Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Edisi : XXII/9 Sept 2012 HARI MINGGU BIASA XXIII “ Orang tuli dibuatNya mendengar dan orang bisu berbicara ” Bacaan I : Yes 35:4-7a II : Yak 2: 1-5 Mzm.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Edisi : XXII/9 Sept 2012 HARI MINGGU BIASA XXIII “ Orang tuli dibuatNya mendengar dan orang bisu berbicara ” Bacaan I : Yes 35:4-7a II : Yak 2: 1-5 Mzm."— Transcript presentasi:

1 Edisi : XXII/9 Sept 2012 HARI MINGGU BIASA XXIII “ Orang tuli dibuatNya mendengar dan orang bisu berbicara ” Bacaan I : Yes 35:4-7a II : Yak 2: 1-5 Mzm 145:7-10 Bacaan injil : Mrk 7:31-37 “Yesus menjadikan segala-galanya baik, yang tuli dijadikanNya mendengar, dan yang bisu berbicara ”SELAMA MISA/IBADAT, HANDPHONE MOHON DIMATIKAN !!!!!! Kemudian Yesus meninggalkan daerah Tirus dan melalui Sidon pergi ke danau Galilea, di tengah-tengah daerah Dekapolis. Di situ orang membawa kepadaNya seorang yang tuli dan yang gagap dan memohon kepadaNya, supaya Ia meletakkan tanganNya atas orang itu. Dan sesudah Yesus memisahkan dia dari orang banyak sehingga mereka sendirian, Ia memasukkan jariNya ke telinga orang itu, lalu Ia meludah dan meraba lidah orang itu. Kemudian sambil menengadah ke langit Yesus menarik nafas dan berkata kepadanya, “Efata!”, artinya: Terbukalah! Maka terbukalah telinga orang itu dan seketika itu terlepas pulalah pengikat lidahnya, lalu ia berkata-kata dengan baik. Yesus berpesan kepada orang-orang yang ada di situ supaya jangan menceriterakannya kepada siapapun juga. Tetapi makin dilarangNya mereka, makin luas mereka memberitakannya. Mereka takjub dan tercengang dan berkata: “Ia menjadikan segala-galanya baik, yang tuli dijadikanNya mendengar, dan yang bisu dijadikannya berkata-kata.” RENUNGAN : Bacaan Injil hari ini mengisahkan bagaimana Yesus menyembuhkan seorang bisu tuli yang dibawa kepadaNya. Ketika Yesus masuk ke daerah Dekapolis, beberapa orang yang percaya kepadaNya, membawa orang bisu dan tuli untuk disembuhkan. Ada Iman diantara mereka bahwa Yesus mempunyai kuasa untuk menyembuhkan orang bisu dan tuli. Dengan tindakan menyembuhkan itu, Yesus ingin menunjukan bahwa Ia mempunyai kuasa Ilahi untuk meyembuhkan. Namun demikian, berbeda dari banyak orang lain, Yesus tidak pernah mewartakan kehebatanNya itu. Ia tidak pernah menunjukkan kuasaNya, bahkan Ia melarang orang-orang supaya tidak menceritakan mujizat itu kepada orang lain. KATEKESE : Tanggung jawab Keluarga Kristen di dalam hidup bermasyarakat Dengan cara apa orang-orang Kristen dapat berpartisipasi dalam hidup bermasyarakat? Umat Kristen dapat mengambil bagian dalam kehidupan sosial masyarakat secara langsung dengan dijiwai oleh SEMANGAT KEBERSAMAAN, dan KASIH terhadap individu yang hidup di masyarakat tanpa membedakan suku, agama ras, dan golongan, serta mampu bekerja sama dengan semua pihak sebagai saksi-saksi Injili, dan menjadi pelaku-pelaku keadilan dan kedamaian di tengah-tengah masyarakat. Bagaimana perbedaan yang terjadi di dalam hidup bermasyarakat dapat dipahami secara bersama-sama? Secara alamiah, diantara manusia memang terdapat perbedaan. Orang-orang berbeda dalam kemampuan, keahlian, kesehatan, dan kekayaan yang tidak sama sebagai hasil dari kondisi yang berbeda. Perbedaan ini jauh dari merugikan, baik terhadap individu maupun masyarakat. Perbedaan kehidupan sosial masyarakat harus mampu dipahami melalui kerja sama saling pengertian, toleransi, dan tolong-menolong yang dilandasi oleh rasa Kebersamaan, Pengharapan, dan Kasih. Apa yang menginspirasi “Cinta” kepada kaum miskin? Cinta kepada kaum miskin diinspirasikan oleh Injil Sabda Bahagia dan teladan Yesus dalam keprihatinanNya yang terus-menerus bagi kaum miskin. Yesus bersabda : “Segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudaraKu yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku” (Mat 25:40). Cinta kepada kaum miskin diwujudkan melalui perjuangan melawan kemiskinan materi dan juga melawan pelbagai bentuk kemiskinan kultural, moral, dan religius. Sumber : Kompendium Katekismus Gereja Katolik-Kanisius Kolekte Minggu, 2 September 2012  Kolekte 1: Rp ,-  Kolekte 2: Rp ,-  Sekolah Minggu: Rp ,-  Parkir: Rp ,- Kolekte Jumat Pertama, 7 September 2012  Kolekte 1: Rp ,-  Kolekte 2: Rp ,- LAPORAN KEUANGAN SAMPAI HARI INI, 9 SEPTEMBER Saldo Kas Buletin Mingguan INFOKOM ……………………………………….. Rp ,- 2.Saldo Kas OMK (MUDIKA) dari Parkir di Gereja …………………………… Rp ,- 3.Saldo Kas SEKOLAH MINGGU ……………………………………………………… Rp ,- JADWAL PERTEMUAN KITAB SUCI OMK (MUDIKA) STASI NATAR Setiap Hari Jumat, malam Sabtu, pukul wib (Jam 7.00 malam), bertempat di Wisma Gereja Katolik Stasi Natar. Diharapkan membawa Kitab Suci dan Alat tulis.

2 “Bapa mengasihi kamu, karena kamu telah mengasihi Aku dan percaya bahwa Aku datang dari Allah” PENGUMUMAN GEREJA 1. Petugas liturgi minggu depan, 16 September 2012 Khusus OMK  Lektor: Sdr. James Napitu  Mazmur: Sdri. Leonita  Dirigen: Sdri. Retno  Kolektan : Sdri. Stefani dan Sdr. Agus Triono  Dekorasi: OMK (MUDIKA)  Koor: OMK dan Orangtua  Petugas Misdinar Minggu, 16 Septemb2012 : Kelvin dan Khrisna Hari senin, 10 September2012 : Hari biasa 1Kor 5:1-8; Mzm 5:5-7,12 Luk 6:6-11 Hari selasa, 11 September2012 : Hari biasa 1Kor 6:1-11; Mzm 149:1-6a,9b Luk 6:12-19 Hari rabu, 12 September2012 : Hari biasa 1Kor 7:25-31; Mzm 45:1-12,14-17 Luk 6:20-26 Hari kamis, 13 September2012 : Pw S. Yohanes Krisostomus, UskPujG (P) 1Kor8:1b-7,11-13; Mzm 139:1-3,13-14ab,23-24; Luk 6:27-38 Hari jumat, 14 September2012 : Pesta Salib Suci (M) Bil21:4-9,Flp 2:6-11; Mzm78:1-2,34-38 Yoh 3:13-17 Hari sabtu, 15 September2012: Pw SP Maria Berdukacita 1Kor10:14-22 atau Ibr 5:7-9; Mzm 31:2-6,15-16; Luk 2:33-35 atau Yoh 19:25-27 BACAAN KITAB SUCI MINGGU XXIII 2. Dimohon kepada seluruh umat Stasi Natar untuk dapat hadir di rumah keluarga Bpk.Wanto (Padmosari-Lingk : St. Stefanus-Branti) pada hari ini Minggu, 9 Sept2012, setelah perayaan Ekaristi Kudus (pukul wib), untuk bersama-sama mengikuti doa syukur atas kelahiran putri ke PELAJARAN AGAMA UNTUK KOMUNI PERTAMA Akan segera diadakan di gereja Katolik Stasi Natar oleh Ibu Norma Siregar. Bagi adik-adik minimal kelas 4 SD, atau yang belum menerima Komuni Pertama supaya segera secepatnya mendaftarkan diri kepada Ketua Stasi atau kepada Ibu Norma. 4. Latihan Koor bagi OMK dan para Orangtua Akan dilakukan bersama-sama pada hari ini, minggu, 9 September 2012, bertempat di rumah keluarga BpK. Wanto (Padmosari) sesudah sembayangan Doa Syukur. 5. PENGUMUMAN PERNIKAHAN : Akan saling menerima Pemberkatan Pernikahan Leliwati boru Simangunsong, putri dari keluarga Bpk. Masri Williater Simangunsong dan ibu Dinar boru Sitompul dari Gereja GPDI Ora et Labora Tanjungkarang, dengan Stephanus Rendra Effendi, putra dari keluarga Bpk. Hadrianus Hardi Effendi dan ibu Anastasia Suryati dari gereja St. Petrus Stasi Natar, Paroki Kedaton. Bagi umat yang mengetahui halangannya, harap memberitahukan kepada Pastur Paroki. (Pengumuman III) TATA PERAYAAN EKARISTI, 9 September Lagu Pembukaan: Kyrie : Gloria: Mazmur : Alleluya: Persembahan: Kudus: Bapa Kami: - 9.Anak Domba Allah: Komuni: Lagu Penutup : 371 Yesus tidak ingin bercerita tentang mujizat penyembuhanNya tersebar kemana-mana, yang pada gilirannya dapat menghambat karya pewartaanNya. Gambaran orang buta dan tuli adalah juga gambaran diri kita masing-masing. Kita seringkali buta dan tuli terhadap Karya Allah dalam kehidupan kita. Begitu banyak rahmat dan talenta yang telah kita terima dari Allah. Namun demikian begitu seringkali kita tidak mensyukuri dan melaksanakan talenta yang telah diberikan Allah untuk tugas pelayanan gereja, bahkan acuh tak acuh tanpa memiliki tanggungjawab sebagai umat beriman. Berkat melimpah yang setiap saat kita terima, seringkali tidak mampu kita lihat dan kita syukuri. Tidak jarang kita justru menyia-nyiakan berkat dan talenta yang diberikan Allah itu. Gambaran orang buta dan tuli juga gambaran diri kita. Kita masih begitu sering menutup telinga dan tidak mau mendengarkan Sabda Tuhan. Sabda Tuhan sering kita anggap sebagai angin lalu, masuk telinga kanan dan keluar telinga kiri. Mujizat penyembuhan Yesus atas orang buta dan tuli, mengajak kita untuk menyadari bahwa kita sendiri yang termasuk buta dan tuli. Kita sendiri juga sangat memerlukan mujizat penyembuhan itu terjadi atas diri kita masing-masing. Sebagaimana Yesus menyembuhkan orang buta dan tuli yang dihadapkan kepadaNya, kita percaya bahwa Yesus mempunyai kekuatan Ilahi untuk menyembuhkan kebutaan dan ketulian kita dalam kehidupan beriman. Selain itu kita belajar dari Yesus untuk tidak menyombongkan diri atas perbuatan-perbuatan besar yang pernah kita lakukan. Bacaan Injil hari ini juga mengajak kita semua untuk rendah hati seperti Yesus. Bukan kita yang harus menyiarkan kehebatan atau karya agung kita, tetapi biarlah orang lain yang menilai atas perbuatan kita. Amin. “ Orang tuli dibuatNya mendengar, dan orang bisu dapat berbicara ”


Download ppt "Edisi : XXII/9 Sept 2012 HARI MINGGU BIASA XXIII “ Orang tuli dibuatNya mendengar dan orang bisu berbicara ” Bacaan I : Yes 35:4-7a II : Yak 2: 1-5 Mzm."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google