Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

MENGHADAPI KONTINJENSI PILPRES TH DI WILKUM POLDA METRO JAYA

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "MENGHADAPI KONTINJENSI PILPRES TH DI WILKUM POLDA METRO JAYA"— Transcript presentasi:

1 MENGHADAPI KONTINJENSI PILPRES TH. 2014 DI WILKUM POLDA METRO JAYA
BUKU PANDUAN MENGHADAPI KONTINJENSI PILPRES TH. 2014 DI WILKUM POLDA METRO JAYA

2 DASAR Undang - Undang Nomor 2 Tahun 2002 Tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Inpres Nomor : 1 Tahun 2014 Tentang Penanganan Konflik Sosial. Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 9 Tahun Tanggal 22 Juni 2011 Tentang Manajemen Operasi Kepolisian. Rencana Kontinjensi “Aman Nusa I – 2014” Nomor : R / Renkon / 408 / I /2014 Tgl 30 Januari Tentang Menghadapi Kontijensi Konflik Sosial Protap Nomor : R / Protap / 2 / XII / 2013 Tgl. 26 Desember 2013 Tentang Sispamkota Menghadapi Kontijensi Pemilu 2014. Rencana Operasi “Mantap Brata-2014” Nomor : R/Renops/5/I/2014 Tanggal Januari 2014 Tentang Pam Pemilu 2014 (Perubahan) Pedoman Kerja Antara TNI Dengan Polri Nomor : B / 1 / I / 2014 Dan Nomor : B / 61 / I /2014 Tentang Perbantuan TNI Kepada Polri Bidang Harkamtibmas Dalam Pam Pemilu 2014. Surat Telegram Kapolri Nomor : tentang kontinjensi 2

3 SITUASI UMUM Pemilu Tahun 2014 akan diikuti 10 (sepuluh) Parpol sesuai Keputusan KPU nomor : 05/KPTS/KPU/Tahun 2013 tanggal 8 Januari 2013 tentang Parpol yang dinyatakan memenuhi syarat sebagai peserta Pemilu Tahun 2014, namun berdasarkan Perubahan kedua atas Keputusan KPU nomor : 06/KPTS/KPU/tahun 2013 tentang Penetapan nomor urut Parpol peserta Pemilu anggota DPR, DPRD Propinsi dan Kabupaten/Kota tahun 2014 akan diikuti 12 (dua belas) Parpol, ditambah 3 partai lokal di Aceh. 2. Pada Pemilu Tahun 2014 terdapat dua pasang Calon Presiden dan Wakil Presidean yaitu pasangan nomor urut 1 adalah Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa kemudian pasangan urut 2 adalah Joko Widodo dan Yusuf Kalla yang diusung oleh koalisi berbagai parpol. 3

4 JADWAL TAHAPAN PEMILU 2014 PEMILU LEGISLATIF MARET S/D OKT 2014 ( SELAMA 7 BULAN ) II TAHAP PERSIAPAN TAHAP PELAKSANAAN KONSOLIDASI IV II.6 PEMILU PRES & WAPRES TAHAP II ( DLM HAL TIDAK ADA PASANGAN CALON TERPILIH ) SEPT S/D OKT 2014 ( ALTERNATIF 2 ) PELANTIKAN DPRD KAB / KOTA HASIL PEMILU LEGISLATIF JULI - AGUST 2014 ( SLM 1 HARI ) MASA KAMPANYE ( SEPT 2014 ) MASA TENANG ( SEPT 2014 ) MASA PUNGUT SUARA ( SEPT 2014 ) MASA PENGHITUNGAN SUARA ( OKT 2014 ) PELANTIKAN ( 20 OKT 2014 ) II.5 PENETAPAN KURSI & CALON TERPILIH 11 S/D 18 MEI 2014 ( SELAMA 8 HARI ) JAN FEB MAR APR MEI APR MEI JUN JUN JUL JUL AGS AGS SEP SEP OKT NOV DES 2014 PELANTIKAN DPRD PROV HASIL PEMILU LEGISLATIF ( AGUSTUS - SEPT 2014 ) ( SELAMA 1 HARI ) II.7 II.8 II.1 MASA TENANG PEMILU LEGISLATIF PELANTIKAN DPR & DPD HASIL PEMILU LEGISLATIF OKT 2014 ( SELAMA 1 HARI ) II.2 MASA KAMPANYE PEMILU LEGISLATIF 06 APR S/D 08 APR 2014 ( SELAMA 3 HARI ) 16 MARET S/D 05 APRIL 2014 ( SELAMA 21 HARI ) III PUNGUT & HITUNG SUARA DI TPS PEMILU LEGISLATIF II.3 PEMILU PRES & WAPRES TAHAP I JUNI S/D OKT 2014 ( ALTERNATIF ) 09 APRIL 2014 ( SELAMA 1 HARI ) KAMPANYE – ( JUNI 2014 ) MASA TENANG – ( JULI 2014 ) PUNGUT & HITUNG SUARA ( 05 JULI 2014 ) PELANTIKAN PRES & WAPRES ( 20 OKT 2014 ) HITUNG & PENETAPAN HASIL SUARA PEMILU LEGISLATIF II.4 07 S/D 09 MEI 2014 ( SELAMA 3 HARI ) 4 7 ( TUJUH ) BLN DARI HARI “H” S/D “H” + 224

5 JADWAL PENTAHAPAN PEMILU 2014 (PEMILU PRESIDEN & WAPRES)
PENGAJUAN GUGATAN PERSELISIHAN HASIL PEMILU PENETAPAN PASLON PRESIDEN & WAPRES PEMUNGUTAN SUARA PUTARAN II 29 – 31 JULI 2014 9 SEPT 2014 5 – 9 JUNI 2014 PELANTIKAN PRESIDEN & WAKIL PRESIDEN PEMUNGUTAN SUARA PUTARAN I KAMPANYE PUTARAN II PENETAPAN DPT NASIONAL 20 OKT 2014 9 JULI 2014 15 – 24 AGUST 2014 REKAP HITUNG SUARA 10 – 25 SEP 2014 6 – 13 MEI 2014 SEP MEI JUN JUL AGS OKT PENDAFTARAN PASLON PRESIDEN & WAPRES REKAP HITUNG SUARA 10 – 25 JULI 2014 MASA TENANG PUT II 25 AGS S/D 8 SEP 2014 PENETAPAN HASIL SUARA PEMILU PUTARAN II MEI 2014 26 – 27 SEPT 2014 PENETAPAN HASIL PEMILU KAMPANYE PUTARAN I PENETAPAN HASIL PEMILU PASCA PUTUSAN MK 26 – 28 JULI 2014 14 JUNI – 5 JULI 2014 PENETAPAN HASIL PEMILU PASCA PUTUSAN MK 9 OKT 2014 MASA TENANG PUT I 6 – 8 JULI 2014 2 – 13 AGUST 2014

6 PEMILU PRESIDEN dan WAKIL PRESIDEN
SITUASI KHUSUS PEMILU PRESIDEN dan WAKIL PRESIDEN UNJUK RASA TINDAKAN ANARKHIS MAKAR ” COUP DE ETAT” 6

7 TUGAS POKOK Korps Brimob Polri sebagai Satuan Tugas Tingkat Pusat dan Satbrimob Polda sebagai Satuan Tugas Tingkat Daerah bertugas menyiapkan, menyiagakan dalam rangka MEMBERIKAN BANTUAN, MELENGKAPI, MELINDUNGI, MEMPERKUAT DAN MENGGANTIKAN SATUAN KEWILAYAHAN di seluruh wilayah Yuridiksi Nasional dalam rangka Pengamanan Pemilu 2014, dengan mengedepankan kegiatan deteksi dini, pre-emtif, preventif dan penegakan hukum dalam rangka menciptakan rasa aman dan tertib bagi masyarakat guna terselenggaranya pelaksanaan Pemili 2014 dengan demokratis 7

8 KONSEP PELIBATAN KEKUATAN
Pelibatan kekuatan Brimob dilaks secara terpadu dengan kekuatan dari PMJ dan Satker Mabes Polri termasuk adanya bantuan dari Satbrimob Polda serta TNI dan Pemda dgn mengedepankan kegiatan harkamtibmas, pelayanan dan perlindungan masy serta penegakan hukum yg didukung data giat intelijen. POLA PELIBATAN KEKUATAN Pelibatan kekuatan dilaksanakan scr terbuka dan tertutup melalui kegiatan Kepolisian berupa pelayanan unjuk rasa, penanggulangan tindakan anarkis dan perlawanan terhadap makar di wilkum PMJ / kota-kota besar lainnya. TUJUAN PELIBATAN KEKUATAN Untuk menjamin terselenggaranya tindakan Kepolisian oleh Satwil dalam pelayanan unjuk rasa, penanggulangan tindakan anarkis dan perlawanan terhadap makar, sehingga terwujud situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum PMJ dan Polda-Polda lainnya. 8

9 SASARAN PENGAMANAN DLM PELIBATAN KEKUATAN BRIMOB
Capres dan Cawapres Ketua dan Komisionaris MK Ketua DPR dan para wakil ketua DPR Ketua MPR dan para wakil ketua MPR Ketua DPD dan para wakil ketua DPD Ketua KPU Petugas KPPS, PPK Pejabat Polri Masyarakat pemilih ORANG Kotak suara Surat suara Atribut partai Dokumen-dokumen Logistik pemilu Sarana komunikasi Sarana transportasi BENDA Simbol Negara : lokasi Lembaga Negara : lokasi Perwakilan Asing : lokasi Kawasan Industri : lokasi Sentra Publik : lokasi LOKASI ( lihat LAMPIRAN 1 ) Rangkaian giat Capres /Cawapres Kampanye Distribusi kotak suara Pungut suara Hitung suara dan Rekap hasil suara Penetapan hasil suara Sidang pleno Sidang MK Pelantikan presiden KEGIATAN 9

10 CARA BERTINDAK UNJUK RASA
URUTAN TINDAKAN UNRAS Macet Mogok massal Pendudukan tempat umum Penutupan jalan Korbrimob melaks back up kuat ke pmj sbyk 5 SSK ( Res Jakut dan Res Jaktim), SSK (Res Jak Bar, Res Jak Pus dan Res Jak Sel ). Bila Esk meningkat Korbrimob menambah kuat sbyk 5 SSK phh + 5 SSK phh dengan titik kumpul Mapolda PMJ. Unit AA sbyk 12 Unit ( 246 Org, 120 R2 disiagakan pd ttk sbb : Gd MPR, Mapolda PMJ, Mako Brimob Kwitang. Unit AA bergerak atas perintah Kapolda/Kapolres Unit Wanteror dan Jibom disiagakan pd titik sbb : Gd MPR, Mapolda PMJ, Mako Brimob Kwitang. Unit Sar disiagakan di Mako Korbrimob. Gunakan Perkap PHH. Penggunaan kekuatan di batasi sampai pada peralatan yang tidak mematikan (non lethal weapon) Pengawalan Pengalihan arus Negosiasi Pendorongan Pembubaran massa Penceraiberaian Penyekatan Penangkapan Evakuasi Pengobatan 10

11 CARA BERTINDAK ANARKHIS
TIND ANARKHIS URUTAN TINDAKAN Korbrimob mengerahkan satuan cadangan dg titik kumpul Mapolda PMJ diarahkan untuk penugasan PHH. Satbrimob Polda memasuki wil kum PMJ dg titik kumpul sesuai ploting, penggeseran dan penggunaan kekuatan satbrimob Polda atas perintah Kapolda PMJ diarahkan untuk penugasan PHH. Penanggulangan ancaman teror, bom dan penyandraan dilakukan oleh unit wanteror dan jibom atas perintah Kapolda PMJ. Penanggulangan penjarahan, pengrusakan fasum dan tindakan anarkhis lain dilaks oleh unit AA atas perintah Kapolda/Kapolres. Sat cad Korbrimob + Sat Brimobda melaks giat imbangan dg lakukan : penyekatan, penggiringan, pendorongan, penutupan terhdp aktivitas masy di lokasi kerusuhan. Upayakan tindakan prefentif dan persuasif, penggunaan senpi dilakukan scr selektif dlm rgka gakkum dan bela diri dg berpedoman kpd asas legalitas, profesionalitas dan proporsionalitas. Ancaman dan serangan bom Penyanderaan Penculikan Sabotase Pembunuhan Penjarahan Pemerkosaan Pengerusakan fasilitas umum Peringatan verbal, Kendali tangan kosong Kendali dgn alat yg diijinkan (tongkat t dan borgol) Kendali dgn senjata yg tdk mematikan (gas air mata dan pistol listrik) Penggunaan senpi utk melumpuhkan dan beladiri Penangkapan dlm rangka gakkum Evakuasi Pengobatan 11

12 CARA BERTINDAK TINDAKAN MAKAR
TIND MAKAR URUTAN TINDAKAN Kendali kuat Korbrimob Polri beserta Jajaran berada langsung dibawah Kapolri atau pejabat lain yang ditunjuk secara sah oleh Kapolri. Seluruh kuat brimob dialihkan untuk pam fasilitas milik Polri dan kepentingan umum dlm rgk harkamtibmas. Prioritas penyelamatan dan pengawalan terhadap pejabat lembaga negara dan Polri ke safe place yg ditentukan. Penggunaan kuat dan senpi dlm rgk tugas pemulihan keamanan, penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan secara umum. Pengambilalihan kekuasaan yg syah berdasarkan Pancasila dan UUD 45 oleh sekelompok org dgn menggunakan senpi, bahan peledak secara terorganisir dan dgn tujuan politik tertentu Pam fasilitas milik Polri dan kepentingan umum Penyelamatan pejabat lembaga negara dan Polri Pemulihan keamanan Penegakan hukum Pemeliharaan keamanan 12

13 PERLIBATAN KEKUATAN BRIMOB
ALT 1 BANTEN 1 SSK JABAR 2 SSK JATENG 3 SSK DIY JATIM LAMPUNG 17 SSK SUMSEL : 2 SSK KALTIM : 2 SSK BALI : 2 SSK KONTIJENSI POLDA RAWAN : PAM PILPRES KORPS BRIMOB PHH : 18 SSK JIBOM : 3 unit WTR : 5 unit AA : 120 unit SAR : 6 unit PEMILU SUKSES 1. PMJ ACEH PAPUA SUMUT JABAR SULTENG NTB NTT JAMBI SULSEL JATENG JATIM BALI SIAP BKO KORBRIMOB : pers KONTIJENSI SATBMDA : 1.700 pers TOTAL : pers 13 ALT 2 JAMBI 1 SSK LAMPUNG 2 SSK SUMSEL BENGKULU BABEL 17 SSK SUMUT KALTENG 2 SSK KALSEL SUMBAR KALBAR RIAU KEPRI 1 SSK SULUT 1 SSK

14 PETA PELIBATAN KEKUATAN BRIMOB DI WILKUM PMJ
RESTA B. SOETTA RESTRO JAKBAR RESTRO JAKPUS RES PEL TJ. PRIOK RES KEP SERIBU 1 SSK PHH 1 UNIT JIBOM 1 UNIT WNTR 3 SSK PHH 2 UNIT AA 10 SSK PHH 1 UNIT WNTR 1 SSK PHH 2 UNIT AA SAT BM PMJ RESTRO TNG KOTA 1 SSK PHH PL. SERIBU B. SOETTA RESTRO JAKUT TJ. PRIOK 3 SSK PHH 2 UNIT AA JAKUT RESTA TANGERANG KOTA TANGERANG JAKBAR 1 SSK PHH JAKPUS KAB TANGERANG JAKTIM KOTA BEKASI RESTA BEKASI KOTA RESTRO JAKSEL 1 SSK PHH 1 UNIT JIBOM 2 UNIT AA JAKSEL 3 SSK PHH 2 UNIT AA 1 UNIT JIBOM 1 UNIT WNTR RESTA DEPOK KAB BEKASI 1 SSK PHH 1 UNIT WNTR 6 UNIT SAR /DAPUR RESTA BEKASI 1 SSK PHH 1 UNIT WNTR DEPOK POLDA METRO 6 SSK PHH PERS JML TOTAL RESTRO JAKTIM PTIK / POSKO UTAMA 3 SSK PHH 2 UNIT AA 105 PERS JINGGA Lihat LAMPIRAN 2

15 MEKANISME TAHAP LIBAT KUAT SAT BM POLDA
BKO KONTIJENSI POLDA METRO JAYA THP KESATUAN KUAT VIA KENDARAAN PERWIRA L.O. (PENGHUBUNG) THP 1 : 17 SSK Satbrimob Jabar 2 SSK VIA DARAT RAN SENDIRI IPDA SUTARNO, Satbrimob Banten 1 SSK IPDA SUWARDI, Satbrimob Jateng 3 SSK IPDA SUTARTO, Satbrimob DIY VIA UDARA/SOETTA 1 TRUK, 2 BUS AKP RUDIYANTO, Satbrimob Jatim 2 TRUK, 4 BUS IPTU SAPTO ARTADI, Satbrimob Lampung IPTU DIDI PRIYADI, Satbrimob Sumsel VIA UDARA/ SOETTA IPTU M. SYARIFUDIN, Satbrimob Bali IPTU PARNO, Satbrimob Katim IPDA TRIAS BUDI, THP 2 : 17 SSK Satbrimob Sumut Satbrimob Sumbar Satbrimob Babel Satbrimob Riau Satbrimob Bengkulu Satbrimob Jambi Satbrimob Kepri Satbrimob Kalteng Satbrimob Kalsel IPTU BINTORO, Satbrimob Kalbar AKP AHMAD SETIADI, Satbrimob Sulut 15

16 TITIK KUMPUL/PENAMPUNGAN
NO LOKASI DAYA TAMPUNG WILAYAH KET 1 PTIK STIK 500 PERS JAKSEL POSKO UTAMA 2 BANDARA SOETTA 200 PERS TANGERANG 3 DPR MPR RI 600 PERS JAKPUS 4 MONAS 800 PERS 5 PMJ 6 KORLANTAS POLRI JAKTIM 7 MABES POLRI 300 PERS 8 LEMDIKPOL 9 ANCOL JAKUT 10 GBK SENAYAN 900 PERS KETERANGAN : Titik kumpul digunakan sebagai daerah persiapan sementara, pada saat Satbrimob Polda dan Korbrimob memasuki Jakarta, sebelum menempatkan diri menuju sasaran pengamanan.(alternatif 1) Satbrimob Polda dan Korbrimob Polri saat memasuki Jakarta langsung menuju Satwil-Satwil penerima dan kemudian ditempatkan pada sasaran pengamanan (alternatif 2)

17 ROUTE SERPAS Bila pasukan Mabes Polri yg di BKO- kan pada PMJ blm tercukupi utk memback- up dikarenakan rusuh massal, yg anarkhis berintensitas tinggi, maka Mabes Polri akan memberikan back up psk dari : TAHAP 1 Jalur serpas darat : Polda Banten : Mapolda Banten - Tol Merak Jakarta – Polres Jaktim Polda Jabar : Satbrimob Jabar – Cikeruh – Tol Cipularang – Tol Cikampek – Polres Bekasi/Bekasi Kota. Polda Jateng : Satbmda Jateng – Jalur Pantura – Tol Cikampek – Tol dlm kota – Polres Jakbar Polda Lampung : Mapolda Lampung – Pelabuhan merak bakeuheni – tol merak jakarta – Polres Tangerang Kota/Kabupaten. Jalur serpas udara : Polda DIY, Jatim, Sumsel, Bali, Kaltim : Satbrimob Polda – Penerbangan – Bandara Soetta/Halim PK – Lokasi penampungan masing2. TAHAP 2 (Jalur serpas udara) : Polda Sumut, Sumsel, Babel, Riau, Bengkulu, Jambi, Kalteng, Kalsel, Kaltim, Kalbar : Mako Satbrimoblda – Penerbangan menuju Bandara Soetta/Halim PK – Lokasi Penampungan masing-masing. 17

18 KOMANDO dan PENGENDALIAN
Komando pam berada pada Kapolda Metro Jaya selaku Ka Pam yg dibantu oleh Wakapolda Metro Jaya selaku Waka Pam, dgn prosedur komando & pengendalian taktis sbb : Prosedur penggunaan psk BKO bantuan TNI kpd Polri sesuai dgn ketentuan yg telah ditetapkan (atas permintaan Kapolda kepada Pangdam). Bilamana di wil Polres jajaran PMJ terjadi chaos, psk PMJ memberikan bantuan / back-up perkuatan personel kpd polres jajaran PMJ. Utk Polres penyangga supaya melakukan tindakan penyekatan massa pada titik-titik yg akan dilewati ke lokasi / TKP rusuh massal. Bilamana di wilkum PMJ terjadi chaos & pskn yg tergelar pam tidak berimbang dgn jumlah massa rusuh massal & eskalasi meningkat maka PMJ akan meminta bantuan / back-up perkuatan BKO psk Mabes Polri. Bila pasukan Mabes Polri yg di BKO- kan pada PMJ blm tercukupi utk memback-up dikarenakan rusuh massal, yg anarkhis berintensitas tinggi maka Mabes Polri akan memberikan back up psk dari : a. Tahap 1 : Polda Banten, Jabar, Jateng, DIY, Jatim, Lampung, Sumsel, Kaltim dan Bali. b. Tahap 2 : Polda Jambi, Sumsel, Sumbar, Bengkulu, Babel, Sumut, Kalteng, Kalsel, Kalbar, Riau, Kepri dan Sulut. 18

19 KOMANDO dan PENGENDALIAN
Prosedur BKO Satgas Polda kpd Kapam Res sesuai dgn permintaan dari satwil atas penilaian & pertimbangan Kapolda Metro Jaya selaku Kapam. Prosedur permintaan BKO Mabes Polri kpd PMJ atas pertimbangan & penilaian eskalasi situasi yg memerlukan penanganan scr khusus & perlu penambahan diajukan oleh Kapolda Metro Jaya kpd Kapolri. BKO Mabes Polri yg berada di Mapolres Komando & pengendalian berada pada Kapolres selaku Kapam Res & bergerak atas perintah Kapam Res. BKO Mabes Polri yg berada di Mapolda Metro Jaya Kodal berada pada Kapolda Metro Jaya selaku Kapam & bergerak atas perintah kapam. Bko TNI yg berada di kewilayahan / polres komando & pengendalian berada pada Kapolres selaku Kapam Res & bergerak atas perintah Kapam Res. Bko TNI yg berada di Mapolda Metro Jaya komando & pengendalian berada pada Kapolda Metro Jaya selaku Kapam & bergerak atas perintah Kapam. 19

20 INSTRUKSI DAN KOORDINASI
Hari “H” jam “J” pelaks pam ”Sispamkota Menghadapi Kontinjensi Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2014” di wilkum Polda Metro Jaya dlm menghadapi kontinjensi akan ditetapkan / diberitahukan kemudian. Hindari penggunaan tindakan anarkhis namun bilamana terjadi situasi kontinjensi dapat dilakukan tindakan tegas sesuai dgn asas legalitas, proporsionalitas, nesesitas dan akuntabilitas. Pedomani semua ketentuan perundang-undangan yg berlaku serta produk-produk (pilun) yg dikeluarkan dlm rangka pelaks pam. Keberadaan pasukan yg mengamankan di satu titik, dpt digerakkan ke titik lain atas perintah Kapam Res dg pertimbangan situasi kondisi serta eskalasi ancaman yg terjadi. Laporkan setiap perkembangan situasi yg terjadi pada kesempatan pertama. Gunakan jalur laporan yg sdh ditentukan. Laksanakan tugas dgn seksama dan penuh rasa tanggung jawab EVAKUASI MEDIS Pertolongan pertama dilaksanakan oleh Tim Kesehatan dr masing-masing tenaga medis Satgas Penugasan dan selanjutnya bagi penderita yg gawat akan diteruskan ke Rumkit TNI/Polri di wilayah terdekat. Perawatan gunakan fasilitas Puskesmas/Rumkit serta ikuti perkembangannya apabila penderita cukup gawat segera ajukan perawatan ke RSP Polri RS. Soekanto/RS. Brimob Kelapadua Koordinasi evakuasi medis dilakukan dengan AKBP dr. ARIOS BISMARK ( ) dan Kompol dr. PRIYO HANDOKO 20

21 KOMUNIKASI Melaporkan hasil pelaks pam kpd Kapolda Metro Jaya selaku Kapam melalui Karo Ops PMJ selaku Karendal Pam berdasarkan sistem pelaporan yang ditentukan. Pengawasan thdp pelaks pam di lapangan dilaks secara berjenjang oleh Satwil. Komunikasi menggunakan sarana komunikasi dan sistem komunikasi yg tersedia dgn memanfaatkan sarana komunikasi Si Tekom Korbrimob dibantu Bid TI PMJ. Dlm hal tertentu menyangkut berita yg sangat rahasia gunakan sandi/kurir/caraka. Posko Taktis Kontijensi Korbrimob Polri berkedudukan di Lt. II Gedung Mako Korbrimob dgn no telp/fax (utama) (cadangan). Serta menggunakan sarana HT (Handy Talky) dan PRC. Posko Utama PHH, SAR, Jibom, Wanteror dan Anti Anarkis di PTIK / STIK Jl. Tirtayasa No.6 Jakarta Selatan Posko pam tingkat Polda berkedudukan di Lt. I Gedung Main Hall PMJ Jl. Jend. Sudirman 55 Jaksel, telp /fax dan menggunakan sarana HT, CCTV & GPS. Posko pam tingkat Polres jajaran berada pada Bagian Operasi masing-masing Polres jajaran Polda Metro Jaya. Daftar call sign terlampir (lihat LAMPIRAN 3) 21

22 JARKOM TERATAI 22 Utama : 443.400/448.525 Cad : 463.000/468.000
TRI BRATA 1 TRI BRATA 2 Utama : / Cad : / PTP 1 : PTP 2 : PRC : 70.55/ 6320 & 63.20/75.15 SATBMDA Siaga Mabes polri SATBMDA SATBMDA SATBMDA TERATAI 1 TERATAI 2 POSKO OMB MABES POLRI SATBMDA SATBMDA PMJ asops SATBMDA TERATAI SATBMDA NTMC SATBMDA SATBMDA PHH WILBAR PHH WILTIM WTR + JIBOM SAR SATBMDA KASAT II POR KASAT III POR KASAT I GGN KADEN D SAT II POR SATBMDA ANTI ANARKIS CAD KORBM PAM MARKAS SATBMDA WAKASAT I GGN KASAT IV DEMLAT KASI YANMA KBM 22

23 KONSIGNES 1. ATURAN DI POSKO Menjaga kebersihan
Menjaga kemanan posko, barang pribadi dan iventaris, adakan piket posko Melaksanakan kewajiban apel pagi dan malam Anggota dilarang meninggalkan posko tanpa ijin komandan Selama jam dinas wajib menggunakan gampol yang berlaku Dilarang membawa orang asing ke dalam posko Wajib melaporkan situasi kepada posko induk setiap hari secara berkala Wajib melaksanakan apel pagi setiap pukul wib dan apel malam /konsolidasi pukul wib Komandan pasukan wajib memberikan app dan anev sebelum dan sesudah kegiatan. Komandan pasukan wajib mengadakan pengecekan dan pemerikasaan terhadap kesiapan alsus yang akan digunakan pelaksanaan tugas. Setiap anggota wajib melaporkan setiap perkembangan situasi yang ditemukan kepada satuan secara berjenjang 23

24 KONSIGNES 2. ATURAN DALAM PELAKSANAAN TUGAS KEWAJIBAN KOMANDAN :
Memberikan app sebelum laks tugas: terkait dengan sasaran, cara bertindak, konsolidasi, cek perlengkapan, cek kesehatan, cek jumlah, beri arahan dan penekanan agar anggota melaksanakan tugas sesuai perintah yang diberikan. Menanggapi setiap laporan yang disampaikan dari anggota dan segera melaporkan secara berjenjang ke atas. Melaksanakan pengawasan dan pengendalian terhadap anggota. Memberi perintah yang jelas dan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku (UU NO 2 tahun 2002 ttg Kepolisian Negara Republik Indonesia, Perkap 01 tahun 2009 ttg Penggunaan Kekuatan Polri, Perkap 08 tahun 2010 ttg tata cara lintas ganti dan penggunaan kekuatan dalam PHH, Protap 01 th 2010 ttg Penanggulangan Anarki). Mendokumentasikan setiap perintah dan kegiatan menggunakan media elektronik yang ada (foto dan video). Wajib memiliki no telp penting dan darurat. Mampu membaca situasi di lapangan (situasi hijau, kuning, merah) 24

25 KONSIGNES 2. ATURAN DALAM PELAKSANAAN TUGAS KEWAJIBAN ANGGOTA :
Melaksanakan perintah komandan selama tidak melanggar aturan hukum yang berlaku. Segera melapor bila menemukan hal-hal yang penting secara berjenjang. Menerapkan sop dalam pelaksanaan tugas sesuai dengan kondisi yang ada (situasi hijau, kuning, merah). Tindakan yang dilakukan disesuaikan dengan aturan hukum berlaku (UU NO 2 tahun ttg Kepolisian Negara Republik Indonesia, Perkap 01 tahun 2009 ttg Penggunaan Kekuatan Polri, Perkap 08 tahun 2010 ttg tata cara lintas ganti dan penggunaan kekuatan dalam PHH, Protap 01 th 2010 ttg Penanggulangan Anarki). Setiap anggota wajib menjaga hubungan baik antar instansi lain baik pemerintahan maupun militer dalam pelaksanaan tugas, dan tidak menyakiti hati masyarakat. Dalam pelaksanaan tugas setiap anggota wajib memperhatikan penampilan sikap tampang dan pakaian. Setiap tindakan anggota di lapangan wajib disesuaikan dengan perintah komandan, tidak berdasarkan inisiatif sendiri, kecuali dalam keadaan terdesak 25

26 KONSIGNES 3. ATURAN BERTINDAK
Tidak boleh meninggalkan wilayah tugas yang telah ditentukan. Tidak menimbulkan keresahan dalam masyarakat. Tetap menjaga kewaspadaan. Melaporkan perkembangan situasi secara berkala. Tindakan yang dilakukan harus sesuai dengan aturan hukum yang berlaku (UU NO 2 tahun 2002 ttg Kepolisian Negara Republik Indonesia, Perkap 01 tahun 2009 ttg Penggunaan Kekuatan Polri, Perkap 08 tahun 2010 ttg tata cara lintas ganti dan penggunaan kekuatan dalam PHH, Protap 01 th 2010 ttg Penanggulangan Anarki). Menghubungi no telp penting atau darurat bila dibutuhkan bantuan perkuatan maupun terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Memperhatikan keselamatan pribadi dan rekan tugas. Penggunaan kekuatan harus sesuai dengan perintah yang diberikan oleh komandan di lapangan 26

27 KONSIGNES 4. STANDAR PERALATAN SATUAN DAN PERORANGAN
ALAT PERLENGKAPAN PERORANGAN : ALAT PERLENGKAPAN SATUAN : Ransel Korea 2 stel Baju PDL 1 (Two Tone) Rolling Bed Peralatan Pribadi Alsus PHH (Tanpa senjata api dan senjata tajam) Tenda pleton / kompi (lewat darat) Veld bed (lewat darat) Alkom dan Radio FM Peta jakarta, laptop + printer+kabel Alat Dokumentasi (laptop, kamera, handycam) Laras licin dan gas air mata Papper ball Alat pemadam kebakaran 27

28 DAFTAR NAMA PEJABAT DAN ALAMAT KANTOR KEPOLISIAN
DAFTAR NAMA PEJABAT MABES POLRI KAPOLRI : JEND POL SUTARMAN / , ADC WAKAPOLRI : KOMJEN POL BADRODIN HAITI , ADC IRWASUM POLRI : KOMJEN POL ANTON BACHRUL ALAM / , ADC , SPRI KABAHARKAM POLRI : KOMJEN PUTUT EKO BAYU SENO , ADC , SPRI ASOPS KAPOLRI : IRJEN POL ARIEF WAHYUNADI, , ADC KAKORBRIMOB POLRI : IRJEN POL ROBBY KALIGIS ADC WAKAKORBRIMOB POLRI : BRIGJEN POL RIO S DJAMBAK ADC KABAG OPS KORBRIMOB : KOMBES POL WAHYUDI HIDAYAT KAKOR LANTAS POLRI : IRJEN POL PUDJI HARTANTO , SPRI WAKAKOR LANTAS POLRI : BRIGJEN POL SAM BUDI GUSTIAN SPRI 28

29 POLDA METRO DAN JAJARAN
KAPOLDA : IRJEN POL DWI PRIYATNO ( ) KAPOLRESTRO JAKTIM: KOMBES POL MULYADI KAHARNI ( ) WAKAPOLDA : BRIGJEN POL SUDJARNO ( ) KAPOLRESTRO JAKSEL: KOMBES POL WAHYU HADININGRAT ( ) IRWASDA : KOMBES POL RICARDO HUTAURUK ( ) KAPOLRESTRO JAKPUS: KOMBES POL HENDRO PANDOWO ( ) KARO OPS : KOMBES POL M. CHAIRUL N.A ( ) KAPOLRESTRO TANGGERANG KOTA: KOMBES POL IRFING JAYA ( ) DIR LANTAS : KOMBES POL RESTU MULYA BUDYANTO ( ) KAPOLRES PEL. TJ PRIOK: AKBP ASEP ADI SAPUTRA ( ) DANSAT BRIMOB : KOMBES POL HENY SULISTYA ARYANTA ( ) KAPOLRESTA BANDARA SOETA: KOMBES POL CH PATOPPI ( ) KAPOLRESTRO JAKUT: KOMBES POL M. IQBAL ( ) KAPOLRES KEP SERIBU: AKBP JOHANSON RONALD SIMAMORA ( ) KAPOLRESTRO JAKBAR: KOMBES POL M. FADIL IMRAN ( ) KAPOLRESTA BEKASI KOTA: KOMBES POL PRIYO WIDYANTO ( ) KAPOLRESTA BEKASI KABUPATEN : KOMBES POL Drs. ISNAENI UJIANTO ( ) KAPOLRESTA TANGGERANG KOTA KOMBES POL IRFING JAYA ( ) KAPOLRESTA DEPOK: KOMBES POL AHMAD SUBARKAH ( ) 29

30 DAFTAR ALAMAT DAN NOMOR TELEPHONE MARKAS KEPOLISIAN ( JABODETABEK)
Polres Metro Kepulauan Seribu Gedung Marina Ancol, Jakarta Utara Telp , Polres Metro Jakarta Pusat Jln. Kramat Raya No. 61 Telp , , , Polres Metro Bandara Bandara Soekarno –Hatta, C2- Tangerang Telp , Polres Metro Jakarta Utara Jln. Yos Sudarso No. 1 Telp , , , , Polres KP3 Tanjung Priuk Jln. Pelabuhan Raya Jakarta Utara Telp , Polres Metro Jakarta Selatan Jln. Wijaya II No. 42, Kec. Kebayoran Baru – Jaksel Telp Polres Metro Depok Jln Margonda Raya No. 14 Depok Telp , , Polres Metro Jakarta Timur Jln. Matraman Raya No. 224, Jakarta Timur Telp , Polresta Metro Tangerang Jln. Daan Mogot, Pasar Baru – Kota Tangerang Telp , Polres Metro Jakarta Barat Jln. Letjen S.Parman No. 31, Slipi- Jakbar Telp 30

31 Daftar alamat dan Nomor Telephone Markas Kepolisian ( Jabodetabek)
Polres Tangerang Kabupaten Jln H. Abdul Hamid Telp , Polresta Bogor Kota Jln Kapten Muslihat No 18, Bogor- Jabar Telp , Polres Metro Bekasi Jln Pramuka No 79, Bekasi Kota Telp , Polres Bogor Kabupaten Jln. Pemda Tegar Beriman, Cibinong – Bogor Telp , Polres Bekasi Kabupaten Jln. Ki Hajar Dewantara No 1, Bekasi Telp , PUSPOM TNI DAN TNI AD Jln. MERDEKA TIMUR NO 17 Telp KOMANDO GARNISUN TETAP I Jln. MEDAN MERDEKA TIMUR NO 4 Telp PUSPOM TNI AU Jln. HALIM PERDANA KUSUMA Telp PUSPOM TNI AL Jln. BUNGUR BESAR KEMAYORAN Telp 31

32 SELESAI Sekali melangkah pantang menyerah Sekali tampil harus berhasil


Download ppt "MENGHADAPI KONTINJENSI PILPRES TH DI WILKUM POLDA METRO JAYA"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google