Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Seri Komunikasi Personal: Bagaimanakah Meraih Simpati Dengan Orang Lain Dalam 90 Detik? Oleh : Priyono 17 April 2009 Fakultas Ekonomi UMB.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Seri Komunikasi Personal: Bagaimanakah Meraih Simpati Dengan Orang Lain Dalam 90 Detik? Oleh : Priyono 17 April 2009 Fakultas Ekonomi UMB."— Transcript presentasi:

1 Seri Komunikasi Personal: Bagaimanakah Meraih Simpati Dengan Orang Lain Dalam 90 Detik? Oleh : Priyono 17 April 2009 Fakultas Ekonomi UMB

2 Adakah masalah saat Anda ……… Ingin berkenalan / memprospek seseorang di bus kota! Antrian ATM yang panjang/toko buku? Ingin memprospek orang yang sudah Anda kenal?

3 John Rockeffeler –Saya bersedia membayar lebih untuk orang yang mempunyai kemampuan berhubungan dengan orang lain dibanding dengan kemampuan kerja lapangan lainnya. –Hendaklah kita dalam merekrut karyawan tidak menomor satukan kecerdasan, kecerdasan bisa mempunyai kekuatan, tetapi dia tidak memiliki kepribadian. (GE).

4 Masalah dalam hubungan antar manusia? Merasa kurang cantik / ganteng? Kurang sopan Perilaku kasar Kesombongan Rendah diri Perilaku mencari selamat? Ada lagi?

5 Langkah-langkah Membentuk Kepribadian Positip -Penampilan Anda adalah penampilan sebagaimana orang yang sukses (jenis pakaian, pilihan warna, matching, acessories, ….) -Perilaku Anda adalah perilaku sebagaimana perilaku orang sukses (cara berjalan, berjabat tangan, menjawab telepon, cara bertutur kata, ……...)

6 Langkah-langkah Membentuk Kepribadian Positip Perasaan Anda sebagaimana perasaan orang sukses (Positif Feeling) : -Law of Attraction : Diri Anda ibarat sebuah medan magnet yang menarik sesuatu yang menjadi perhatian Anda. -Hidup itu seperti gema, kita mendapatkan sesuatu sebagaimana yang kita berikan”.

7 Langkah-langkah Membentuk Kepribadian Positip 1.Kalau engkau kenal, panggilah namanya? - Si Pincang, si botak, Hallo Jo (anaknya Pak Bejo?) 2.Hentikan menyalahkan orang lain dan hindari ungkapan : - Semua orang melakukannya atau tak seorangpun melakukannya. - Kesemuanya ini adalah kesalahan anda. 3.“Perhatian” -  sudah makan say? jalan bersama? datanglah ke rumah-nya?, ulang tahun ….?

8 3. Berfikir Win-win  ……..….. - Larangan Vs Ciledug? - Bermain menang? 4.Pilih kata-kata dengan cermat : - Berbicara banyak bukan berarti berkomunikasi. - Orang bodoh berbicara tanpa berfikir, orang bijaksana berfikir sebelum bicara. - “Kata-kata, anda mudah mengucapkannya tetapi tidak dapat menariknya kembali”

9 5. Jangan mengkritik dan mengeluh : - Kritik yang benar adalah kritik yang disertai keinginan untuk membantu. - Anda harus siap menerima kritik. - Anda jangan mengeluh. 6. Senyum tulus dan bersifat ramah.

10 7. Beri intepretasi positip terhadap perilaku orang lain ---  dicuekin gadis? 8. Jadilah pendengar yang baik : - Berikan dorongan orang lain untuk bicara. - Jangan menyela - Jangan mengubah topik - Dengarkan dengan perasaan, bukan kata2. - Kenali komunikasi non verbal: menguap, lihat jam? - Kontak mata : bukan dada. - Ada lagi?

11 8. Bersikapkah antusias : antusias itu menular! Air bisa berubah menjadi uap hanya dengan perbedaan suhu satu derajat, uap dapat menggerakkan mesin terbesar di dunia sekalipun. 9. Kalau anda melakukan kesalahan terimalah, dan mohon maaf.

12 10. Berikan penghargaan yang jujur dan tulus. Agar penghargaan efektif : - Harus spesifik : Anda hebat banget? Anda cantik banget? - Harus bersifat segera - Harus bersifat tulus - Jangan membumbui kata pujian, dengan kata tetapi………. - Setelah memberi pujian, jangan menunggu ucapan terima kasih.

13 12. Jika orang lain menyadari dan mengakui bahwa ia telah melakukan kesalahan, berikah ucapan selamat dan berikan ia jalan keluar agar tidak mendapat malu. 13. Diskusikan, dan jangan sekali-sekali memperdebatkan.

14 Apakah perbedaan berdebat dan berdiskusi : -Berdebat memancarkan panas dan diskusi memancarkan penerangan. -Berdebat bersumber pada ego dan pikiran tertutup dan diskusi bersumber pada pikiran yang terbuka. -Perdebatan adalah ekspresi kemarahan, sedangkan diskusi ekspresi logis. -Perdebatan berusaha membuktikan siapa yg benar, diskusi berusaha membuktikan apa yang benar. -Perdebatan menghasilkan kebodohan, sedang diskusi menghasilkan pengetahuan.

15 Kata-kata manakah yang mengandung perdebatan : -Menurut saya………….. -Saya mungkin salah………….. -Mengapa anda merasa demikian……… -Dapatkah anda menjelaskan sedikit? -Dapatkah anda memberikan penjelasan yang lebih spesifik?

16 14. Jangan menyebar Gooosiiip Ingatlah orang yang suka bercerita gosip dengan anda, juga akan menggosipkan Anda jika Anda tidak ada. Gosip bisa merusak perkawinan, meruntuhkan karir, membuat orang-orang tak berdosa menangis. Kata kunci penggosip : “Jangan bilang-bilang orang lain, ya?”

17 15. Ubahlah janji Anda menjadi Komitmen. Janji adalah pernyataan maksud, dan komitmen adalah janji yang harus ditepati apapun yang terjadi. 16. Bersikaplah penuh rasa terima kasih tetapi jangan mengharapkan ucapan terima kasih. Rasa terima kasih itu mengembangkan kerendahan hati. Penelitian tentang air, beras?

18 17. Tunjukkan bahwa anda dapat diandalkan dan loyal. 18. Hindari dendam, ampuni dan lupakan. Kalau kita memelihara dendam, siapa yang banyak kita lukai?

19 19. Berlatihlah kejujuran, integritas dan ketulusan. Jujur tetapi tidak konyol ! 20. Praktekan kerendahan hati. Keyakinan diri tanpa kerendahan diri adalah keangkuhan.

20 22. Bersikaplah sopan setiap hari. Sebarkanlah benih kesopanan kemanapun anda pergi. Beberapa diantaranya akan berakar dan mengangkat Anda dimata orang lain. Kata kunci : “Silahkan”, “terima kasih” dan “maaf!” Kekasaran adalah tiruan kekuatan yang dilakukan oleh orang-orang lemah.

21 23. Kembangkan rasa humor : - Mobil disalib kencang! - Mobil didim/ bel dari belakang! - Udah berkorban banyak, tetapi gak mau jadi pacar…….! 24. Jangan bersikap sinis dan menjatuhkan orang lain.

22 25. Untuk memiliki seorang sahabat, jadilah seorang sahabat 26. Tunjukkan Empati : Simpati : “saya mengerti perasaan Anda” Empati : “Saya merasakan apa yang Anda rasakan”.

23 Jadilah Orang yang lebih baik Tetapkan hati untuk bersikap lembut kepada anak kecil, penuh kasih sayanglah kpd orang lanjut usia, bersimpatilah kepada orang yang berusaha keras, dan toleranlah kepada yang lemah dan salah. Karena suatu saat dalam hidup kita mungkin saja akan mengalaminya sendiri.

24 Terima kasih.

25 Jika anak……. atau anak buah kita ……… Jika anak banyak disalahkan, secara bawah sadar ia belajar untuk mengkritik dan mengutuk segala sesuatu. Jika anak banyak dimusuhi, ia belajar untuk berseteru. Jika anak banyak dicemooh dan diejek, ia belajar menjadi seorang pemalu dan belajar untuk merasa bersalah. Jika anak banyak mengalami ketakutan, ia akan belajar untuk menjadi pencemas dan selalu khawatir akan kehidupannya.

26 Sebaliknya jika anak……. Jika anak banyak dipuji, ia akan belajar untuk menghargai dan menghormati. Jika diterima apa adanya, ia juga belajar mengasihi dan mengerti orang lain. Jika didukung untuk melakukan sesuatu, ia belajar untuk menyukai dirinya sendiri yang akhirnya akan mengembangkan rasa percaya diri dan harga dirinya. Jika banyak pengakuan dalam hidupnya, ia akan belajar menetapkan sasaran dan bertanggung jawab dalam hidupnya. Jika dibiasakan berbagi dan diperlakukan dengan jujur dalam kehidupannya, ia juga belajar bermurah hati dan bersikap jujur terhadap segala sesuatu.

27 -Terima Kasih-


Download ppt "Seri Komunikasi Personal: Bagaimanakah Meraih Simpati Dengan Orang Lain Dalam 90 Detik? Oleh : Priyono 17 April 2009 Fakultas Ekonomi UMB."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google