Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS AIRLANGGA. KLASIFIKASI/TAXONOMI Phyllum: Nemathelminthes Sub class: Secernentea Class: Nematoda Ordo: Strongylida.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS AIRLANGGA. KLASIFIKASI/TAXONOMI Phyllum: Nemathelminthes Sub class: Secernentea Class: Nematoda Ordo: Strongylida."— Transcript presentasi:

1 FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS AIRLANGGA

2 KLASIFIKASI/TAXONOMI Phyllum: Nemathelminthes Sub class: Secernentea Class: Nematoda Ordo: Strongylida Family: Ancylostomatidae Sub Family: Ancylostominae Genus: Ancylostoma,

3 Sub Family Ancylostominae Ciri-ciri : Tepi dorsal buccal capsul tdp 1-4 ps gigi Tepi dorsal buccal capsul tdp 1-4 ps gigi Dorsal gutter tidak menuju buccal cavity utk membtk dorsal cone Dorsal gutter tidak menuju buccal cavity utk membtk dorsal cone Seb kanan buccal capsul tdp 2 gigi dorsal Seb kanan buccal capsul tdp 2 gigi dorsal

4 Genus Ancylostoma Species : Ancylostoma caninum Habitat : usus halus Habitat : usus halus Inang def : anjing, kucing, serigala, Inang def : anjing, kucing, serigala, manusia manusia Morfologi : Panj cc jantan mm, betina mm Cacing tampak kaku, warna abu- abu/kemerahan (krn usus berisi darah hospes)

5 Oral apertura membuka kearah antero-dorsal & dilengkapi dg bag ventral + 3 bh gigi tiap sisi Oral apertura membuka kearah antero-dorsal & dilengkapi dg bag ventral + 3 bh gigi tiap sisi Buccal capsul terltk di dalam. Pd dasar buccal capsul tdp sps gigi dorsal berbtk segitiga & sps gigi ventro-lat Buccal capsul terltk di dalam. Pd dasar buccal capsul tdp sps gigi dorsal berbtk segitiga & sps gigi ventro-lat Dorsal cone (-) Dorsal cone (-) Bursa copulatrix memp 2 spiculae sama panjang(equal) Bursa copulatrix memp 2 spiculae sama panjang(equal) Vulva terltk 2/5 bag ant tubuh Vulva terltk 2/5 bag ant tubuh Telur ovoid 9tdd 2 lps), ukuran:56-75x34-47 µm Telur ovoid 9tdd 2 lps), ukuran:56-75x34-47 µm

6

7 Spesies: A. tubaeforme Habitat & Inang definitif: Usus halus kucing. Habitat & Inang definitif: Usus halus kucing. Morfologi: Morfologi: Cc jantan: panj 9,5-11 mm,Cc betina:12-15 mm. Cc jantan: panj 9,5-11 mm,Cc betina:12-15 mm. Buccal capsul mirip dengan A. caninum, tetapi gigi tepi ventral > Buccal capsul mirip dengan A. caninum, tetapi gigi tepi ventral > Spikula > A. caninum. Spikula > A. caninum.

8 Morfologi Ancylostoma caninum

9 Spesies: A. tubaeforme Habitat & Inang definitif: Usus halus kucing. Habitat & Inang definitif: Usus halus kucing. Morfologi: Morfologi: Cc jantan: panj 9,5-11 mm,Cc betina:12-15 mm. Cc jantan: panj 9,5-11 mm,Cc betina:12-15 mm. Buccal capsul mirip dengan A. caninum, tetapi gigi tepi ventral > Buccal capsul mirip dengan A. caninum, tetapi gigi tepi ventral > Spikula > A. caninum. Spikula > A. caninum.

10 Spesies: A. braziliense = A. ceylanicum Habitat & Inang definitif: Usus halus anjing, kucing, serigala & kadang manusia. Habitat & Inang definitif: Usus halus anjing, kucing, serigala & kadang manusia. Morfologi: Morfologi: Cc jantan: panj 6-7,75 mm, Cc betina: 7-10 mm. Cc jantan: panj 6-7,75 mm, Cc betina: 7-10 mm. Ukuran < A. caninum Ukuran < A. caninum Berbeda dengan spesies lain: terdapat gigi ventral besar & 1 kecil di sisi lain Berbeda dengan spesies lain: terdapat gigi ventral besar & 1 kecil di sisi lain

11 SIKLUS HIDUP ANCYLOSTOMA spp Larva infektif(L III): 1mg Larva infektif(L III): 1mg Infeksi :per oral, per cutan/penetrasi kulit Infeksi :per oral, per cutan/penetrasi kulit Dapat terjadi prenatal & trans colostral infection Dapat terjadi prenatal & trans colostral infection L III--  masuk tbh hospes-  larva mencari pemb drh-  aliran drh-  jantung  paru-paru-  alveoli  laring  faring  dibatukkan  kembali ke usus halus L III--  masuk tbh hospes-  larva mencari pemb drh-  aliran drh-  jantung  paru-paru-  alveoli  laring  faring  dibatukkan  kembali ke usus halus Beberapa larva dpt mel kapiler paru2-  p.d.sistemik-  organ-organ Beberapa larva dpt mel kapiler paru2-  p.d.sistemik-  organ-organ

12 Hewan bunting-  terj prenatal infection  larva tdk berkembang s/d fetus lahir-  menjadi cc dewasa Hewan bunting-  terj prenatal infection  larva tdk berkembang s/d fetus lahir-  menjadi cc dewasa Pd infeksi per oral-  larva migrasi ke paru2 dan sering larva juga migrasi & penetrasi ke dinding lambung/usus-  lumen usus halus menj dewasa Pd infeksi per oral-  larva migrasi ke paru2 dan sering larva juga migrasi & penetrasi ke dinding lambung/usus-  lumen usus halus menj dewasa Stad dewasa: hr Stad dewasa: hr Infeksi prenatal-  periode prepaten±13 hr Infeksi prenatal-  periode prepaten±13 hr Dapat terjadi penul trans colostral Dapat terjadi penul trans colostral

13 Ancylostoma caninum Ancylostoma tubaeforme

14

15 KLASIFIKASI/TAXONOMI Phyllum: Nemathelminthes Sub class: Secernentea Class: Nematoda Ordo: Strongylida Family: Ancylostomatidae Sub Family: Necatorinae Genus: Necator dan Bunostomum Bunostomum

16 Sub Family Necatorinae Ciri-ciri : Ciri-ciri : Bag dalam buccal tdp gigi sub ventral Bag dalam buccal tdp gigi sub ventral Gigi dorsal (-), gigi sub dorsal(lateral) (+), kadang tdp gigi kecil Gigi dorsal (-), gigi sub dorsal(lateral) (+), kadang tdp gigi kecil Saluran bag dorsal (dorsal gutter) membawa kelenjar esofageal-  buccal capsul disbt dorsal cone Saluran bag dorsal (dorsal gutter) membawa kelenjar esofageal-  buccal capsul disbt dorsal cone

17 Genus: Bunostomum = Monodontus Spesies: B. trigonocephalum Habitat & Inang definitif: Usus halus domba, kambing & sapi. Habitat & Inang definitif: Usus halus domba, kambing & sapi. Morfologi: Morfologi: Cc jantan: panj mm,Cc betina: mm. Cc jantan: panj mm,Cc betina: mm. Ukuran telur: x µm Ukuran telur: x µm Ujung anterior tubuh bengkok kearah dorsal, buccal capsul relatif besar + pd tepi ventral sps chitine plate (sps lempengan chitine), + sps lancet kecil (sub ventral) Ujung anterior tubuh bengkok kearah dorsal, buccal capsul relatif besar + pd tepi ventral sps chitine plate (sps lempengan chitine), + sps lancet kecil (sub ventral)

18 Dorsal gutter membawa kelenjar oesophageal & berakhir pd dorsal cone yg besar yg mengarah ke buccal cavity Dorsal gutter membawa kelenjar oesophageal & berakhir pd dorsal cone yg besar yg mengarah ke buccal cavity Pd buccal capsul tdk tdp gigi dorsal Pd buccal capsul tdk tdp gigi dorsal Bursa copulatrix berkemb baik & dorsal lobe asimetris Bursa copulatrix berkemb baik & dorsal lobe asimetris Spikula gemuk Spikula gemuk Vulva terltk di depan pertengahan tbh Vulva terltk di depan pertengahan tbh Ukuran telur:79-97x47-50 µm ovoid dg ujung tumpul & berisi sel embrio yg bergranulasi gelap Ukuran telur:79-97x47-50 µm ovoid dg ujung tumpul & berisi sel embrio yg bergranulasi gelap

19

20

21

22 Spesies: B. phlebotomum Sangat menyerupai B. trigonocephalum Sangat menyerupai B. trigonocephalum Habitat & Inang definitif: Usus halus sapi, zebra, domba. Habitat & Inang definitif: Usus halus sapi, zebra, domba. Morfologi: Morfologi: Cc jantan: panjang mm, Cc betina: mm. Cc jantan: panjang mm, Cc betina: mm.

23 Perbedaan denganB.trigonocephalum Buccal capsul  pada dasarnya tidak terdapat gigi dorsal, gigi ventral  2 pasang lancet Buccal capsul  pada dasarnya tidak terdapat gigi dorsal, gigi ventral  2 pasang lancet Spikula lebih panjang Spikula lebih panjang Dorsal cone lebih pendek Dorsal cone lebih pendek Ukuran telur sedikit >: 106 x 46 µm Ukuran telur sedikit >: 106 x 46 µm

24 SIKLUS HIDUP BUNOSTOMUM Larva infektif : bentuk khas-  selubung 1 sheat, tbh larva relatif pendek & ekor relatif pendek & selubung daerah ekor relatif panjang; esofagus berakhir dg bulbus yg menonjol Larva infektif : bentuk khas-  selubung 1 sheat, tbh larva relatif pendek & ekor relatif pendek & selubung daerah ekor relatif panjang; esofagus berakhir dg bulbus yg menonjol Infeksi per oral/ penetrasi mel kulit Infeksi per oral/ penetrasi mel kulit Terj lung migration-  moulting menj L IV--  bronkhi-  trakhea--  kembali ke usus (stl 11 hr)-  cc dewasa Terj lung migration-  moulting menj L IV--  bronkhi-  trakhea--  kembali ke usus (stl 11 hr)-  cc dewasa Periode prepatent : 30 – 56 hr pasca infeksi Periode prepatent : 30 – 56 hr pasca infeksi

25 Genus: Bunostomum = Monodontus

26

27 Genus: Gaigeria Spesies: G. pachyscelis Habitat & Inang definitif: duodenum domba, kambing dan ruminansia lain. Habitat & Inang definitif: duodenum domba, kambing dan ruminansia lain. Morfologi: Morfologi: Panj cc jantan 20 mm; cc betina 30 mm Panj cc jantan 20 mm; cc betina 30 mm Mirip skl dg Bunostomum: pd buccal capsul tdp dorsal cone & sps sub ventral lancet & gigi dorsal (-) Mirip skl dg Bunostomum: pd buccal capsul tdp dorsal cone & sps sub ventral lancet & gigi dorsal (-)

28

29 Morfologi Gaigeria

30 Bursa cop memp 2 lobus lat kecil, pd bag ventral bergabung dan memenuhi ruang lobus dorsalis. Bursa cop memp 2 lobus lat kecil, pd bag ventral bergabung dan memenuhi ruang lobus dorsalis. Antero lat rays pendek & tumpul terpisah dg lateral rays Antero lat rays pendek & tumpul terpisah dg lateral rays Spicula langsing panjang Spicula langsing panjang Telur ukuran: x50-55 µm, tumpul pd ke-2 ujungnya Telur ukuran: x50-55 µm, tumpul pd ke-2 ujungnya

31 Siklus Hidup Gaigeria sp Sama dg hook worm lainnya, secara langsung Sama dg hook worm lainnya, secara langsung Terjadi lung migration-  ecdysis L IV-  bronkhi, trakhea dan faring-  usus-  cc dewasa : 10 mg pasca infeksi Terjadi lung migration-  ecdysis L IV-  bronkhi, trakhea dan faring-  usus-  cc dewasa : 10 mg pasca infeksi

32 KLASIFIKASI/TAXONOMI Phyllum: Nemathelminthes Sub class: Secernentea Class: Nematoda Ordo: Strongylida Family: Trichostrongylidae Genus: Trichostrongylus, Haemonchus, Mecistocirrus, Haemonchus, Mecistocirrus, Cooperia, Nematodirus, Cooperia, Nematodirus, Ostertagia Ostertagia

33 Famili Trichostrongylidae Morfologi: Bukal kapsul ⊝, atau kecil sekali Bukal kapsul ⊝, atau kecil sekali Gigi ⊝, leaf crown ⊝ Gigi ⊝, leaf crown ⊝ Cc jantan: bursa kopulatrik sempurna, lob lateral besar, lob dorsal kecil Cc jantan: bursa kopulatrik sempurna, lob lateral besar, lob dorsal kecil Spikula kaku berpigmen coklat Spikula kaku berpigmen coklat

34 Genus: Trichostrongylus Ciri-ciri: Ukuran kecil; silinder & warna: kemerahan Ukuran kecil; silinder & warna: kemerahan Bentuk kepala tidak khas; buccal capsul ⊝ Bentuk kepala tidak khas; buccal capsul ⊝ Bursa copulatrix  ; lateral rays panjang; doesal rays tidak nyata; ventro-lateral rays < ventral rays Bursa copulatrix  ; lateral rays panjang; doesal rays tidak nyata; ventro-lateral rays < ventral rays

35 Spikula berpigmen, warna coklat kaku; gubernakulum  Spikula berpigmen, warna coklat kaku; gubernakulum  Uterus bercabang (=amphidelp) Uterus bercabang (=amphidelp) Telur oval & berpigmen Telur oval & berpigmen Excretory notch di regio esofagus Excretory notch di regio esofagus

36 Spesies: T. columbriformis = T. instabilis Habitat & Inang definitif: Bagian atas usus halus & abomasum domba, kambing, sapi, unta, babi, kelinci dan manusia. Spesies-spesies Trichostrongylus: T. faculatus: usus halus Db, Kb, rusa T. faculatus: usus halus Db, Kb, rusa T. vitrinus: usus halus Kb, Db, unta, kelinci, manusia T. vitrinus: usus halus Kb, Db, unta, kelinci, manusia

37 T. capricola : usus halus Db, Kb. T. capricola : usus halus Db, Kb. T. probolurus: usus halus Db, unta, manusia T. probolurus: usus halus Db, unta, manusia T. axe = T. Extenuatus: abomasum Kb, Db, Sp, rusa, Bb, Kd, keledai, manusia. T. axe = T. Extenuatus: abomasum Kb, Db, Sp, rusa, Bb, Kd, keledai, manusia.

38 Morfologi/Anatomi Trichostrongylus Morfologi/Anatomi Trichostrongylus

39 Morfologi Trichostrongylus

40 Genus: Cooperia Habitat: usus halus kadang Habitat: usus halus kadang abomasum abomasum Inang definitif: ruminansia. Inang definitif: ruminansia.

41 Morfologi Ukuran cc dewasa relatif kecil & warna kemerahan pd wkt masih hidup Ukuran cc dewasa relatif kecil & warna kemerahan pd wkt masih hidup Lap kutikula bag anterior mengal penebalan; tdd garis transversal Lap kutikula bag anterior mengal penebalan; tdd garis transversal Spikula kaku, pendek dan kuat & warna coklat + bursa copulatrix (+) Spikula kaku, pendek dan kuat & warna coklat + bursa copulatrix (+) Vulva flap (+) pd [pertengahan tubuh Vulva flap (+) pd [pertengahan tubuh

42 Spesies-spesies: C. curticei : Kb, Db. C. pectinata : Sp, Db. C. oncophora : Sp, Db, kadang Kd.

43 Genus: Nematodirus Habitat: usus halus Habitat: usus halus Inang definitif: Sapi & ruminansia lain. Inang definitif: Sapi & ruminansia lain. Morfologi: Morfologi: Berukuran panjang dan bag post langsing Berukuran panjang dan bag post langsing Kutikula rata di sekitar ujung anterior & (+) garis longitudinal pd lps kutikula Kutikula rata di sekitar ujung anterior & (+) garis longitudinal pd lps kutikula Bursa cop (+) & spikula langsing panjang & ujung bertemu/menjadi satu Bursa cop (+) & spikula langsing panjang & ujung bertemu/menjadi satu

44 Ekor betina spesifik pendek & menyempit pd ujung & tdp penonjolan spt jarum. Ekor betina spesifik pendek & menyempit pd ujung & tdp penonjolan spt jarum. Species-species : 1. N spathiger :U H domba, sapi dan ruminansia lain ruminansia lain 2. N battus : U H domba, sapi dan ruminansia lain ruminansia lain 3. N filicollis : UH kambing, domba dan rusa

45

46 Genus: Haemonchus Species: H. contortus Habitat & Inang definitif: abomasum Kb, Db, Sp & ruminansia lain. Disebut: stomach worm atau wire worm Disebut: stomach worm atau wire worm Morfologi : Cacing jantan berwarna merah; cc betina berwarna merah putih selang-seling: ovari berwarna putih & usus berwarna merah krn menghisap darah

47 Gambaran merah putih tampak spt Barber’s pole Gambaran merah putih tampak spt Barber’s pole Kutikula ada yg transversal dan beberapa longitudinal Kutikula ada yg transversal dan beberapa longitudinal Cervical papillae menonjol spt spina Cervical papillae menonjol spt spina Buccal cavity kecil + dorsal lancet Buccal cavity kecil + dorsal lancet Tdp bentukan huruf Y dari dorsal rays (Bursa cop) Tdp bentukan huruf Y dari dorsal rays (Bursa cop) Spikula + penonjolan (barb) kecil Spikula + penonjolan (barb) kecil Vulva tertutup oleh anterior flap besar & menonjol Vulva tertutup oleh anterior flap besar & menonjol

48

49 Species: H. placei Habitat & Inang definitif: abomasum Sapi. Habitat & Inang definitif: abomasum Sapi. Perbedaan dengan: H. contortus Perbedaan dengan: H. contortus Panjang spikula Panjang spikula Ujung spikula & jarak penonjolannya (barb) Ujung spikula & jarak penonjolannya (barb)

50 Siklus hidup: Haemonchus sp

51 Genus: Mecistocirrus Species : M digitatus Habitat & Inang definitif: abomasum Db, Sp, zebra, kerbau & lambung babi. Habitat & Inang definitif: abomasum Db, Sp, zebra, kerbau & lambung babi. Morfologi : Panj cc jantan sp 31 mm & cc betina 48 mm Cervical papillae menonjol Buccal capsul kecil + lancet spt Haemonchus Cc betina ovari berbentuk spiral dekat intestine Vulva flap (-)

52

53 KLASIFIKASI/TAXONOMI Phyllum: Nemathelminthes Sub class: Secernentea Class: Nematoda Ordo: Strongylida Family: Metastrongylidae Genus: Metastrongylus

54 Famili: Metastrongylidae Genus: Metastrongylus Species:M. apri Species:M. apri M. pudendotectus M. pudendotectus M. salmi M. salmi

55 Habitat & Inang definitif: bronchi & bronchioli Bb, beruang, Bb hutan & ruminansia. Morfologi: Cacing dewasa: warna putih bibir kecil mengelilingi mulut. Cacing jantan: Bursa copulatrix  kecil Spikula  filiformis, panjang Dorsal lobe ⊝

56

57 Siklus hidup: Metastrongylus

58 KLASIFIKASI/TAXONOMI Phyllum: Nemathelminthes Sub class: Secernentea Class: Nematoda Ordo: Spirurida Super family : Spiruroidea Family: Thelaziidae Genus: Thelazia, Oxyspirura

59 Famili: Thelaziidae Ciri-ciri: Ciri-ciri: Pseudo labia ⊝ ; kapsul pd mulut (buccal capsul)  Pseudo labia ⊝ ; kapsul pd mulut (buccal capsul)  Ujung posterior cc jantan: pre & post anal papila  Ujung posterior cc jantan: pre & post anal papila  Spikula unequal Spikula unequal

60 Genus: Thelazia Spesies: T. rhodesii Habitat & Inang: saccus conjuctiva, ductus lacrimalis domba, kambing, sapi, dan kerbau. Habitat & Inang: saccus conjuctiva, ductus lacrimalis domba, kambing, sapi, dan kerbau. Morfologi: Morfologi: Warna: putih susu Warna: putih susu Panjang ccjantan  8-12 mm Panjang ccjantan  8-12 mm betina  mm betina  mm Kutikula: garis-garis transversal  Kutikula: garis-garis transversal  Cc jantan: pre kloaka & post kloaka  Cc jantan: pre kloaka & post kloaka 

61 Spesies: T. callipaeda Habitat & Inang: membrana nictitan anjing, kelinci, dan manusia. Spesies-spesies lain: T. gulosa : sapi T. gulosa : sapi T. lacrimalis : kuda T. lacrimalis : kuda T. californiensis : domba, rusa, kucing & anjing T. californiensis : domba, rusa, kucing & anjing

62

63 Siklus hidup Thelazia sp

64 Aquaria sp Aquaria sp Oxyspirura sp Oxyspirura sp Thelazia sp Thelazia sp Gongylonema sp

65 Spesies: Oxyspirura mansoni Habitat & Inang definitif: membrana nictitan ayam dan kalkun. Habitat & Inang definitif: membrana nictitan ayam dan kalkun. Morfologi: Morfologi: Panjang ccjantan  mm Panjang ccjantan  mm betina : mm betina : mm Kutikula: halus Kutikula: halus Faring ~ hour glass (jam pasir) Faring ~ hour glass (jam pasir) Ekor cc jantan: bengkok ke ventral & alae ⊝ Ekor cc jantan: bengkok ke ventral & alae ⊝

66 Siklus Hidup Oxyspirura mansoni

67 KLASIFIKASI/TAXONOMI Phyllum: Nemathelminthes Sub class: Secernentea Class: Nematoda Ordo: Spirurida Super family : Spiruroidea Family: Acuariidae Genus: Acuaria = Echinuria=Dispharynx Echinuria=Dispharynx

68 Famili: Acuariidae Ciri-ciri: Kutikula bagian anterior tdp ornamen disebut “cordon” ≈ celah / selendang pd kutikula. Kutikula bagian anterior tdp ornamen disebut “cordon” ≈ celah / selendang pd kutikula. Bibir kecil bentuk: ∆ Bibir kecil bentuk: ∆ Faring silindris Faring silindris

69 Genus: Cheilospirura = Acuaria Spesies: A. hamulosa Habitat & Inang definitif: gizzard unggas dan kalkun. Morfologi: Panjang ccjantan: mm Panjang ccjantan: mm betina : mm betina : mm 2 cordon menjulur sepanjang tubuh & garis luar tdk teratur 2 cordon menjulur sepanjang tubuh & garis luar tdk teratur Spikula: unequal Spikula: unequal

70 Siklus hidup: indirect cycle Inang antara : Grass hopper: belalang Grass hopper: belalang Beetles: kumbang Beetles: kumbang Bangsa rayap. Bangsa rayap. Periode prepatent : 3 minggu Periode prepatent : 3 minggu

71 Genus: Dispharynx = Acuaria Spesies: A. spiralis Habitat & Inang definitif: dinding proventriculus, esofagus & usus unggas, kalkun, merpati, burung mutiara & bangsa burung lain. Habitat & Inang definitif: dinding proventriculus, esofagus & usus unggas, kalkun, merpati, burung mutiara & bangsa burung lain. Morfologi : Morfologi : Cordon memp haluan sinus & berbalik kembali tp tdk mengal anastomose Cordon memp haluan sinus & berbalik kembali tp tdk mengal anastomose I. perantara: Isopoda I. perantara: Isopoda

72 Genus: Echinura = Acuaria Spesies: A. uncinata Habitat & Inang definitif: esofagus, proventriculus, gizzard & usus halus itik, angsa dan bangsa burung liar di pantai. Habitat & Inang definitif: esofagus, proventriculus, gizzard & usus halus itik, angsa dan bangsa burung liar di pantai. Morfologi: Morfologi: Panj cc jantan 8-10 mm;betina 12-18,5 mm Panj cc jantan 8-10 mm;betina 12-18,5 mm  Cordon tdk berbalik & beranastomose  Cordon tdk berbalik & beranastomose  Kutikula  : 4 deret duri longitudinal  Kutikula  : 4 deret duri longitudinal Siklus hidup:  Inang perantara  water fleas Siklus hidup:  Inang perantara  water fleas

73

74

75 Thank you, and ……. Your turn to presentation, please

76


Download ppt "FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS AIRLANGGA. KLASIFIKASI/TAXONOMI Phyllum: Nemathelminthes Sub class: Secernentea Class: Nematoda Ordo: Strongylida."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google