Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Seminar Biokimia Pangan Lenggana ~10502051~ Program Studi Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Teknologi Bandung 2006.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Seminar Biokimia Pangan Lenggana ~10502051~ Program Studi Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Teknologi Bandung 2006."— Transcript presentasi:

1 Seminar Biokimia Pangan Lenggana ~ ~ Program Studi Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Teknologi Bandung 2006

2 Biokimia Pangan PENGEMBANGAN PEREKAT HOT-MELT BIODEGRADABEL DARI POLI-ε-KAPROLAKTON (PCL) DAN PROTEIN KEDELAI TERISOLASI (SPI) UNTUK SISTEM PENGEMASAN MAKANAN Sumber: Choi, W.Y., Lee, C.M., dan Park, H.J., Swiss Society of Food Science and Technology. LWT Hlm:

3 Biokimia Pangan3 dari 17 Topik Utama 1.Pendahuluan 2.Metodologi 3.Hasil dan Pembahasan 4.Kesimpulan

4 Biokimia Pangan4 dari 17 Pendahuluan A  Sampah Plastik Aplikasi plastik di berbagai bidang  sulit terdegradasi Perekat dari polimer  masalah -Pulp kertas daur ulang lebih jelek -Sifat material berubah ketika ditambah perekat  sukar hancur  Protein Kedelai (SPI) Bahan mentah yang melimpah Bisa digunakan sebagai perekat papan serat

5 Biokimia Pangan5 dari 17 Pendahuluan B  PCL Poli-ε-kaprolakton Polimer sintetik yang mudah terdegradasi di lingkungan biotik  Plastisizer Polimer sintetik + alami  tidak kompatibel Polaritas yang berbeda  gunakan Plastisizer PEG400 & Minyak Kelapa

6 Biokimia Pangan6 dari 17 Metodologi  Blending  Karakterisasi: DSC Titik Pelunakan SEM Kekuatan Tarik dan Perpanjangan Kekuatan Rekat

7 Biokimia Pangan7 dari 17 Blending -Dipanaskan pada suhu 160 o C selama 10 menit -Penambahan plastisizer dilakukan saat pemanasan

8 Biokimia Pangan8 dari 17 Karakterisasi A  DSC 5 mg sampel -60 s / d 200 o C, laju pemanasan 10 o C/menit Gas nitrogen 20 mL/menit Dipanaskan, didinginkan, dipanaskan lagi  Titik Pelunakan ASTM E-28, laju pemanasan 5 o C/menit Titik lunak = suhu saat cetakan melentur sejauh 2.54 cm  SEM Lapisan emas 200 Å

9 Biokimia Pangan9 dari 17 Karakterisasi B  Kekuatan Tarik dan Perpanjangan ASTM D  Kekuatan Rekat ASTM D1002 Blend Dipanaskan 160 o C, 5 menit Hot press 80 o C, 120 kg/cm 2 Dikondisikan & diujiBlend Dipanaskan 160 o C, 5 menit Direkatkan dengan papan serat Dikondisikan & diuji

10 Biokimia Pangan10 dari 17 Hasil dan Pembahasan  DSC  Titik Pelunakan  SEM  Kekuatan Tarik dan Perpanjangan  Kekuatan Rekat

11 Biokimia Pangan11 dari 17 DSC  Minyak Kelapa SPI  T m 1  ➟ interaksi PCL dan SPI (kompatibel) SPI  X c  ➟ partial miscibility, fasa kristalin   PEG400 T m 1 « SPI  T m 1 konstan ➟ tidak kompatibel

12 Biokimia Pangan12 dari 17 Titik Pelunakan  SPI  T   Minyak kelapa » Interaksi pada blend Adhesi permukaan  Penting dalam sistem pengemasan  Menandakan jangkauan pemakaian secara termal  Semakin tinggi  semakin stabil

13 Biokimia Pangan13 dari 17 SEM

14 Biokimia Pangan14 dari 17 Kekuatan Tarik  PEG400 ≈ Minyak kelapa ➟ interaksi PCL saja  SPI  TS  ➟ Interaksi PCL terganggu oleh SPI

15 Biokimia Pangan15 dari 17 Perpanjangan  Minyak kelapa »  Plastisizer yang baik  Sesuai studi morfologi

16 Biokimia Pangan16 dari 17 Kekuatan Rekat  Minyak kelapa »  PEG400  Kurang fleksibel ➟ kurang cocok untuk perekat

17 Biokimia Pangan17 dari 17 Kesimpulan  Blend PCL dan SPI dapat digunakan untuk perekat  Sifat mekanik dan termal dari blend berubah dengan bertambahnya kadar SPI Interaksi SPI dengan minyak kelapa menurunkan T m 1 dan X c Titik pelunakan meningkat tajam pada komposisi 40g/100g SPI dengan kadar yang besar cenderung membentuk cluster Morfologi blend berpengaruh terhadap sifat mekanik  Minyak kelapa lebih cocok untuk digunakan sebagai plastisizer blend dibandingkan dengan PEG400


Download ppt "Seminar Biokimia Pangan Lenggana ~10502051~ Program Studi Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Teknologi Bandung 2006."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google