Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Ayu Manik Dirgayusari S.Kom, M.MT. Apa itu Problem Domain? Bagian dari seluruh bidang pemecahan masalah Problem domain Solution sistem interface analisaspesifikasidesain.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Ayu Manik Dirgayusari S.Kom, M.MT. Apa itu Problem Domain? Bagian dari seluruh bidang pemecahan masalah Problem domain Solution sistem interface analisaspesifikasidesain."— Transcript presentasi:

1 Ayu Manik Dirgayusari S.Kom, M.MT

2 Apa itu Problem Domain? Bagian dari seluruh bidang pemecahan masalah Problem domain Solution sistem interface analisaspesifikasidesain Analisa concern pada domain permasalahan dan pemecahan permasalahan Spesifikasi concern pada interaksi antara domain problem dan solusi sistem Desain (bukan bagian dari rekayasa kebutuhan) concern terhadap pekerjaan internal dari solusi sistem

3 Contoh Kebutuhan Contoh kebutuhan untuk sistem perpustakaan 1.Sistem dapat mengelola catatan dari seluruh material perpustakaan seperti: buku, koran dan majalah, video dan tape audio, laporan, koleksi transparan, disket, dan CR- ROM 2.Sistem akan mengijinkan user untuk mencari item tertentu melalui judul, pengarang atau ISBN 3.Antarmuka user pada sistem akan diimplementasikan menggunakan WWW browser 4.Sistem harus mendukung paling sedikit 20 transaksi per detik 5.Fasilitas sistem untuk publik yang tersedia harus dapat di demontrasikan dalam 10 menit atau kurang.

4 Problem pada Kebutuhan 1.Kebutuhan tidak merefleksikan the real needs dari customer pada sistem 2.Kebutuhan tidak konsisten dan/atau tidak komplit 3.Sangat mahal untuk merubah kebutuhan setelah mereka menyetujuinya 4.Ada perbedaan pemahaman antara customer, pengembang kebutuhan sistem dan pengembang rekayasa software atau pemelihara sistem.

5 Apa itu Kebutuhan? Kebutuhan dapat menggambarkan 1.Fasiltas dari sebagian user (contoh: ‘Word processor ini harus memiliki perintah spell checking dan correction’) 2.Sifat sistem yang sangat general (contoh: ‘sistem harus menjamin setiap informasi pribadi yang tersedia harus melalui authorisation’) 3.Batasan spesifik pada sistem (contoh: ‘sensor harus disediakan 10 kali dalam setiap detik’) 4.Bagaimana menyelesaikan beberapa perhitungan (contoh: ‘total nilai dihitung berdasarkan penjumlahan nilai ujian, proyek dan tugas mahasiswa dengan rumus ‘nilai total = ujian + 2 * proyek + 2/3 * tugas’) 5.Batasan pada pengembangan sistem (contoh: ‘sistem harus dikembangkan dengan Ada’)

6 Ringkasan Klasifikasi Kebutuhan User Deskripsi permaslahan Kebutuhan Batasan komersial (waktu dan uang) Batasan desain (bagaimana membangunnya) Fungtional (what it does) ‘ordinary’performance speedcapasitasreliabilityusability

7 Proses Rekayasa Kebutuhan 1.Pendataan 2.Analisa 3.Spesifikasi 4.Human machine interface (HMI) design 5.Validation

8 Pendataan Fokus pada pengambilan informasi, termasuk juga pengetahuan tentang pengambilan kebutuhan, capture kebutuhan disebut requirement acquisition. Ada 3 hal utama: Informasi apa yang mesti diambil? Dari sumber apa untuk bisa menggalinya? Bagaimana mekanisme dan teknik dalam pengambilan data?

9 Analisa Sebuah konsep yang rumit, tentu saja penuh akal, sebagaimana yang dilakukan dalam Analisa dari dokumen kebutuhan untuk sistem Penetapan dasar, solusi prilaku sistem Pengembangan tingkat tinggi, desain arsitektural untuk solusi sistem

10 Analisa Menekankan pada karakteristik-karakteristik yang penting, seperti: Domain problem, BUKAN solusi sistem Mendapatkan pemahaman yang wajar tentang permaslahan dan bagaimana memecahkannya Analisa mendahului spesifikasi

11 Spesifikasi Didefinisikan untuk menemukan dan menentukan prilaku dari solusi sistem sebagaimana hasil dari pengaruh kebutuhan dalam domain permasalahan. Spesifikasi juga disebut: Spesifikasi kebutuhan Spesifikasi kebutuhan sistem Definisi kebutuhan Definisi kebutuhan fungsional Dan lain-lain

12 HMI (Human Mechine Interface) Perincian desain eksternal yang besar yang dipisahkan dari spesifikasi. Inti prilaku dari sistem baru yang didesain dan ditentukan dalam spesifikasi tetapi desainnya low- level detail (look and fell)

13 Validation Proses terakhir untuk mengecek kebutuhan sistem yang akan diimplementasikan agar dapat dinyatakan dalam diskripsi yang dapat diterima oleh customer

14 Diagram Proses Rekayasa Kebutuhan user Client pre-existing system CSR etc elicitation note analysis HMI design internal design requirement document specification document HMI specification document specification Questions, prompts ‘raw’ requirement, PD detail, etc. Understanding question Elicited information Client specified behaviour + constraints PD detail + requirement Understanding PD detail + requirement New system behaviour Outline behaviour HMI specification +questions Suggested new system behaviour

15 Dokumen Kebutuhan Menggambarkan 1.Servis dan fungsi yang disediakan oleh sistem 2.Constrain yang harus dipenuhi untuk mengoperasikan sistem 3.Keseluruhan properti sistem. Misalnya batasan pada properti emergency sistem 4.Difinisi dari sistem lain yang terintegrasi dengannya 5.Informasi tentang aplikasi dari sistem. Misal bagaimana perhitungan tertentu dapat dilakukan sistem 6.Batasan dari proses yang digunakan dalam pengembangan sistem

16

17 Pengertian Pendataan Sebuah nama yang diberikan pada aktifitas yang rumit dalam menemukan kebutuhan sistem Pengembang & engineer sistem bekerja sama dengan customer & end-user untuk mencari problem yang akan dipecahkan, servis dari sistem, kebutuhan kinerja dari sistem, batasan hardware dan lain-lain. Merupakan proses yang komplek. Customer jarang mempunyai gambaran yang jelas tentang kebutuhan mereka, banyaknya orang di organisasi sangat berpotensi menjadikan konflik kebutuhan, selalu ada keterbatasan teknologi, dan lain lain. Guna untuk memahami secara detail dari problem tertentu yang membutuhkan solusi sistem.

18 4 Dimensi Kebutuhan Pendataan Requirement elicitation Problem to be solved Business context Application domain Stakeholder need & constraints

19 1.Pemahaman domain aplikasi Pengetahuan umum dari sistem yang akan diimplementasikan. Contoh: pemahaman kebutuhan untuk sistem katalog, pengetahuan umum perpustakaan dan bagaimana perpustakaan bekerja; 2.Pemahaman Permasalahan Detail dari permasalahan customer dimana sistem akan diimplementasikan. Oleh karenanya untuk sistem katalog, harus memahami bagaimana organisasi perpustakaan mengkoleksi itemnya. 4 Dimensi Kebutuhan Pendataan

20 3.Pemahaman Bisnis Secara umum sistem akan memberikan kontribusi untuk pengembangan bisnis atau organisasi. Dengan demikian harus diketahui bagaimana sistem berinteraksi dan mempengaruhi bagian yang berbeda pada bisnis dan bagaimana dapat berperan untuk mencapai tujuan secara keseluruhan. 4.Pemahaman kebutuhan dan batasan sistem dari stakeholder Stakeholder merupakan orang-orang yang akan mempengaruhi jalannya sistem. Mereka mungkin end-user sistem, manajer departemen dimana sistem diintalasi, dll. Karena itulah harus secara detail diketahui spesifikasi kebutuhannya untuk mendukung jalannya sistem. Prakteknya harus memahami proses kerja untuk mendukung dan mengatur sistem yang ada. 4 Dimensi Kebutuhan Pendataan

21 Strategi Pendataan 1.Informasi apa yang mesti diambil? 2.Dari sumber mana bisa menggalinya? 3.Bagaimana mekanisme dan teknik dalam pengambilan data? 4.Pertimbangan socio-political 5.Disagreement dan negoisasi requirements 6.Requirements yang berkembang

22 Informasi yang di data Dalam menentukan informasi yang akan digali, harus diperhatikan domain permasalahan yang dihadapi dan juga sumber-sumber mana saja (yang terkait dengan domain permasalahan) yang dapat memberikan informasi.

23 Informasi yang di data Pada awalnya informasi yang bisa didapat hanya sedikit, tetapi sangat membantu untuk menentukan tujuan dari setiap sesi pendataan. Informasi awal yang perlu diperoleh: Tipe dasar aplikasi Identifikasi client Motivasi utama pengembangan Dan lain-lain

24 Selain informasi awal pada slide sebelumnya. Informasi lain yang perlu didapat adalah: Deskripsi problem domain List problems dan kebutuhan Saran user tentang batasan-batasan/struktur dari sistem atau solusi permaslahan Catatan: Informasi-informasi tersebut di atas akan digunakan dalam penyusunan dokumen kebutuhan dan dokumen spesifikasi Informasi yang di data

25 Sumber Informasi Diantaranya: Clients Client's specifications Sistem yang telah ada sebelumnya User sistem yang telah ada sebelumnya User potensial sistem yang akan dibangun Produk yang pernah dibuat sebelumnya (developer) Produk competitor Para pakar software aplikasi Terminator Standar-standar teknik yang relevan

26 Dalam melakukan pendataan perlu diperhatikan beberapa aspek socio-cultural, yaitu aspek yang berhubungan dengan orang- orang yang terlibat dalam proses pendataan, yaitu: 1.Kejujuran sumber informasi. 2.Faktor-faktor psikologis. 3.Pengaruh kekuasaan. Pengaruh Socio-Cultural

27 Dalam proses penyusunan kebutuhan dapat terjadi ketidakcocokan antara user atau stakeholder dengan kebutuhan sistem yang akan dibangun, maka diperlukan adanya suatu negoisasi antara developer dengan stakeholder sistem baru tersebut, yang dikenal sebagai ‘requirements negotiation’ Disagreement & Negosiasi Requirement

28 Requirement yang berkembang Dalam pengembangan sistem, terkadang kebutuhan sistem berubah atau berkembang. Keadaan ini perlu diperhatikan juga dalam proses pendataan, agar tidak terjadi misunderstanding bagi pengembang sistem

29

30 Sistem informasi dapat digambarkan sebagai sistem yang terdiri dari berbagai komponen Komponen ini dapat dianalogikan sebagai blok bangunan (building block), yang terdiri dari: - Blok masukan (input block) - Blok model (model block) - Blok keluaran (output block) - Blok teknologi (technology block) - Blok basis data (database block) - Blok kendali (control block) (Burch & Grudnitski)

31 Berbagai blok tsb saling berinteraksi satu sama lain membentuk satu kesatuan untuk mencapai sasarannya Input Output Control Model TechnologyDatabase User (Burch & Grudnitski)

32 Blok masukan (input block) Mewakili sejumlah data yang masuk ke dalam sistem informasi. Input termasuk pula metode-metode dan media untuk memperoleh data yang akan dimasukan, dapat berupa dokumen-dokumen dasar Blok model (model block) Terdiri dari kombinasi prosedur, logika, dan model matematika yang akan memanipulasi data input dan data yang tersimpan di database dengan cara tertentu untuk menghasilkan keluaran (ouput) yang diinginkan.

33 Blok keluaran (output block) Produk dari system informasi adalah keluaran yang merupakan informasi dan dokumentasi yang dapat digunakan untuk semua tingkatan manajemen dan semua pemakai sistem Blok teknologi (technology block) Teknologi merupakan ‘tool-box’ dalam sistem informasi. Teknologi digunakan untuk menerima input, menjalankan model, menyimpan dan mengakses data, menghasilkan dan mengirimkan keluaran dan membantu pengendalian dari system secara keseluruhan. Teknologi terdiri dari 3 bagian utama, yaitu: aspek manusianya (brainware), perangkat lunak (software), dan perangkat keras (hardware).

34 Blok basis data (database block) Database merupakan kumpulan dari data yang saling berhubungan satu sama lainnya, tersimpan pada perangkat keras komputer dan digunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya. Pengelolaan database umumnya dikenal dengan nama DBMS (Database Management System). Blok kendali (control block) Bagian pengendalian dirancang dan diterapkan untuk memelihara system dari hal-hal yang dapat merusaknya, seperti faktor-faktor alamiah (temperatur, air, api, debu, dsb), virus, sabotase/hijacking, dan sebagainya.

35 Komponen Sistem Informasi Berbasis Komputer Pada dasarnya pemrosesan data dalam sistem informasi berbasis komputer terdiri dari lima komponen, yaitu: - Hardware - Software - Brainware - Procedures - Database Setiap elemen merupakan suatu kesatuan yang terpadu untuk menghasilkan keluaran atau output (misalnya untuk proses transaksi atau proses pengambilan keputusan).

36 Hardware Istilah hardware umumnya digunakan untuk menggambarkan mesin, alat (devices), dan peralatan (equipment) yang berkaitan dengan pengolahan data. Hardware digunakan untuk menunjukkan fungsi penyiapan data, input data, perhitungan, penyimpanan dan menampilkan keluaran (ouput). Hardware dalam konteks sistem informasi seringkali diidentikan dengan komputer

37 Secondary Storage: Magnetic disk Magnetic tape Optical disk Input Device: - Keyboard - Optical reader - Magnetic reader - Voice input device - Pointing device Output Device: - Display / monitor - Printer - Plotters - Voice output device - Microfilm Communication Device: - Cluster control unit - Modem - Multiplexer - Telephone - Channel Central Processor: CPU: - Arithmetic-Logical Unit - Control Unit Primary Storage

38 Software Software atau perangkat lunak merupakan sejumlah instruksi untuk mengendalikan operasi dari system computer untuk pemrosesan, digunakan untuk mengelola sumber daya computer. Tanpa software, hardware computer tidak dapat menjalankan tugasnya Fungsi software: 1.Mengelola sumberdaya komputer 2.Menyediakan sarana bagi pengguna untuk memanfaatkan sumberdaya tsb. 3.Sebagai perantara antara informasi yang disimpan dengan penggunanya (individu/organisasi)

39 Brainware Brainware adalah manusia yang terlibat secara langsung dengan pengelolaan komputer McLeod menyatakan bahwa suatu organisasi atau perusahaan yang menggunakan sistem informasi berbasis komputer harus menyadari perlunya membentuk unit organisasi yang terdiri dari para spesialis yang bertanggung jawab dalam menerapkan dan menjalankan system informasi tersebut.

40 Procedures Prosedur adalah serangkaian peraturan-peraturan yang menentukan operasi sistem komputer Prosedur juga dapat diartikan sebagai kebijakan perusahaan yang mengendalikan operasi sistem komputer. Misalnya; tahapan yang harus dilakukan pemakai untuk memasukan password dan log-in pada jaringan komputer, peraturan bahwa setiap transaksi dalam divisi tertentu harus tercatat dalam database komputer, dsb Dalam suatu organisasi/perusahaan biasanya terdapat standar operating procedures (SOP) yang menjelaskan aktivitas normal harian dan penanganan hal-hal yang sifatnya darurat bila terjadi kesalahan/kerusakan perangkat lunak ataupun keras.

41 Database Database merupakan kumpulan file-file yang berisi data yang saling berhubungan dan terorganisir, terpadu, diatur dan disimpan menurut suatu cara tertentu yang memudahkan proses pengambilan kembali Sedangkan database system adalah sejumlah perangkat keras dan lunak komputer serta pemakai yang secara terpadu bekerja menggunakan kombinasi dari database, paket database, manajemen dan pengguna lainnya.

42 Sistem informasi pada dasarnya merupakan bagian/komponen dari organisasi, oleh karena itu komponen-komponen sistem informasi juga merupakan komponen dari organisasi Dalam suatu organisasi sistem informasi merupakan suatu alat yang dapat memberikan informasi yang diperlukan kepada semua pihak yang berkepentingan

43 Demikian pula sebaliknya, bila diperluas, dilihat dari sudut pandang/konsep organisasi, komponen organisasi adalah juga komponen sistem informasi Komponen dalam suatu organisasi dapat berupa: - Tempat kerja (workplace) - SDM operasional - Budaya organisasi - Kekayaan (asset) - Pengaruh

44 - Tempat kerja (workplace) merupakan tempat di mana SDM membuat dan memasarkan produk & jasa - SDM operasional Merupakan SDM yang berhubungan langsung dengan proses produksi & distribusi (di luar SDM Informasi/ Brainware) - Budaya organisasi Merupakan cara-cara yang dilakukan oleh para anggota/karyawan dalam suatu organisasi yang dapat menjadi perekat sosial di dalam organisasi tersebut

45 - Kekayaan (asset) tangible asset: mesin, peralatan, uang,dsb, intangible asset: paten, hak cipta, dsb - Pengaruh pengaruh timbal balik yg terjadi antara perusahaan dengan lingkungannya merupakan akibat dari adanya interaksi terus menerus

46 46 Komponen Sistem Informasi Building Block KomputerOrganisasi - Blok masukan (input block) - Blok model (model block) - Blok keluaran (output block) - Blok teknologi (technology block) - Blok basis data (database block) - Blok kendali (control block) - Hardware - Software - Brainware - Procedures - Database - Tempat kerja (workplace) - SDM operasional - Budaya organisasi - Kekayaan (asset) - Pengaruh


Download ppt "Ayu Manik Dirgayusari S.Kom, M.MT. Apa itu Problem Domain? Bagian dari seluruh bidang pemecahan masalah Problem domain Solution sistem interface analisaspesifikasidesain."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google