Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PERTEMUAN 13 PENILAIAN OBLIGASI (2) dikutip dari bahan materi ajar FE-UNTAR (2011) S1- ANALISIS KEUANGAN.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PERTEMUAN 13 PENILAIAN OBLIGASI (2) dikutip dari bahan materi ajar FE-UNTAR (2011) S1- ANALISIS KEUANGAN."— Transcript presentasi:

1 PERTEMUAN 13 PENILAIAN OBLIGASI (2) dikutip dari bahan materi ajar FE-UNTAR (2011) S1- ANALISIS KEUANGAN

2 Hutang Jangka Panjang : review Hutang bank dapat dalam jangka pendek (jatuh tempo kurang dari satu tahun) atau jangka panjang. Berbeda dengan saham biasa: –Klaim kreditur pada perusahaan adalah spesifik –Arus kas dijanjikan –Sebagian besar adalah callable Lebih dari setengah bonds yang beredar dimiliki oleh perusahaan asuransi jiwa dan dana pensiun Plain vanilla bonds sampai ke “kitchen sink” bonds

3 The Public Issue of Bonds Prosedur umumnya hampir sama dengan penerbitan saham, sebagaimana dijelaskan pada bagian sebelumnya. Indentures dan covenants tidak relevan dengan penerbitan saham Indenture adalah perjanjian tertulis antara peminjam dan trust company. Indenture biasanya berisi: –Jumlah yang diterbitkan, tanggal penerbitan dan jatuh tempo –Denominasi (nilai par)Amount of Issue, Date of Issue, Maturity –Kupon tahunan, tanggal pembayaran kupon. –Jaminan –Sinking Funds –Call Provisions –Covenants

4 Istilah-istilah dasar Obligasi Nilai Nominal (par value) suatu obligasi menunjukkan jumlah yang akan dibayar ke pihak pemberi pinjaman pada waktu jatuh tempo obligasi. Tingkat bunga kupon : pembayaran bunga tahunan dibagi dengan nilai nominal obligasi Waktu jatuh tempo Wali amanat Indenture : kesepakatan hukum antara perusahaan yg menerbitkan dengan pemilik obiligasi Peringkat obligasi

5 Fitur dari Bonds Indenture biasanya berisi: –Jumlah yang diterbitkan, tanggal penerbitan, jatuh tempo –Denominasi (nilai par) –Kupon tahunan, tanggal pembayaran kupon. –Jaminan –Sinking Funds –Call Provisions –Covenants Fitur yang dapat berubah sepanjang waktu –Rating –Yield-to-Maturity –Market price (nilai pasar)

6 Fitur dari sebuah Hypothetical Bond

7 Pembayaran Prinsipal Term bonds versus serial bonds Sinking funds—bagaimana bekerjanya? work? –Pembayaran yang dicicil tiap tahun –Good news -- jaminan –Bad news -- unfavorable calls –Bagaimana wali amanat menebusnya

8 Protective Covenants Perjanjian untuk melindungi pemegang bonds Negative covenant: yang tidak boleh dilakukan: –Membayar dividen melebihi jumlah tertentu –Menjual lebih banyak senior debt dan hutang baru dibatasi –Refund bonds yang ada dengan bonds baru yang membayar bunga lebih rendah. –Membeli bonds perusahaan lain Positive covenant: yang harus dilakukan: –Menggunakan hasil dari penjualan aset untuk aset lain –Memperbolehkan penebusan dalam keadaan merjer atau spinoff. –Mempertahankan kondisi yang baik dari aset –Menyediakan informasi keuangan yang telah diaudit

9 The Sinking Fund Ada banyak macam pengaturan sinking- fund: –Sebagian besar dimulai antara 5 dan 10 tahun setelah penerbitan awal –Beberapa menetapkan pembayaran yang sama sepanjang hidupnya bonds –Sebagian besar bonds yang berkualitas tinggi menetapkan pembayaran sinking fund yang tidak mencukupi untuk menebus seluruh bonds yang diterbitkan. Sinking funds memberikan perlindungan tambahan kepada pemegang bonds. Sinking funds memberikan perusahaan sebuah pilihan/option.

10 Bond Refunding Menggantikan seluruh atau sebagian bonds yang terbitkan disebut dengan refunding. Bond refunding menimbulkan dua pertanyaan: –Haruskah perusahaan menerbitkan callable bonds? –Dengan callable bonds yang telah diterbitkan, kapan seharusnya bonds tersebut di beli kembali?

11 Callable Bonds versus Noncallable Bonds Sebagian besar bonds adalah callable; beberapa alasan yang masuk akal untuk membuat ketentuan ini termasuk: pajak, fleksibilitas manajerial dan fakta bahwa callable bonds memiliki risiko tingkat bunga yang lebih rendah.

12 Bond Ratings Apa yang dinilai: –Kemungkinan perusahaan akan tidak sanggup membayar (default). –Perlindungan yang diberikan oleh kontrak pinjaman jika terjadi default. Siapa yang membayar untuk rating: –Perusahaan membayar agar bonds dinilai. –Ratings dibuat dari laporan keuangan yang diberikan oleh perusahaan. Ratings dapat berubah Pemberi rating dapat tidak setuju

13 Junk bonds Semua bonds dengan rating dibawah “BB” dari S&P atau dibawah “Ba”dari Moody adalah junk bond. Ungkapan yang sopan untuk bonds ini adalah high-yield bond. Ada dua macam junk bonds: –Original issue junk—mungkin tidak dilakukan rating –Fallen angels—di-rating Status saat ini dari pasar junk bond –Private placement Yield premiums versus default risk

14 Jenis-jenis Instrumen Hutang Jangka Panjang Debenture : obligasi perusahaan tanpa jaminan Debenture Subordinasi : Instrumen utang jangka panjang tanpa jaminan dgn klaim atas aktiva dan laba yg lebih rendah drpd kelompok hutang lainnya Obligasi pendapatan : yg pembayaran bunganya tergantung pada kecukupan laba perusahaan Obligasi sampah : obligasi beresiko tinggi (sering sekali tanpa jaminan) dengan tingkat bunga kupon di bawah obligasi berperingkat investasi Obligasi Hipotek : obligasi yang diterbitkan dengan jaminan hioptek atas properti penerbitnya

15 Summary and Conclusions Kontrak hutang jangka panjang dimasukan dalam bentuk indenture. Ketentuan utamanya adalah: jaminan, pembayaran kembali, protective covenants dan call provisions. Protective covenants dibuat untuk melindungi pemegang bonds dari keputusan manajemen yang menguntungkan pemegang saham tapi membebani pemegang bonds. Sebagian besar bonds dari public industrial tanpa jaminan—bonds tersebut biasanya menklaim nilai perusahaan. Sebagian besar bonds perusahaan sarana umum memberika jaminan. Jika perusahaan default untuk bonds dengan jaminan, wali amanat dapat mengambil alih aset.

16 Summary and Conclusions Bonds jangka panjang biasanya menyediakan pembayaran kembali dari prinsipal sebelum jatuh tempo. Hal ini biasanya diselesaikan dengan sinking fund di mana perusahaan menebus sejumlah tertentu bonds tiap tahun. Sebagian besar bonds yang diterbitkan secara umum adalah callable. Tidak ada satu alasan pun untuk call provisions. Beberapa alasan yang masuk akal termasuk pajak, fleksibilitas yang lebih besar, dan dan fakta bahwa callable bonds kurang sensitif terhadap perubahan tingkat bunga. Ada banyak macam bonds, termasuk floating-rate bonds, deep-discount bonds, dan income bonds.

17 Kegiatan dan Forum SCL Discovery Learning: a.Dosen menjelaskan secara rinci bagian 2 penilaian obligasi. b.Mahasiswa diminta untuk terjun ke dunia riil memahami secara rinci bagian 2 penilaian obligasi. c.Dosen memberikan evaluasi, sebagai guide adalah bahan ajar dalam hybrid learning.


Download ppt "PERTEMUAN 13 PENILAIAN OBLIGASI (2) dikutip dari bahan materi ajar FE-UNTAR (2011) S1- ANALISIS KEUANGAN."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google