Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

TEORI Istilah teori digunakan secara berbeda  dinamakan Hipotesis atau proposisi. Istilah teori digunakan secara berbeda  dinamakan Hipotesis atau proposisi.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "TEORI Istilah teori digunakan secara berbeda  dinamakan Hipotesis atau proposisi. Istilah teori digunakan secara berbeda  dinamakan Hipotesis atau proposisi."— Transcript presentasi:

1 TEORI Istilah teori digunakan secara berbeda  dinamakan Hipotesis atau proposisi. Istilah teori digunakan secara berbeda  dinamakan Hipotesis atau proposisi. Proposisi: kalimat indikatif yang memiliki nilai kebenaran jika dikaitkan dengan fenomena. Proposisi: kalimat indikatif yang memiliki nilai kebenaran jika dikaitkan dengan fenomena. Hipotesis: proposisi dikaitkan dengan pengujian empiris. Hipotesis: proposisi dikaitkan dengan pengujian empiris. Proposisi dibagi 2, yaitu: Proposisi dibagi 2, yaitu: A Pripori: Pernyataan yang nilai kebenarannya dapat ditentukan dengan penalaran murni (ex. 2+2 = 4). Proposisi ini bersifat ANALITIK  matematika A Pripori: Pernyataan yang nilai kebenarannya dapat ditentukan dengan penalaran murni (ex. 2+2 = 4). Proposisi ini bersifat ANALITIK  matematika A Posteriori: Pernyataan yang nilai kebenarannya dapat ditentukan setelah diketahui adanya realitas di alam nyata. (ex. Lampu merah harus berhenti). Sifat : SINTETIK A Posteriori: Pernyataan yang nilai kebenarannya dapat ditentukan setelah diketahui adanya realitas di alam nyata. (ex. Lampu merah harus berhenti). Sifat : SINTETIK

2 PERUMUSAN TEORI Teori dibentuk berawal dari fenomena yang terjadi  timbul ?  butuh jawaban Teori dibentuk berawal dari fenomena yang terjadi  timbul ?  butuh jawaban Jawaban disebut EPISTEMOLOGI  studi tentang penciptaan suatu pengetahuan. Jawaban disebut EPISTEMOLOGI  studi tentang penciptaan suatu pengetahuan. Review teori ilmiah  menguji asumsi dengan metoda ilmiah dengan sudut pandang Review teori ilmiah  menguji asumsi dengan metoda ilmiah dengan sudut pandang Scientific: terstruktur  masalah, hipotesis, design riset Scientific: terstruktur  masalah, hipotesis, design riset naturalistic/interactive  menolak terstruktur. naturalistic/interactive  menolak terstruktur. Teori dapat dirumuskan berdasarkan elemen yang membentuk teori, yaitu : Suatu kumpulan konstruk atau konsep, definisi, dan proposi yang menggambarkan fenomena secara sistematis melalui hubungan antar variabel dengan tujuan untuk menjelaskan (memprediksi) fenomena alam

3 Model Segitiga kausal antara peneliti akuntansi dengan pengajaran dan praktik RISET RISET PRAKTIK PRAKTIK PENGAJARAN PENGAJARAN PEDOMAN,ATURAN,PRAKTIK TEKNIK MENJADI PROFESIONAL TEORI DESKRIPTIF GAP DAN TEORI MASALAH KEPRAKTISAN SOLUSI

4 Pengertian Teori Akuntansi Teori Akuntansi bergantung apakah AKUNTANSI DIPANDANG SEBAGAI SAINS ATAU TEKNOLOGI SAINS : Teori Akuntansi bersifat Positif TEKNOLOGI : Teori Akuntansi bersifat Normatif TEORI AKUNTANSI SEBAGAI SAINS  Seperangkat konsep, definisi, dan proposisi yang saling berkaitan secara sistematis yang diajukan untuk menjelaskan dan memprediksi fenomena akuntansi  Fenomena akuntansi yang menjadi perhatian adalah keputusan atau perilaku manusia yang berkeinginan dengan akuntansi.  Menggunakan metoda ilmiah dengan sasaran menguji kebenaran petnyataan secara ilmiah.  Tidak menghasilkan prinsip, metoda, atau teknik akuntansi yang menjadi pilihan kebijakan akuntansi. kebijakan akuntansi. TEORI AKUNTANSI SEBAGAI TEKNOLOGI - Penalaran logis yang melandasi praktik akuntansi. - Proses penalaran untuk menjustifikasi kelayakan praktik/prinsip akuntansi tertentu - Teknologi melekat pada perekayasaan laporan keuangan - Hasil perekyasaan didokumentasi dalam bentuk rerangka konseptual Teori akuntansi adalah pemikiran logis dalam bentuk seperangkat prinsip-prinsip yang luas yang : menyediakan suatu kerangka referensi umum untuk mengevaluasi praktik menyediakan suatu kerangka referensi umum untuk mengevaluasi praktik merupakan pedoman dalam pengembangan praktik dan prosedur akuntansi yang baru. merupakan pedoman dalam pengembangan praktik dan prosedur akuntansi yang baru.

5 Tujuan teori akuntansi menyediakan dasar peramalan dan penjelasan tingkah laku akuntansi dan peristiwa, yaitu memberikan kerangka pengembangan ide-ide baru dan menjadi referensi dalam proses pemilihan metode pengembangan akuntansi.  Karakteristik teori akuntansi mempunyai body of knowledge mempunyai body of knowledge konsistensi secara internal konsistensi secara internal menjelaskan dan memprediksi fenomena menjelaskan dan memprediksi fenomena menyajikan hal-hal yang ideal menyajikan hal-hal yang ideal acuan ideal untuk mengarahkan praktik acuan ideal untuk mengarahkan praktik membahas masalah dan memberikan solusi membahas masalah dan memberikan solusi

6 Pengertian akuntansi akuntansi sebagai ideology akuntansi sebagai ideology menganggap bahwa akuntansi adalah alat untuk melegitimasi keadaan dan struktur social, ekonomi, dan politik kapitalis. Dalam hal ini akuntansi dianggap sebagai mitos, symbol dan ritus yang berperan menciptakan aturan simbolis tempat masyarakat berinteraksi. Akuntansi sebagai bahasa Akuntansi sebagai bahasa akuntansi adalah bahasa perusahaan, yang memiliki symbol san tata aturan akuntansi adalah bahasa perusahaan, yang memiliki symbol san tata aturan akuntansi sebagai catatan histories akuntansi sebagai catatan histories sebagai wahana untuk memberikan gambaran sejarah organisasi dan transaksi yang dilakukan dengan lingkungannya pada masa lalu. sebagai wahana untuk memberikan gambaran sejarah organisasi dan transaksi yang dilakukan dengan lingkungannya pada masa lalu. akuntansi sebagai realitas ekonomi saat ini akuntansi sebagai realitas ekonomi saat ini memberikan gambaran realitas ekonomi perusahaan pada saat ini, sehingga laporan akuntansi menggambarkan situasi perusahaan saat ini. memberikan gambaran realitas ekonomi perusahaan pada saat ini, sehingga laporan akuntansi menggambarkan situasi perusahaan saat ini. akuntansi sebagai system informasi akuntansi sebagai system informasi merupakan teknik yang menggambarkan proses yang mengubungkan sumber data melalui channel komunikasi dengan penerima informasi. merupakan teknik yang menggambarkan proses yang mengubungkan sumber data melalui channel komunikasi dengan penerima informasi.

7 Pengertian akuntansi akuntansi sebagai komoditi akuntansi sebagai komoditi akuntansi merupakan komoditi barang yang dapat dijual kepada konsumen karena daya gunanya memperikan manfaat kepada penggunanya dalam pengambilan keputusan akuntansi merupakan komoditi barang yang dapat dijual kepada konsumen karena daya gunanya memperikan manfaat kepada penggunanya dalam pengambilan keputusan akuntansi sebagai system pertanggungjawaban akuntansi sebagai system pertanggungjawaban media untuk mempertanggungjawabkan pengelolaan suatu perusahaan atau lembaga kepada principal atau majikan. media untuk mempertanggungjawabkan pengelolaan suatu perusahaan atau lembaga kepada principal atau majikan.  akuntansi sebagai teknologi akuntansi adalah teknologi perangkat lunak yang mengendalikan variable-variabel social/ekoonomi guna memperbaiki status ekonomi para pelakunya. akuntansi adalah teknologi perangkat lunak yang mengendalikan variable-variabel social/ekoonomi guna memperbaiki status ekonomi para pelakunya.

8 Sifat dasar akuntansi accounting entity yang menjadi focus pencatatan akuntansi adalah lembaga atau entity,unit organisasi yang harus jelas sebagai suatu entity yang terpisah dari badan yang lain. going concern harus dianggap bahwa perusahaan atau entity yang dilaporkan terus beroperasi di masa yang akan datang. measurement akuntansi merupakan alat pengukuran sumber-sumber ekonomi time periode menyajikan informasi untuk suatu waktu tertentu monetary unit pengukuran yang dipakai adalah dalam ukuran moneter atau uang accrual penentuan pendapatan dan biaya dari posisi harta dan kewajiban ditetapkan tanpa melihat apakan transaksi kas telah dilakukan atau belum

9 Sifat dasar akuntansi exchange price nilai yang terdapat dalam laporan keuangan umumnya didasarkan pada harga pertukaran yang diperoleh dari harga pasar sebagai pertemuan bargaining antara pembeli dan penjual approximation tidak dapat dihindarkan penafsiran baik nilai, harga, umur, jumlah penyisihan piutang ragu dsb. judgement banyak diperlukan pertimbangan akuntan atau manajemen berdasarkan keahlian atau pengalaman yang dimilikinya. general purpose akuntansi keuangan ditujukan untuk pemakai secara umum, bukan khusus interrelated statement neraca, laporan laba rugi, cash flow berhubungan sangat erat dan berkaitan satu dengan yang lain substance over form menekankan penggunaan informasi yang berasal dari kenyataan ekonomis suatu kejadian daripada bukti legalnya materiality memuat informasi yang penting untuk mempengaruhi para pengambil keputusan

10 Perumusan Teori Akuntansi Teori akuntansi dirumuskan dari klasifikasi, sbb: Teori akuntansi dirumuskan dari klasifikasi, sbb: Metode Penalaran Metode Penalaran Atas metode ini, teori akuntansi dapat dirumuskan dengan berbagai pendekatan, yaitu: Deduktif, Induktif, Etikal, Sosiologi, Ekonomi, dan Eklektik. Sistem Bahasa Sistem Bahasa Teori dapat diekspresikan dalam wujud kata atau tanda (sign). Dalam filsafat pengetahuan, studi tentang tanda disebut SEMIOLOGY  Sintatik, Semantik, dan Pragmatik. Tujuan Perumusan Tujuan Perumusan Teori akuntansi dibagi menjadi dua, yaitu: a. Akuntansi NORMATIF  memberikan resep praktik akuntansi b. Akuntansi POSITIF  menjelaskan dan memprediksi fenomena yang berkaitan dengan akuntansi.

11 METODE PENALARAN DEDUKTIF DEDUKTIF Dimulai dengan adanya ASUMSI DASAR sampai dihasilkan PRINSIP AKUNTANSI sebagai PEDOMAN dan DASAR untuk mengembangkan TEKNIK AKUNTANSI. Pendekatan ini bergerak dari kondisi yang bersifat UMUM Ke kondisi SPESIFIK. ASUMSI DASAR PRINSIP DASAR TEKNIK AKUNTANSI ASUMSI DASAR PRINSIP DASAR TEKNIK AKUNTANSI ECONOMIC ENTITY HISTORICAL COST METODE FIFO, LIFO, AVRG ECONOMIC ENTITY HISTORICAL COST METODE FIFO, LIFO, AVRG GOING CONCERN REVENUE RECOGNITION FULL/VARIABLE COSTING GOING CONCERN REVENUE RECOGNITION FULL/VARIABLE COSTING MON ETARY UNIT MATCHING NILAI NOMINAL MON ETARY UNIT MATCHING NILAI NOMINAL PERIODICITY FULL DISCLOSURE IMPREST FUND PERIODICITY FULL DISCLOSURE IMPREST FUND INDUKTIF INDUKTIF Merupakan serangkaian pengamatan, kemudian pengukuran serta selanjutnya aktivitas untuk memperoleh suatu konklusi. Tahap ini melalui 4 tahap : Pencatatan seluruh pengamatan Pencatatan seluruh pengamatan Penganalisaan dan pengelompokan pengamatan untuk mendeteksi adanya hubungan yang berulang Penganalisaan dan pengelompokan pengamatan untuk mendeteksi adanya hubungan yang berulang Penginduksian asal mula konklusi dan prinsip akuntansi dari pengamatan yang menggambarkan hubungan secara berulang Penginduksian asal mula konklusi dan prinsip akuntansi dari pengamatan yang menggambarkan hubungan secara berulang Pengujian konklusi yang dibuat. Pengujian konklusi yang dibuat.

12 METODE PENALARAN Etis Etis criteria dalam konsep ini adalah kewajaran (fairness), keadilan (justice), keseimbangan (equity), dan kebenaran (truth). Konsep tersebut merupakan criteria utama dalam menyusun teori akuntansi. Sosiologis Sosiologis menekankan pada akibat-akibat social yang ditimbulkan teknik akuntansi. Pendekatan ini merupakan suatu pendekatan etis yang dasarnya merupakan suatu perluasan konsep kewajaran yang dinamakan kesejahteraan social. Dalam pendekatan ini secara eksplisit juga diharapkan bahwa data akuntansi akan memberikan manfaat dalam pembuatan kebijakan yang menyangkut kesejahteraan social. Ekonomi Ekonomi menekankan pada pengendalian perilakuindikator-indikator ekonomi makro, yang diakibatkan oleh berbagai praktik akuntansi. Pemilihan penggunaan pendekatan teknik yang berbeda akan berpengaruh pada barang ekonomi nasional. pendekatan eklektik pendekatan eklektik P endekatan gabungan yang merupakan suatu hasil utama berbagai upaya indoividu dan profesi maupun organisasi pemerintahan dalam partisipasinya untuk menetapkan konsep dan prinsip dalam akuntansi.

13 SISTEM BAHASA TEORI SINTAKTIK TEORI SINTAKTIK Membahas pengukuran, pengakuan, dan penyajian elemen-elemen dalam statemen keuangan serta struktur akuntansi. Membahas pengukuran, pengakuan, dan penyajian elemen-elemen dalam statemen keuangan serta struktur akuntansi. TEORI SEMANTIK (INTERPRETASI) TEORI SEMANTIK (INTERPRETASI) Membahas penyimbolan kegiatan atau realitas fisis menjadi simbol (elemen) statemen keuangan. Membahas penyimbolan kegiatan atau realitas fisis menjadi simbol (elemen) statemen keuangan. TEORI PRAGMATIK (PERILAKU) TEORI PRAGMATIK (PERILAKU) Membahas apakah informasi keuangan efektif bagi yang dituju dalam perekayasaan akuntansi. Apakah informasi mempengaruhi perilaku pemakai. Membahas apakah informasi keuangan efektif bagi yang dituju dalam perekayasaan akuntansi. Apakah informasi mempengaruhi perilaku pemakai.

14 TUJUAN TEORI NORMATIF TEORI NORMATIF Penalaran atau penjelasan untuk menjustifikasi kelayakan suatu pekerjaan akuntansi paling sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan TEORI POSITIF TEORI POSITIF Selama tahun 1970 an teori akuntansi bergerak kembali kearah metodologi empiric dan positif. Pendekatan yang demikian disebut sebagai teori positif, yang berusaha menjelaskan apa dan bagaimana informasi keuangan disajikan dan dikomunikasikan kepada para pemakai informasi. Selama tahun 1970 an teori akuntansi bergerak kembali kearah metodologi empiric dan positif. Pendekatan yang demikian disebut sebagai teori positif, yang berusaha menjelaskan apa dan bagaimana informasi keuangan disajikan dan dikomunikasikan kepada para pemakai informasi. Tujuan positif teori adalah untuk menjelaskan danmemprediksi praktik akuntansi. Penjelasan berarti memberikan alasan terhadap praktik yang diamati.

15 Sasaran Teori PembedaTeori Positif Teori Normatif Bentuk Pernyataan isshould/ought to Nada Pernyataan descriptiveprescriptive Bidang Masalah factsvalues/idealism Basis Penyimpulan objective/empiricalsubjective/reasoning Kriteria Penerimaan Teori true/falsegood/bad Basis/Metode Pengujian science/scientificart/judgement

16 Bidang Masalah PositifNormatif Perlu penjelasan dan Bukti empiris Perlu penalaran logis 1. Apakah informasi laporan aliran 1. Kapan sewa guna usaha harus kas mengandung informasi? Dikapitalisasi ? 2. Faktor apa saja yang mempengaruhi 2. Bagaimana perubahan harga di pengungkapan suka rela? Perhitungkan dan disajikan dlm statemen keuangan ? statemen keuangan ? 3. Mengapa perusahaan besar cenderung 3. Tepatkah istilah beban untuk memilih metoda sediaan MTKP ? Expense dan biaya untuk cost? memilih metoda sediaan MTKP ? Expense dan biaya untuk cost?

17 TEORI POSITIF TAHAP AWAL TAHAP AWAL secara kronologis yang didalamnya termasuk riset-riset dalam akuntansi dan perilaku pasar modal tahap ini tidak menjelaskan praktik akuntansi, tetapi menyelidiki atau meneliti hubungan antara pengumuman penghasilan akuntansi dan reaksi harga-harga saham. Hipotesis pasar yang efisien pada prinsipnya membagi pasar menjadi 3 bentuk :  Weak form efficiency perubahan harga saham saat ini mencerminkan perubahan harga saham masa lalu atau telah memasukkan informasi perdagangan dan harga saham masa lalu. perubahan harga saham saat ini mencerminkan perubahan harga saham masa lalu atau telah memasukkan informasi perdagangan dan harga saham masa lalu.  Semi strong efficiency mendasarkan asumsi bahwa harga saham saat ini mencerminkan perubahan harga saham masa lalu dan informasi lain yang dipublikasikan yang tersedia secara umum.  Strong form efficiency mendasarkan asumsi bahwa harga saham mencerminkan semua informasi baik yang dipublikasikan maupun tidak.

18 TEORI POSITIF TAHAP KEDUA yang menekankan pada literature yang menjelaskan dan memrediksi praktik-praktik lintas perusahaan yang berisi dua focus perspektif perspektif pertama : Hipotesis Bonus Plan perspektif pertama : Hipotesis Bonus Plan menjelaskan apakah terdapat asumsi bahwa suatu perusahaan dalam menggunakan pilihan-pilihan akuntansi mempunyai alasan oportunistik asumsi ini merupakan opportunistic perpective yang diberi label ex asumsi ini merupakan opportunistic perpective yang diberi label ex post,karena menganggap bahwa manajer memilih kebijakan akuntansi post,karena menganggap bahwa manajer memilih kebijakan akuntansi tertentu setelah mengetahui kenyataan bahwa hal tersebut tertentu setelah mengetahui kenyataan bahwa hal tersebut memaksimalkan manfaatnya bagi mereka. memaksimalkan manfaatnya bagi mereka. perspektif kedua: Hipotesis Debt Covenant perspektif kedua: Hipotesis Debt Covenant adalah asumsi bahwa perusahaan menggunakan pilihan akuntansi atau praktik tertentu karena alasan efisiensi. Perspektif Kedua : Hipotesis Cost Politik Perspektif Kedua : Hipotesis Cost Politik Perusahaan besar cenderung menggunakan metoda akuntansi yang dapat mengurangi laba periodik dibanding perusahaan kecil. UKURAN PERUSAHAAN MERUPAKAN PROXY DARI ASPEK POLITIK.

19 Contoh Soal Suatu perusahaan memiliki mobil bekas VIOS dan berencana menukarkannya dengan mobil LIMO dari perusahaan lain dengan menambah Rp Mobil VIOS harga belinya Rp dan akumulasi penyusutan berjumlah Rp DARI hasil pertukaran ini perusahaan dapat laba sejumlah Rp ,- Suatu perusahaan memiliki mobil bekas VIOS dan berencana menukarkannya dengan mobil LIMO dari perusahaan lain dengan menambah Rp Mobil VIOS harga belinya Rp dan akumulasi penyusutan berjumlah Rp DARI hasil pertukaran ini perusahaan dapat laba sejumlah Rp ,- Berdasarkan informasi tersebut, analisa fenomena diatas dengan pandangan: Berdasarkan informasi tersebut, analisa fenomena diatas dengan pandangan: Normatif. Normatif. Positif. Positif. Asumsi Dasar Asumsi Dasar Prinsip Dasar Prinsip Dasar Keterbatasan Keterbatasan Teknik Akuntansi Teknik Akuntansi


Download ppt "TEORI Istilah teori digunakan secara berbeda  dinamakan Hipotesis atau proposisi. Istilah teori digunakan secara berbeda  dinamakan Hipotesis atau proposisi."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google