Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

1 Kuliah ke-6 DAFTAR ISIAN (KUESIONER) Umum Tujuan pembentukan kuesioner Persyaratan kuesioner yang baik Ketepatan waktu Persiapan pembuatan Susunan Variabel.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "1 Kuliah ke-6 DAFTAR ISIAN (KUESIONER) Umum Tujuan pembentukan kuesioner Persyaratan kuesioner yang baik Ketepatan waktu Persiapan pembuatan Susunan Variabel."— Transcript presentasi:

1 1 Kuliah ke-6 DAFTAR ISIAN (KUESIONER) Umum Tujuan pembentukan kuesioner Persyaratan kuesioner yang baik Ketepatan waktu Persiapan pembuatan Susunan Variabel kuesioner Draft kuesioner

2 2 UMUM  Daftar Isian, didahului penentuan variabel, rancangan tabel dan analisa  Pedoman : - Pencacah - Pengawas  Pemenuhan harapan dalam penyusunan Daftar Isian

3 3 PEMENUHAN HARAPAN MERINCI VARIABEL DAN OUPUT Daftar/ list dari variabel Grouping variabel Konsep dan Definsi Output, antara lain rancangan penyajian/ tabel

4 4 TUJUAN PEMBENTUKAN KUESIONER  Sebagai alat pengumpul data  Mendapatkan informasi yang akurat  Ekonomis, data disesuaikan dengan obyek dan tujuan survei (tidak sembarang data)  Analisis dapat mengena (tepat) sesuai dengan isu yang diharapkan

5 5 PEMBENTUKAN KUESIONER YANG BAIK Tentukan jenis variabel yang dicakup Tentukan tabel-tabel pokok sesuai dengan obyek dan tujuan survei

6 6 HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM PENYUSUNAN VARIABEL (1) Urutan variabel disusun sedemikian rupa untuk mempermudah menggali informasi, yang bersifat umum dapat ditanyakan terlebih dahulu kemudian dilanjutkan dengan informasi yang lebih rinci. Suatu variabel mungkin tidak dapat ditanyakan secara langsung tetapi ditanyakan melalui beberapa pertanyaan (probing) untuk mendapatkan informasi yang tepat, sehingga akurasi data yang diperoleh cukup baik (tinggi). Cara pengolahan misalnya disediakan tempat yang jelas untuk menunjukkan digit 2 angka di belakang koma, pemberian kode, penetapan klasifikasi, dan sebagainya. Penyusunan daftar isian memperhatikan kemudahan perekaman data ke dalam komputer dan kemudahan dalam tabulasi. Daftar isian yang rumit disamping akan menyebabkan salah isian, juga akan menyebabkan kesalahan perekaman data.

7 7 HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM PENYUSUNAN VARIABEL (2) Referensi dan pengalaman dalam mendesain daftar isian akan menghasilkan daftar isian yang baik serta menjaga bagaimana membuat daftar isian tidak terlalu tebal atau ambisius memasukkan semua variabel yang terlintas di pikiran. Struktur daftar isian, terutama untuk kontrol wawancara, kemudahan menjawab atau mengisi jawaban (responden bisa menjawab dengan baik sesuai dengan yang diharapkan). Disamping itu diharapkan dengan struktur daftar isian yang baik maka komunikasi antara pewawancara dan responden menjadi lancar.

8 8 RANCANGAN TABEL Selain indikator dalam penyajian suatu hasil survei ditampilkan pula data berupa tabel, baik yang hanya menggambarkan satu variabel maupun yang mengkaitkan antara variabel satu dengan variabel lainnya. Tabel-tabel yang diperlukan terlebih dahulu dibuat rancangan tabel atau yang biasanya disebut dummy table

9 9 RANCANGAN TABEL Banyaknya/persentase penduduk berumur 10 tahun ke atas menurut pendidikan dan jenis kelamin. Angka melek huruf penduduk usia tahun menurut umur dan jenis kelamin. Banyaknya/persentase penduduk berumur 15 tahun ke atas yang mencari pekerjaan menurut kelompok umur dan lamanya mencari pekerjaan. Banyaknya/persentase rumahtangga menurut golongan pengeluaran per kapita sebulan dan akses sanitasi yang layak.

10 10 Perhatian Dalam Membuat Rancangan Tabel Nomor dan judul tabel dibuat sejelas mungkin, menjelaskan populasi, periode survei, periode referensi, dan variabel Judul dibuat singkat dan jelas Sel-sel tabel supaya diperhatikan, agar tidak banyak yang kosong, dan bila dipandang perlu diadakan penggabungan Disesuaikan dengan domain analisis, khususnya yang menyangkut persentase kolom, baris, total Memperhatikan keterkaitan suatu tabel dengan tabel lainnya perlu dilakukan pengecekan konsistensi

11 11 PERSYARATAN KUESIONER YANG BAIK Diskusi secara reguler : desainer, produsen dan konsumen data Pengetahuan tentang substansi (disiplin ilmu pengetahuan) topik survei Memperhatikan tata cara mendesain daftar isian Memperhatikan kondisi lapangan Memperhatikan manajemen survei Memperhatikan rancangan pengolahan Memperhatikan desain survei secara menyeluruh

12 12 ) TIME LINESS (KETEPATAN WAKTU) Apakah ada kendala yang dihadapi (constraint) ? Kebutuhan waktu penyajian/ perlu spesifik waktu atau tidak ? Apakah diperlukan updating secara periodik ? Faktor-faktor yg mempengaruhi periode survei ?

13 13 PERSIAPAN PEMBENTUKAN KUESIONER Daftar variabel yang diperlukan Pengelompokan variabel (grouping variable) Identifikasi lokasi survei (keberadaan unit observasi)

14 14  Contoh Variabel-variabel Beberapa Survei/ Sensus SP2000 Jumlah art. Jenis kelamin Bulan dan tahun kelahiran dan umur Status/keadaan perkawinan Ijasah/STTB tertinggi Kegiatan 1 minggu yang lalu Bidang pekerjaan utama Status dalam pekerjaan utama Jumlah seluruh anak kandung yangdilahirkan hidup Jumlah anak kandung yang masih hidup

15 15 SUSI ’05 (Survei Usaha Terintegrasi 2005) Kegiatan utama yang dilakukan usaha ini Tahun mulai beroperasi/ berproduksi secara komersiil Pendidikan tertinggi yang ditamatkan Banyaknya pekerja dan hari kerja setiap bulan kegiatan Rata-rata jam kerja perusahaan/usaha per hari (bulan Juni ’05) Balas jasa sluruh pekerja dibayar dan rata-rata jam kerja per pekerja/karyawan dibayar pada bulan Juni ’05 menurut kelompok umur Bunga atas pinjaman,deviden yang dibayarkan,royalty yang dibayarkan

16 16 Sensus Pertanian 2003 (ST03) Keadaan komoditi pertanian yang dikuasai Jenis tanaman yang dikuasai/ diusahakan Jenis ternak/unggas yang dikuasai/ Penggunaan lahan diusahakan Luas tanam tanaman semusim selama setahun yang lalu Banyaknya pohon/rumpun tanaman tahun-an yang dikuasai/ diusahakan Banyaknya ternak/unggas yang dikuasai/ diusahakan Jumlah rumah tangga pertanian, rumah tangga pertanian per sub sektor

17 17 Contoh:Variabel yg digunakan pada Survei Angkatan Kerja VariabelPopulasi/sub populasi Terminologi 1.Demografi -Hub.dg KRT -Jender -Umur -Status pekarang Rmt.biasa ART Rmt.biasa ART 2. Migrasi - Lama tinggal ditempat sekarang - Tempat tinggal sebelumnya ART > 5 th ART > 5 th melakukan perpindahan Tempat sekarang Tempat sbelumnya-unit admntrasi

18 18 3. Angkatan kerja -Bekerja/sementara Tak bekerja -Lap pekerjaan utama -Lap pekerjaan tambahan -Status -Jabatan -Jam kerja -Upah/gaji keuntungan -Pertanian/luas tanah pert ART>15 th yg bekerja Buruh/ pegawai Pekerja lepas Mempunyai usaha Usaha pertanian Usaha non pertanian Bekerja Sementara tdk bekerja Lap pekerjaan (utama/ tambahan) Status Jabatan Jam bekerja Upah /gaji Pendapatan Tidak bekerja -Alasan -Mencari pekerjaan -Sedang mempersiapkan suatu usaha/pekerjaan *Untk yg mencari pek *Pengalaman kerja sebelumnya ART > 15 th yg tidak bekerja Pengangguran Bukan angkatan kerja Pengangguran Sekolah Mengurus ruta Lainnya Pengalaman kerja

19 19 GROUPING VARIABLE PERLU MENGKAJI: Pendekatan : Rumahtangga, individu, establistment dan sebagainya Unipurpose, Multipurpose, Integrated Sifat variabel (rare cases atau tidak) Banyaknya variabel Kriteria petugas

20 20  Contoh Grouping Variable pada Survei Pendekatan RumahTangga Informasi Umum Informasi tentang perkawinan & kesuburan ibu (wanita berumur tahun yang pernah kawin) Informasi tentang angkatan kerja (10 tahun ke atas) Informasi tentang kesehatan (semua umur) Informasi tentang kriminal (semua umur )

21 21  Contoh Grouping Variable pada Survei Pendekatan Establishment Struktur perusahaan Input-output Pembentukan modal Kemampuan berusaha

22 22 GROUPING Variable Survei Pertanian: Crop cutting (ubinan)  produktivitas padi/ palawija Pendapatan petani Survei Angkatan Kerja: Umum Bekerja Pengangguran Mobilisasi angkatan kerja

23 23 CONTOH Penerapan Uni purpose, Multipurpose dan Integrasi Survei Usaha : Industri dan Perdagangan Uni purpose : desain terpisah, daftar isian terpisah Multipurpose : - satu kuesioner - ada blok pertanyaan untuk industri, ada blok pertanyaan untuk perdagangan - sistematik arrrangement Integreted/ integrasi; - listing sama, kuesioner boleh sama boleh berbeda - dimungkinkan penerapan double sampling

24 24 IDENTIFIKASI LOKASI SURVEI PERLU MENGKAJI: Identifikasi lokasi (provinsi, kab/kota,kec, desa, sampling unit, unit observasi dsb) Penentuan unit listing, unit observasi dan responden Daftar isian yang berkaitan dengan desain sampel Daftar isian untuk variabel survei, sesuai unit observasi/ responden

25 25 SUSUNAN VARIABEL KUESIONER Runtun untuk mempermudah penggalian informasi Dapat diperluas menjadi variabel lebih rinci agar lebih mengena (lebih baik) sehingga data lebih akurat Dikaitkan dengan tata cara pengkodean (coding),klasifikasi, konsep-definisi Dikaitkan dengan rancangan tabel dan pengolahan

26 26 DRAFT DAFTAR ISIAN SECARA UMUM Dasar : pengalaman,referensi,diskusi,uji coba Memperhatikan struktur untuk: - Kontrol wawancara/jawaban - Kemudahan menjawab/mengisi - Komunikasi menjadi lancar - Pencantuman variabel harus jelas - Analisis Menentukan apakah pertanyaan tertutup/ terbuka (Kelemahan dan Keuntungan) Runtun dan berurutan (Contingency dan Ordering)

27 27 PERTANYAAN TERTUTUP (1) Pertanyaan tertutup yaitu bentuk pertanyaan yang jawabannya sudah diberikan alternatifnya, sehingga responden dapat memilih jawaban yang sesuai dengan kondisi responden

28 28 Contoh PertanyaanTertutup (2) Sumber Air minum utama : Air dalam kemasan -1 Leding -2 Pompa -3 Sumur terlindung - 4 Sumur tak terlindung- 5 Mata air terlindung -6 Mata air tak terlindung-7 Air sungai -8 Air hujan -9 Lainnya -10

29 29 PERTANYAAN TERTUTUP (3) Dalam pertanyaan tertutup ini jawaban cukup dengan melingkari salah satu kode yang sesuai. Otomatis nomor urut merupakan kode untuk pengolahan. Pertanyaan dengan jawaban “Ya” dan “Tidak”, juga termasuk pertanyaan tertutup. Untuk pertanyaan tertutup sulit dideteksi bila terjadi salah kode, tetapi dari segi pengolahannya cukup cepat.

30 30 PERTANYAAN TERTUTUP (4) Kelemahan : Tabulasi terbatas Kesalahan interpretasi Keuntungan : Pengolahan mudah

31 31 PERTANYAAN TERBUKA (1) Pertanyaan terbuka yaitu bentuk pertanyaan yang jawabannya berupa uraian. Responden diminta menguraikan jawabannya selengkap mungkin dan jelas. Pada tahap selanjutnya berdasarkan uraian jawaban responden diadakan pengkodean baik oleh petugas maupun pada saat pengolahan. Untuk pertanyaan terbuka harus diyakini oleh pembuat daftar isian bahwa sudah tersedia gambaran pemberian kode untuk pengolahan dan memakan waktu cukup lama.

32 32 PERTANYAAN TERBUKA (2) Apabila uraian cukup jelas dan lengkap dan sudah ada daftar kode yang baik, cara ini cukup baik karena kesalahan pengkodean dapat diketahui bila terjadi ketidakkonsistenan antara jawaban dengan variabel lain. Jenis pertanyaan terbuka misalnya pertanyaan mengenai “Lapangan usaha/bidang pekerjaan utama dari tempat bekerja selama seminggu terakhir” dengan diminta menuliskan jawaban responden selengkap mungkin pada tempat yang tersedia dan dengan ruang yang cukup akomodatif.

33 33 PERTANYAAN TERBUKA (3) Informasi yang ingin diketahui dapat pula ditanyakan pada daftar isian melalui bentuk pertanyaan dan bentuk pernyataan. Bentuk pertanyaan, misalnya: “Siapa yang menolong ibu pada proses kelahiran anak terakhir?” dan bentuk pernyataan cukup ditulis “Penolong proses kelahiran anak terakhir”.

34 34 PERTANYAAN TERBUKA (4) Pertanyaan untuk jawaban berupa kuantitatif atau nilai merupakan pertanyaan yang jawabannya langsung diisikan pada tempat yang disediakan, misalnya bentuk pertanyaan “Berapa upah/gaji rata-rata selama sebulan?” atau dalam bentuk pernyataan “Upah/gaji rata- rata sebulan” dengan jawaban yang telah disediakan “Rp …………

35 35 PERTANYAAN TERBUKA (4) Kelemahan: Pengolahan lebih sulit (lebih lama) Keuntungan: Tabulasi dapat disesuaikan Kesalahan kode dapat dideteksi

36 36 CONTINGENCY (RUNTUN) TUJUAN Memberikan fasilitas responden untuk menjawab Meningkatkan kualitas data Memberikan petunjuk masuk pada kelompok mana responden menjawab dan apa perlu ke pertanyaan lain

37 37 CONTOH CONTINGENCY (1) Misalnya mengenai pertanyaan KB, pertanyaan khusus hanya ditujukan pada wanita yang pernah kawin, sehingga bagi responden pria atau wanita yang belum menikah akan melewati sekumpulan pertanyaan yang hanya ditujukan bagi kelompok wanita berumur tahun dan pernah kawin

38 38 (BERURUTAN) ORDERING (BERURUTAN) TUJUAN Berurutan sesuai dg grouping variabel Pengaturan letak pertanyaan Variabel dapat dipilah menjadi variabel untuk tujuan utama, kemudahan dijawab (dipilih mana yg menjadi variable utama,misal bisa diletakkan di depan atau dari yg mudah dijawab terlebih dahulu)

39 39 FORMATING Disusun menurut responden Format ketikan harus jelas dan menarik Identitas perlu dicantumkan Disediakan fasilitas untuk pengolahan Pertanyaan harus sesuai (relevant)dg tujuan survei dan tidak terlalu panjang Hindari pertanyaan yg mengandung jawaban subyektivitas dan pertanyaan negatif

40 40 LEVEL PENGUKURAN Nominal : laki-laki, perempuan Ordinal : kelas bawah, menengah, atas Interval Rasio

41 41 Contoh Desain Awal Kuesioner

42 42 Contoh Desain Awal Kuesioner (Lanjutan)

43 43 Contoh Pertanyaan Terbuka dan Tertutup


Download ppt "1 Kuliah ke-6 DAFTAR ISIAN (KUESIONER) Umum Tujuan pembentukan kuesioner Persyaratan kuesioner yang baik Ketepatan waktu Persiapan pembuatan Susunan Variabel."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google