Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PERENCANAAN : Manajemen Strategis & Pengambilan Keputusan Manajerial Pertemuan 7.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PERENCANAAN : Manajemen Strategis & Pengambilan Keputusan Manajerial Pertemuan 7."— Transcript presentasi:

1 PERENCANAAN : Manajemen Strategis & Pengambilan Keputusan Manajerial Pertemuan 7

2 Manajemen Strategis (Strategic Management) Merupakan kumpulan keputusan dan tindakan yang digunakan dalam penyusunan dan implementasi strategi yang akan menghasilkan superior kompetitif antara organisasi dan lingkungannya untuk meraih tujuan organisasi. Perubahan dan tren apa yang sedang terjadi di lingkungan kompetitif saat ini? Bagaimana kita menawarkan sejumlah produk dan layanan dengan sangat efisien?

3 Strategi Utama (Grand Strategy) Merupakan rencana umum dari tindakan utama yang ditujukan bagi pencapaian tuuan jangka panjang perusahaan. –Pertumbuhan –Stabilitas –Pengurangan Strategi Global Strategi yang disusun pejabat eksekutif senior sifatnya konsisten untuk menyediakan sinergi antar kegiatan operasional tingkat dunia dan untuk mencapai tujuan secara keseluruhan. –Globalisasi. –Strategi multidomestik (multidomestic strategy). –Strategi transnasional (transnational strategy).

4 4 Strategi Perusahaan di Tingkat Global Strategi Globalisasi Memperlakukan dunia sebagai pasar global tunggal. Menstandarisasi produk global/strategi periklanan. Strategi Multidomestik Menangani pasar secara independen untuk masing-masing negara. Menyesuaikan produk/ periklanan terhadap selera dan kebutuhan lokal Strategi Transnasional Mencari keseimbangan antara efisaiensi global dan respon lokal. Mengkombinasikan standarisasi dan penyesuaian untuk produk /strateg pengiklanan. Tinggi Tinggi Rendah Rendah K e b u t u h a n u n t u k I n t e g r a s i G l o n a l Kebutuhan untuk Respon Nasional

5 Tujuan Strategi Strategi (strategy) merupakan rencana tindakan yang menggambarkan alokasi sumber daya dan kegiatan dalam menghadapi lingkungan dan mencapai tujuan organisasi. Esensi penyusunan strategi, bagaimana organisasi menjadi beda. –Kompetensi utama (core competence). –Sinergi (sinergy). –Pembentukan Nilai.

6 Tingkatan Strategi Strategi di Tingkat Perusahaan (Corporate Level-Strategy). Strategi di Tingkat Bisnis (Business Level- Strategy). Strategi di Tingkat Fungsional (Functional Level-Strategy).

7 Perusahaan Unsur Bahan Kimia Unsur Tekstil Unit Otopart Keuangan Pemasaran Penelitian dan Pengembangan Produksi Strategi di Tingkat Perusahaan: Bisnis apakah yang kita lakukan? Strategi di Tingkat Bisnis: Bagaimana kita berkompetisi? Strategi di Tingkat Fungsional: Bagaimana kita mendukung strategi di tingkat bisnis?

8 Proses Manajemen Strategi Mengevaluasi yang ada Saat ini Misi Tujuan Strategi Mengevaluasi yang ada Saat ini Misi Tujuan Strategi Menganalisis Lingkungan Eksternal Nasional Global Menganalisis Lingkungan Eksternal Nasional Global Mengidentifikasi Faktor Strategis Peluang Ancaman Mengidentifikasi Faktor Strategis Peluang Ancaman Mengevaluasi Lingkungan Internal Kompetensi Utama. Sinergi Pembentukan Nilai Mengevaluasi Lingkungan Internal Kompetensi Utama. Sinergi Pembentukan Nilai Mengidentifikasi Faktor Sinergis Kekuatan Kelemahan Mengidentifikasi Faktor Sinergis Kekuatan Kelemahan Mendifinisikan kembali Misi Tujuan Strategi Utama Mendifinisikan kembali Misi Tujuan Strategi Utama Menyusun Strategi Perusahaan Bisnis Fungsional Menyusun Strategi Perusahaan Bisnis Fungsional Mengimplementasi Strategi melalui Perubahan pada: Kepemimpinan /Budaya Struktur SDM Sistem Informasi dan Pengawasan Mengimplementasi Strategi melalui Perubahan pada: Kepemimpinan /Budaya Struktur SDM Sistem Informasi dan Pengawasan SWOT

9 Penyusuna Strategi vs Implementasi Penyusun Strategi (strategy formulation). meliputi perencanaan dan pengambilan keputusan yang membawa ke tujuan perusahaan dan pengembangan rencana strategis. Penyusunan strategis meliputi pemeriksaan lingkungan eksternal dan permasalahan internal dan mengintegrasika tujuan yang berhasil ke dalam tujuan dan strategi. Penyusunan Strategi (strategy implementation) penggunaan alat manajerial dan organisasi berfungsi untuk mengarahkan sumber daya ke arah pencapaian hasil strategis.

10 Analisa Situasi SWOT SWOT STRENGTHS Kekuatan STRENGTHS Kekuatan Opportunities Peluang Opportunities Peluang THREATS Ancaman THREATS Ancaman Weaknesses Kelemahan Weaknesses Kelemahan

11 Analisa Kekuatan dan Kelemahan Organisasi Manajemen dan OrganisasiPemasaranSumber Daya Manusia Kualitas Manajemen Kualitas karyawan. Tingkat Sentralisasi. Grafik Organisasi. Perencanaan, Informasi, sistem kontrol Jalur distribusi. Pangsa Pasar. Efisiensi periklanan. Kepuasan pelanggan. Kualitas produk. Reputasi layanan. Tingkat pergantian karyawan penjualan. Pengalaman dan pendidikan karyawan. Status serikat kerja. Tingkat pergantian karyawan, absensi. Kepuasan kerja Keluhan KeuanganProduksiPenelitian dan Pengembangan Margin keuntungan Rasio kewajiban-ekuitas. Rasio persediaan. Tingkat pengembalian investsi. Peringkat kredit. Lokasi pabrik. Lama pemakaian mesin. Sistem pembelian. Pengendalian mutu. Produktivitas/efisiensi. Penelitian aplikatif dasar. Kemampuan laboratorium. Program penelitian. Inovasi produk baru. Inovasi Teknologi.

12 Penyusunan Strategi di Tingkat Perusahaan Strategi Portofolio (Portfolio Strategy) Kombinasi unit bisnis dan rangkaian produk yang cocok satusama lain secara logis untuk meghasilkan sinergi dan keuntungan kompetitif bagi perusahaan. Unit Bisnis Strategi (Stategic Bisnis Units-SBUs) divisi organisasi yang memiliki misi usaha, rangkaina produk, kompetitor dan pasar yang unik jika dibandingkan secara relatif dengan UBS lain di perusahaan tersebut. Strategi portofolio menggunakan matriks BCG (Boston Consulting Group).

13 Matriks BCG

14 Penyusunan Strategi di Tingkat Bisnis Kekuatan dan Strategi Kompetitif Porter Lima Kekuatan Kompetitif. Strategi Kompetitif.

15 4/10/ Lima Kekuatan yang Mempengaruhi Kompetisi Industri Persaingan antarpesaing Persaingan antarpesaing Pemain baru yang potensial Pemain baru yang potensial Ancaman produk pengganti Ancaman produk pengganti Kekuatan tawar- menawar pembeli Kekuatan tawar- menawar pembeli Kekuatan tawar- menawar pemasok Kekuatan tawar- menawar pemasok

16 16 Karakteristik Organisasi Strategi Kompetitif Porter StrategiKarakteristik Organisasi Diferensiasi (Diferentiation) Fleksibel dan longgar dan koordinasi kuat antar departemen. Kreatif, berpikir diluar kewajaran (out of box). Kemampuan pemasaran yang kuat. Menghargai inovasi karyawan. Reputasi perusahaan untuk menonjolkan kualitas atau teknologi. Kepemimpinan Biaya (cost leadership) Kewenangan sentral kuat, kontrol biaya ketat. Mempertahankan prosedur operasi standar. Teknologi manufaktur mudah digunakan. Sistem pembelian dan distribusi sangat efisien. Pengawasan ketat, pemberdayaan karyawan. Tingkat frekuensi tinggi, laporan kontrol terinci. Fokus (focus)Menggunakan kombinasi kebjakan yang diarahkan pada target khusus. Menilai tinggi dan menghargai fleksibilits dan kedekatan konsumen. MEngukur biaya penyediaan layanan dan menjaga kesetiaan pelanggan. Mendorong pemberdayaan karyawan dan hubungan pelanggan.

17 Strategi Kerja Sama Kombinasi Organisasi Aliansi Strategi Akuisisi Merger Usaha Bersama Mitra Usaha Strategi Pengaturan Pemasok yang Diinginkan Tinggi Rendah Tingkat Kolaborasi

18 Penyusunan Strategi di Tingkat Fungsional Kepemimpinan Gunakan pendekatan persuasive. Motivasi aryawan. Bentuk budaya/nilai. Sistem Informasi dan Kontrol Revisi gaji dan sistem kompensasi. Ubah alokasi anggaran. Implemantisan sistem informasi. Sumber Daya Manusia Rekrut/pilih karyawan. Kelola transfer/promosi/pelatihan Arahkan pengurangan karyawan/penarikan Struktur Desain Desain bagan organisasi. Bentuk tim. Tentukan sentralisasi-desentralisasi Kelola fasilitas dan desain tugas. Organisasi Lingkungan Strategi Kinerja

19 Pengambilan Keputusan Keputusan (decision) pilihan yang dibuat dari sejumlah alternatif yang ada. Pengambilan keputusan proses identifikasi permasalahan dan peluang, kemudian menyelesaikannya.

20 Keputusan Terprogram (Programmed Decisions) Situasi yang sering timbul di dalam membuat aturan dan pengambilan keputusan dikembangkan dan diaplikasikan untuk masa depan. Sebagai respon terhadap permasalahan yang timbul di organisasi. keputusan yang diambil berdasarkan kebiasaan, peraturan atau prosedur.

21 Keputusan tidak Terprogram (Nonprogrammed Decisions) Keputusan untuk mengatasi masalah yang unik atau khusus. Keputusan tidak terprogram membutuhkan perencanaan strategis. Meliputi membangun pabrk baru, mengembangkan produk dan pelayanan, memasuki pasar geografis.

22 4/10/ Kondisi yang Mempengaruhi Kemungkinan Kegagalan Keputusan Permasalahan Organisasi Keputusan Keputusan Tidak Terprogram Keputusan Keputusan Tidak Terprogram Solusi Permasalahan Solusi Permasalahan Rendah Kepastian Tingkat Kemungkinan Kegagalan Risiko Ketidakpastian Tinggi Ambiquitas

23 Model Pengambilan Keputusan Model Klasik Classical Model Model Administratif Administrative Model Model Politis Administrative Model Normatif (normative) Permasalahan dan tuuan jelas. Informasi penuh tentang alternatif dan hasil. Pilihan rasional oleh individu untuk maksimilisasi hsil. Rasionalitas terbatas (bounded rationality) dan Pemenuhan (sartisficing). Permasalhan dan tujuan samar. Informasi yang terbatas tentang alternatif dan hasil. Pilihan yang memuaskan untuk memecahkan masalah menggunakan intuisi. Koalisis (coalition). Tujuan yang pluralistik, penuh konflik. Kondisi ketidak pastian (ambiquitas) Pandangan permasalahan yang tidak konsisten, informasi bermakna ganda. Tawar menawar dan diskusi diantara anggota koalisi.

24 4/10/ Langkah Pengambilan Keputusan Proses Pengambilan Keputusan 1. Pengenala Persyaratan Keputusan Diagnosis Dan Analisa 2. Penyebab Pengembangan Alternatif 3. Pemilihan Alternatif yang Diinginkan 4. Implementa Alternatif 5. yang Dipilih Evaluasi dan 6. Umpan balik

25 Kerangka Kerja Keputusan Personal Situasi Terprogram atau tidak terprogram. Klasik, administratif, politis. Langkah keputusan. Situasi Terprogram atau tidak terprogram. Klasik, administratif, politis. Langkah keputusan. Gaya Keputusan Personal Perintah Analitis Konseptual Tingkah laku. Gaya Keputusan Personal Perintah Analitis Konseptual Tingkah laku. Pilihan Keputusan Solusi terbaik untuk permasalahan Pilihan Keputusan Solusi terbaik untuk permasalahan

26 Gaya Partisipasi Pemimpin Daerah Pengaruh Pemimpin Daerah Kebebasan Bagi Kelompok Memutuskan Berkonsultasi Secara Individual Kelompok Konsultasi Memfasilitasi Mendelegasi - Membuat keputusan. - Menjual ke kelompok kerja. - Mengumpulkn informasi. - Mempresentaskan masalah. - Mendapat saran. - Mengambil keputusan - Mempresentasikan masalah. - Memperoleh saran. - Mengambil keputusan - Mempresentasikan masalah. - Fasilitator - Mendefinisikan masalah. - Kesepakatan - Mengizinkan kelompok mengambil keputusan. - Identifikasi - Diagnosis - Mengembangkan prosedur alternatif. - Memutuskan alternatif. - Menyediakan sumber daya.

27 Pendekatan Baru dalam Pengambilan Keputusan di Lingkungan Kerja Baru Belajarlah, jangan menghukum. Tahu kapan harus mundur. Praktikan lima mengapa. Membangun intuisi kolektif. Terlibat dalam konflik yang konstruktif.


Download ppt "PERENCANAAN : Manajemen Strategis & Pengambilan Keputusan Manajerial Pertemuan 7."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google