Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

KOMUNIKASI ORGANISASI MENGENAL KOMUNIKASI ORGANISASI Dasar, Tujuan, Pengertian, dan Pembahasannya Secara Ilmiah Dra Lidia Evelina, MM 1Komor, 2011 by Lidia.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "KOMUNIKASI ORGANISASI MENGENAL KOMUNIKASI ORGANISASI Dasar, Tujuan, Pengertian, dan Pembahasannya Secara Ilmiah Dra Lidia Evelina, MM 1Komor, 2011 by Lidia."— Transcript presentasi:

1 KOMUNIKASI ORGANISASI MENGENAL KOMUNIKASI ORGANISASI Dasar, Tujuan, Pengertian, dan Pembahasannya Secara Ilmiah Dra Lidia Evelina, MM 1Komor, 2011 by Lidia Evelina, MM

2 KOMUNIKASI + ORGANISASI = KOMUNIKASI ORGANISASI 2Komor, 2011 by Lidia Evelina, MM

3 Komunikasi Organisasi 3Komor, 2011 by Lidia Evelina, MM

4 Konsep Utama Komunikasi Organisasi memiliki 2 konsep dasar organisasi komunikasi Setiap warga ingin berorganisasi dengan baik Kita memiliki perhatian utama dari segi realitas sosial, yang masing-masing berbeda 4Komor, 2011 by Lidia Evelina, MM

5 5

6 Berdasar Realitas Sosial Realitas sosial budaya mengandung arti kenyataan-kenyataan sosial budaya di sekitar lingkungan masyarakat tertentu. Contoh: realitas sosial masyarakat pejalan kaki Bagaimana terbentuknya manusia dan keinginannya 6Komor, 2011 by Lidia Evelina, MM

7 Perbedaan istilah “Objektif” dan “Subjektif” Objektif lebih menekankan pada objek-objek, perilaku-perilaku dan peristiwa eksis di dunia nyata. Logika “ditentukan” atau”sukarela” Secara objektif, perilaku manusia itu sangat ditentukan secara subjektif, perilaku menjadi sukarela dan manusia merupakan faktor yang memutuskan 7Komor, 2011 by Lidia Evelina, MM

8 Intinya, Perspektif objektif menekankan definisi komunikasi organisasi sebagai pertunjukan dan penafsiran pesan Fokusnya adalah penanganan pesan 8Komor, 2011 by Lidia Evelina, MM

9 Perspektif subjektif mendefinisikan komunikasi organisasi sebagai proses penciptaan makna atas interaksi diantara unit-unit organisasi yang menciptakan, memelihara, dan mengubah organisasi. Fokusnya adalah bagaimana individu anggota organisasi bertransaksi dan kemudian memberi makna 9Komor, 2011 by Lidia Evelina, MM

10 Dengan demikian, definisi komunikasi organisasi baik dilihat dari perspektif objektif maupun perspektif subjektif adalah sebagai proses penciptaan dan penafsiran informasi diantara unit- unit komunikasi sebagai bagian dari suatu organisasi secara keseluruhan. 10Komor, 2011 by Lidia Evelina, MM

11 PANDANGAN ALTERNATIF 11Komor, 2011 by Lidia Evelina, MM

12 SUBJEKTIF Interaksi anggota organisasi Proses mengorganisasikan perilaku Makna terhadap peristiwa yang terjadi 12Komor, 2011 by Lidia Evelina, MM

13 OBJEKTIF Penanganan dan penafsiran pesan Alat untuk memudahkan individu beradaptasi Struktur yang bersifat stabil 13Komor, 2011 by Lidia Evelina, MM

14 Pandangan subjektivisPandangan objektivis Asumsi Ontologis Proyeksi Imajinasi Manusia Konstruksi Sosial Wacana Simbolik Bidang Informasi Kontekstual Proses yang Konkret Struktur Konkret Asumsi Mengenai Sifat Manusia Sebagai Makhluk Transen- dental Menciptakan Realitas Aktor Sosial Pemroses Informasi Agen yang Adaptif Mekanisme yang Merespons Contoh Penelitian Fenomeno- logi Etnometodo- logi Teori Tindakan Sosial SibernetikaTeori Sistem Terbuka Behavioris- me, Teori Belajar Sosial 14Komor, 2011 by Lidia Evelina, MM

15 ORGANISASI/PENGORGANISASIAN 15Komor, 2011 by Lidia Evelina, MM

16 ORGANISASI Menurut KBBI: perkumpulan; kelompok kerja sama antara orang-orang yang diadakan untuk mencapai tujuan bersama; susunan dan aturan dari berbagai organ dsb sehingga merupakan kesatuan yang teratur. Terbentuk karena adanya kesamaan misi dan visi yang ingin dicapai. Contoh: Perusahaan, badan pemerintah, rumah sakit. 16Komor, 2011 by Lidia Evelina, MM

17 PENGORGANISASIAN Proses, cara, perbuatan untuk mengorganisasi.  Organizing = kata kerja Mekanisme agar kerjasama antar sumber daya mencapai efektifitas dan efisiensi dalam organisasi. Pengorganisasian berbasis tujuan yang hendak dicapai, sumber daya yang dimiliki, dan lingkungan yang melingkupinya. 17Komor, 2011 by Lidia Evelina, MM

18 ORGANISASI - PENGORGANISASIAN Tanpa organisasi tidak mungkin ada pengorganisasian. Pengorganisasian ada di dalam organisasi. 18Komor, 2011 by Lidia Evelina, MM

19 Metafora dalam Organisasi Membandingkan (mengumpamakan) suatu hal dengan suatu hal lainnya dengan membicarakan hal pertama seolah-olah hal pertama itu adalah hal kedua. Contoh: “Guru adalah pelita” 19Komor, 2011 by Lidia Evelina, MM

20 Para manajer gemar menggunakan metafora olahraga untuk menggambarkan perilaku organisasi. Contoh: “memainkan bola tim” “mengetahui kapan membawa bola dan kapan melemparkannya” 20Komor, 2011 by Lidia Evelina, MM

21 Metafora dalam pendekatan: MESIN 1.Objektif  “MESIN” “Organisasi adalah suatu mesin yang beroli baik” BUDAYA 2.Subjektif  “BUDAYA” Menunjukkan bahwa organisasi eksis hanya melalui orang-orang dalam interaksi 21Komor, 2011 by Lidia Evelina, MM

22 SIFAT MANUSIA Pendekatan objektif Lingkungan adalah faktor penentu. Pendekatan subjektif Manusia berperan aktif dan kreatif. 22Komor, 2011 by Lidia Evelina, MM

23 TINDAKAN MANUSIA Dalam memandang tindakan manusia Pandangan objektif Tindakan secara ketat dipaksa dan dikendalikan oleh lingkungan. Pandangan subjektif Tindakan muncul dari proses sosial dalam interaksi manusia. 23Komor, 2011 by Lidia Evelina, MM

24 Konsep keteramalan (predictability) dan kontrol Pandangan objektif Organisasi dapat dikelola dan dikendalikan. Rencana dibuat terlebih dahulu dan orang harus dapat meramalkan hasilnya. Pandangan subjektif Perilaku manajer menghasilkan jenis-jenis respon tertentu dari bawahan. 24Komor, 2011 by Lidia Evelina, MM

25 Pandangan tentang manusia Pandangan objektif Manusia dapat diramalkan. Pandangan subjektif Manusia menciptakan keteraturan dan situasi. 25Komor, 2011 by Lidia Evelina, MM

26 PENGARUH PANDANGAN DUNIA ATAS DEFINISI DAN ANALISIS Pandangan dunia seseorang mempunyai pengaruh atas bagaimana seseorang mendefinisikan konsep organisasi. 26Komor, 2011 by Lidia Evelina, MM

27 Pandangan objektif Organisasi berarti “struktur”. Pandangan subjektif Organisasi berarti “proses”. 27Komor, 2011 by Lidia Evelina, MM

28 Implikasi Bagi Perilaku Organisasi 28Komor, 2011 by Lidia Evelina, MM

29 1. Struktur VS Perilaku Pendekatan objektif: menekankan bahwa organisasi adalah struktur. Struktur dapat dipelajari dan orang dapat belajar melaksanakan suatu jabatan. Intinya: struktur dibentuk terlebih dahulu, baru menempatkan orang-orangnya. 29Komor, 2011 by Lidia Evelina, MM

30 30Komor, 2011 by Lidia Evelina, MM

31 Pendekatan subjektif: menekankan pada perilaku manusia. Perlu adanya interaksi antar individu barulah terbentuk struktur. Misalnya: pemilihan ketua kelas, wakil, sekretaris, bendahara. Perlu ada interaksi sebelumnya sehingga kita bisa menentukan orang yang tepat. 1. Struktur VS Perilaku 31Komor, 2011 by Lidia Evelina, MM

32 2. Keteramalan dan Kontrol Pendekatan objektif: manusia dianggap dapat diramalkan. Ada keteraturan yang sistematik dalam perilaku manusia. Keteraturan dapat dijaga dan bahkan diubah. Pendekatan subjektif: keteraturan diciptakan oleh para peserta organisasi. 32Komor, 2011 by Lidia Evelina, MM

33 Contoh: budaya organisasi. Objektif: budaya organisasi dapat dibentuk dan dikelola. Subjektif: budaya organisasi berkembang karena adanya interaksi sehingga tidak bisa dikontrol. 2. Keteramalan dan Kontrol 33Komor, 2011 by Lidia Evelina, MM

34 3. Peranan Lingkungan Pendekatan objektif: lingkungan merupakan kekuatan pendorong perilaku organisasi. Tergantung bagaimana beradaptasi dengan lingkungan. Contoh: mendirikan perusahaan di suatu lingkungan yang sangat peduli masalah global warming. Oleh karena itu kita akan membuat perusahaan yang tidak merusak lingkungan. 34Komor, 2011 by Lidia Evelina, MM

35 Pendekatan subjektif: bagaimana peserta organisasi menciptakan lingkungan dan mempengaruhi perilaku mereka. Contoh: membangun perusahaan rokok. Maka yang dilakukan adalah mempengaruhi LSM atau para aktivis lingkungan agar mendukung perusahaan tersebut sehingga perusahaan bisa tetap berdiri. 3. Peranan Lingkungan 35Komor, 2011 by Lidia Evelina, MM

36 4. Kesederhanaan dan Kerumitan Pendekatan objektif: mereduksi organisasi menjadi bagian-bagian yang lebih sederhana. Pendekatan subjektif: proses konstruksi dan rekonstruksi realitas adalah rumit dan dapat berubah. 36Komor, 2011 by Lidia Evelina, MM

37 Kesimpulan 37Komor, 2011 by Lidia Evelina, MM

38 Komunikasi organisasi merupakan pengiriman dan penerimaan pesan baik dalam organisasi di dalam kelompok formal maupun kelompok informal organisasi (Devito). Tujuan komunikasi dalam organisasi adalah mutual understanding. Dasarnya adalah untuk mencapai tujuan dari organisasi itu sendiri. 38Komor, 2011 by Lidia Evelina, MM

39 Lingkup kajian komunikasi organisasi adalah komunikasi organisasi yang terjadi dalam suatu organisasi yang kompleks. Menurut Pace & Feules, ada dua perspektif utama yang akan mempengaruhi bagaimana komunikasi organisasi didefinisikan, yaitu (1) perspektif objektif, dan (2) perspektif subjektif. 39Komor, 2011 by Lidia Evelina, MM

40 40Komor, 2011 by Lidia Evelina, MM


Download ppt "KOMUNIKASI ORGANISASI MENGENAL KOMUNIKASI ORGANISASI Dasar, Tujuan, Pengertian, dan Pembahasannya Secara Ilmiah Dra Lidia Evelina, MM 1Komor, 2011 by Lidia."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google