subject/ Pola Klimaks- Antiklimaks

21 Pola sudut pandang adalah pola pengembangan paragraf yang didasarkan tempat atau posisi seorang penulis dalam melihat sesuatu. Contoh : Sekarang hanya beberapa langkah lagi jaraknya mereka dari tebing diatas jalan. Menegakkan dirinya sambil menguasai ke muka dan ia pun berdiri tiada bergerak sebagai pohon diantara pohon- pohon yang lain. Oleh isyarat yang lebih terang dari perkataan itu maju sekian temannya sejajar dengan dia. (Sumber : 1/pengembangan-paragraf- ditinjau.html) 1/pengembangan-paragraf- ditinjau.html Pola Sudut Pandang

22 Perbandingan adalah upaya mengamati persamaan yang dimiliki oleh dua benda atau lebih, sedangkan pertentangan lebih banyak menonjolkan perbedaan yang ada pada dua benda atau lebih. Contoh : Pemerintah telah menyediakan listrik dengan tarif yang murah. Setiap orang dapat menjadi pelanggan dengan tidak banyak mengeluarkan biaya. Berbeda halnya dengan petromaks. Meskipun sama-sama membutuhkan bahan bakar, tetapi energi yang dihasilkan petromaks sangat kecil jika dibandingkan dengan pembangkit listrik biasa. Petromaks hanya digunakan di desa-desa, sedangkan listrik terdapat di kota-kota. (Sumber : a-pengembangan-paragraf.html) a-pengembangan-paragraf.html Pola Perbandingan dan Pertentangan

23 Analogi adalah bentuk pengungkapa n suatu objek yang dijelaskan dengan objek lain yang memiliki kesamaan atau kemiripan. Contoh : Hidup manusia ibarat roda yang terus berputar. Kadang ada di atas dan kadang berada di bawah. Saat mereka berada di atas mereka bisa mendapatkan apapun yang mereka inginkan, tapi sebaliknya ketika mereka berada di bawah sulit sekali untuk meraih keinginan yang mereka dambakan. Ada kalanya bagi mereka yang sedang berada di atas janganlah bersikap sombong dan ingatlah bahwa kesuksesab tersebut hanya bersifat sementara. Dan bagi mereka yang berada di bawah, janganlah berputus asa. Karena masih banyak cara untuk mendapatkan kesuksesan tersebut yaitu dengan berusaha dan berdoa. (Sumber : 5/25/ contoh-paragraf-dengan-pola- pengembangan-generalisasi-analogi-dan- sebab-akibat/) 5/25/ Pola Analogi

24 Sebuah gagasan bisa menjadi jelas jika diperkuat dengan beberapa contoh atau ilustrasi. Contoh itu dapat pula diuraikan dalam sebuah narasi atau deskripsi yang kuat. Contoh : Sampai hari ke-8, bantuan untuk para korban gempa Yogyakarta belum merata. Hal ini terlihat di beberapa wilayah Bantul dan Jetis. Misalnya, di Desa Piyungan. Sampai saat ini, warga Desa Piyungan hanya makan singkong. Mereka mengambilnya dari beberapa kebun warga. Jika ada warga yang makan nasi, itu adalah sisa-sisa beras yang mereka kumpulkan dibalik reruntuhan bangunan. Kondisi seperti ini menunjukkan bahwa bantuan pemerintah kurang merata. (Sumber : paragraf-eksposisi-bahasa.html) paragraf-eksposisi-bahasa.html Pola Contoh

25 Pola Klausalitas Dalam pola ini sebab bertindak sebagai gagasan utama, sedangkan akibat sebagai rincian pengembangannya. Namun demikian, susunan tersebut biasanya juga terbalik. Akibat dapat berperan sebagai gagasan utama, sedangkan sebab menjadi rincian pengembangannya. Contoh : Gelombang cinta memiliki daun yang bergelombang, harga gelombang cinta juga tinggi. Tidak hanya itu, kepopuleran gelombang cinta membuat orang ingin memilikinya. Tidak heran banyak orang ingin membudidayakan gelombang cinta. (Sumber : pola- pengembangan-paragraf.html) Pola Sebab – Akibat Contoh : Para pembeli gelombang cinta terpaksa berdesak-desakan di luar took. Mereka juga berdesak-desakan di dalam took. Mereka ada yang duduk, ada yang berdiri, ada pula yang antre. Bahkan, ada yang duduk beralaskan Koran. Mereka rela mengantre karena harga gelombang cinta di took itu sangat murah. (Sumber : pola-pengembangan-paragraf.html) Pola Akibat-Sebab

26 Pola Generalisasi Generalisasi adalah penalaran dengan cara menarik kesimpulan secara umum berdasarkan sejumlah data. Jumlah data atau peristiwa khusus yang dikemukakan harus cukup dan dapat mewakili.. Contoh : Pada waktu menulis surat kita harus tenang. Kalau sedang sedih, bingung, kesal, atau marah kita jangan menulis surat. Kesedihan, kebingungan, kekesalan, dan kemarahan itu akan tergambar dalam surat kita. Mungkin akan tertulis kata- kata yang kurang terpikir, terburu nafsu, dan dapat merusak suasana. (Sumber : macam-pola-pengembangan-paragraf.html) Pola Umum -Khusus Contoh : Dengan bahasa, manusia dapat menyampaikan bermacam-macam pikiran dan perasaan kepada sesama manusia. Dengan bahasa pula, manusia dapat mewarisi dan mewariskan semua pengalaman dan pengetahuannya. Seandainya manusia tidak berbahasa, alangkah sunyinya dunia ini. Memang bahasa memegang peranan penting dalam kehidupan manusia. (Sumber : pola-pengembangan-paragraf.html) Pola Khusus - Umum

27 Berbeda dari analisis atau uraian, pengembangan ini berusaha mengelompok- kan berbagai hal yang dianggap memiliki kesamaan ke dalam satu kategori. Dengan demikian, hubungan di antara berbagai hal itu menjadi jelas. Contoh : Ikan air tawar terbagi ke dalam tiga golongan, yakni ikan peliharaan, ikan buas, dan ikan liar. Ikan peliharaan terdiri atas ikan-ikan yang mudah diperbanyak. Contohnya: ikan bandeng, ikan mas, ikan gurami, dan lain-lain. Ikan buas memiliki sifat jahat terhadap ikan-ikan lain. Contohnya: ikan gabus dan ikan lele. Ikan liar, meskipun jarang dipelihara, tetapi memiliki keuntungan secara ekonomis. Contohnya: ikan paray, ikan bunter dan ikan ikan jeler. (Sumber : /pola-pengembangan-paragraf/) /pola-pengembangan-paragraf/ Pola Klasifikasi

28 Paragraf seperti ini biasanya menguraikan sebuah gagasan yang abstrak atau istilah yang menimbulkan kontroversi yang membutuhkan penjelasan. Contoh : Istilah Globalisasi adalah keterkaitan dan ketergantungan antar bangsa dan antar manusia di seluruh dunia melalui perdagangan, investasi, perjalanan, budaya populer, dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas- batas suatu negara menjadi semakin sempit.Globalisasi adalah suatu proses di mana antar individu, antar kelompok, dan antar negara saling berinteraksi, bergantung, terkait, dan memengaruhi satu sama lain yang melintasi batas Negara. Dalam banyak hal, globalisasi mempunyai banyak karakteristik yang sama dengan internasionalisasi sehingga kedua istilah ini sering dipertukarkan. Sebagian pihak sering menggunakan istilah globalisasi yang dikaitkan dengan berkurangnya peran negara atau batas-batas negara. interaksinegarainternasionalisasi (Sumber : 2/02/25/pola-pengembangan-paragraf/) 2/02/25/pola-pengembangan-paragraf/ Pola Definisi Luas

29

30 Paragraf adalah karangan yang terdiri dari satu buah pikiran utama yang didukung oleh kalimat pengenal, kalimat utama atau kalimat topik, kalimat penjelas dan kalimat penutup. Sebuah pikiran pokok berkembang menjadi sebuah paragraf dengan beberapa kalimat penjelas. Suatu paragraf dikatakan memenuhi persyaratan apabila mengandung kesatuan, kepaduan, dan kelengkapan. Sebagai akhir dari tulisan ini penulis ingin memberikan saran, yaitu membuat sebuah paragraf tidak semudah yang kita bayangkan selama ini. Sehingga latihan yang intensif akan lebih membantu dalam pembuatan sebuah paragraf yang memenuhi persyaratan.

31


Download ppt "). Dalam menulis sebuah karangan atau cerita tentunya selalu dijumpai susunan dari banyak kata yang membentuk kalimat. Kalimat-kalimat tersebut harus."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google