Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Urgensi Pendidikan Karakter sebagai Upaya Meningkatkan Mutu Pendidikan Prof. DR. H. Arief Rachman, MPd Ketua Harian.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Urgensi Pendidikan Karakter sebagai Upaya Meningkatkan Mutu Pendidikan Prof. DR. H. Arief Rachman, MPd Ketua Harian."— Transcript presentasi:

1 Urgensi Pendidikan Karakter sebagai Upaya Meningkatkan Mutu Pendidikan Prof. DR. H. Arief Rachman, MPd Ketua Harian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO Guru Besar Universitas Negeri Jakarta Founder of Arief Rachman & Associate

2 Definisi Pendidikan Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual kegamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. (UU Sisdiknas pasal 1 ayat 1)

3 Fungsi Pendidikan Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman, bertaqwa kepada Tuhan YME, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggungjawab. (UU Sisdiknas pasal 3)

4 Tujuan Pendidikan  Membuat setiap individu dan masyarakat menikmati hak dan tanggung jawab, meningkatkan demokrasi, membentuk masyarakat yang bertanggung jawab dan peduli, dan menekankan pentingnya falsafah pendidikan  Memecahkan masalah global yang relevan seperti: Kemiskinan dan pembangunan,isu lingkungan,etika kesehatan, kesetaraan gender, pertumbuhan penduduk, keragaman budaya, dll.

5 Pilar Pendidikan 1. belajar untuk mengetahui (learning to know), 2. belajar untuk melakukan (learning to do), 3. belajar untuk mewujudkan jati diri (learning to be) dan 4. belajar untuk hidup dalam kebersamaan (learning to live together).

6 Pendidikan Karakter Bangsa 1. Secara Informal, terutama dilakukan di keluarga dan lingkungan sekitar 2. Secara Nonformal, yang diperoleh melalui lembaga- lembaga/organisasi-organisasi kemasyarakatan 3. Secara Formal, dilakukan di satuan pendidikan formal (sekolah dan Perguruan Tinggi) 4. kombinasi antara keluarga, jalur pendidikan formal, dan nonformal

7 Beberapa hal penting pendidikan karakter bangsa 1. Proses pembentukan karakter suatu bangsa memerlukan komitmen, konsistensi dan waktu yang lama 2. Pembentukan karakter tak pernah selesai, karena karakter itu sendiri berproses menurut perkembangan dan dinamika bangsa 3. Pembentukan karakter bangsa diperlukan keterlibatan seluruh komponen bangsa

8 Penyebab terjadinya krisis karakter 1) Berubahnya pemikiran manusia dimana materi/akal/keduniaan di atas segala-galanya 2) Hilangnya model kepribadian yang integral, yang memadukan kesalihan dengan kesuksesan, kebaikan dengan kekuatan, dan seterusnya 3) Munculnya antagonisme dalam pendidikan karakter 4) Lemahnya peranan lembaga sosial dan keluarga yang menjadi basis pendidikan karakter

9 Pendidikan Karakter melalui: 1. Isi matapelajaran / kegiatan 2. Proses pembelajaran / kegiatan 3. Pembentukan kultur sekolah / kegiatan

10 Pendidikan Karakter Skill Knowledge Social Role Self Image Traits Motives Easier to develop “Gunung Es “ kompetensi (Mc Lelland) Difficult to develop

11 Karakter menurut Sumarno Sudarsono Jati Diri Karakter Kepribadian

12 Sikap Mental dan Tantangan Masyarakat Pembelajar 1. Sikap cepat puas 2. Lebih banyak mengeluh 3. Cepat dan senang mencari kesalahan orang lain 4. Berfikir dikotomis 5. Kehilangan jati diri bangsa (tidak bangga sebagai bangsa Indonesia) 6. Bekerja hanya sebagai pemenuhan fasilitas kehidupan (materialistis) 7. Hegemoni perusahaan secara sepihak dan absolut.

13 Kecenderungan Sikap Penyedih /Dingin Bergejolak /Panas Berhati Tenang, Sejuk Bersemangat Gembira Penuh Semangat Hangat Tidak Stabil IntrovertEkstrovet Stabil Sangat Murung, Tegang Tidak Bersemangat, penuh perhitungan, Kaku, Dingin, Pendiam, Pasif Perasa Tidak Tenang; Agresif Negatif; Berubah-ubah Optimis; Aktif Bermasyarakat; Orientasi Bergembira; Pemimpin Merdeka; Fleksibel/Memahami Perbedaan; Senang Berkomunikasi Hati-hati; Tenggang Rasa; Damai; Terkendali Dapat dipercaya; Emosi Seimbang

14 Ragam Potensi Kecerdasan Anak Potensi Spiritual Mampu menghadirkan Tuhan/Keimanan dalam setiap aktifitas. Kegemaran berbuat untuk Allah. Disiplin Beribadah Sabar berupaya Berterima kasih/bersyukur atas pemberian Tuhan kepada kita. Potensi Jasmani Sehat secara medis Tahan cuaca Tahan bekerja keras Potensi Perasaan Mengendalikan emosi Mengerti perasaan orang lain Senang bekerjasama Menunda kepuasan sesaat Berkepribadian stabil Potensi Akal Kemampuan berhitung Kemampuan Verbal Kemamuan spasial Kemampuan Membedakan Kemampuan membuat daftar prioritas. Potensi sosial Senang berkomunikasi Senang menolong Senang berteman Senang membuat orang lain senang Senang bekerjsama

15 Belahan Otak Organ Kiri Organ kanan Kedudukan : sebagai Khalifah Sikap : Bebas, Jalan sendiri, Bertanya Motivasi : Internal Kedudukan : sebagai hamba Sikap : Patuh, disiplin, penurut Motivasi : Eksternal Sorce: Tony Buzan “mind map untuk anak” 2002

16 Sentuhan Pembelajaran PerasaanAkal Iman / Qolbu enak/sebelBenar/salah Halal/haram

17 Faktor yang Memuaskan 1. Prestasi (achievement) 2. Pengakuan (recognition) 3. Pekerjaan (work itself) 4. Tanggungjawab (responsibility) 5. Pengembangan (advancement) 6. Kemajuan (growth)

18 Faktor yang Tidak Memuaskan 1. Gaji 2. Status 3. Titel 4. Relasi 5. Kondisi 6. Fasilitas

19 Profesi onalism Certificat/ sertifikasi Habits / Kebiasaan Knowledge / Ilmu Pengetahuan Skill / Keterampilan Ethic / Etika Attitude / Sikap Profesionalisme

20 Kesehatan Kerja melalui 5M MoralMoral - Integritas- Norma - Commitment- Sistem Nilai - Kepatutan- Iman dan Taqwa - Sense of goal MandatMandat - Profesionalisme- Tanggungjawab - Hak dan Kewajiban- Ketuntasan Kerja Man-powerMan-power - Kekokohan Iman- Kepekaan emosi - Stabilitas watak- Kegairahan Sosial - Ketangguhan Ilmu

21 Lanjutan ManagementManagement - Idealisme Gagasan- Evaluasi (Observable) - Struktur organisasi- Kritik membangun - Staffing (Personalia)- Team work - Pelaksanaan- Komunikasi - Penilaian keberhasilan- Networking MoneyMoney - Sarana / fasilitas- Jaminan - Dana- Sumber - Hubungan- Kekuatan

22 Arah Produk Masyarakat Pembelajar 1. Kemajuan 2. Kemandirian 3. Kesejahteraan/kemakmuran 4. Keadilan 5. Kebijaksanaan 6. Religius/ kental keagamaan 7. Kemerdekaan yang bertanggungjawab 8. Keteraturan cara berfikir dan bekerja 9. Produktif dalam berkarya 10. Memberdayakan diri secara optimal

23 Sikap yang penting untuk dikembangkan 1. Bertaqwa 2. Fleksibel (flexible) 3. Keterbukaan (open) 4. Ketegasan (decisive) 5. Berencana (organize) 6. Mandiri (independence) 7. Toleransi (tolerate) 8. Disiplin (discipline) 9. Berani ambil resiko (Risk taker) 10. Sportif (Sportive) 11. Setia kawan (loyalty) 12. Integritas (integrity) 13. Orientasi masa depan-penyelesaian tugas (Future oriented)

24 Arief Rachman & Associate Jl. Ekor Kuning V No.7 Rawamangun, Jakarta Timur Telp. (021) Fax. (021)


Download ppt "Urgensi Pendidikan Karakter sebagai Upaya Meningkatkan Mutu Pendidikan Prof. DR. H. Arief Rachman, MPd Ketua Harian."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google