Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

EKONOMI KESEJAHTERAAN Evaluasi normatif dari pasar dan kebijakan ekonomi. Evaluasi normatif dari pasar dan kebijakan ekonomi. Jika semua orang melakukan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "EKONOMI KESEJAHTERAAN Evaluasi normatif dari pasar dan kebijakan ekonomi. Evaluasi normatif dari pasar dan kebijakan ekonomi. Jika semua orang melakukan."— Transcript presentasi:

1 EKONOMI KESEJAHTERAAN Evaluasi normatif dari pasar dan kebijakan ekonomi. Evaluasi normatif dari pasar dan kebijakan ekonomi. Jika semua orang melakukan pertukaran dalam pasar yang kompetitif dan semua pertukaran dilakukan dengan alokasi sumberdaya dalam keseimbangan maka semua orang akan memperoleh manfaat bersama dan perekonomian menjadi efisien. Jika semua orang melakukan pertukaran dalam pasar yang kompetitif dan semua pertukaran dilakukan dengan alokasi sumberdaya dalam keseimbangan maka semua orang akan memperoleh manfaat bersama dan perekonomian menjadi efisien. Alokasi awal terjadi pada titik Alokasi awal terjadi pada titik A. Pasar kompetitif akan ber- alih ke titik C yang merupakan keseimbangan di mana rasio harga bersinggungan dengan tiku tacuh (indifference curve).. OMOM ONON Pangan N SandangNSandangN Pangan M SandangMSandangM Garis Harga C A

2 KESEIMBANGAN UMUM Analisis keseimbangan parsial (partial equilibbrium analysis) menentukan keseimbangan harga dan jumlah barang dalam suatu pasar terlepas dari pengaruh luar misalnya pasar yang lain Analisis keseimbangan parsial (partial equilibbrium analysis) menentukan keseimbangan harga dan jumlah barang dalam suatu pasar terlepas dari pengaruh luar misalnya pasar yang lain Analisis keseimbangan umum (general equilibrium analysis) menentukan keseimbangan harga dan jumlah barang dalam semua pasar dengan mempertimbangkan pengaruh balik dari pasar yang ada. Analisis keseimbangan umum (general equilibrium analysis) menentukan keseimbangan harga dan jumlah barang dalam semua pasar dengan mempertimbangkan pengaruh balik dari pasar yang ada. Kajian ekonomi kesejahteraan mencakup efisiensi dalam pertukaran dan alokasi. Kajian ekonomi kesejahteraan mencakup efisiensi dalam pertukaran dan alokasi.

3 EFISIENSI PARETO (PARETO EFFICIENCY) Situasi sosial yang layak (feasible) yang menghasilkan agihan kesejahteraan, (u 1, u 2,.., u n ) disebut Pareto efficient jika tidak terdapat lagi situasi layak yang lain (u x 1 u x 2 …u x n ) di mana u i i > u i untuk semua Situasi sosial yang layak (feasible) yang menghasilkan agihan kesejahteraan, (u 1, u 2,.., u n ) disebut Pareto efficient jika tidak terdapat lagi situasi layak yang lain (u x 1 u x 2 …u x n ) di mana u i i > u i untuk semua i =1,2,…,n. Dengan perkataan lain dapat dijelaskan bahwa jika ada perubahan, maka perubahan itu membuat sebagian anggota masyarakat bertambah sejahtera tanpa membuat anggota masyarakat yang lain berkurang kesejahteraannya. Dengan perkataan lain dapat dijelaskan bahwa jika ada perubahan, maka perubahan itu membuat sebagian anggota masyarakat bertambah sejahtera tanpa membuat anggota masyarakat yang lain berkurang kesejahteraannya.

4 EFISIENSI PARETO DAN MAKSIMA KESEJAHTERAAN Jika suatu situasi sosial yang layak (feasible) yang memaksimumkan kesejahteraan sosial W, keadaan itu adalah Pareto efficient. Jika suatu situasi sosial yang layak (feasible) yang memaksimumkan kesejahteraan sosial W, keadaan itu adalah Pareto efficient. Misalkan (u x 1 u x 2 …u x n ) tidak memaksimumkan fungsi kesejahteraan sosial dan tidak merupakan Pareto efficient, maka tidak akan ada situasi layak yang lain (u z 1 u z 2 …u z n ) di mana Misalkan (u x 1 u x 2 …u x n ) tidak memaksimumkan fungsi kesejahteraan sosial dan tidak merupakan Pareto efficient, maka tidak akan ada situasi layak yang lain (u z 1 u z 2 …u z n ) di mana u z i > u i untuk semua i = 1,2,…,n. Tetapi W menaik, sehingga W(u z 1 u z 2 …u z n ) > W(u 1,u 2, …u n dan ini merupakan kontradiksi.

5 FUNGSI KESEJAHTERAAN SOSIAL Fungsi kesejahteraan sosial adalah ukuran-ukuran yang diterapkan kepada setiap gunaan (utility) perseorangan untuk menentukan kondisi apa yang dinginkan oleh masyarakat. Fungsi kesejahteraan sosial adalah ukuran-ukuran yang diterapkan kepada setiap gunaan (utility) perseorangan untuk menentukan kondisi apa yang dinginkan oleh masyarakat. Ada empat pandangan tentang fungsi kesejahteraan sosial: Ada empat pandangan tentang fungsi kesejahteraan sosial: Egalitarian: semua anggota masyarakat menerima jumlah yang sama dari barang dan jasa. Paham Rawls (Rawlsian): Memaksimumkan gunaan dari orang yang paling tidak sejahtera (maximize the utility of the least-well-off person). Utilitarian: memaksimumkan gunaan total dari masyarakat (maximize the total utility of the society). Orientasi Pasar: Alokasi sumberdaya yang efisien oleh pasar yang paling adil (the market outcome is the most equitable).

6 EFISIENSI PRODUKSI Pada awalnya titik A merupakan alokasi faktor produksi. Realokasi masih dapat dilakukan di mana faktor produksi masih dapat digunakan lebih banyak untuk sandang dan pangan. Pada awalnya titik A merupakan alokasi faktor produksi. Realokasi masih dapat dilakukan di mana faktor produksi masih dapat digunakan lebih banyak untuk sandang dan pangan. Titik B,C dan D merupakana alokasi yang efisien dalam tiku kontrak produksi. Titik B,C dan D merupakana alokasi yang efisien dalam tiku kontrak produksi. Efisiensi Produksi Efisiensi Produksi LSLS LPLP KPKP KSKS B C D

7 EFISIENSI KELUARAN Kombinasi keluaran yang efisien dihasilkan saat marginal rate of transformation (yang mengukur biaya produksi suatu barang secara relatgif terhadap barang yang lain) antara dua barang sama dengan marginal rate of substitution konsumen (yang mengukur manfaat imbuh dari konsumsi suatu barang secara relatif terhadap barang lain) Efisiensi Keluaran Efisiensi Keluaran Pangan Sandang O Production Possibility Frontier Indifference Curve MRS=MRT

8 EFISIENSI DALAM PASAR KELUARAN Dalam pasar yang kompetitif, orang mengkonsumsi barang pada saat marginal rate of substitution sama dengan nisbah harga barang sedangkan produsen menghasilkan barang pada saat marginal rate of transformation sama dengan nisbah harga. Efisiensi tercapai pada saat MRS = MRT. Alokasi lain tidak efisien. Efisiensi dalam Pasar Keluaran Efisiensi dalam Pasar Keluaran Pangan Sandang O Production Possibility Frontier Indifference Curve MRS=MRT

9 EFISIENSI DALAM PASAR PERSAINGAN EFISIENSI PERTUKARAN = EFISIENSI PERTUKARAN = MRS M SP = MRS N SP MRS M SP = P S /P P = MRS N SP EFISIENSI PENGGUNAAN FAKTOR PRODUKSI EFISIENSI PENGGUNAAN FAKTOR PRODUKSI MRTS S LK = MRTS P LK MRTS S LK = w/r = MRTS S LK = w/r = MRTS P LK

10 EFISIENSI DALAM PASAR KELUARAN  Efisiensi dicapai saat keluaran dihasilkan sedemikian rupa sehingga marginal rate of transformation of output sama dengan marginal rate of substitution, yaitu MRT SP = MRS SP  Efisiensi dicapai pada pasar persaingan pada saat MC=P, jadi MC S =P S dan MS P = P P  Konsumen memaksimumkan kepuasanpada pasar persaingan hanya jika P S /P P =MRS SP untuk semua konsumen, jadi MRS SP = MRT SP S = SANDANG P = PANGAN


Download ppt "EKONOMI KESEJAHTERAAN Evaluasi normatif dari pasar dan kebijakan ekonomi. Evaluasi normatif dari pasar dan kebijakan ekonomi. Jika semua orang melakukan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google