Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

POLISIKLIK SENYAWA POLISIKLIK, AROMATIK POLI SIKLIK/ POLI NUKLIR/POLI INTI (POLI NUCLEAR) ; CINCIN TERPADU (FUSED RING) ; CINCIN MAMPAT (CONDENSED RING)

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "POLISIKLIK SENYAWA POLISIKLIK, AROMATIK POLI SIKLIK/ POLI NUKLIR/POLI INTI (POLI NUCLEAR) ; CINCIN TERPADU (FUSED RING) ; CINCIN MAMPAT (CONDENSED RING)"— Transcript presentasi:

1

2 POLISIKLIK

3 SENYAWA POLISIKLIK, AROMATIK POLI SIKLIK/ POLI NUKLIR/POLI INTI (POLI NUCLEAR) ; CINCIN TERPADU (FUSED RING) ; CINCIN MAMPAT (CONDENSED RING) NAFTALENA ANTRASENA FENANTRENA

4         -NAFTOL  -NAFTOL

5 JUMLAH ELEKTRON PI (4n+2) ENERGI RESONANSI (KKAL/MOL) 6 (n=1) (n=2) (n=3) (n=3) 92

6 TIGA PERSYARATAN SUATU CINCIN MONOSIKLIK BERSIFAT AROMATIK 1. TIAP ATOM DALAM CINCIN HARUS BERADA DALAM KEADAAN HIBRIDA SP2 (ATAU SP) 2. SISTEM CINCIN HARUS DATAR (PLANAR) 3. HARUS TERDAPAT (4N + 2) ELEKTRO PI DALAM SISTEM CINCIN (ATURAN HUCKEL) NAFTALENA PENTASENA KORONENA

7 SENYAWA POLISIKLIK LEBIH REAKTIF TERHADAP OKSIDASI, REDUKSI DAN SUBSTITUSI ELEKTROFILIK KETIMBANG BENZENA OKSIDASI Udara, kalor V2O3V2O3 -H 2 O Asam-O-ftalat Anhidrida asam ftalat

8 CrO 3 H 2 SO 4 kalor 1,4-naftokuinon 9,10-antrakuinon CrO 3 H 2 SO 4 kalor

9 CrO 3 H 2 SO 4 kalor 9,10-fenantrakuinon

10 REDUKSI Na-EtOH kalor TIDAK ADA REAKSI TETRALINA 9,10-DIHIDROANTRASENA

11 SUBSTITUSI ELEKTROFILIK Br 2 HNO 3, H 2 SO 4 H 2 SO 4 pekat 80° C Asetilklorida, AlCl 3 1-bromonaftalen 1-nitronaftalen Asam-1-naftalen sulfonat 1-asetilnaftalen Mekanisme substitusi seperti benzena

12 HETEROSIKLIK

13 SENYAWA HETEROSIKLIK LEBIH MENARIK DARIPADA POLISIKLIK KARENA HETEROSIKLIK MEMPUNYAI ATOM HETERO    PIROLAFURAN TIOFENATIAZOLA CINCIN LIMA

14 IMODAZOL PIRIDINA CINCIN ENAM PIRIMIDINA      KUINOLINA ISOKUINOLINA   OXAZOL PIRAZOL

15 INDOLA PURINA ASAM NUKLEAT SITOSIN TIMINA ADENINA GUANINA KARBAZOL

16 PENNICILLIN-GNIKOTIN THIAMIN VITAMIN-B1

17 RESERPIN tranquilizer

18 HETEROSIKLIK AROMATIK CINCIN ENAM AROMATIKNON AROMATIK PIRIDINA PIRAN BENZENA TIDAK SIMETRIS – NITROGEN ; POLAR NITROGEN – ELEKTRONEGATIF - CINCIN PIRIDINA, KEKURANGAN ELEK TRON – REAKTIVITAS LEBIH RENDAH - ASILASI NEGATIF - KOPLING DIAZONIUM NEGATIF - BROMINASI TEMPERATUR TINGGI SIMETRIS – NON POLAR REAKTIVITAS TINGGI - ASILASI - KOPLING DIAZONIUM - BROMINASI MUDAH

19 Kekurangan elektron Lebih kekurangan elektron 3-bromopiridina3,5 dibromopiridin 37% 26% PIRIDINA Br 2 300° C +

20 DAPAT DISUMBANGKAN KE ION HIDROGEN, SEPERTI AMINA, PRIDINA BERSIFAT BASA (pKb = 8,75 – ORBITAL SP2 ; AMINA ALIFATIK = 4 ORBITAL SP3) HCl Piridinium klorida KMnO 4 kalor TOLUENA ASAM BENZOAT 3-METILPIRIDINAASAM-3-PIRIDINAKARBOKSILAT

21 SUBSITUSI NUKLEOFILIK 2-bromopiridina 2-aminopiridina 4-kloropiridina 4-aminopiridina kalor Substitusi berlangsung paling gampang di posisi 2, diikuti posisi 4, tidak 3

22 + - NH 2 100° C Tidak terjadi reaksi + - NH 2 -H 2 + OH - 2-aminopiridina (70%) + benzena piridina + LiH 1-fenilpiridina

23 KUINOLIN DAN ISOKUINOLIN HNO 3 H 2 SO nitrokuinolin 8-nitrokuinolin (52%)(48%) HNO 3 H 2 SO 4 5-nitroisokuinolin8-nitroisokuinolin isokuinolin kuinolin pKb = 9,1 pKb = 8,6

24 HETEROSIKLIK AROMATIK CINCIN LIMA PIROL TIDAK BERSIFAT BASA (pKb = 14)..  = 2,26 D  = 1,81 D CINCIN PIROL MEMPUNYAI 6 ELEKTRON (DUA DIANTARANYA DARI PASANGAN ELEKTRON ATOM NITROGEN DENGAN (HANYA) 5 ATOM ; TIAP ATOM RELATIF LEBIH “KAYA” ELEKTRON DIBANDING PIRIDIN NITROGEN – UJUNG POSITIF MOLEKUL PIRIDIN BERSIFAT BASA pKb = 8,75 PASANGAN ELEKTRON DARI ATOM NITROGEN DISUMBANGKAN KE ION HIDROGEN..

25 SUBSTITUSI ELEKTROFILIK KARBON CINCIN “KAYA” ELEKTRON (BAGIAN NEGATIF) MOLEKUL PIROL “TERAKTIFKAN” TERHADAP SERANGAN ELEKTROFILIK, “TERDEAKTIFKAN TERHADAP SERANGAN NUKLEOFILIK pirola Asam 2-pirolasulfonat (90%) 2-nitropirola (80%) SO 2 HNO 3 (CH 3 CO) 2 O piridina

26 URUTAN KEREAKTIFAN TERHADAP SUBSTITUSI ELEKTROFILIK pirola < < URUTAN KEREAKTIFAN TERHADAP SUBSTITUSI NUKLEOFILIK benzena piridina <

27 CINCIN FORFIRIN HEME

28 SITOKROM E

29 KLOROFIL A

30 ASAM NUKLEAT (NUCLEIC ACID)

31 Pengemban KODE GENETIK dalam sistem kehidupan Dengan informasi yang ada pada asam nukleat suatu organisme mampu membiosintesis tipe protein yang berlainan dan mereproduksi lebih Banyak organisme dari macamnya sendiri Dua tipe asam nukleat : DNA (Asam Deoksiribo Nukleat ; ADN) RNA (Asam Ribo Nukleat ; ARN) DNA dijumpai dalam inti sel, pengemban kode genetik, dapat merepro duksi, atau mereplikasi, dirinya dengan tujuan membentuk sel baru untuk mereproduksi organisme itu

32 DNA suatu sel mengarahkan sintesis molekul RNA Suatu tipe RNA, RNA Pesuruh (mRNA, messenger RNA) meninggalkan sel dan mengarahkan biosintesis berbagai tipe protein dalam organisme sesuai dengan kode DNA-nya. DNA adalah suatu polimer Rekombinasi DNA merupakan suatu proses alamiah dengan mana unsur Unsur material genetik (pecahan polimer DNA) dipersatukan ke dalam Suatu molekul DNA yang lain. DNA produknya disebut sebagai DNA REKOBINAN (RECOMBINANT DNA) SEKARANG SUDAH DAPAT DILAKUKAN REKOMBINASI GENETIK SECARA BUATAN – GENETIC ENGINEERING

33 PADA TAHUN 1978, DILAPORKAN GEN-GEN YANG MENGARAHKAN SINTESIS INSULIN MANUSIA, TELAH DIURAI DAN DIKOMBINASIKAN DENGAN DNA BAKTERI Escherichia coli. E coli yang telah berubah ini berkembangbiak dan menjadi “pabrik Insulin” yang memproduksi insulin manusia disamping memproduksi Protein-proteinnya sendiri Produksi senyawa antivirus oleh bakteri, INTERFERON manusia hasil rekayasa genetik (1980), sebelumnya hanya diperoleh dalam Jumlah yang sangat sedikit

34 STRUKTUR DNA Penyusun DNA adalah rantai panjang molekul deoksiribosa gula yang diikat Menjadi satu oleh gugus fosfat. Tiap molekul gula dihubungkan ke suatu Sistem heterosiklik yang disebut BASA Ada empat basa utama yang terdapat dalam DNA pirimida sitosina timinaadenina guanina purina

35

36 DNA terikat pada posisi 1 (dari) pirimidina dan posisi 9 (dari) purina Hidrolisis DNA DNA basa gulafosfat basa gula fosfat+ nukleotida gulabasa+

37 deoksadenosinadeoksiguanosina deoksisitidina Timidina (deoksitimidina)

38 nukleotida

39 timina adenina sitosinaguanidina

40 timina guanidina

41 STTUKTUR RNA OH ADENOSINA OH GUANOSINA


Download ppt "POLISIKLIK SENYAWA POLISIKLIK, AROMATIK POLI SIKLIK/ POLI NUKLIR/POLI INTI (POLI NUCLEAR) ; CINCIN TERPADU (FUSED RING) ; CINCIN MAMPAT (CONDENSED RING)"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google