Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Nama: Yuvenalis Sira Sabon,se EKONOMI - AKUNTANSI Pofile : Alamat: Cipayung – Jak. Timur.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Nama: Yuvenalis Sira Sabon,se EKONOMI - AKUNTANSI Pofile : Alamat: Cipayung – Jak. Timur."— Transcript presentasi:

1 Nama: Yuvenalis Sira Sabon,se EKONOMI - AKUNTANSI Pofile : Alamat: Cipayung – Jak. Timur

2 Pengenalan Akuntansi Dan Profesi Akuntan Akuntansi sebagai Sistem Informasi Profesi Akuntan Sejarah Awal Akun Pengrt n manfat Akun Pengrt Sistem Info Akun sbg sistm Info Pengrt Profesi Akun Bidang Prof Akun Etika Prof Akun Lembaga Prof Akun Pemakai Info Akun Bidang-bidang Akun

3 Sejarah Awal Akuntansi Menurut Ahmed Riahi-Belkaoui dalam bukunya Teori Akuntansi menguraikan beberapa usaha yang dilakukan untuk mengidentifikasi, tempat dan waktu lahirnya sistem pembukuan berpasangan atau sekarang disebut akuntansi adalah sebagai berikut :

4  Peradaban Kaldea-Babilonia, Astria, dan Samaria.  Peradaban Mesir  Peradaban China  Peradaban Yunani yang memperkenalkan sistem akuntansi pada tahun 256 SM  Peradaban Roma a.Akuntansi dalam berbagai peradaban Sistem pencatatan telah ada sejak kurang dari 300 SM, yakni

5 b. b.Peran Pedagang Italia  Metode pembukuan berpasangan atau akuntansi dikenal oleh pedagang Italia sekitar abad ke-14  Buku pertama yang membahas pembukuan berpasangan ditulis oleh Masari di tahun 1340  Menurut Raymond de Rover, pada tahun 1250 dan 1400, pedagang italia menggabungkan elemen-elemen yang beragam menjadi suatu sistem klasifikasi yang terintegrasi dimana lacinya disebut akun dan semua transaksi dimasukan dengan prinsip berpasangan.

6 c. c.Peran Luca Pacioli Pada tahun 1494, pemuka agama dan ahli matematika terkenal bernama Luca Pacioli menulis buku berjudul “Summa de arithmatica, Geometrica, Proportioni et Proportionalita”, dimana dalam buku terdapat beberapa bagian yang berisi pelajaran pembukuan untuk para pengusaha yang berjudul “Tractatus de Computis et Scriptorio”.

7 d. d.Perkembangan Akuntansi di Indonesia  Akuntansi dikenal sejak penjajahan Belanda dengan menggunakan sistem kontinantal atau tata buku  Sejak tahun 1970-an akuntansi Indonesia mulai berkembang ke sistem Anglo Saxon atau Akuntansi Amerika (American Accounting) yang dikenal dengan sebutan Akuntansi.  Tata buku :berpasangan, titik berat pada pencatatan  Akuntansi: berpasangan, titik berat pada pencatatan, pengikhtisaran, dan tahap pelaporan

8 Pengertian dan manfaat Akuntansi 1. Pengertian Akuntansi  Akuntansi secara singkat diartikan sebagai The Language of Business atau bahasa dunia usaha.  Akuntansi dapat didefenisikan sebagai “ the process that aids these decisions by (1) recording, (2) Classifying, (3) summarizing, and (4) reporting business transaction and enterpreting their effect on the affairs of the business entity. (akuntansi adalah proses pencatatan, pengklasifikasian, pengikhtisaran dan pelaporan informasi ekonomi suatu perusahaan dan menafsirkan informasi keuangan tersebut untuk mengambil keputusan bisnis sebuah perusahaan)

9  Pembagian akuntansi secara garis besar 2.Manfaat akuntansi a.Membantu dalam mengalokasikan sumber daya yang langka (modal) untuk mendapatkan hasil atau keuntungan yang besar/optimal Akuntansi KeuanganManajemen PemakaiEksternalInternal FokusMasa lalu dengan jangka waktu tertentu Masa yang akan datang

10 b.Sebagai landasan para manajer dalam mengendalikan biaya, menetapkan harga dan menginvestasikan sumber daya perusahaan ke bidang yang dianggap paling tepat. c.Dengan pelaporan akuntansi perusahaan dapat menganalisis dan menilai bagaimana manajer atau pegawai menggunakan sumber daya tertentu dalam perusahaan.

11 Sisten Informasi Akuntansi adalah sebuah sistem informasi yang menangani segala sesuatu yang berkenaan dengan akuntansi 3.Pengertian Sistem Informasi 4.Akuntansi sebagai sistem Informasi Serangkaian prosedur formal dimana data dikumpulkan kemudian diproses menjadi informasi dan didistribusikan kepada para pengguna

12 Fungsi dari SIA : Mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas dan transaksi Memproses data menjadi informasi yang dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan. Melakukan kontrol secara tepat terhadap aset organisasi

13 5.Pembagian SIA  Sistem pemrosesan transaksi Mendukung dan mengelola operasi bisnis harian meliputi pengelolaan administrasi kas dan bank, admin. Pembelian, admin. Utang, admin. Piutang, admin. penjualan, admin kas kecil, dan admin. persediaan.  Sistem Buku Besar/Pelaporan Keuangan Subsistem ini menghasilkan laporan keuangan (laba-rugi, neraca, arus kas, dan pengembalian pajak)

14  Sistem Pelaporan Manajemen Subsistem ini memfasilitasi dan menyediakan laporan keuangan bertujuan khusus bagi pihak manajemen internal untuk pengambilan keputusan, seperti anggaran, laporan kinerja, serta laporan pertanggungjawaban.

15 6.Pemakai Informasi Akuntansi a.Internal: Pengelolah Perusahaan b.Eksternal : 1)Pemilik perusahaan 2)Karyawan 3)Pemerintah 4)Investor 5)Kreditor 6)Rekanan 7)Masyarakat

16 Bidang, Profesi, dan Etika Akuntansi 1. Bidang-bidang Akuntansi a)Akuntansi Keuangan (financial accounting) Fungsi pokoknya adalah menyusun/menghasilkan lap. Keuangan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku untuk dijadikan pedoman dalam pengambilan keputusan bagi para pemakainya. b)Akuntansi Manajemen Fungsinya adalah untuk mengambil keputusan dan tindak lanjutnya serta melakukan pengawasan berdasarkan informasi akuntansi yang tersedia

17 Bidang, Profesi, dan Etika Akuntansi c) Akuntansi Anggaran(budgeting) Meyusun perencanaan di bidang keuangan (alokasi dana,besar dana, dan sumber dana) berdasarkan informasi akuntansi unntuk masa yang akan datang d) Akuntansi Biaya (cost accounting) Tugasnya adalah untuk menghitung biaya produksi (BBB, BTK, dan BOP) perusahaan sehingga diperoleh harga pokok produksi

18 Bidang, Profesi, dan Etika Akuntansi e) Akuntansi Pemerintah (government accounting) Mencatat dan melaporkan transaksi yang dilakuan pemerintah serta lembaga-lembaga pemerintah. f) Akuntansi Perpajakan (tax accounting) Meliputi persiapan pelaporan, pembayaran, ataupun pengembalian pajak serta pemenuhan prosedur-prosedur dalam perpajakan. Bagian ini harus menguasai peraturan perpajakan yang beraku di negara yang bersangkutan

19 Bidang, Profesi, dan Etika Akuntansi g) Sistem Akuntansi (accounting sistem) Merupakan bidang khusus untuk penyusunan atau penerapan/aplikasi suatu sistem pencatatan serta laporan dan sistem analisa keuangan prusahaan h) Akuntansi Pemeriksaan (internal auditor) Untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh di dalam keuangan perusahaan. Pemeriksaan dilakuan secara cermat, tentang kewajaran laporan keuanganyang didasari dengan objektifitas dan independensi

20 Bidang, Profesi, dan Etika Akuntansi 2. Profesi Akuntansi a.Akuntan pendidik adalah akuntan yang mengabdikan diri dalam bidang pendidikan. b.Akuntan internal Akuntan yang bekerja di perusahaan tertentu sebagai karyawan. Tugasnya adalah : Menyususn sistem akuntansi Menyusun laporan keuangan Melaksanakan kegiatan akuntansi Menyusun anggaran perusahaaan

21 Menangani perpajakan Melakukan pemeriksaan c. Akuntan pemerintah Akuntan bersetatus sebagai pegawai pada lembaga negara, seperti BPK, BPKP, dan departemen keuangan d. Akuntan publik Akuntan yang melakukan pemeriksaan secara independen yang memberikan jasanya atas imbalan tertentu. Untuk menjadi akuntan publik harus ada izin dari departemen keuangan.

22 Tugas akuntan publik : a) Memeriksa laporan keuangan secara independen b) Menyususn sistem akuntansi c) Menyediakan jasa konsultasi manajemen d) Mengolah jasa perpajakan e) Melakukan studi kelayakan 3. Etika Profesi Akuntansi Kode Etik Peofesi Akuntan Publik (KEPAP) adalah aturan etika yang harus diterapkan oleh anggota Institut Akuntan Publik Indinesia (IAPI) dan staf profesioanl (Anggota IAPI dan bukan anggota IAPI) yang bekerja pada suatu Kantor Akuntan Publik)

23 IAPI telah menetapkan dan menerbitkan Kode Etik Profesi Akuntan Publik, yang berlaku efektif 1 Januari 2010,ang menyebutkan 5 prinsip dasar etika profesi, yaitu : 1. Integritas 2. Objektivitas 3. Kompetensi serta sikap kecermatan dan kehati-hatian profesional 4. Kerahasiaan 5. Perilaku profesional

24 4. Lembaga Profesi Akuntan di Indonesia a) Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Adalah organisasi profesi yang mewadahi akuntan di Indonesia baik akuntan publik maupun akuntan internal. IAI juga masuk dalamkeanggotaan International Federation of accountants (IFAC) sejak tahun IAI juga menjadi anggota pendiri ASEAN Federation of Accountants (AFA) Tahun , IAI menjadi presiden dan Sekjen AFA b) Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) Adalah organisasi profesi akuntan yang mewadahi akuntan di seluruh Indonesia khususnya akuntan publik


Download ppt "Nama: Yuvenalis Sira Sabon,se EKONOMI - AKUNTANSI Pofile : Alamat: Cipayung – Jak. Timur."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google