Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Bab 6 Akuntansi Sektor Publik Universitas Sriwijaya.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Bab 6 Akuntansi Sektor Publik Universitas Sriwijaya."— Transcript presentasi:

1 Bab 6 Akuntansi Sektor Publik Universitas Sriwijaya

2

3 Setelah mempelajari materi ini, peserta didik atau mahasiswa akan dapat:  Mampu melakukan analisis atas transaksi pendapatan  Mampu melaksanakan jurnal standar atas transaksi pendapatan  Mampu melaksanakan jurnal khusus pendapatan  Mampu memahami dokumen sumber akuntansi pendapatan  Mampu memahami pengungkapan pendapatan dalam laporan keuangan

4 Pemerintah daerah didalamnya memiliki satuan kerja yang terdiri dari  Satuan kerja perangkat daerah (SKPD): Dinas... Badan... Kantor...  Satuan Kerja pengelola keuangan daerah (SKPKD): BIRO/BAGIAN KEUANGAN SETDA (Belum PP 41) Dinas/Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah

5 Satuan Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Dinas… Badan… Kantor… Satuan Kerja Pengelola Keuangan Daerah (SKPKD) Biro/Bagian Keuangan Setda (Belum PP41) Badan/Dinas Pengelola Keuda

6 Satuan KerjaSKPDRetribusiSKPKDPajak Dana Perimbangan Lain-lain Pend Yg Syah Pemb Penerimaan

7 Satuan Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Hak Memiliki anggaran Melaksanakan Anggaran Sesuai Tupoksi Kewajiban: Mempertanggu ngjawabkan Pelaksnaan Anggaran Melaporakan Pertanggungja waban Satuan Kerja Pengelola Keuangan Daerah (SKPKD) Hak Memiliki anggaran Melaksanakan Anggaran Sesuai Tupoksi Kewajiban s.d.a + Pengaturan lalu lintas keuda konsolidasi

8 Standar AkuntansiPermendagri Pendapatan adalah: “semua penerimaan Rekening Kas Umum Daerah yang menambah ekuitas dana lancar dalam periode tahun anggaran yang bersangkutan yang menjadi hak pemerintah, dan tidak perlu dibayar kembali oleh pemerintah”. Peraturan Menteri Dalam Negeri (permendagri) No.13 Tahun 2006 mengenai pedoman pengelolaan keuangan daerah disebutkan bahwa pendapatan daerah adalah hak pemerintah daerah yang diakui sebagai penambah nilai kekayaan bersih.

9 Standar akuntansiPermendagri SILPA Pend yg ditangguh kan Cad piutang Cad Persediaan Dana yg hrs disediakan utk pemb Utang jk Pendek Aktiva lancar Utang Lancar Pendapatan

10 AkunKelompokJenisObyekRincian Obyek Pendapatan PADRetribusi Daerah Retribusi jasa Umum Retribusi Pelayanan Kesehatan

11 Akuntansi pendapatan dilaksanakan berdasarkan azas bruto, yaitu:  Membukukan penerimaan bruto,  Tidak mencatat jumlah nettonya (setelah dikompensasikan dengan pengeluaran). Pendapatan: Pendapatan Netto Pengeluaran untuk memperoleh pendapatan Akuntansi pendapatan dilaksanakan berdasarkan azas bruto, yaitu:  Membukukan penerimaan bruto,  Tidak mencatat jumlah nettonya (setelah dikompensasikan dengan pengeluaran). Pendapatan: Pendapatan Netto Pengeluaran untuk memperoleh pendapatan

12 Diakui Sebagai Pendapatan Diakui sebagai belanja Lanjutan…

13  Contoh;  Pendapatan retribusi parkir jumlah RP  Pengeluaran unutk memperoleh retribusi parkir antara lain: Makan minum petugas Rp Upah petugas parkir Rp  Berapa pendapatan retirbusi yang harus diakui untuk dicatat dalam jurnal perimaan kas?  Jawab: Yang harus diakui adalah sebesar Rp Belanja pengeluaran dicatat sebagai beban belanja normal  Contoh;  Pendapatan retribusi parkir jumlah RP  Pengeluaran unutk memperoleh retribusi parkir antara lain: Makan minum petugas Rp Upah petugas parkir Rp  Berapa pendapatan retirbusi yang harus diakui untuk dicatat dalam jurnal perimaan kas?  Jawab: Yang harus diakui adalah sebesar Rp Belanja pengeluaran dicatat sebagai beban belanja normal

14  Dokumen sumber merupakan dokumen yang dijadikan dokumen dasar bagi akuntansi sebagai dasar penjurnalan.  Surat Ketetapan Pajak Daerah  Surat Ketetapan Retribusi Daerah  Surat tanda bukti pembayaran  Bukti penerimaan lainnya  Dokumen sumber untuk pengakuan pendapatan antara lain dapat berupa surat tanda setoran (STS), nota kredit, dan bukti penerimaan lannya yang dianggap sah seperti surat pertanggungjawaban (SPJ) pendapatan.

15 Transaksi Penerimaan PAD Surat Ketetapan Pajak Daerah Surat Ketetapan retribusi Daerah Surat tanda bukti Pembayaran Bukti penerimaan lainnya yang dianggap syah

16

17

18

19

20

21

22  Yang bertugas dan mempunyai kewajiban menyusun laporan keuangan SKPD adalah Pejabat Pengelola Keuangan SKPD (PPK–SKPD).  Pejabat Pengelola Keuangan - SKPD setelah menerima surat tanda setoran (STS) Penerimaan dari Bendahara Penerimaan akan menjurnal dalam buku jurnal penerimaan kas.  Berdasarkan dokumen STS Penerimaan dan lampirannya, PPK-SKPD mencatat transaksi pendapatan dengan menjurnal “Kas di Bendahara Penerimaan” di Debit dan “Akun Pendapatan (sesuai jenisnya)” di kredit.

23  Jurnal Standar untuk keseluruhan pendapatan: TglUraianRefDebitKredit Kas Bendahara PenerimaaanRp... Pendapatan Rp...

24  Untuk Pendapatan kelompok pendapatan Pajak TglUraianRefDebitKredit Kas Bendahara PenerimaaanRp... Pajak Rp...

25  Untuk Pendapatan kelompok pendapatan Retribusi TglUraianRefDebitKredit Kas Bendahara PenerimaaanRp... Retribusi Rp...

26 TglUraianDebitKredit Kas Bendahara PenerimaaanRp... Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp... Untuk Pendapatan kelompok pendapatan Hasil Pengelolaan Kekayaan daerah yang dipisahkan

27 TglUraianDebitKredit Kas Bendahara PenerimaaanRp... Lain-lain Pendapatan yg syah Rp... Untuk Pendapatan kelompok pendapatan Lain-lain Pendapatan yang syah

28 TglUraianDebitKredit Belanja Barang/JasaRp... Kas Bendahara Pengeluaran Rp... Untuk mengakui beban yang timbul akibat usaha untuk memperoleh pendpatan

29  Bendahara Penerimaan Menyetorkan Kas Pendapatan yang diterima kepada Kasda.  PPK-SKPD kemudian mencatat transaksi penyetoran tersebut dengan menjurnal “RK PPKD” di Debit dan “Kas di Bendahara Penerimaan” di kredit. TglUraianDebitKredit R/K PPKDRp... Kas di Bendahara Penerimaan Rp...

30  Selain transkasi reguler berupa penerimaan berbagai komponen pendapatan asli daerah, dana perimbangan pada pemerintah daerah juga terdapat penjualan aset yang menjadi kekayaan suatu pemerintah daerah. Penjualan asset akan menimbulkan satu sisi pemasukan kas satu sisi pengurangan aset yang dijual.  Terhadap pendapatan yang berasal dari penjualan aset tetap/lainnya perlu ada jurnal pendamping untuk mengakui penurunan aset yang bersangkutan. Jurnal pendamping ini sering disebut Jurnal Korolari.

31 TglUraianDebitKredit Kas Di Bendahara penerimaanRp.... Pendapatan Lain-lain PAD Rp... TglUraianDebitKredit Ekuitas-Diinvestasikan Aset TetapRp... Kendaraan BermotorRp... Jurnal pengakuan Pendapatan Jurnal Kolorari (penurunan aset)

32  Apabila terdapat pengembalian pendapatan maka harus dianalisis terlebih dahulu sifat pengembalian tersebut.  Pengembalian yang sifatnya normal dan berulang (recurring) atas penerimaan pendapatan pada periode penerimaan maupun pada periode sebelumnya dibukukan sebagai pengurang pendapatan.  Koreksi dan pengembalian yang sifatnya tidak berulang (nonrecurring) atas penerimaan pendapatan yang terjadi pada periode penerimaan pendapatan dibukukan sebagai pengurang pendapatan pada periode yang sama.

33 TglUraianDebitKredit Kas di bendahara PenerimaanRp Pendapatan Pajak..... Rp Jurnal Pada saat penerimaan adalah sbb: TglUraianDebitKredit Pendapatan Pajak...Rp 200 Kas Di Kas Daerah / R/K PPKD Rp 200 Jurnal Pengembalian Kas adalah sbb:

34 TglUraianDebitKredit SILPaRp 50 Kas di Kas DaerahRp 50 Jurnal Pengembalian Kas adalah sbb:

35 Lihat buku halaman 126 s/d selesai

36 TanggalTransaksi 5 Feb 2010 Bendahara penerimaan menerima setoran pajak Kendaraan bermotor sejumlah Rp Feb 2010Diterima setoran atas retribusi parkir dari pengelola parkir carefour sebesar Rp Feb 2010Diterima sejumlah kas atas pembayaran pajak hotel bintang 4 atas hotel swarnadwipa sebesar Rp Feb 2010Disetor kas atas transaksi tanggal 5 februari ke kasda melalui bank Pembangunan Daerah Sumsel. 15 Feb 2010Disetor kas atas transaksi tanggal 10 februari ke kasda melalui bank Pembangunan Daerah Sumsel. 20 Feb 2010Dikembalikan sejumlah kas kepada pengelola parkir carefur atas kesalahan perhitungan sejumlah Rp Februari 2010 Diterima kas sejumlah atas lelang aset kendaraan bermotor roda emapt 1 unit.

37 TanggalTransaksi 5 Feb 2010 Bendahara terima retribusi sewa aula Feb 2010Diterima tretribus 11 Feb 2010Diterima sejumlah kas atas pembayaran pajak hotel bintang 4 atas hotel swarnadwipa sebesar Rp Feb 2010Disetor kas atas transaksi tanggal 5 februari ke kasda melalui bank Pembangunan Daerah Sumsel. 15 Feb 2010Disetor kas atas transaksi tanggal 10 februari ke kasda melalui bank Pembangunan Daerah Sumsel. 20 Feb 2010Dikembalikan sejumlah kas kepada pengelola parkir carefur atas kesalahan perhitungan sejumlah Rp Diterima kas sejumlah atas lelang aset kendaraan bermotor roda emapt 1 unit. http ://office.microsoft.com/en-us/support/training-FX aspx


Download ppt "Bab 6 Akuntansi Sektor Publik Universitas Sriwijaya."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google