Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PENYUSUNAN DESAIN PEMBELAJARAN BIMBINGAN TEKNIS PENDAMPINGAN IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 TAHUN 2014 Pelatihan Pendamping Guru Mata Pelajaran Teknik Mesin.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PENYUSUNAN DESAIN PEMBELAJARAN BIMBINGAN TEKNIS PENDAMPINGAN IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 TAHUN 2014 Pelatihan Pendamping Guru Mata Pelajaran Teknik Mesin."— Transcript presentasi:

1 PENYUSUNAN DESAIN PEMBELAJARAN BIMBINGAN TEKNIS PENDAMPINGAN IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 TAHUN 2014 Pelatihan Pendamping Guru Mata Pelajaran Teknik Mesin Bubut Kurikulum 2013 SMK Tahun 2014

2 Tujuan Sajian BIMBINGAN TEKNIS PENDAMPINGAN IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 TAHUN 2014 Peserta mampu: 1.Menganalisis keterkaitan SKL, KI, dan KD pada mata pelajaran yang diampu sesuai dengan kaidah pencapaian kompetensi; 2.Menganalisis keterkaitan KD, indikator dan materi dalam menunjang pencapaian tujuan pembelajaran; 3.Menganalisis integrasi muatan lokal pada materi mata pelajaran dan materi mata pelajaran pada ekstrakurikuler kepramukaan sesuai dengan karakteristik materi pelajaran; 4.Merancang pemaduan model pembelajaran dan pendekatan saintifik sesuai dengan prinsip pengembangan Kurikulum 2013; 5.Merancang instrumen penilaian sesuai dengan prinsip penilaian pada Kurikulum 2013.

3 BIMBINGAN TEKNIS PENDAMPINGAN IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 TAHUN 2014 PEMAHAMAN KOMPETENSI Sikap, Pengetahuan, Keterampilan SKL: Kualifikasi Kemampuan Lulusan Kompetensi Inti (KI) (KI-1, KI-2, KI-3, KI-4) Kompetensi Dasar (KD) Kompetensi Dasar (KD)

4 SKL, KI dan KD SKL (Permendibud No. 54/2013) Kualifikasi Kemampuan Lulusan (S, P, K) SKL (Permendibud No. 54/2013) Kualifikasi Kemampuan Lulusan (S, P, K) STANDAR ISI (64/2013) Tingkatan Komp. Ruang Lingkup Materi STANDAR ISI (64/2013) Tingkatan Komp. Ruang Lingkup Materi STANDAR PROSES (65/2013) STANDAR PROSES (65/2013) STANDAR PENILAIAN (66/2013) STANDAR SARANA dan PRASARANA STANDAR PENGELOLAAN STANDAR PEMBIAYAAN KERANGKA- STRUKTUR KUR (60/2014) KERANGKA- STRUKTUR KUR (60/2014) STANDAR PTK PEMAHAMAN KOMPETENSI

5 5 Kompetensi Inti (KI): 1.Tingkat kemampuan untuk mencapai SKL yang harus dimiliki siswa pada setiap tingkat kelas atau program. 2.Mencakup sikap spiritual, sikap sosial, pengetahuan, dan keterampilan. 3.Berfungsi sebagai pengintegrasi muatan pembelajaran, mata pelajaran atau program dalam mencapai SKL. PEMAHAMAN KOMPETENSI

6 6 Kompetensi Dasar (KD):  Tingkat kemampuan dalam konteks muatan pembelajaran serta perkembangan belajar, mengacu pada KI. Taksonomi  Struktur dan kategori domain kemampuan tentang perilaku siswa: sikap, pengetahuan dan keterampilan.  Mengukur perubahan perilaku siswa selama proses pembelajaran dan hasil belajar yang dirumuskan dalam perilaku (behavior) yang terdapat pada indikator pencapaian kompetensi. PEMAHAMAN KOMPETENSI

7 7 Kompetensi Inti KI-1 (Sikap Spiritual) KI-2 (Sikap Sosial) KI-3 (Pengetahuan) Pengintegrasi Muatan Pembelajaran KI-4 (Keterampilan)

8 PEMAHAMAN KOMPETENSI Kombinasi Reaksi Afektif, Konatif (Perilaku), dan Kognitif KI-1 dan KI-2 menerima menjalankan menghargai menghayati mengamalkan

9 GRADASI PERILAKU (TAKSONOMI) PADA KUR 2013 Analyzing Evaluating Organizing/ Internalizing Characterizing/ Actualizing Associating Communicating Knowledge (Bloom) Skill (Dyers) Attitude (Krathwohl) Creating Analyzing Evaluating Knowledge (Bloom) Kurikulum 2006Kurikulum 2013 Perluasan dan pendalaman taksonomi dalam proses pencapaian kompetensi

10 GRADASI (TAKSONOMI) KETERAMPILAN MENURUT DAVE DAN SYMPSON Alami SimpsonDave Naturalisasi Artikulasi Orisinal

11 RUMUSAN KI-3 (PENGETAHUAN) Dimensi proses Kognitif C-1 Mengingat C-1 Mengingat C-2 Memahami C-2 Memahami C-3 Menerapkan C-3 Menerapkan C-4 Menganalisis C-4 Menganalisis C-5 Mengevaluasi C-5 Mengevaluasi C-6 Mengkreasi C-6 Mengkreasi Dimensi Pengetahuan FAKTA KONSEP PROSEDURAL METAKOGNITIF Kelas X dan XI Kelas XII Kelas X Kelas XI dan XII

12 DIMENSI PROSES KOGNITIF  C1; mengingat (remember), mengingat kembali pengetahuan dari memorinya.  C2; memahami (understand), mengkonstruksi makna dari pesan baik secara lisan, tulisan, dan grafis.  C3; menerapkan (apply), penggunaan prosedur dalam situasi yang diberikan atau situasi baru.  C4; menganalisis (analyse), penguraian materi ke dalam bagian-bagian dan bagaimana bagian-bagian itu saling berhubungan satu sama lain dalam keseluruhan struktur.  C5; mengevaluasi (evaluate) membuat keputusan berdasarkan kriteria dan standar.  C6; mengkreasi (create) menempatkan elemen-elemen secara bersamaan ke dalam bentuk modifikasi atau mengorganisasi elemen-elemen ke dalam pola baru (struktur baru).  C1; mengingat (remember), mengingat kembali pengetahuan dari memorinya.  C2; memahami (understand), mengkonstruksi makna dari pesan baik secara lisan, tulisan, dan grafis.  C3; menerapkan (apply), penggunaan prosedur dalam situasi yang diberikan atau situasi baru.  C4; menganalisis (analyse), penguraian materi ke dalam bagian-bagian dan bagaimana bagian-bagian itu saling berhubungan satu sama lain dalam keseluruhan struktur.  C5; mengevaluasi (evaluate) membuat keputusan berdasarkan kriteria dan standar.  C6; mengkreasi (create) menempatkan elemen-elemen secara bersamaan ke dalam bentuk modifikasi atau mengorganisasi elemen-elemen ke dalam pola baru (struktur baru).

13  Pengetahuan faktual; pengetahuan terminologi atau pengetahuan detail yang spesifik dan elemen.  Pengetahuan konseptual; pengetahuan yang lebih kompleks berbentuk klasifikasi, kategori, prinsip dan generalisasi.  Pengetahuan prosedural; pengetahuan tentang bagaimana melakukan sesuatu.  Pengetahuan metakognitif; pengetahuan tentang kognisi, merupakan tindakan atas dasar suatu pemahaman, meliputi kesadaran berpikir dan penetapan keputusan tentang sesuatu.  Pengetahuan faktual; pengetahuan terminologi atau pengetahuan detail yang spesifik dan elemen.  Pengetahuan konseptual; pengetahuan yang lebih kompleks berbentuk klasifikasi, kategori, prinsip dan generalisasi.  Pengetahuan prosedural; pengetahuan tentang bagaimana melakukan sesuatu.  Pengetahuan metakognitif; pengetahuan tentang kognisi, merupakan tindakan atas dasar suatu pemahaman, meliputi kesadaran berpikir dan penetapan keputusan tentang sesuatu. DIMENSI PENGETAHUAN

14 KOMPETENSI INTI (KI-3) Kelas XKelas XIKelas XII Memahami, menerapkan dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, dan prosedural dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian dalam bidang kerja yang spesifik untuk memecahkan masalah. Memahami,menerapkan dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian dalam bidang kerja yang spesifik untuk memecahkan masalah. Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian dalam bidang kerja yang spesifik untuk memecahkan masalah. Rumusan Kompetensi Inti SMK Dimensi proses kognitif Dimensi Pengetahuan

15 RUMUSAN KI-4 (KETERAMPILAN) Keterampilan Abstrak K-1 Mengamati K-1 Mengamati K-2 Menanya K-2 Menanya K-3 Mencoba K-3 Mencoba K-4 Menalar K-4 Menalar K-5 Menyaji K-5 Menyaji K-6 Mencipta K-6 Mencipta Keterampilan Konkret Kelas X dan XI Kelas XII Persepsi, Kesiapan, Meniru Membiasakan Mahir Alami Orisinal

16 GRADASI KETERAMPILAN KONKRET  Persepsi (perception) : Menunjukan perhatian untuk melakukan suatu gerakan  Kesiapan (set) :Menunjukan kesiapan mental dan fisik untuk melakukan suatu gerakan  Meniru (guided response) :Meniru gerakan secara terbimbing  Membiasakan gerakan (mechanism) :Melakukan gerakanmekanistik  Mahir (complex or overt response) :Melakukan gerakan kompleks dan termodifikasi  Menjadi gerakan alami (adaptation) :Menjadi gerakan alami yang diciptakan sendiri atas dasar gerakan yang sudah dikuasai sebelumnya  Menjadi tindakan orisinal (origination) :Menjadi gerakan baru yang orisinal dan sukar ditiru oleh orang lain dan menjadi ciri khasnya  Persepsi (perception) : Menunjukan perhatian untuk melakukan suatu gerakan  Kesiapan (set) :Menunjukan kesiapan mental dan fisik untuk melakukan suatu gerakan  Meniru (guided response) :Meniru gerakan secara terbimbing  Membiasakan gerakan (mechanism) :Melakukan gerakanmekanistik  Mahir (complex or overt response) :Melakukan gerakan kompleks dan termodifikasi  Menjadi gerakan alami (adaptation) :Menjadi gerakan alami yang diciptakan sendiri atas dasar gerakan yang sudah dikuasai sebelumnya  Menjadi tindakan orisinal (origination) :Menjadi gerakan baru yang orisinal dan sukar ditiru oleh orang lain dan menjadi ciri khasnya

17 17 KOMPETENSI INTI (KI-4) Kelas XKelas XIKelas XII Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung Mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung Rumusan Kompetensi Inti SMK

18 RINCIAN GRADASI SIKAP, PENGETAHUAN, DAN KETERAMPILAN RINCIAN GRADASI SIKAP, PENGETAHUAN, DAN KETERAMPILAN SikapPengetahuanKeterampilan MenerimaMengingatMengamati MenjalankanMemahamiMenanya MenghargaiMenerapkanMencoba MenghayatiMenganalisisMenalar MengamalkanMengevaluasiMenyaji Mencipta Permendikbud No. 65 Tahun 2013, tentang Standar Proses

19 LANGKAH-LANGKAH ANALISIS KETERKAITAN SKL, KI DAN KD Memindahkan Kualifikasi Kemampuan dari SKL Memindahkan Kompetensi Inti dari Permendikbud No. 64/2013 dan atau No. 70/ 2013 atau No. 60/2014 pada ranah yang sama Memindahkan Kompetensi Dasar pada mata pelajaran, tingkat, dan ranah sesuai dengan KI Menganalisis taksonomi dan gradasi hasil belajar Menganalisis dimensi pengetahuan dan keterampilan

20 ANALISIS KETERKAITAN SKL, KI DAN KD Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Kompetensi Inti (KI) Kelas XI Kompetensi Dasar (KD) Analisis Dimensi Kualifikasi Kemampuan SikapMemiliki perilaku yang mencerminkan sikap orang beriman, berakhlak mulia, berilmu, percaya diri, dan bertanggung jawab dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia 1.Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya 1.1Menyadari sempurnanya ciptaan Tuhan tentang alam dan fenomenanya dalam mengaplikasika n teknik pemesinan bubut pada kehidupan sehari-hari. KD 1.1 Menyadari (A4) merupakan gradasi menghayati (A4), belum utuh terkait KI-1 yaitu sampai mengamalkan (A5). 2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia. 2.1Mengamalkan perilaku jujur, disiplin, teliti, kritis, rasa ingin tahu, inovatif dan tanggung jawab dalam mengaplikasika n teknik pemesinan bubut pada kehidupan sehari-hari. KD 2.1 Mengamalkan (A5) perilaku merupakan gradasi yang terkait KI-1 yaitu menghayati dan mengamalkan (A5).

21 ANALISIS KETERKAITAN SKL, KI DAN KD Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Kompetensi Inti (KI) Kelas XI Kompetensi Dasar (KD) Analisis Dimensi Kualifikasi Kemampuan Pengetah uan Memiliki pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab, serta dampak fenomena dan kejadian. 3.Memahami,menerapkan dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian dalam bidang kerja yang spesifik untuk memecahkan masalah 3.1 Memahami penggunaan mesin bubut KD 3.1 Memahami penggunaan merupakan gradasi C2 belum utuh terkait dengan KI-3 yaitu sampai menganalisis (C4), sedangkan pengetahuan tentang penggunaan mesin bubut merupakan gradasi prosedural, belum utuh terkait KI-3 yaitu sampai metakognitif 21

22 ANALISIS KETERKAITAN SKL, KI DAN KD Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Kompetensi Inti (KI) Kelas XI Kompetensi Dasar (KD) Analisis Dimensi Kualifikasi Kemampuan Keteramp ilan Memiliki kemampuan pikir dan tindak yang efektif dan kreatif dalam ranah abstrak dan konkret sebagai pengembangan dari yang dipelajari di sekolah secara mandiri. 4.Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung 4.1 Menggunakan mesin bubut untuk berbagai pekerjaan KD 4.1 Menggunakan mesin merupakan keterampilan konkrit gradasi manipulasi (P2 Dave), belum utuh terkait dengan tuntutan KI-4 yaitu mengolah, menalar, dan menyaji (K4 abstrak Dyers), padanannya sampai artikulasi (P4 konkrit Dave) 22

23 23 Buatlah analisis keterkaitan SKL, KI, dan KD untuk kelas XI sesuai contoh. (setiap peserta menganalisis sesuai dengan keahlian dan KD yang berbeda) Latihan 1

24 Sesi Pemahaman Materi Pembelajaran 24

25 25 KONSEP MATERI TEKNIK MESIN BUBUT Materi pembelajaran atau lingkup materi Teknik Mesin Bubut merupakan bagian dari isi rumusan Kompetensi Dasar (KD) yang merupakan muatan dari pengalaman belajar yang diinteraksikan di antara peserta didik dengan lingkungannya untuk mencapai Kemampuan Dasar berupa perubahan perilaku sebagai hasil belajar dari mata pelajaran.

26 26 DESKRIPSI Pengembangan materi pembelajaran merujuk pada materi pembelajaran dalam silabus atau buku, serta Kompetensi Dasar yang termuat dalam KI-3 (pengetahuan) dan KI-4 (keterampilan).

27 27 LINGKUP MATERI TEKNIK MESIN BUBUT  Pemahaman tentang mesin bubut yang memuat definisi sesuai karakteristik mesin bubut  Macam-macam mesin bubut berdasarkan konstruksi, dimensi dan fungsi mesin bubut.  Bagian-bagian utama mesin bubut memuat komponen utama mesin berupa meja mesin, spindel utama, eretan, pemegang pahat bubut, kepala lepas, tuas-tuas pengatur, kotak roda gigi  Perlengkapan mesin bubut terdiri dari bermacam cekam, senter putar dan senter tetap, pembawa dan piring pembawa, kolet bor  Alat bantu kerja seperti kunci-kunci, alat ukur, alat setting.  Penggunaan/ pengoperasian mesin bubut untuk beberapa fungsi

28 28 RAMBU-RAMBU PENJABARAN KI DAN KD KE DALAM INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI (IPK) DAN MATERI PEMBELAJARAN Indikator merupakan penanda perilaku pengetahuan (KD dari KI-3) dan perilaku keterampilan (KD dari KI-4) yang dapat diukur dan atau diobservasi Indikator perilaku sikap spiritual (KD dari KI-1) dan sikap sosial (KD dari KI-2) dapat tidak dirumuskan sebagai indikator pencapaian kompetensi pada RPP, tetapi perilaku sikap spiritual dan sikap sosial harus dikaitkan pada perumusan tujuan pembelajaran. Rumusan Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) menggunakan dimensi proses kognitif (the cognitive process of dimention) dan dimensi pengetahuan (knowledge of dimention) yang sesuai dengan KD, namun tidak menutup kemungkinan perumusan indikator dimulai dari kedudukan KD yang setingkat lebih rendah, dan atau lebih tinggi

29 29 LANGKAH-LANGKAH PERUMUSAN KI DAN KD KE DALAM INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI (IPK) DAN MATERI PEMBELAJARAN Tentukan kedudukan KD dari KI-3 dan KD dari KI-4 berdasarkan gradasinya dan tuntutan KI Tentukan dimensi pengetahuan (faktual, konseptual, prosedural, metakognitif) Tentukan bentuk keterampilan, apakah keterampilan abstrak atau keterampilan konkret Untuk keterampilan konkret pada kelas X menggunakan Kata kerja operasional sampai tingkat manipulasi/membiasakan (K2/P2). Sedangkan untuk kelas XI sampai minimal pada tingkat presisi/mahir (K3/P3). Selanjutnya untuk kelas XII sampai minimal pada tingkat artikulasi/alami (K4/P4) pada taksonomi psikomotor Dave atau Simpson Rumusan IPK dari KD dari KI-3 dan dari KD dari KI-4. Setiap KD minimal memiliki 2 (dua) indikator

30 . Penjabaran KI dan KD ke dalam Indikator Penpencapaian Kompetensi (IPK) dan Materi pembelajaran Kompetensi IntiKompetensi DasarIPK Materi Pembelajaran 1.Menghayati dan mengamalka n ajaran agama yang dianutnya. 1.1 Menyadari sempurnanya konsep Tuhan tentang benda-benda dengan fenomenanya untuk dipergunakan sebagai aturan dalam menggunakan teknik pemesinan bubut Mengamalkan nilai-nilai ajaran agama sebagai tuntunan dalam menggunakan teknik pemesinan bubut 30

31 . Penjabaran KI dan KD ke dalam Indikator Penpencapaian Kompetensi (IPK) dan Materi pembelajaran Kompetensi IntiKompetensi DasarIPK Materi Pembelajaran 2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong- royong, kerja sama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia. 2.1 Mengamalkan perilaku jujur, disiplin, teliti, kritis, rasa ingin tahu, inovatif dan tanggungjawab dalam menggunakan teknik pemesinan bubut 2.2 Menghargaikerjasama, toleransi, damai, santun, demokratis, dalam menyelesaikan masalah perbedaan konsep berpikir dan caramenggunakan teknik pemesinan bubut. 2.3 Menunjukkan sikap responsif, proaktif, konsisten, dan berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam menggunakan teknik pemesinan bubut. 31

32 . Penjabaran KI dan KD ke dalam Indikator Penpencapaian Kompetensi (IPK) dan Materi pembelajaran Kompetensi IntiKompetensi DasarIPK Materi Pembelajaran 3. Memahami,menerapkan dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian dalam bidang kerja yang spesifik untuk memecahkan masalah. 3.1 Memahami penggunaan mesin bubut 3.1.1Membedakan jenis mesin bubut berdasarkan fungsi 3.1.2Merinci bagian utama mesin bubut sesuai konstruksi Menguraikan perlengkapan mesin bubut sesuai peran Menentukan alat bantu kerja membubut sesuai fungsi Menghitung dimensi mesin bubut  Definisi mesin bubut  Macam-macam mesin bubut dan fungsinya  Bagian-bagian utama mesin bubut  Perlengkapan mesin bubut  Alat bantu kerja  Dimensi mesin bubut  Penggunaan/ pengoperasian mesin bubut 32

33 . Penjabaran KI dan KD ke dalam Indikator Penpencapaian Kompetensi (IPK) dan Materi pembelajaran Kompetensi IntiKompetensi DasarIPKMateri Pembelajaran 4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung 4.1 Menggunakan mesin bubut untuk berbagai pekerjaan Memilih perlengkapan mesin bubut sesuai fungsi Mengoperasikan mesin bubut sesuai SOP  Definisi mesin bubut  Macam-macam mesin bubut dan fungsinya  Bagian-bagian utama mesin bubut  Perlengkapan mesin bubut  Alat bantu kerja  Dimensi mesin bubut  Penggunaan/ pengoperasian mesin bubut 33

34 34 Integrasi Muatan Lokal ke dalam Mata Pelajaran 1. Analisis Konteks lingkungan alam, sosial dan/atau budaya berkaitan dengan Mata Pelajaran 2. Identifikasi materi dari konteks lingkungan alam, sosial dan/atau budaya 3. Mengintergrasikan materi kontekstual pada pembelajaran.

35 35 1.Analisis materi pembelajaran 2. Identifikasi aktivitas pembelajaran yang sesuai untuk kegiatan kepramukaan Integrasi Ekstrakurikuler Kepramukaan dari materi Mata Pelajaran 3. Aktivitas tersebut dijadikan aktualisasi pada kegiatan kepramukaan

36 36 Kompetensi DasarMuatan LokalKepramukaan 3.1 Memahami penggunaan mesin bubut Penggunaan/ pengoperasian mesin bubut untuk pekerjaan/membuat benda yang sesuai dengan kebutuhan lingkungan sekitar atau yang sedang digemari masyarakat. Memeriksa geometri peralatan atau mesin bubut untuk memahami prinsip ketelitian dan kecermatan 4.1 Menggunakan mesin bubut untuk berbagai pekerjaan CONTOH PENGINTEGRASIAN MATERI PJOK DALAM MUATAN LOKAL DAN EKSTRAKURIKULER PRAMUKA

37 Latihan 2 Buat analisis keterkaitan KI, KD, Indikator Pencapaian Kompetensi dan Materi seperti contoh di atas dari pasangan KD-3 dan KD-4. Buat analisis keterhubungan KD PJOK dengan Muatan Lokal dan Kepramukaan (setiap peserta menganalisis sesuai dengan keahlian dan KD yang berbeda) 37

38 Sesi Proses Pembelajaran 38

39 PROSES PEMBELAJARAN  Kegiatan interaksi antara peserta didik dan lingkungannya, termasuk dengan guru.  Berlangsung secara edukatif; peserta didik membangun sikap, pengetahuan dan keterampilan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. KONSEP

40 40  Proses pembelajaran meliputi perencanaan, pelaksanaan dan penilaian.  Perencanaan pembelajaran dirancang dalam bentuk Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang disusun oleh guru.  RPP dikembangkan untuk mengarahkan kegiatan belajar peserta didik dalam upaya mencapai KD, disusun secara lengkap dan sistematis.  Indikator dirumuskan dalam pernyataan perilaku yang dapat diukur dan/atau diobservasi untuk kompetensi dasar (KD) pada KI-3 dan KI-4. DESKRIPSI

41 41 Lanjutan  Tujuan pembelajaran mengandung unsur peserta didik (audience), perilaku (behavior), kondisi (condition) dan kriteria (degree).  Rumusan tujuan harus mencerminkan keterikatan antara KD dari KI-1 dan KD dari KI- 2 di dalam pembelajaran KD dari KI-3 dan KD dari KI-4.  Rumusan tujuan juga harus mencerminkan aspek penilaian otentik berupa proses dan produk  Langkah-langkah pembelajaran berisikan pendekatan pembelajaran saintifik dan model pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik KD yang akan diajarkan. DESKRIPSI RENCANA PEMBELAJARAN

42 42 RAMBU-RAMBU PEMILIHAN MODEL Kriteria Penentuan KD menggunakan model pembelajaran penyingkapan :  Pernyataan KD-3 dan KD-4 mengarah pada pencarian dan penemuan  Pernyataan KD-3 pada bentuk pengetahuan fakta, konsep dan prosedural.  Pernyataan KD-4 pada bentuk mengolah dan menalar Kriteria Penentuan KD menggunakan model pembelajaran hasil karya (Problem Based dan Project Based Learning ) dapat :  Pernyataan KD-3 dan KD-4 mengarah pada hasil karya berbentuk jasa dan atau produk  Pernyataan KD-3 pada bentuk pengetahuan metakognitif  Pernyataan KD-4 pada bentuk menyaji dan mencipta  Pernyataan KD-3 dan KD-4 yang memerlukan persyaratan penguasaan pengetahuan konsep dan prosedural

43 43 MODEL MODEL PEMBELAJARAN Model Pembelajaran Problem Based Learning (Bransford &Stein, dalam Jamie Kirkley /2003 : 3 ) 1)Mengidentifikasi masalah; 2)Menetapkan masalah melalui berfikir tentang masalah dan menseleksi informasi-informasi yang relevan; 3)Mengembangkan solusi melalui pengidentifikasian alternatif-alternatif, tukar- pikiran dan mengecek perbedaan pandang. 4)Melakukan tindakan strategis 5)Melihat ulang dan mengevaluasi pengaruh- pengaruh dari solusi yang dilakukan.

44 44 Lanjutan a.Model Pembelajaran Problem Based Learning jenis Trouble Shooting (David H. Jonassen (2011:93) 1) merumuskan uraian masalah; 2) mengembangkan kemungkinan penyebab; 3) mengetes penyebab atau proses diagnosa; 4) mengevaluasi “ MODEL MODEL PEMBELAJARAN

45 45 Model Pembelajaran Project Based Learning 1)Penentuan Pertanyaan Mendasar (Start With the Essential Question). 2)Mendesain Perencanaan Proyek 3)Menyusun Jadwal (Create a Schedule) 4)Memonitor peserta didik dan kemajuan proyek (Monitor the Students and the Progress of the Project) 5)Menguji Hasil (Assess the Outcome) 6)Mengevaluasi Pengalaman (Evaluate the Experience) MODEL MODEL PEMBELAJARAN

46 46 a.Model Pembelajaran Descovery Learning 1)Stimulation (Stimulasi/Pemberian Rangsangan) 2)Problem Statement (Pernyataan/ Identifikasi Masalah) 3)Data Collection ( Pengumpulan Data) 4)Verification (Pembuktian) 5)Generalization (Menarik Kesimpulan/Generalisasi) Model Pembelajaran Inquiry Terbimbing 1)Orientasi masalah; 2)Pengumpulan data dan verifikasi 3)Pengumpulan data melalui eksperimen; 4)Pengorganisasian dan formulasi eksplanasi, 5) Analisis proses inkuiri. MODEL MODEL PEMBELAJARAN

47 Tabel 6. RANCANGAN SINTAK MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK 47

48 48 Tabel 6. RANCANGAN SINTAK MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK

49 49 Tabel 6. RANCANGAN SINTAK MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK

50 50 Tabel 6. RANCANGAN SINTAK MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK

51 Latihan 3 Buat pemaduan pendekatan saintifik dengan model belajar yang saudara pilih berdasarkan analisis menggunakan format matrik seperti contoh. (setiap peserta menganalisis sesuai dengan keahlian dan KD yang berbeda) 51

52 Sesi Penilaian Hasil Belajar 52

53 53 Penilaian Hasil Belajar merupakan proses pengumpulan informasi/bukti tentang capaian pembelajaran peserta didik dalam kompetensi sikap spiritual dan sikap sosial, kompetensi pengetahuan, dan kompetensi keterampilan yang dilakukan secara terencana dan sistematis, selama dan setelah proses pembelajaran suatu kompetensi muatan pembelajaran untuk kurun waktu satu semester dan satu tahun pelajaran PENILAIAN HASIL BELAJAR

54 54 DESKRIPSI Penilaian Otentik adalah pendekatan, prosedur, dan instrumen penilaian proses dan capaian pembelajaran peserta didik dalam penerapan sikap spiritual dan sikap sosial, penguasaan pengetahuan, dan penguasaan keterampilan yang diperolehnya dalam bentuk pelaksanaan tugas perilaku nyata atau perilaku dengan tingkat kemiripan dengan dunia nyata, atau kemandirian belajar

55 55 Teknik Penilaian Bentuk InstrumenKeterangan ObservasiDaftar cek Skala penilaian sikap Dilakukan selama proses pembelajaran. Penilaian diriDaftar cek Skala penilaian sikap Dilakukan pada akhir semester Penilaian antarpeserta didik Daftar cek Skala penilaian sikap Dilakukan pada akhir semester, setiap pesesrta didik dinalai oleh 5 siswa. JurnalCatatan pendidik berisi informasi tentang kekuatan dan kelemahan peserta didik Berupa catatan guru tentang kelemahan dan kekuatan peserta didik yang tidak berkaitan dengan mata pelajaran. TEKNIK DAN BENTUK PENILAIAN SIKAP

56 56 PENILAIAN PENGETAHUAN TEST NON TEST TEST URAIAN PILIHAN GANDA MENJODOHKAN ISIAN TERTUTUP TUGAS

57 KETERAMPILAN Keterampilan Abstrak K-1 Mengamati K-1 Mengamati K-2 Menanya K-2 Menanya K-3 Mencoba K-3 Mencoba K-4 Menalar K-4 Menalar K-5 Menyaji K-5 Menyaji K-6 Mencipta K-6 Mencipta Keterampilan Konkret Kelas X dan XI Kelas XII Persepsi, Kesiapan, Meniru Membiasakan Mahir Alami Orisinal PENILAIAN KETERAMPILAN

58 a. Laporan Pencapaian Kompetensi Sikap Laporan pencapaian kompetensi sikap pada akhir semester didasarkan atas modus perilaku sikap spiritual dan sosial yang sering terjadi dari hasil observasi guru selama satu semester. Minimal Baik (B) b. Laporan Pencapaian Kompetensi Pengetahuan Laporan pencapaian kompetensi pengetahuan pada akhir semester merupakan rerata dari capaian kompetensi minimal (2,67). c. Laporan Pencapaian Kompetensi Keterampilan Laporan pencapaian kompetensi ketrampilan pada akhir semester merupakan capaian paling optimum (nilai tertinggi) kompetensi dari batas minimal 2,67. LAPORAN PENCAPAIAN KOMPETENSI

59 No Nama Siswa/ Kelompok DisiplinJujur Tanggung Jawab Santun Nilai Akhir n 59 PENILAIAN SIKAP Keterangan: 4 = jika empat indikator terlihat. 3 = jika tiga indikator terlihat. 2 = jika dua indikator terlihat. 1 =jika satu indikator terlihat. Rubrik Indikator Sikap Disiplin Tertib mengikuti instruksi Mengerjakan tugas tepat waktu Tidak melakukan kegiatan yang tidak diminta Tidak membuat kondisi kelas menjadi tidak kondusif

60 60 PENILAIAN PENGETAHUAN KISI-KISI SOAL PENILAIAN PENGETAHUAN TEKNIK PEMESINAN BUBUT

61 61 PENILAIAN PENGETAHUAN Indikator penilaian pengetahuan 1. Bedakan jenis mesin bubut berdasarkan penggunaannya  Jika menjawab 4 jenis dengan benar skor 4  Jika menjawab 3 jenis dengan benar skor 3  Jika menjawab 2 jenis dengan benar skor 2  Jika menjawab 1 jenis dengan benar skor1 Rumus Konversi Nilai: Jumlah skor yang di peroleh Nilai = X 4 = _______ Jumlah skor maksimal

62 62 PENILAIAN KETERAMPILAN LEMBAR PENILAIAN KETERAMPILAN TEKNIK PEMESINAN BUBUT Keterangan: 4=jika empat indikator dilakukan. 3=jika tiga indikator dilakukan. 2=jika dua indikator dilakukan. 1=jika satu indikator dilakukan. Indikator penilaian keterampilan Mengoperasikan mesin bubut. 1)Mengoperasikan mesin bubut dilakukan sesuai fungsi alat. 2)Mengoperasikan mesin bubut dilakukan sesuai prosedur kerja. 3)Mengoperasikan mesin bubut dilakukan sesuai karakter benda kerja. 4)Mengoperasikan mesin bubut dilakukan sesuai keselamatan kerja. Rumus Konversi Nilai: Jumlah skor yang di peroleh Nilai = X 4 = ______ Jumlah skor maksimal No.Nama Siswa/Kelompok Memilih perlengkapan mesin Mengoperasikan mesin

63 PENILAIAN NILAI KETUNTASAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN ANGKAPREDIKAT 4,00A 3,67A- 3,33B+ 3,00B 2,67B- 2,33C+ 2,00C 1,67C- 1,33D+ 1,00D Ketuntasan Belajar untuk pengetahuan ditetapkan dengan skor rerata 2,67 atau huruf B-, untuk keterampilan ditetapkan dengan capaian optimum 2,67 atau huruf B-.

64 Tabel konversi skor dan predikat hasil belajar untuk setiap ranah Nilai akhir yang diperoleh untuk ranah sikap diambil dari nilai modus (nilai yang terbanyak muncul). Nilai akhir untuk ranah pengetahuan diambil dari nilai rerata. Nilai akhir untuk ranah keterampilan diambil dari nilai optimal (nilai tertinggi yang dicapai).

65 Laporan Capaian Kompetensi Ranah Pengetahuan NilaiCapaian KompetensiNilai Akhir **) KD 3.13,30 KD 3.24,00 Rerata KD 3,65 Ulangan tengah semester 3,50 Ulangan akhir semester 2,90 Nilai Pengetahuan *) 65 Nama Peserta Didik: Keterangan : *) Nilai pengetahuan diperoleh dari rerata nilai KD, UTS, UAS yang bobotnya diserahkan kepada satuan pendidikan berdasarkan kompleksitasnya. **) Penulisan nilai akhir merujuk pada Pedoman Penilaian 2014 yang dikeluarkan oleh Puskurbuk.

66 LCK Ranah Keterampilan 66 Nama Peserta Didik: Keterangan : *) Nilai keterampilan diperoleh dari nilai optimum (capaian tertinggi) dari nilai KD yang dipelajari dalam satu semester. **) **) Penulisan nilai akhir merujuk pada Pedoman Penilaian 2014 yang dikeluarkan oleh Puskurbuk. NilaiCapaianNilai Akhir **) KD 4.13,30 A KD 4.24,00 Nilai Keterampilan *)4,00 Laporan Capaian Kompetensi Ranah Keterampilan

67 LATIHAN 4 Buat instrumen untuk melakukan pengukuran pada ranah sikap, pengetahuan dan keterampilan dengan menggunakan rubrik penilaian skala 4. (setiap peserta menganalisis sesuai dengan keahlian dan KD yang berbeda) 67

68 Model Rapor SMK 6 Penilaian Pencapaian Kompetensi

69

70

71

72

73 73 Dit. PSMK


Download ppt "PENYUSUNAN DESAIN PEMBELAJARAN BIMBINGAN TEKNIS PENDAMPINGAN IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 TAHUN 2014 Pelatihan Pendamping Guru Mata Pelajaran Teknik Mesin."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google