Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

1 Oleh: Dr. H. Pudjo Sumedi AS., SE., M.Ed. April 9, 2015.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "1 Oleh: Dr. H. Pudjo Sumedi AS., SE., M.Ed. April 9, 2015."— Transcript presentasi:

1

2 1 Oleh: Dr. H. Pudjo Sumedi AS., SE., M.Ed. April 9, 2015

3 2 EDUC. LEADER SNP JAKREGJAKNAS TUNTUTAN SISKEU TUNTUTAN SISKUM TUNTUTAN ORTU TUNTUTAN DUKER DLL PERUBAHAN MANAJEMEN PERUBAHAN GOVERNANCE April 9, 2015

4  A good education leader is a CEO, is no longer an administrative leader (administrator) only.  Mengapa?  Karena ada perubahan besar dalam sistem manajemen dan governance di bidang pendidikan di Indonesia dan tekanan pengaruh perubahan lingkungan yang harus ditanggapi oleh seorang pimpinan, bahkan di tingkat satuan pendidikan pun. 3April 9, 2015

5 4 Calon siswa Calon siswa Lulusan Studi lanjut Bekerja Studi lanjut Bekerja SNP Komite sekolah BAS Profesi Sekolah lanjutan Yayasan UU no. 32, 33/2004 UU No.20/2003 UU No. 17/2003 PP- PP Sekolah Internal: Pimpinan, Guru, staff administrasi Persaingan global, teknologi, lingkungan fisik,dll. Masyara kat Sekolah lain Orang tua Pemerintah Pusat Kabupaten/Kota Industri April 9, 2015

6 LEVEL MANAJEMEN SENTRALISTIKDESENTRALISTIKPusat Kebijakan politik, teknis, dan pelaksana program Kebijakan politik nasional, standarisasi, evaluasi Daerah Kebijakan teknis, melaksanakan program pusat Kebijakan politik dan teknis regional, perumus dan pelaksana program Satuan pendidikan Implementasi program Kebijakan politik dan teknis lokal, perumus dan pelaksana program 5 Mengapa? Dari orientasi pembagian kewenangan menjadi pembagian urusan. April 9, 2015

7  Sekarang setiap satuan kerja harus mempertanggungjawabkan sendiri secara terpisah akuntabilitas pelaksanaan manajemen, program dan anggarannya.  Setiap satuan kerja diberi keleluasaan untuk melakukan pengaturan tata kelola yang lebih independen guna mempertanggungjawabkan akuntabilitasnya. 6April 9, 2015

8  Unified budget system  Money follow function  Akuntabilitas keuangan berbasis kinerja  Leader sebagai kuasa pengguna anggaran atau minimal menjadi pejabat pembuat komitmen  Leader bertanggungjawab anggaran rutin dan pengembangan (terikat dan tak terikat, termasuk belanja modal) (lebih dari 24 peraturan perundangan di bidang ini yang harus dipelajari dan dimengerti). April 9, 20157

9  Lahirnya peraturan perundangan lain yang mempengaruhi manajemen pendidikan, disamping UU Sisdiknas dan standar pengelolaan:  UU Guru  UU BHP, Yayasan  UU Hak Azasi Manusia  UU Hak Perlindungan Anak  UU Penyelenggaraan Negara Yang Bersih dan Bebas Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme April 9, 20158

10  Meningkat harapan orang tua terhadap tingkat pendidikan  Orientasi tidak hanya outputs tetapi juga outcomes  Pendanaan oleh pemerintah meningkat  Setelah lulus cepat dapat pekerjaan, karena besarnya opportunity costs. April 9, 20159

11  Lulusan yang segera dapat bekerja  Lulusan yang mempunyai pengalaman kerja  Lulusan yang tidak hanya memiliki hardskills, tetapi juga mempunyai soft skills yang memadai.  Pendidikan yang mencerahkan dsb. April 9,

12 April 9, ADMINISTRATOR CEO

13  Chief Executive Officer (Pejabat Eksekutive Tertinggi), pada perusahaan.  A chief executive officer ( CEO ) or chief executive is one of the highest-ranking corporate officers (executives) or administrators in charge of total management. An individual selected as president and CEO of a corporation, company, organization, or agency, reports to the board of directors (Wikimedia Indonesia).corporate officersexecutivesadministratorsmanagementcorporationcompany organizationagencyboard of directors  Dalam konteks di Indonesia, Education Leader tidak selalu di bawah Board of Directors.  CEO membawahi administrators. April 9,

14 Hard skills: Strategic Leader Hard skills: Professional Leader (Education Administrator) Soft skills: Charismatic Leader Soft skills: Political leader (Political networking skills) April 9, CEO di bidang pendidikan

15  Strategic management skills Keterampilan menetapkan agenda prioritas kedepan dan mempunyai arah yang jelas kemana organisasi akan dibawa (visi dan misi), serta kontribusi apa yang akan anda berikan selama kepemimpinan anda. Skills yang diperlukan: mengidentifikasi kebutuhan stakeholder; merumuskan visi, misi, dan nilai; analisis SWOT, merumuskan program strategik dan prioritas.  Personal relationship skills Keterampilan personal dalam mempengaruhi bawahan untuk memahami visi dan misi anda serta mengetahui peran dan tanggungjawab masing- masing dalam mencapai visi dan misi tersebut. Skills yang diperlukan: communication skills.  Leadership skills Mampu membimbing, memimpin, memberikan motivasi dan mengerakkan bahawan untuk berfikir strategik dalam mengimplementasikan program organisasi sehari-hari dalam memberikan tuntutan layanan pendidikan yang selalu berkembang, termasuk mengembangkan inovasi. Skills yang harus dimiliki untuk menunjang kemampuan ini adalah: leading, guiding, and influencing (leadership skills). April 9,

16  Self guiding: Bangun tingkah laku kepemimpinan diri dan pembelajaran diri;  Aligning: Arahkan anak buah mengadopsi strategi dan nilai organisasi yang anda tetapkan;  Mentoring: Latih bahawan.  Team building: Bangun semangat kesatuan dalam kerangka waktu tertentu untuk perubahan. April 9,

17  Panutan  Dalam sikap, tutur kata dan perilaku  Figur idola  Tidak harus disemua bidang (distinctive)  Menjadi yang dituakan  Tempat mengadu, sahabat, peduli, santun  Tanggungjawab  Tidak melempar kesalahan pada bawahan  Konsisten  Mempunyai pendirian dan tetap tegak menjaganya April 9,

18  Mengetahui pengelolaan internal pendidikan di bidang: kurikulum, kesiswaan, personel, sarana dan prasarana, keuangan, ketata- usahaan, organisasi, dan kehumasan.  Sebagai CEO tidak perlu mengerjakan sendiri, pekerjaan tersebut dapat didelegasikan.  Fokus CEO lebih banyak pekerjaan yang bersifat keluar, asal sistem administrasi internal sudah dibangun. April 9,

19  Manajemen pendidikan tidak dalam lingkungan yang fakum, tetapi dalam kancah tarik-menarik kepentingan berbagai pihak mulai dari pemerintah, dunia usaha, DPR/DPRD, LSM, dan pengamat.  CEO pendidikan harus mengetahui peta politik, dapat bermain cantik, tetapi tidak terseret ke politik partisan.  Networking perlu dibangun untuk memperoleh dukungan dan menghindari tekanan.  Skills yang diperlukan: initiasi, persuasi, negosiasi, membangun jejaring, dan menetapkan posisi strategik. April 9,

20 Perlu sistem pendukung (legal) yang mencakup:  Peran, tanggungjawab, dan wewenang;  Sistem Pendidikan dan Pelatihan leadership;  Lisensi dan sertifikasi;  Mentoring and induction;  Pengembangan profesional;  Sistem Penilaian kepemimpinan yang efektif;  Kompensasi dan insentive; and  Struktur manajemen dan tata kelola.  (Sara Vitaska Shelton, National Conference of State Legislatures, Denver Colorado, 2008; diadopsi 22 negara bagian di USA) April 9,

21  Menjadi CEO yang sukses: "Caranya gampang. Jangan lihat ke atas saja tetapi lihatlah ke bawah, samping kiri dan kanan supaya peduli pada apa yang terjadi di sekitar kita" (Jakob Utomo, CEO Kelompok Kompas Grmedia). April 9,

22  Center for Organization Effectiveness.White Paper: Strategic Leadership in Business.  John Potter and Alan Hooper. Published by the CIPD (2005). Political and networking skills at the strategic level  Sara Vitaska Shelton, National Conference of State Legislatures (2008). Strong Leaders Strong Schools: 2008 State Laws. Washington DC  Stephanie Mead (2008). Critical Elements of Strategic Leadership: Beyond Corporate Strategy  Strategic Leadership in Business.  Strategic Leadership Development, Center for Organization Effectiveness, Inc. (2002). Strategic Leadership Development  UU Sisdiknas dan UU lain yang berkaitan  8 PP dan draft PP Standar Nasional Pendidikan April 9,

23  Wikiamedia Indonesia. CEO  Yani Sugito (2006). Strategic Decision.  Henni T. Soelaeman (2004). Jakob Oetama: Perusahaan Ini Diberkati Tuhan. SWA Sembada. Rabu, 21 Januari 2004  Harmanto Edy Djatmiko (2004). Secerdik Ular, Setulus Merpati. SWA Sembada. Rabu, 21 Januari 2004  Teguh Sri Pambudi (2004). Lewat Dua Pilar, Terbit CEO Panutan. SWA Sembada. Rabu, 21 Januari 2004  Yuyun Manopol/Dede Suryadi (2004). Pramukti Surjaudaja: Memimpin dengan Jiwa. SWA Sembada. Rabu, 21 Januari  Ishak Rafick (2004). Sutanto Hartono: CEO yang Gemar Menyambangi Bawahan. SWA Sembada. Rabu, 21 Januari April 9,

24  MATUR NUWUN  THANK YOU  TERIMA KASIH  ARIGATOU MERCI  DANKE SCHOEN April 9,


Download ppt "1 Oleh: Dr. H. Pudjo Sumedi AS., SE., M.Ed. April 9, 2015."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google