Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PERJANJIAN INTERNASIONAL

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PERJANJIAN INTERNASIONAL"— Transcript presentasi:

1 PERJANJIAN INTERNASIONAL

2 SUMBER HUKUM INTERNASIONAL SCR TERTULIS TERDAPAT DLM
2 KONVENSI : 1. Konvensi Den Haag XII pasal 7 tgl 18 Oktober 1907, yg mendirikan Mahkamah Internasional (International Prize Court) 2. Dalam Statuta Mahkamah Internasional Permanen, pasal 38 (1) yi: hukum positif yg berlaku bagi Mahkamah Internasional dalam mengadili perkara yg diajukan ke Mahkamah Internasional adl.: a. Perjanjian Internasional; b. Kebiasaan Internasional; c. Prinsip-2 Hukum Umum; d. Keputusan Pengadilan dan ajaran para sarjaan yg terkemuka dari berbagai negara sebagai sumber hukum tambahan u/ menetapkan suatu hukum/ putusan

3 HUKUM PERJANJIAN INTERNASIONAL
DASAR HUKUM PEMBUATAN PERJANJIAN INTERNASIONAL: - Undang2 no. 24 tahun 2000 tentang Perjanjian Internasional - Undang2 no. 37 tahun 1999 tentang Hubungan Internasional - Konvensi Wina tahun 1969 tentang Perjanjian

4 PENGERTIAN PERJANJIAN INTERNASIONAL
Menurut VCLT 1969 art. 2 (a) “An international agreement concluded between states in written form and governed by international law, whether embodied in a single instrument or in two or more related instruments and whatever its particular designation” Atau “Perjanjian Internasional adalah semua perjanjian yang dibuat oleh negara sebagai salah satu subyek Hukum Internasional, yang diatur oleh hukum internasional dan berisi ikatan-ikatan yang mempunyai akibat-akibat hukuml”

5 PERJANJIAN INTERNASIONAL BERDASARKAN UU NO. 24 TAHUN 2000 :
“Perjanjian Internasional adalah perjanjian dalam bentuk dan nama tertentu yang diatur dalam hukum internasional yang dibuat secara tertulis serta menimbulkan hak dan kewajiban di bidang hukum publik” PERJANJIAN INTERNASIONAL DALAM ARTI SEMPIT : “Perjanjian antara suyek-subyek hukum internasional yang menimbulkan hak-hak dan kewajiban-kewajiban menurut hukum internasional” Menurut MOCHTAR KUSUMAATMADJA : “Perjanjian Internasional ini sebagai perjanjian yang diadakan antara masyarakat bangsa-bangsa dan bertujuan untuk mengakibatkan akibat hukum tertentu”

6 PERJANJIAN INTERNASIONAL :
Dasar Hukum : Konvensi Wina 1969 Konvensi ini mengatur tata cara a/ prosedur pembuatan perjanjian sampai dengan pengakhirannya Dalam praktek ada 2 macam cara pembuatan perjanjian internasional : 1. Perundingan  penandatanganan  ratifikasi 2. perundingan  penandatanganan Ad.1. dilakukan u/ perjanjian yg dianggap sangat penting shg Memerlukan persetujuan dari badan/ lembaga yg memiliki hak u/ mengadakan perjanjian (treaty Making power)  Hal ini dilakukan dgn alasan jika ada pembentukan hukum baru a/ menyangkut masalah keuangan negara

7 Ad.2. u/ perjanjian yg tidak dianggap penting dan memerlukan Penyelesaian yg tepat
Ada beberapa tahapan dalam proses pembentukan perjanjian internasional : 1. Penjajakan; 2. Prundingan; 3. Perumusan naskah; 4. Penerimaan; 5. Penandatanganan

8 KONVENSI (CONVENTION) DEKLARASI (DECLARATION) STATUTE (STATUTA)
ISTILAH-ISTILAH PERJANJIAN INTERNASIONAL TRAKTAT (TREATY) KONVENSI (CONVENTION) DEKLARASI (DECLARATION) STATUTE (STATUTA) PIAGAM (CHARTER) COVENANT (KOVENAN) PERSETUJUAN (ARRANGEMENT, AGREEMENT) PAKTA (PACT) PROTOKOL (PROTOCOL) MEMORANDUM of UNDERSTANDING (MoU)


Download ppt "PERJANJIAN INTERNASIONAL"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google