Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

107º 52’ - 108º 36’ BT dan 6º 15’ - 6º 40’ LS luas wilayah 2.099,42 Km² Terdiri dari: 309 desa, 8 kelurahan, dan 31 kecamatan Jumlah penduduk (2014) >>

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "107º 52’ - 108º 36’ BT dan 6º 15’ - 6º 40’ LS luas wilayah 2.099,42 Km² Terdiri dari: 309 desa, 8 kelurahan, dan 31 kecamatan Jumlah penduduk (2014) >>"— Transcript presentasi:

1

2 107º 52’ - 108º 36’ BT dan 6º 15’ - 6º 40’ LS luas wilayah 2.099,42 Km² Terdiri dari: 309 desa, 8 kelurahan, dan 31 kecamatan Jumlah penduduk (2014) >> 1.729.265 jiwa Utara : Laut Jawa Selatan: Kabupaten Majalengka, Sumedang dan Cirebon Barat : Kabupaten Subang Timur : Laut Jawa dan Kabupaten Cirebon 2

3 3

4 4

5 5

6 6

7 Jabar : 73,40 Untuk Tahun 2014 IPM Kab. Indramayu : 71,20 7

8 RPJMD TAHAP KE-3 (2016-2020) RPJMD TAHAP KE-3 (2016-2020) Ruang Lingkup Pembangunan: 1.Agama 2.Budaya 3.Pendidikan 4.Kesehatan 5.Ekonomi 6.Infrastruktur 7.Keuangan daerah 8.Daya dukung lingkungan Ruang Lingkup Pembangunan: 1.Agama 2.Budaya 3.Pendidikan 4.Kesehatan 5.Ekonomi 6.Infrastruktur 7.Keuangan daerah 8.Daya dukung lingkungan PEMANTAPAN INFRASTRUKTUR DI BERBAGAI BIDANG DENGAN TIDAK MENINGGALKAN PEMBANGUNAN DISEKTOR LAIN 8

9 PENCAPAIAN TRANSISI VISI DAN MISI RPJMD KABUPATEN INDRAMAYU 2011 – 2015 PENCAPAIAN TRANSISI VISI DAN MISI RPJMD KABUPATEN INDRAMAYU 2011 – 2015 PENCAPAIAN RPJPD 2005-2025 KHUSUSNYA TAHAP RPJMD 2016-2020 PENCAPAIAN RPJPD 2005-2025 KHUSUSNYA TAHAP RPJMD 2016-2020 SINERGI DENGAN RTRW 2011-2035 SINERGI DENGAN VISI DAN MISI RPJMD JAWA BARAT 2013 – 2018 SINERGI DENGAN RPJMN 2014-2019 HASIL RESES DAN POKOK – POKOK PIKIRAN DPRD 9

10 ISU STRATEGIS DAERAH RPJMD 2011-2015 ISU STRATEGIS DAERAH RPJMD 2011-2015 1.TATA RUANG BERKEMBANG SPORADIS; 2.BENCANA ALAM (BANJIR, ABRASI, INTRUSI); 3.LINGKUNGAN HIDUP (KERUSAKAN DAN PENCEMARAN); 4.PERMUKIMAN & PRASARANA BELUM LAYAK / MEMADAI; 5.MUTU SDM RELATIF RENDAH; 6.GENDER MASIH PERLU UPAYA PENYETARAAN; 7.KEAMANAN & KETERTIBAN BELUM KONDUSIF/TERKENDALI; 8.KEMAKMURAN (ANGKA KEMISKINAN RELATIF TINGGI) 9.PAD (BELUM TERGALI OPTIMAL) 10.PELAYANAN UMUM BELUM PRIMA 11.KEPARTISIPATIFAN PEMBANGUNAN BELUM OPTIMAL 1.TATA RUANG BERKEMBANG SPORADIS; 2.BENCANA ALAM (BANJIR, ABRASI, INTRUSI); 3.LINGKUNGAN HIDUP (KERUSAKAN DAN PENCEMARAN); 4.PERMUKIMAN & PRASARANA BELUM LAYAK / MEMADAI; 5.MUTU SDM RELATIF RENDAH; 6.GENDER MASIH PERLU UPAYA PENYETARAAN; 7.KEAMANAN & KETERTIBAN BELUM KONDUSIF/TERKENDALI; 8.KEMAKMURAN (ANGKA KEMISKINAN RELATIF TINGGI) 9.PAD (BELUM TERGALI OPTIMAL) 10.PELAYANAN UMUM BELUM PRIMA 11.KEPARTISIPATIFAN PEMBANGUNAN BELUM OPTIMAL 1.KUALITAS DAN AKSESIBILITAS SARANA PRASARANA PENDIDIKAN DAN KESEHATAN 2.PERLUASAN KESEMPATAN KERJA DAN PENINGKATAN KUALITAS TENAGA KERJA 3.SINERGITAS PEMBANGUNAN DESA-KOTA 4.KUALITAS, KUANTITAS, DAN CAKUPAN PELAYANAN INFRASTRUKTUR DASAR PERMUKIMAN (JALAN KABUPATEN, POROS DESA, JEMBATAN, IRIGASI, AIR BERSIH, AIR LIMBAH, DRAINASE, LISTRIK, PERSAMPAHAN DAN BANGUNAN PELAYANAN PADA MASYARAKAT/KANTOR SKPD) 5.PERENCANAAN DETAIL TATA RUANG SESUAI AMANAT UNDANG- UNDANG 6.PENINGKATAN KUALITAS IPAL DI SENTRA INDUSTRI KECIL 7.DUKUNGAN STAKEHOLDER DALAM PEMBANGUNAN WADUK CIPANAS 8.KUALITAS LINGKUNGAN HIDUP WILAYAN PERMUKIMAN PESISIR 9.KECEPATAN DAN KETEPATAN PENANGANAN BENCANA SERTA ADAPTASI MASYARAKAT TERHADAP BENCANA 10.PELAYANAN PRIMA TERHADAP KEBUTUHAN DASAR MASYARAKAT 11.PELESTARIAN NILAI – NILAI DAN WARISAN BUDAYA LOKAL. 12.PENGENTASAN PENDUDUK MISKIN 13.PENCEGAHAN DAN PENANGANAN MASALAH KESEJAHTERAAN SOSIAL (PMKS) 14.KEAMANAN DAN KETERTIBAN DAERAH 15.PENINGKATAN KESEJAHTERAAN APARATUR BERBASIS KINERJA 16.KEBIJAKAN PASCA BERLAKU UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2014 TENTANG PEMERINTAH DAERAH 17.KEBIJAKAN PASCA BERLAKU UNDANG-UNDANG NOMOR 6 TAHUN 2014 TENTANG DESA 18.OPTIMALISASI POTENSI DAERAH UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING RANCANGAN RKPD 2016 10

11 1. Belanja daerah digunakan untuk pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten 2. Belanja penyelenggaraan urusan wajib diprioritaskan untuk melindungi dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat dalam upaya memenuhi kewajiban daerah yang diwujudkan dalam bentuk peningkatan pelayanan dasar, pendidikan, kesehatan, fasilitas sosial dan fasilitas umum yang layak serta mengembangkan sistem jaminan sosial 3. Alokasi masing-masing sektor dialokasikan sesuai amanat peraturan perundang-undangan yang berlaku 1. Ekstensifikasi PAD 2. Intensifikasi penerimaan pendapatan daerah 3. Peningkatan kualitas pelayanan yang dapat berimplikasi pada peningkatan pendapatan 4. Peningkatan tertib administrasi pengelolaan pendapatan daerah A.Penerimaan Pembiayaan SiLPA Tahunan B. Pengeluaran Pembiayaan 1.Penyertaan modal (investasi) daerah 2.Pembayaran utang pokok 11

12 NO.TAHUNPENDAPATANKENAIKAN%BELANJAKENAIKAN% 1.20121.772.470.001.044--1.926.496.495.218-- 2.20132.016.394.472.000 243.924.470.95613,76 2.090.849.042.000 164.352.546.7828,53 3.20142.281.932.604.000 265.538.132.00013,17 2.321.406.581.000 230.557.539.00011,03 4.20152.560.192.527.000 278.259.923.00012,19 2.560.192.527.000 238.785.946.00010,29 12

13 PENDAPATAN BELANJA NO.URAIANPERKIRAAN 2016 1.Pendapatan Asli Daerah342.283.816.000 2.Dana Perimbangan1.537.272.528.154 3.Lain-Lain Pendapatan Daerah yang Sah691.054.400.000 2.570.610.744.154 NO.URAIANPERKIRAAN 2016 1.Belanja Tidak Langsung1.741.111.746.115 2.Belanja Langsung829.498.998.039 13

14 14

15 15

16 Produksi mangga sampai dengan bulan Desember 2014 sebanyak 647.878 kuintal Total: 917.093 pohon Kawasan Sentra Mangga Gedong Gincu di Kabupaten Indramayu 16

17 1.Sebagaian besar tanaman berada pada lahan pekarangan, tanpa pemeliharaan intensif 2.Belum menggunakan benih unggul bermutu 3.Penangkaran benih berlabel masih rendah 4.Organisasi petani belum optimal, petani lebih banyak melaksanakan secara perorangan 5.Usaha tani yang bersifat sampingan (usaha tani kecil) 6.Penerapan teknologi pra panen belum sempurna 7.Usaha mangga belum optimal dilaksanakan berdasarkan SOP dan GAP 8.Sarana pengendalian OPT yang masih kurang 1.Sebagaian besar tanaman berada pada lahan pekarangan, tanpa pemeliharaan intensif 2.Belum menggunakan benih unggul bermutu 3.Penangkaran benih berlabel masih rendah 4.Organisasi petani belum optimal, petani lebih banyak melaksanakan secara perorangan 5.Usaha tani yang bersifat sampingan (usaha tani kecil) 6.Penerapan teknologi pra panen belum sempurna 7.Usaha mangga belum optimal dilaksanakan berdasarkan SOP dan GAP 8.Sarana pengendalian OPT yang masih kurang BUDIDAYA 1.Tingkat kerusakan hasil panen relatif masih tinggi 2.Kepemilikan sarana dan alat pasca panen masih terbatas 3.Perlakuan terhadap hasil panen masih dilaksanakan secara tradisional dengan menggunakan alat seadanya 4.Belum dilaksanakan sortasi dan grading sesuai kualitas yang diminati pasar 1.Tingkat kerusakan hasil panen relatif masih tinggi 2.Kepemilikan sarana dan alat pasca panen masih terbatas 3.Perlakuan terhadap hasil panen masih dilaksanakan secara tradisional dengan menggunakan alat seadanya 4.Belum dilaksanakan sortasi dan grading sesuai kualitas yang diminati pasar PASCA PANEN 1.Pasca Panen 1.Belum Menerapkan GMP (Good Manufacturing Prosedure) 2.Teknologi pengolahan hasil belum sepenuhnya dikuasai 3.Penanganan Panen yang masih bersifat tradisional 4.Lemahnya akses terhadap permodalan 5.Organisasi kelompok belum optimal 6.Kemampuan dan posisi penawaran petani lemah 7.Akses informasi dan teknologi yang dikuasai masih rendah 1.Belum Menerapkan GMP (Good Manufacturing Prosedure) 2.Teknologi pengolahan hasil belum sepenuhnya dikuasai 3.Penanganan Panen yang masih bersifat tradisional 4.Lemahnya akses terhadap permodalan 5.Organisasi kelompok belum optimal 6.Kemampuan dan posisi penawaran petani lemah 7.Akses informasi dan teknologi yang dikuasai masih rendah PENGEMBANGAN USAHA 17

18 Kegiatan yang diusulkan: PENGEMBANGAN BUDIDAYA TANAMAN MANGGA RENCANA LOKASI BUDIDAYA TANAMAN MANGGA a.Tahap perencanaan 1) Rapat untuk menetapkan pola yang paling tepat dalam memformulasikan potensi yang tersedia dan teknologi yang akan diterapkan, serta untuk mengindentifikasi faktor penghubung dan faktor penghambat; 2) Indentifikasi calon petani dan calon lokasi untuk memilih dan menetapkan petani/kelompok tani serta lokasi yang paling tepat sesuai dengan komoditas hortikultura yang akan dikembangkan. b.Tahap Pelaksanaan 1)Peningkatan pengetahuan dan keterampilan tani melalui metode magang di tempat petani/perusahaan yang telah berhasil di bidang bisnis penangkaran sesuai dengan komoditas yang akan diusahakan; 2)Bimbingan pelaksanaan kegiatan di lapangan usahatani; 3)Temu usahauntuk mewujudkan kemitraan usaha antara stakeholders yang terkait dalam rangkaian bisnis penangkaran sehingga semua pihak saling bekerjasama untuk mendapat kepastian usaha dan mendapat manfaat finansial proporsional dan berkesinambungan. c.Tahap Evaluasi Untuk mengetahui sejauh mana tingkat keberhasilan yang dicapai dan mengendalikan proses kegiatan dalam mencapai tujuan. ANGGARAN: 7 MILIAR RUPIAH 18

19 Panjang pantai: 147 km Potensi lahan tambak (air payau): 22.800 Ha Potensi lahan budidaya kolam (air tawar): 25.000 Ha Potensi lahan mina padi (air tawar): 65.000 Ha Potensi lahan budidaya laut: 6.192 Ha POTENSI SUMBER DAYA ALAM Tangkapan: 49.395 ton/tahun Tambak: 166.440 ton/tahun Kolam : 250.000 ton/tahun Mina padi: 52.000 ton/tahun POTENSI PRODUKSI 19

20 92.376 orang Penyerapan tenaga kerja di sektor perikanan pada tahun 2014 sebanyak 92.376 Orang Rata – rata pendapatan bruto/kotor pelaku usaha perikanan dan kelautan tahun 2014 Rp. 87,167.969,03 /Tahun Konsumsi ikan meningkat di tahun 2014 dari 32,33 kg/kapita/tahun menjadi 35,36 kg/kapita/tahun 20

21 PENGEMBANGAN USAHA PERIKANAN TANGKAP PENGEMBANGAN USAHA BUDIDAYA PERIKANAN PENGEMBANGAN INDUSTRI GARAM RAKYAT DAN PENGOLAHAN KERUPUK IKAN Pengembangan alat Perikanan Tangkap dan pengembangan alat pendingin pada palka kapal Penyediaan sarana prasarana fasilitas umum pendukung Peningkatan infrastruktur pendukung industri garam rakyat 21

22 Jenis kegiatan: 1.Pembangunan/normalisasi saluran 2.Pembangunan/normalisasi pintu air, TPT, dan/atau jembatan 3.Pembangunan/normalisasi jalan produksi Lokasi: Kec.Sindang, Pasekan, Losarang, Indramayu, Sliyeg, Jatibarang, Juntinyuat, Krangkeng, Cantigi, Arahan, Lohbener, Kandanghaur, Balongan (13 kecamatan di Kabupaten Indramayu) Program yang diusulkan: PENGEMBANGAN PERIKANAN TANGKAP PENGEMBANGAN BUDIDAYA PERIKANAN ANGGARAN : 68,45 MILIAR RUPIAH 22

23 JUMLAH PAGU INDIKATIF TAHUN 2016 UNTUK KABUPATEN INDRAMAYU SEBESAR : Rp. 56.479.430.245,- DENGAN RINCIAN PENGGUNAAN NONAMA BIDANGPAGU BIDANG 1.BIDANG EKONOMI10.590.000.000,- 2.BIDANG FISIK23.721.000.000,- 3.BIDANG SOSIAL BUDAYA22.168.000.000,- JUMLAH56.479.000.000,- 23

24 No.KegiatanLokasi APBD Kab/Kota APBD ProvAPBN Sumber Lain Total 11Optimalisasi Pelelangan Ikan (OPTILANPI) - Kab. Indramayu; Kab. Indramayu;022.964.500.00000 12Rehabilitasai dan Pembangunan Jaringan Irigasi - Tersebar Se Kabupaten Indramayu Kec. Indramayu Kab. Indramayu; Indramayu; Kab. Indramayu; 0313.900.000.00000 13Pembangunan Gedung Perawatan Kelas III Desa/Kel. Patrol Kec. Patrol Kab. Indramayu; Patrol; Patrol; Kab. Indramayu; 020.000.000.00000 14Pengadaan alat - alat kedokteran bedah mata Rumah Sakit Sentot Patrol Desa/Kel. Patrol Kec. Patrol Kab. Indramayu; Patrol; Patrol; Kab. Indramayu; 010.000.000.00000 15Pengadaan Alat Penangkapan Ikan (Jaring) - Kab. Indramayu; Kab. Indramayu;04.290.000.00000 16Fasilitasi Penyelenggaraan Festival Budaya Daerah Desa/Kel. Paoman Kec. Indramayu Kab. Indramayu; Paoman; Indramayu; Kab. Indramayu; 0200.000.00000 17Pelestarian dan Aktualisasi Adat Budaya Daerah Desa/Kel. Lelea Kec. Lelea Kab. Indramayu; Lelea; Lelea; Kab. Indramayu; 0250.000.00000 18Pengelolaan dan Pengembangan Kelestarian Peninggalan Sejarah Purbakala, Museum dan Peninggalan Bawah Air Desa/Kel. Dermayu Kec. Sindang Kab. Indramayu; Dermayu; Sindang; Kab. Indramayu; 0250.000.00000 19Fasilitasi Sarana dan Prasarana Pendidikan dan Pelatihan Koperasi dan UMKM Desa/Kel. Kepandean Kec. Indramayu Kab. Indramayu; Kepandean; Indramayu; Kab. Indramayu; 05.000.000.00000 20Pelatihan dan Bantuan Mesin Peralatan Bagi IKM Perbengkelan Pengelasan Kab. Indramayu; 0400.000.00000 24

25 No.KegiatanLokasi APBD Kab/Kota APBD ProvAPBN Sumber Lain Total 21Fasilitasi Sarana dan Prasarana Sentra Bisnis Produk Unggulan Koperasi dan UMKM Kab. Indramayu; 05.000.000.00000 22Pelatihan dan Bantuan Mesin Peralatan Produksi Perhiasan Lapis Emas Desa/Kel. Kepandean Kec. Indramayu Kab. Indramayu; Kepandean; Indramayu; Kab. Indramayu; 0250.000.00000 23Revitalisasi Pasar Daerah Di Kabupaten Indramayu - Desa/Kel. Anjatan Kec. Anjatan Kab. Indramayu; Desa/Kel. Bugel Kec. Patrol Kab. Indramayu; Anjatan;Bugel; Anjatan;Patrol; Kab. Indramayu;Kab. Indramayu; 06.540.000.00000 24Pelatihan dan Bantuan Mesin Peralatan Bagi IKM Pandai Besi Mainan Anak Kab. Indramayu; 0300.000.00000 25Peningkatan sarana Komunikasi dan Diseminasi Informasi Kab. Indramayu; 0500.000.00000 26Penyajian Data ElektronikKab. Indramayu; 0300.000.00000 27Penyediaan Prasarana dan Sarana Pengelolaan Persampahan Desa/Kel. Sindang Kec. Sindang Kab. Indramayu; Desa/Kel. Kertawinangun Kec. Kandanghaur Kab. Indramayu; Sindang;Kertawinangun; Sindang;Kandanghaur; Kab. Indramayu;Kab. Indramayu; 08.999.999.00000 28Pelaksanaan Layanan Pengadaan Secara Elektronik Kab. Indramayu; 300.000.000500.000.00000800.000.000 29Fasilitasi dan Penyediaan Prasarana Teknologi, Informasi dan Komunikasi Kab. Indramayu Kab. Indramayu; 02.000.000.0001.000.000.00003.000.000.000 30Penyusunan Master Plant Menara Telekomunikasi Terpadu Kab. Indramayu; 0950.000.00000 25

26 No.KegiatanLokasi APBD Kab/Kota APBD ProvAPBN Sumber Lain Total 31Pemeliharaan jalan di wilayah kab. Indramayu Kab. Indramayu; 040.000.000.00000 32Pembangunan/peningkatan bantaran cimanuk Desa/Kel. Margadadi Kec. Indramayu Kab. Indramayu; Margadadi; Indramayu; Kab. Indramayu; 06.000.000.00000 33Pembangunan gedung panti budayaDesa/Kel. Lemahabang Kec. Indramayu Kab. Indramayu; Desa/Kel. Lemahabang Kec. Indramayu Kab. Indramayu; Lemahabang;Lemahabang; Indramayu;Indramayu; Kab. Indramayu;Kab. Indramayu; 011.000.000.00000 34Perencanaan Tata Ruang KawasanDesa/Kel. Juntinyuat Kec. Juntinyuat Kab. Indramayu; Desa/Kel. Patrol Kec. Patrol Kab. Indramayu; Desa/Kel. Sukagumiwang Kec. Sukagumiwang Kab. Indramayu; Desa/Kel. Anjatan Kec. Anjatan Kab. Indramayu; Desa/Kel. Kertasemaya Kec. Kertasemaya Kab. Indramayu; Desa/Kel. Kroya Kec. Kroya Kab. Indramayu; Desa/Kel. Balongan Kec. Balongan Kab. Indramayu; Juntinyuat;Patrol;Sukagumiwang;Anjatan ;Kertasemaya;Kroya;Balongan; Juntinyuat;Patrol;Sukagumiwang;Anjatan ;Kertasemaya;Kroya;Balongan; Kab. Indramayu;Kab. Indramayu;Kab. Indramayu;Kab. Indramayu;Kab. Indramayu;Kab. Indramayu;Kab. Indramayu; 04.500.000.00000 Jumlah 300.000.000 41.584.149.000 1.000.000.0000 542.884.149.000 26

27


Download ppt "107º 52’ - 108º 36’ BT dan 6º 15’ - 6º 40’ LS luas wilayah 2.099,42 Km² Terdiri dari: 309 desa, 8 kelurahan, dan 31 kecamatan Jumlah penduduk (2014) >>"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google