Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Etika & Etika Komputer Agus Riyanto, SH, LL.M. Apa Etika itu?

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Etika & Etika Komputer Agus Riyanto, SH, LL.M. Apa Etika itu?"— Transcript presentasi:

1 Etika & Etika Komputer Agus Riyanto, SH, LL.M

2 Apa Etika itu?

3 Politisi DPR Tidak Sopan Jakarta - Dua anggota DPR, Ruhut Sitompul (Partai Demokrat) dan Gayus Lumbuun (PDI Perjuangan) bersitegang dalam rapat Panitia Angket Kasus Bang Century Rabu (6/1) hingga mengeluarkan kata ’’bangsat”. Meski akhirnya kembali akur dan Kamis (7/1) siang tadi keduanya bersalaman, perseteruan jadi gunjingan. Ahli filsafat politik Prof.Dr.Komarudin Hidayat menilai hal itu bukti politisi Indonesia berpolitik tanpa visi dan komitmen kebangsaan, melainkan hanya lebih berhitung pada kepentingan sesaat. ’’Saya kira ini bukan perkara dewasa atau tidak dewasa, tetapi ini pertanda politisi Indonesia tidak punya kepekaan dan tidak punya tata krama,” ujar Komarudin dalam pesan singkatnya kepada Surabaya Post di Jakarta, Kamis (7/1).

4 Menanggapi hal itulah, Komarudin Hidayat mengatakan, kata- kata kotor seperti itu tak pantas diucapkan seorang politisi. Apalagi itu di sebuah forum yang sifatnya terbuka. ’’Jadi, etika komunikasi memang kurang santun dan kurang cerdas,” tutur rektor Universitas Islam itu. Sisi lain, Komarudin menilai ada desain politik yang sengaja mendevaluasi wibawa Tim 9 DPR agar kepercayaan masyarakat turun. Sehingga skandal Bank Century tidak terbongkar tuntas. ’’Jangan-jangan ada pihak yang sengaja bermain sinetron dan akrobat politik dengan tujuan tertentu,” ujar salah satu penerima penghargaan Bakrie Award 2009 ini. Tim 9 adalah tim yang menggalang dukungan digulirkannya Pansus kasus Century. Tim ini dimotori politisi-politisi PDIP. Sumber : Surabaya Post, 7 Januari 2010

5 Anggota Dewan Perlu Dibekali Etika Komunikasi PADANG-MI : Pakar komunikasi Universitas Ekasakti, Padang, Sumartono menilai semua anggota dewan perlu mendapat pembekalan etika komunikasi. Ia mengatakan itu terkait perilaku anggota Pansus Hak Angket Century saat meminta keterangan para pejabat. "Dalam etika komunikasi ditekankan, orang dilarang memotong pembicaraan orang lain. Apalagi dalam Pansus Century, antara anggota pansus dengan saksi yang dipanggil, memiliki posisi yang sejajar," katanya di Padang, Sumatra barat, Sabtu (16/1).

6 Ia mengingatkan, seharusnya anggota pansus memiliki kesabaran mendengar jawaban dan penjelasan para saksi. Ketika saksi sudah sabar mendengarkan pertanyaan, anggota pansus mestinya juga sabar mendengar jawaban saksi. "Kesannya pansus mengadili saksi. Saya melihat ini sepertinya upaya untuk menjadi selebriti politik, karena adegannya ditayangkan kamera," kata penulis buku Komunikasi Kasih Sayang itu. Oleh karena itu, menurutnya, semua anggota dewan perlu dibekali dengan etika komunikasi, karena sangat dibutuhkan dalam melaksanakan fungsi-fungsinya. "Ketika orang datang ke dewan untuk hearing, kerap anggota dewan merasa posisinya lebih tinggi. Padahal, posisinya sama," katanya. (Ant/OL-01) Sumber : Media Indonesia, 16 Januari 2010.

7 Tinjauan Umum Etika Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia-Pusat Bahasa [Edisi Keempat], Gramedia, Jakarta, 2008, Etika adalah: Ilmu tentang apa yang baik dan yang buruk, tentang hak dan kewajiban moral. Kumpulan asas/nilai yang berkenaan dengan akhlak. Nilai mengenai yang benar dan salah yang dianut masyarakat.

8 Etika. Masihkah diperlukan ? Etika, berasal dari kata “ethos”, salahsatu cabang ilmu filsafat oksiologi membahas bidang etika yaitu, tentang: - nilai keutamaan dan bidang estetika - nilai-nilai keindahan, - pemilihan nilai-nilai kebaikan ETIK = ETIKA, ethics (Inggris) adalah ilmu tentang kesusilaan yang menentukan bagaimana patutnya manusia hidup dalam masyarakat Dengan demikian Etika adalah pilihan apa yang baik dan apa yang buruk, sehingga segala ucapan itu senantiasa haruslah berdasarkan hasil-hasil pemeriksaan tentang “perikeadaan hidup” dalam arti yang seluas-luasnya

9 Pendapat Para Pakar Menurut Profesor Robert Salomon, etika dapat dikelompokan menjadi dua definisi : Etika merupakan karakter individu. Etika di dalam hal ini termasuk bahwa orang yang beretika adalah orang yang baik. Pengertian ini disebut pemahaman manusia sebagai individu yang telah beretika. Etika merupakan hukum sosial. Etika merupakan hukum yang mengatur, mengendalikan serta juga membatasi perilaku manusia. Dr. Sumaryono berpendapat etika merupakan studi tentang “kebenaran dan ketidakbenaran” kodrat manusia yang diwujudkan melalui kehendak manusia dalam perbuatannya.

10 Etika, Filsafat dan Ilmu Pengetahuan Etika adalah bagian dari Filsafat. Filsafat itu sendiri merupakan bagian dari ilmu pengetahuan. Filsafat itu adalah suatu ilmu pengetahuan yang berfungsi sebagai intrepretasi tentang hidup manusia, yang bertugas meneliti dan menentukan semua fakta konkret hingga yang paling mendasar dengan jalan menjelaskan pertanyaan selalu menimbulkan suatu pertanyaan baru.

11 Prof. Dr. Abdul Kadir Prof. Dr. Abdul Kadir di dalam bukunya “Etika Profesi Hukum” lebih memperinci unsur-unsur pentingnya Filsafat sebagai ilmu sebagai : Kegiatan intelektual Mencari makna yang hakiki Sebagai fakta dan gejala Dengan cara refleksi, metodis dan sistematis Untuk kebahagiaan manusia

12 Etika Tidak Sama Dengan Moral Dalam bahasa sehari- hari, etika sering kali juga disamakan dengan istilah moral. Tindakan memukul wanita itu termasuk tidak beretika ataukah tidak bermoral ? Menurut anda ?

13 Definisi Moral. Apakah itu ? Moral adalah ajaran tentang apa yang dilarang dan apa yang wajib untuk dilakukan oleh setiap manusia supaya bisa menjadi baik.

14 Contoh Moral Contoh dari Moral: aturan & hukum agama, hukum adat, wejangan tradisi leluhur, nasehat orang tua, ajaran ideologi, dll. Sumber moral: tradisi, adat, agama, ideologi negara, dll.

15 Etika dan Moral Etika tidak sama dengan moral. Orang yang baik etika-nya belum tentu moralnya juga baik. Setiap orang memiliki moralitas tetapi tidak berarti setiap orang memiliki etika. Moralitas, adalah segala macam pandangan atau norma-norma atau pendapat, kebiasaan, ajaran baik dan buruk sebagai manusia. Etika adalah ilmu atau filsafat tentang moralitas. Etika adalah pemikiran tentang moralitas

16 Moral ada sangkut pautnya dengan baik-buruk, tetapi ukuran baik buruk itu tidaklah sederhana, karena mempunyai ukuran tertentu. Misalnya: Sebagai manusia yang baik, bukan diukur dari hal yang nyata/nampak, melainkan harus dilihat dari aspek nilai yang mempunyai jangkauan lebih luas dari sekedar jangkauan agama. Moral dapat bersumber pada agama (baik buruk menurut agama). Dapat juga bersumber pada kebiasaan, sedangkan etika sebagai sesuatu hal yang lebih luas dari moral. (karena etika filsafat tentang moral).

17 Dengan demikian, maka seseorang tidak saja cukup memahami tentang moral saja, tetapi harus menguasai etika di dalam kehidupan bermasyarakat. Etika mendudukan seseorang tidak hanya bermoral tetapi juga mendudukannya sebagai manusia yang luhur, berbudi, bijaksana dan berwelas asih. Apakah anda sudah bermoral dan beretika ?

18 Etika, Moral dan Norma Kehidupan Secara etimologi, etika dapat disamakan dengan Moral. Moral berasal dari bahasa latin “mos” yang berarti adat kebiasaan. Moral lebih kepada rasa dan karsa manusia dalam melakukan segala hal di kehidupannya. Jadi Moral lebih kepada dorongan untuk mentaati etika. Dr. Sony Keraf berpendapat bahwa moralitas adalah sistem tentang bagaimana kita harus hidup dengan baik sebagai manusia. Frans Magnis Suseno berpendapat etika adalah sebuah ilmu dan bukan sebuah ajaran. Moralitas menekankan, “inilah cara anda melakukan sesuatu”. Etika lebih kepada, “mengapa untuk melakukan sesuatu itu harus menggunakan cara tersebut?

19 Lawrence Konhberg Lawrence Konhberg mencatat 6 orientasi tahap perkembangan moral yang dekat hubungannya dengan etika. Enam tahap tersebut adalah : Orientasi pada hukuman, ganjaran, kekuatan fisik dan material. Orientasi hedonitas hubungan antar manusia. Orientasi konformitas. Orientasi pada otoritas. Orientasi kontrak sosial. Orientasi moralitas prinsip suara hatim individual, komprehensif dan universal.

20 Pelanggaran Etika & Hukum Etika sebagai sebuah nilai menjadi pegangan seseorang atau suatu kelompok dalam mengatur tingkah laku di dalam kehidupan kelompok-kelompok tersebut, tentunya tidak terlepas dari tindakan-tindakan tidak etis. Tindakan tidak etis yang dimaksudkan adalah tindakan yang melanggar etika yang berlaku dalam lingkungan kehidupan tersebut. Joan Husada mencatat beberapa faktor yang berpengaruh tindakan-tindakan tidak etis dalam antara lain: Kebutuhan individu. Tidak ada pedoman. Perilaku dan kebiasaan individu. Lingkungan tidak etis. Perilaku atasan [dalam perusahaan].

21 Sanksi Pelanggaran Etika Sanksi Sosial : Skala relatif kecil, dipahami sebagai kesalahan yang dapat “dimaafkan”. Sanksi Hukum : Skala besar, merugikan hak pihak lain. Hukum Pidana menempati prioritas utama, diikuti oleh hukum Perdata. ======================================= Menurut pendapat anda mana yang lebih berat ?

22 Macam Etika Berkembang di Masyarakat Etika Deskriptif : etika yang berbicara mengenai suatu fakta yaitu tentang nilai dan pola perilaku manusia terkait dengan situasi dan realitas yang membudaya dalam kehidupan masyarakat Etika Normatif : etika yang memberikan penilaian serta himbauan kepada manusia tentang bagaimana harus bertindak sesuai norma yang berlaku. Mengenai norma norma yang menuntun tingkah laku manusia dalam kehidupan sehari hari

23 Dr. Sony Keraf mencatat ada dua Norma Norma Umum: norma yang bersifat universal.  Norma sopan santun  tata cara hidup  Norma hukum  memiliki keberlakuan tegas  Norma moral  norma tolok ukur masyarakat Norma Khusus : aturan yang berlaku dalam bidang kegiatan atau kehidupan dalam lingkup hidup yang lebih sempit. Misalnya menyangkut aturan apabila mengunjungi pasien di rumah sakit, aturan dalam bermain olah raga sepakbola dan sebagainya.

24 Struktur Etika Etika umum Etika khusus  Etika individual  Etika sosial Sikap terhadap sesama Etika keluarga Etika profesi  Biomedis  Hukum  Bisnis  Tekhnologi Informatika  Lain lain Etika politik Etika lingkungan hidup

25 Moral: Bersifat perintah langsung Etika: Bersifat kecakapan teoritis Seperti Petunjuk Perjalanan Seperti Peta Wilayah Perbedaan Etika dan Moral

26 Etika & Teknologi : Tantangan Masa Depan Perkembangan teknologi yang terjadi dalam kehidupan manusia itu terjadi seperti revolusi yang memberikan banyak perubahan pada cara berpikir manusia, baik di dalam hal penyelesaian masalah, perencanaan, maupun dalam rangka pengambilan keputusannya. Teknologi yang akan mengambil alih fungsi-fungsi mental manusia

27 Sejarah & Perkembangan Etika Komputer Sesuai dengan penemuan tekhnologi komputer di era 1940-an, maka perkembangan etika komputer juga dimulai dari era tersebut dan secara bertahap berkembang menjadi sebuah disiplin ilmu baru di masa sekarang ini. Hal ini berarti bahwa tekhnologi jelas telah membuat adanya perilaku baru yang harus diperhatikan untuk dapat mengurangi ekses negatif dari padanya dan untuk itu lahir etika komputer sebagai jawabannya.

28 Sejarah Etika Komputer [Era an] Munculnya etika komputer sebagai suatu bidang studi dimulai dari pekerjaan Profesor Nobert Wiener. Pada perang dunia ke dua (1940) Nobert Weiner telah mengembangkan sebuah meriam anti pesawat tempur. Tantangan universal dari proyek tersebut membuat weiner memperhatikan sisi lain dari sebuah perkembangan teknologi, yaitu Etika.

29 Era 1940 – 1950-an Prof. Norbert Wiener adalah profesor MIT, USA. Tantangan proyek tersebut adalah sisi lain dari perkembangan teknologi = etika. Penelitian dibidang etika dan teknologi menciptakan riset baru cybernetics atau the science of information feedback systems. Tahun 1950, Wiener menerbitkan Buku yang monumental berjudul “The Human Use of Human Beings”, pada buku tersebut Wiener meletakkan suatu pondasi menyeluruh untuk analisa dan riset tentang etika komputer. Pokok-pokok penting Buku Wiener : Tujuan Hidup. Empat prinsip-prinsip Hukum. Metode yang tepat untuk menerapkan etika. Diskusi tentang masalah-masalah pokok dalam etika komputer. Contoh topik kunci tentang etika komputer.

30 Era an Pada perkembangannya penelitian dibidang etika dan teknologi tersebut akhirnya menciptakan suatu bidang riset baru yang disebut Cyberetics atau the science of information feedback system. Konsep tersebut dikombinasikan dengan komputer digital yang dikembangkan pada waktu itu dan akhirnya dapat ditarik kesimpulan etis tentang pemanfaatan yang sekarang dikenal dengan IT. Pada tahun 1948 di dalam bukunya Cybernetics: Control and Communication in the Animal and the Machine, ia mengungkapkan bahwa mesin komputasi modern pada prinsipnya merupakan sistem jaringan syaraf yang juga merupakan peranti kendali otomatis. Pada tahun 1950 weiner menerbitkan buku monumental berjudul “the Human Use of Human Beings”. Dalam bukunya tersebut ia tidak menggunakan istilah etika komputer, tetapi ia meletakan fondasi menyeluruh untuk analisa dan riset tentang etika komputer. Istilah etika komputer sendiri akhirnya dipakai lebih dari dua dekade kemudian.

31 Era 1960-an Pada pertengahan tahun 1960, Donn Parker dari SRI International Menlo Park California melakukan berbagai riset untuk menguji penggunaan komputer yang tidak sah dan tidak sesuai dengan profesionalisme dibidang komputer. Parker menyampaikan suatu ungkapan yang menjadi titik tolak penelitiannya, yaitu : Ketika orang-orang masuk pusat komputer, mereka meninggalkan etika mereka diambang pintu. Pada tahun 1968 ketika ditunjuk untuk memimpin dalam pengembangan kode etik profesional yang pertama dilakukan untuk Association for Computing Machinery (ACM) menandai dikenalnya parker sebagai pelopor kode etik profesi di bidang komputer walaupun pekerjaannya belum menyajikan suatu kerangka teoritis umum mengenai etika tersebut.

32 Era 1960-an Pertengahan tahun 1960, Donn Parker dari SRI International Menlo Park California, melakukan riset untuk menguji kemampuan komputer yang tidak sesuai dengan profesional dibidang komputer. “That when people entered the computer center they left their ethics at the door”. Parker melakukan penelitian dengan mengumpulkan berbagi contoh kejahatan komputer dan aktivitas lain yang tidak pantas dilakukan oleh para profesioanal komputer. Kemudian Parker menerbitkan “Rules of Ethics in Information Processing” Parker memimpin perkembangan Kode Etik Profesional yang pertama dilakukan oleh Association for Computing Machinery (ACM).

33 Era 1970-an Pada era 1970-an muncul suatu gagasan oleh Weizenbaum dalam buku computer and human power yang mengilhami banyak pemikir tentang perlunya etika komputer, bahwa model pengolahan informasi tentang manusia yang akan datang dan hubungannya antara manusia dengan mesin. Perkembangan etika komputer juga diwarnai dengan karya “Walter Maner” yang telah menggunakan computer ethics.

34 Era 1970-an Buku Joseph Weizenbaum “Computer Power and Human Reason” memuat banyak gagasan dalam hal etika komputer dan perlunya etika komputer. Perkembangan Etika Komputer Era 1970-an diwarnai dengan dikeluarkan karya Walter Maner yang sudah menggunakan istilah “computer ethics” untuk dapat mengacu pada bidang pemeriksaan yang selalu berhadapan dengan permasalahn etis yang diciptakan oleh pemakaian teknologi komputer saat itu.

35 Era 1980-an Pekerjaan tokoh-tokoh etika komputer sebelumnya akhirnya membawa etika komputer sebagai suatu disiplin ilmu baru. Pada pertengahan 1980-an James Moor dari Dartmouth Collage menerbitkan artikel menarik yang berjudul What is Computer Ethics? Masih pada pertengahan 1980-an Deborah Johnson dari Resselear Polytechnic Institute menerbitkan buku teks Computer Ethics.

36 Era 1980-an Sejumlah konsekuensi sosial dan teknologi informasi yang etis menjadi isu publik di Amerika dan Eropa. Hal yang sering dibasa adalah computer-enable crime atau kejahatan komputer, invasi keleluasaan pribadi melalui database komputer dan perkara pengadilan mengenai kepemilikan perangkat lunak. Penjabaran para pakar sebelumnya, akhirnya membawa etika komputer sebagi suatu disiplin ilmu baru. Pertengahan 80-an James Moor dari Dartmouth College menerbitkan artikel berjudul “What is Computer Ethics”. Deborah Johnson dari Rensselaer Polytechnic Institute menerbitkan “Computer Ethics”, sebagai buku teks pertama yang digunakan.

37 Era 1990-an sampai sekarang Sepanjang tahun 1990, berbagai pelatihan baru di universitas, pusat riset, konfrensi, jurnal, buku teks dan artikel menunjukan suatu keanekaragaman yang luas tentang topik di bidang etika komputer. Berkat jasa dan kontribusi pemikiran brilian dari para ilmuwan di bidang etika komputer, akhirnya etika komputer menjadi salah satu bidang ilmu utama pada banyak pusat riset dan perguruan tinggi di dunia dan akan terus berkembang mengikuti perkembangan komputer.

38 Era 1990an – sekarang Peran Simon Rogerson dari De Montfort University UK yang mendirikan Center for Computing and Social Responsibility. Dalam pandangannya ada kebutuhan dalam pertengahan tahun 1990 untuk sebuah “generasi kedua” yaitu perkembangan etika komputer. Berkat pemikiran para pakar akhirnya etika komputer menjadi salah satu bidang ilmu utama pada banyak pusat riset dan perguruan tinggi didunia yang akan terus dikembangkan mengikuti perkembangan komputer itu sendiri.

39 Etika Komputer di Indonesia Indonesia mengadopsi pemikir-pemikir dunia diatas, etika dibidang komputer menjadi kurikulum wajib yang dilakukan oleh hampir semua perguruan tinggi dibidang komputer di Indonesia. Meskipun banyak perguruan tinggi yang tidak langsung menyebut bidang studinya sebagai etika komputer, namun banyak yang memasukannya kedalam bidang studi yang relevan.

40 Beberapa Pandangan dalam Cakupan Etika Komputer Beberapa pandangan dan gambaran tentang istilah etika komputer yang dikemukakan oleh para pemikir etika komputer adalah sebagai berikut : Walter Maner menggambarkan sebagai bidang ilmu yang menguji permasalahan etis yang memang menjengkelkan yang diciptakan oleh teknologi komputer. Deborah Johnson menggambarkan bidang ini sebagai satu studi tentang cara yang ditempuh oleh komputer memiliki standar moral baru, yang memaksa kita sebagai penggunanya menerapkan norma- norma baru pula dalam dunia yang belum dipetakan. James Moor mendefenisikan komputer di dalam artikel : What is Computer Ethics” mengartikan etika komputer sebagai bidang ilmu yang tidak terikat secara khusus dengan teori ahli filsafat manapun dan kompetible dengan pendekatan metodologis yang luas pada pemecahan masalah etis. Donald Gotterbarn mempelopori suatu pendekatan yang berbeda dalam melukiskan cakupan khusus bidang etika komputer. Dalam pandangannya etika komputer harus dipandang sebagai suatu cabang etika profesional yang terkait semata-mata dengan standar kode dan praktik yang dilakukan oleh para profesionalisme.

41 Dua Tahap Revolusi Komputer menurut Moor Tahap 1 Pengenalan Teknologi Tahap 2 Penyebaran teknolog i Bidang Lain Pekerjaan Industri Keuangan Pendidikan

42 Isu-isu Pokok Etika Komputer Kejahatan Komputer. Cyber Ethics. E-Commerce. Pelanggaran Hak Atas Kekayaan Intelektual. Tanggung Jawab Profesi. Cyberlaw. Perlindungan Konsumen di Cyberspace. Kejahatan Telekomunikasi

43 Studi Literatur Teguh Wahyono, Etika Komputer dan Tanggung Jawab Profesional di Bidang Tekhnologi Informasi, Andi Offest, Yogyakarta, Sukrisno Agoes dan I Cenik Ardana, Etika Bisnis dan Profesi, Salemba Empat, Jakarta, 2009.

44


Download ppt "Etika & Etika Komputer Agus Riyanto, SH, LL.M. Apa Etika itu?"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google