Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Etika Iklan TV. Struktur Iklan Problem, nasihat dan resolusi (Wilson) Problem, nasihat dan resolusi (Wilson) Iklan televisi adalah drama (Martin Esslin)

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Etika Iklan TV. Struktur Iklan Problem, nasihat dan resolusi (Wilson) Problem, nasihat dan resolusi (Wilson) Iklan televisi adalah drama (Martin Esslin)"— Transcript presentasi:

1 Etika Iklan TV

2 Struktur Iklan Problem, nasihat dan resolusi (Wilson) Problem, nasihat dan resolusi (Wilson) Iklan televisi adalah drama (Martin Esslin) Iklan televisi adalah drama (Martin Esslin) Unsur pokok drama adalah tokoh fiktif,jalan cerita dan dialog Unsur pokok drama adalah tokoh fiktif,jalan cerita dan dialog Iklan dimulai dengan problem/konflik atau situasi tragis yg mengancam (rambut rusak,berketombe, sakit perut dll) lalu ada jalan keluar (solusi) Iklan dimulai dengan problem/konflik atau situasi tragis yg mengancam (rambut rusak,berketombe, sakit perut dll) lalu ada jalan keluar (solusi) Selalu diakhiri dengan bahagia Selalu diakhiri dengan bahagia

3 Keefektifan Iklan Mengaktifkan dorongan2 bawah sadar (subconcious drives) yg mendominasi kehidupan manusia yg selalu tertarikkepada orang lain, penampilan, kecantikan dan misteri (Martin Esslin) Mengaktifkan dorongan2 bawah sadar (subconcious drives) yg mendominasi kehidupan manusia yg selalu tertarikkepada orang lain, penampilan, kecantikan dan misteri (Martin Esslin) Harapan2,keinginan2, impian2,kepedulian2 bahkan kekhawatiran2 dan ketakutan2 manusia sering dipelajari dan dianalisis olah para pengiklan untuk menjual produk dan jasa mereka Harapan2,keinginan2, impian2,kepedulian2 bahkan kekhawatiran2 dan ketakutan2 manusia sering dipelajari dan dianalisis olah para pengiklan untuk menjual produk dan jasa mereka

4 Ilusi adalah inti drama. Penggunaan seorang yg punya otoritas (artis, atlet, profesional dll) dalam iklan jauh lebih berpengaruh daripada orang yg punya otoritas sebenarnya dalam kehidupan nyata. Ilusi adalah inti drama. Penggunaan seorang yg punya otoritas (artis, atlet, profesional dll) dalam iklan jauh lebih berpengaruh daripada orang yg punya otoritas sebenarnya dalam kehidupan nyata. Mengapa demikian? Mengapa demikian?

5 Hak2 konsumen dlm iklan Hak atas keselamatan dari pemanfaatan suatu produk Hak atas keselamatan dari pemanfaatan suatu produk Hak untuk mendahuluan kebutuhan pokok daripada kepentingan sampingan Hak untuk mendahuluan kebutuhan pokok daripada kepentingan sampingan Hak untuk memperoleh informasi secara jelas dan lengkap Hak untuk memperoleh informasi secara jelas dan lengkap Hak untuk memilih merk atau produk tertentu Hak untuk memilih merk atau produk tertentu Hak untuk didengar keluhan dan sarannya Hak untuk didengar keluhan dan sarannya

6 EPI Self regulation (swakramawi) Self regulation (swakramawi) Lebih melihat isi dan metode pnyebarluasan pesan (bukan efektifitas,estetika dan selera) Lebih melihat isi dan metode pnyebarluasan pesan (bukan efektifitas,estetika dan selera) Terdiri atas code of conducts (tata krama) dan code of practices (tatana etika usaha) Terdiri atas code of conducts (tata krama) dan code of practices (tatana etika usaha) Berlaku untuk iklan,pelaku, dan usaha periklanan yg dipublikasikan atau beroperasi di wilayah hukum RI Berlaku untuk iklan,pelaku, dan usaha periklanan yg dipublikasikan atau beroperasi di wilayah hukum RI

7 Prinsip kode etik periklanan Jujur, bertangungjawab dan tidak bertentangan dengan dgn hukum negara Jujur, bertangungjawab dan tidak bertentangan dengan dgn hukum negara Sejalan dengan nilai2 sosial budaya Sejalan dengan nilai2 sosial budaya Mendorong persaingan, namun dengan cara-cara yg sehat dan adil Mendorong persaingan, namun dengan cara-cara yg sehat dan adil

8

9

10


Download ppt "Etika Iklan TV. Struktur Iklan Problem, nasihat dan resolusi (Wilson) Problem, nasihat dan resolusi (Wilson) Iklan televisi adalah drama (Martin Esslin)"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google