Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PERTEMUAN 3 AKTIFITAS LOBI KE PEMERINTAH. Referensi : Rhenald Kasali, 2000, Manajemen Public Relations, Grafiti, Jakarta. Hal. 115-126.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PERTEMUAN 3 AKTIFITAS LOBI KE PEMERINTAH. Referensi : Rhenald Kasali, 2000, Manajemen Public Relations, Grafiti, Jakarta. Hal. 115-126."— Transcript presentasi:

1 PERTEMUAN 3 AKTIFITAS LOBI KE PEMERINTAH

2 Referensi : Rhenald Kasali, 2000, Manajemen Public Relations, Grafiti, Jakarta. Hal

3 Di Indonesia, peran untuk melobi pemerintah masih sering dilakukan oleh pemimpin puncak atau pemilik perusahaan. Kebanyakan pelobi menjalin hubungan yang dekat dengan para pejabat pemerintahan. Meskipun demikian, pada beberapa perusahaan investasi asing di Indonesia, ditemui bahwa peran tersebut dilakukan oleh spesialis PR yang disebut government relations. Tugas mereka dalah melobi pemerintah agar investasi mereka aman disini, menembus izin-izin investasi, perluasan impor, pemakaian tenaga kerja asing, pengurusan pajak, dan sebagainya.

4 Hal-hal Penting dalam Melobi Beberapa hal yang perlu diperhatikan bila melakukan lobi dengan pemerintah; 1.Setiap keputusan politik pasti menguntungkan bisnis tertentu dan akan merugikan bisnis yang lain. 2.Bisnis anda tidak bisa tidak terpengaruh keputusan politik. Karena itu harus dikenali bagaimana, kapan, dan mengapa keputusan politik diambil. Baik di negara sendiri atau dinegara lain yang berhubungan dengan bisnis anda.

5 3.Kekuatan lobi dalam mempengaruhi orientasi politik parpol pemerintah dan sebagainya juga dipengaruhi oleh sejauh mana pelobi memiliki network dengan tokoh-tokoh atau key person di negara tersebut. 4.Sejauh mana lobi anda bisa langsung ke pusat organisasi pemerintah (legislatif, eksekutif, yudikatif) sejauh itu pula anda mengetahui apa yang akan diputuskan terhadap: bisnis, peraturan, kompetitor dan sebagainya.

6 Aktifitas Melobi Hal-hal yang bisa dilakukan oleh Pelobi ke pemerintah sangat bervariasi sesuai dengan sifat dari industri dan kelompok yang diwakili. Kebanyakan hal-hal yang dilakukan adalah : 1.Mengumpulkan data dan fakta Pemerintah adalah pemilik dat yang lengkap tetapi seringkali tidak terkoordinasi. Di Indonesia hampir setiap departemen melakukan penelitian dan tabulasi data tahunan. Data-data ini disampaikan kepada pusat- pusat dokumentasi, humas dan juga dipegang oleh para individu yang menangani suatu komoditas/peraturan. Selain itu, pemerintah juga menyimpan data-data statistik, ekonomi,opini dan keputusan.

7 2. Interpretasi terhadap langkah pemerintah Keputusan pemerintah umumnya adalah merupakan penjabaran dari opini orang-orangnya. Fungsi utama pelobi adalah menerjemahkan opini tersebut kedalam kebutuhan perusahaan. Pelobi melakukan prediksi yang didugaakan terjadi secara hukum dan memberi rekomendasi agar perusahaan dapat menyesuaikan diri atau memanfaatkan ketentuan baru tersebut. 3. Interpretasi terhadap langkah perusahaan melalui kontak regular dengan pejabat pemerintahan, pelobi menginformasikan bagaimana suatu regulasi dirasakan oleh perusahaan atau oleh kelompk masyarakat tertentu.

8 4. Membangun posisi Adakalanya seorang pelobi melakukan tindakan untuk menunda suatu peraturan agar perusahaan tidak mengalami kesulitan serius atau agar semua pihak siap melaksanakan peraturan tersebut. 5. Melemparkan berita nasional istilah yang dipakaia adalah publicity springboard, yaitu menggunakan tempat lobi sebagai pusat peerdaran berita. Tempat lobi umumnya dalah suatu pusat yang selalu dikunjungi oleh para wartawan dan jurnalis media. Berita yang dilemparkan melalui para pejabat di tempat lobi akan dengan segera beredar secara nasional dan akan dikutip oleh media lainnya.

9 6. Mendukung kegiatan pemasaran tepatnya dalah melobi agar pemerintah menggunakan jasa atau membeli produk yang diahsilkan perusahaan. Pemerintah adalah pembeli yang paling besar. Pelobi tidak hanya menawarkan barang/jasa, melainkan juga mengajukan proposal untuk dianggarkan oleh pemerintah.

10 Ada dua hal yang bisa dipelajari dari perkembangan teknik melobi yang banyak diterapkan oleh perusahaan internasional dewasa ini, yaitu: 1.Grass-root lobbying lobi kepada pemerintah dilakukan secara tidak langsung, yaitu dengan meningkatkan kesadaran warga negara untuk menyampaikan aspirasinya kepada pemerintah, agar pemerintah mau membela kepentingannya. Para pelobi menggerakkan masyarakat karena masyarakatlah yang memilih langsung para pembuat kebijakan sehingga ada tanggung jawab bagi pembuat kebijakan untuk mewujudkan aspirasi masyarakat.

11 2.Political Action Committees (PAC). Cara ini dilakukan di negara-negara yang masyarakatnya sudah maju. Perusahaan mendukung kandidat politik yang mempunyai filosofi yang sama dengan filosofi perusahaan. Cara yang lebih halus misalnya dengan memberikan beasiswa kepada calon-calon pemimpin yang diharapkan dapat memberi kontribusi bagi pembangunan, denagn mendukung tim-tim olah raga nasional yang berkompetisi di tingkat internasional dan sejenisnya.

12 LATIHAN SOAL 1. Tugas spesialis PR yang melakukan government relations untuk perusahaan asing adalah, kecuali.. a.melobi pemerintah untuk mengamankan investasi b.Melobi untuk menembus izin-izin investasi, perluasan impor, pemakaian tenaga kerja asing. c.pengurusan pajak d.Lobi penghapusan pajak dan visa.

13 2.Ada beberapa hal pokok yang harus diperhatikan dalam melakukan lobi kepada pemerintah, diantaranya yaitu.. a.Pemerintah memiliki data base informasi yang besar tentang berbagai hal yang diperlukan perusahaan. b.Dunia usaha adalah mitra pemerintah untuk mengelola hasil bumi dan kekayaan negara. c.Kekuatan lobi dipengaruhi oleh networking pelobi dengan pejabat pejabat pemerintahan. d.Lobi hanya bisa dilakukan setelah membayar pajak 3.Menggunakan tempat lobi sebagai pusat peredaran berita.. disebut a.grass-root lobbying b.publicity springboard c. Political Action Committees d. government relation

14 4.Lobi kepada pemerintah dilakukan secara tidak langsung, yaitu dengan meningkatkan kesadaran warga negara untuk menyampaikan aspirasinya kepada pemerintah, agar pemerintah mau membela kepentingannya, disebut.. a.grass-root lobbying b.publicity springboard c. Political Action Committees d. government relation 5. Perusahaan mendukung kandidat politik yang mempunyai filosofi yang sama dengan filosofi perusahaan, disebut.. a.grass-root lobbying b.publicity springboard c. Political Action Committees d. government relation


Download ppt "PERTEMUAN 3 AKTIFITAS LOBI KE PEMERINTAH. Referensi : Rhenald Kasali, 2000, Manajemen Public Relations, Grafiti, Jakarta. Hal. 115-126."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google