Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

1 Dasar Pemrograman Komputer [TKL-4002] 2010. Pada akhir pertemuan, diharapkan mahasiswa akan mampu :  Menggunakan standard library function yang berhubungan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "1 Dasar Pemrograman Komputer [TKL-4002] 2010. Pada akhir pertemuan, diharapkan mahasiswa akan mampu :  Menggunakan standard library function yang berhubungan."— Transcript presentasi:

1 1 Dasar Pemrograman Komputer [TKL-4002] 2010

2 Pada akhir pertemuan, diharapkan mahasiswa akan mampu :  Menggunakan standard library function yang berhubungan dengan operasi output dan input standart dalam bahasa pemrograman C. 2

3 Operasi Output-Input  Operasi Output standart, spt: putchar, putch, puts, printf.  Format Output  Operasi Input standart, spt: getchar, getch, getche, gets, scanf  Format Input 3

4  Operasi output dipakai untuk menampilkan nilai data ke peralatan output sebagai data keluaran. Beberapa fungsi (standard library function) yang terdapat pada bahasa pemrograman C di antaranya: Menampilkan Data Tidak Terformat putchar(); putch(); puts();  Menampilkan Data Terformat printf(); 4

5  Peralatan output standart adalah layar monitor.  Simbol yg lazim digunakan dalam flowchart untuk output standart adalah: 5 Cetak

6  Sintak: int putchar(int c)  Fungsi: Menampilkan karakter ke layar monitor pada cursor, kemudian setelah ditampilkan cursor bergerak ke posisi berikutnya. Mengembalikan EOF jika error, dan mengembalikan karakter yang ditampilkan jika sukses Putchar adalah macro yang sama artinya dengan: putc(c, stdout ) Header File : stdio.h  Contoh: char ch=’A’; putchar(ch); 6

7  Sintak: int putch(int ch);  Fungsi : Seperti putchar(ch) untuk menampilkan karakter ASCII dari ch di layar monitor. Header file : conio.h Mengembalikan EOF jika error, dan mengembalikan karakter yang ditampilkan jika sukses.  Contoh: char ch=’b’; putch(ch); 7

8  Sintak: int puts(const char *str);  Fungsi: Menampilkan string str ke layar monitor dan memindahkan kursor ke baris baru. Header file: stdio.h Mengembalikan nilai non-negative jika sukses dan EOF jika ada error.  Contoh: puts(”Selamat Datang”); puts(”Di Bahasa Pemrograman C”); 8

9  Contoh Program 9 #include int main(){ char c; c='A'; putch(65); putchar(65); putch(c); putchar(c); puts(“Ini data String”); putch('\n'); putchar('\n'); getch(); return(0); } AAAAIni data String Press any key to continue... Output:

10  Menampilkan sejumlah nilai data ke standard output, dengan format tertentu.  Standard output adalah Layar Monitor, sedangkan Standard Input adalah Keyboard.  Header file untuk printf adalah: stdio.h  Sintak : printf(const char *format[,argument, …]); 10

11  Spesifikai format sbb: %[flags][width][.precision] type 11 Spes. FormatKeterangan flagsMenentukan rata kanan, kiri atau bertanda: None : rata-kanan - : rata-kiri + : menampilkan tanda (+ atau -) widthMenentukan jumlah kolom yang disediakan precisionmenentukan jumlah angka di belakang titik desimal (untuk bilangan pecahan) typeMenentukan tipe variabel/nilai-data yang akan ditampilkan

12 12 Type FormatKeterangan cMenampilkan karakter tunggal sMenampilkan string d atau iMenampilkan bilangan integer bertanda uMenampilkan bilangan integer desimal tak bertanda xMenampilkan bilangan integer hexadesimal tak bertanda (x dlm huruf kecil dan X dlm huruf besar) oMenampilkan bilangan integer oktal tak bertanda fMenampilkan bilangan pecahan (titik desimal) E atau eMenampilkan bilangan pecahan eksponensial G atau gMenampilkan bilangan pecahan pMenampilkan pointer L atau l atau hAwalan untuk L atau l (long) dan h (short).

13 13 Kode FormatKeterangan “%c”Menampilkan sebuah karakter tunggal terformat “%nc”Menampilkan sebuah karakter lebar n kolom rata kanan “%-nc”Menampilkan sebuah karakter lebar n kolom rata kiri Contoh: #include int main(){ printf("%c\n",65); printf("%5c%5c%5c\n",65,66,67); printf("%-5c%-5c%-5c\n",65,66,67); system("PAUSE"); return(0); }

14 14 Kode FormatKeterangan “%s”Menampilkan sebuah nilai string terformat “%ns”Menampilkan nilai string lebar n kolom rata kanan “%-ns”Menampilkan nilai string lebar n kolom rata kiri “%n.ms”Menampilkan rata kanan hanya m buah karakter pertama saja dengan lebar n kolom. “%-n.msMenampilkan rata kiri hanya m buah karakter pertama saja dengan lebar n kolom.

15 15 #include int main(){ char s[20]="Pemrograman C"; printf("%s%c\n",s,'|'); printf("%30s%c\n",s,'|'); printf("%-30s%c\n",s,'|'); printf("%30.5s%c\n",s,'|'); printf("%-30.5s%c\n\n\n",s,'|'); system("PAUSE"); return(0); }

16 16 Kode FormatKeterangan “%d”, “%i”Menampilkan sebuah nilai signed integer terformat “%u”Menampilkan sebuah nilai unsigned integer terformat “%ld”, “%li”Menampilkan sebuah nilai long integer terformat “%hi”Menampilkan sebuah nilai short integer terformat “%hu”Menampilkan sebuah nilai unsigned short integer terformat “%lu”Menampilkan sebuah nilai unsigned long integer terformat “%ni”, “%nd”Menampilkan sebuah nilai integer terformat n kolom rata kanan “%-ni”, “%-nd”Menampilkan sebuah nilai integer terformat n kolom rata kiri “%+ni”, “%+nd”Menampilkan nilai integer terformat dg tanda (+/-) n kolom rata kanan “%-+ni”, “%-+nd”Menampilkan nilai integer terformat dg tanda (+/-) n kolom rata kiri “%0ni”, “%0nd”Menampilkan sebuah nilai integer terformat n kolom rata kanan dg blank di depan diganti 0.

17 17 #include int main(){ int x=1234, y=-567; long int z = -567; printf("%d %u %hi %lu\n",y,y,y,z); printf("Size of short:%d int:%d long:%d\n\n", sizeof(short int), sizeof(int), sizeof(long int)); printf("%d %+8d %+8d %+8ld\n",x,x,y,z); printf("%d %-8d %-8d %-8ld\n",x,x,y,z); printf("%d %-+8d %-+8d %-+8ld\n",x,x,y,z); printf("%d %+-8d %+-8d %+-8ld\n",x,x,y,z); printf("%0d %+08d %+08d %+08ld\n\n",x,x,y,z); system("PAUSE"); return(0); }

18 18 Kode FormatKeterangan “%x”, “%X”Menampilkan nilai unsigned integer terformat hexadesimal “%nx”, “%nX”Menampilkan format hexadesimal lebar n kolom rata kanan “%0nx”, “%0nX”Menampilkan format hexadesimal lebar n kolom rata kanan dg blank di depan diganti 0. “%-nx”, “%-nX”Menampilkan format hexadesimal lebar n kolom rata kiri “%#x”, “%#X”Menampilkan format hexadesimal diawali dengan “0x” atau “0X” “%#nx”, “%#nX”Menampilkan format hexadesimal lebar n kolom rata kanan diawali dengan “0x” atau “0X” “%#-nx”, “%#-nX”Menampilkan format hexadesimal lebar n kolom rata kiri diawali dengan “0x” atau “0X”

19 19 #include int main(){ int x=7654; printf("%x %X %10x %10X\n\n",x,x,x,x); printf("%x %X %-10x %-10X\n\n",x,x,x,x); printf("%x %X %010x %010X\n\n",x,x,x,x); printf("%#x %#X %#10x %#10X\n\n",x,x,x,x); printf("%#x %#X %#010x %#010X\n\n",x,x,x,x); printf("%#x %#X %#-10x %#-10X\n\n",x,x,x,x); system("PAUSE"); return(0); }

20 20 Kode FormatKeterangan “%o”Menampilkan nilai unsigned integer terformat oktal “%no”Menampilkan format oktal lebar n kolom rata kanan “%0no”Menampilkan format oktal lebar n kolom rata kanan dg blank di depan diganti 0. “%-no”Menampilkan format oktal lebar n kolom rata kiri “%#o”Menampilkan format oktal diawali dengan “0” “%#no”Menampilkan format oktal lebar n kolom rata kanan diawali dengan “0” “%#-no”Menampilkan format oktal lebar n kolom rata kiri diawali dengan “0”

21 21 #include int main(){ int x=7654; printf("%o %10o%c\n\n",x,x,'|'); printf("%o %-10o%c\n\n",x,x,'|'); printf("%o %010o%c\n\n",x,x,'|'); printf("%o %#o%c\n\n",x,x,'|'); printf("%o %#-10o%c\n\n\n",x,x,'|'); system("PAUSE"); return(0); }

22 22 Kode FormatKeterangan “%f”Menampilkan sebuah nilai float (pecahan) desimal terformat “%e”Menampilkan sebuah nilai float desimal terformat saintifik “%g”Menampilkan sebuah nilai float desimal terformat yang terpendek di antara “%f” atau “%e” “%lf”, “%le”, “%lg”Menampilkan sebuah nilai pecahan terformat double “%Lf”, “%Le”, “%Lg”Menampilkan sebuah nilai pecahan terformat long double “%nf”Menampilkan nilai float integer terformat n kolom rata kanan “%-nf”Menampilkan nilai float integer terformat n kolom rata kiri “%n.mf”Menampilkan nilai float integer terformat n kolom rata kanan dg m digit di belakang titik desimal “%0n.mf”Menampilkan nilai float integer terformat n kolom rata kanan dg m digit di belakang titik desimal dan blank di depan diganti 0. “%-+n.mf”Menampilkan nilai float terformat dg tanda (+/-) n kolom rata kiri dg m digit di belakang titik desimal

23 23 #include int main(){ float x= ; double d = l; printf("%f %15f %15.3f\n\n",x,x,x); printf("%e %15e %15.3e\n\n",x,x,x); printf("%g %15g %15.3g\n\n",x,x,x); printf("%lf %20lf %+20.9lf\n\n",d,d,d); system("PAUSE"); return(0); }

24 24 #include int main(){ int n; float l; double fb; printf(" TABEL FAKTOR BUNGA MAJEMUK\n\n"); printf(" n %10s %10s %10s %10s %10s\n\n", "1.0%","2.0%","3.0%","4.0%","5.0%"); for(n=1; n<=15; n++){ printf("%02d ",n); for(int i=1; i<=5; i++){ fb = pow(1.0 + i/100.0, n); printf("%11.7lf",fb); } printf("\n"); } system("PAUSE"); return(0); }

25  Layar dibagi dalam kolom dan baris, umumnya digunakan ukuran kolom = 80 dan baris = (1,1) (1,25) (80,1) (80,25) y x

26  Pada Turbo-C Layar dapat dihapus dengan menggunakan fungsi: clrscr();  Kursor dapat dipindahkan ke posisi manapun di dalam layar monitor dengan menggunakan fungsi : gotoxy(col,row); dimana col = kolom dan row = baris  Sebagian dari baris, mulai posisi kursor hingga akhir baris (end of line), dapat dihapus dengan fungsi: clreol();  Function prototype untuk fungsi gotoxy(), clrscr(), clreol() pada bahasa C terdapat pada header file : 26

27  Contoh : 27 #include int main() {float panjang, lebar, luas, keliling;/* local variable */ clrscr(); /*membersihkan layar*/ gotoxy(30,10); printf(”Panjang : ”); scanf(“%f”,&panjang); gotoxy(30,11); printf(“Lebar :” ); scanf(“%f”,&lebar); keliling = 2 * panjang * lebar; luas = panjang * lebar; gotoxy(30,13); printf(“Keliling = %8.2f ”, keliling); gotoxy(30,14); printf(“Luas = %8.2f‘, luas ); return(0); }

28  Operasi input: operasi untuk menyimpan nilai data ke variabel tertentu melalui peralatan I/O, spt: keyboard, disk, dll.  Standard library function berkaitan operasi input standart di bahasa pemrograman C di antaranya: getchar(); getch(); getche(); gets(); scanf(); 28

29  Peralatan input standart adalah keyboard.  Simbol yg lazim digunakan dalam flowchart untuk input standart adalah: 29 Baca Daftar_variabel

30  Sintak: int getchar(void):  Fungsi: mengembalikan sebuah karakter (nilai ASCII) dari buffer keyboard. Karakter ditampilkan di layar monitor Menunggu sampai ditekan ENTER Header file terdapat di stdio.h  Contoh: char ch; ch = getchar(); 30

31  Sintak: int getch(void):  Fungsi: mengembalikan satu karakter dari buffer keyboard karakter tidak ditampilkan di layar monitor (no echo) Tidak menunggu sampai ada ENTER Header file terdapat di conio.h  Contoh: char ch; ch = getch(); 31

32  Sintak: int getche(void)  Fungsi : mengembalikan satu karakter dari keyboard Karakter ditampilkan di layar (echo) Tidak menunggu sampai ada ENTER Header file terdapat di conio.h  Contoh: char ch; ch = getche(); 32

33  Sintak: void gets(char *buffer)  Fungsi: membaca string dari keyboard sampai new-line dan disimpan pada buffer. Kemudian new-line diubah menjadi karakter null Mengembalikan nilai NULL jika ada error dan mengembalikan argumentnya (buffer) jika sukses.  Contoh: char buffer[40]; gets(buffer); 33

34 34  Header file dari scanf terletak di stdio.h  Format: int scanf( const char *format [, argument]... );  Semua tipe argument pada scanf adalah pointer (alamat dari variabel yang akan diisi data).  Untuk memperoleh alamat dari variabel digunakan operator &.  Fungsi scanf didefinisikan di header file stdio.h  Contoh : int umurTahun; scanf(”%d”, &umurTahun);

35  Spesifikai format adalah : ”% type” dimana type bisa diganti dengan salah satu dari sbb: 35 typeDIPAKAT UNTUK MEMBACA d,i u x e,f,g c - Data integer - Data unsigned integer - Data heksadesimal - Data floating point - Single character s o […] [^..] - Karakter string diakhiri dengan whitespace - Data unsigned octal - Karakter string diakhiri dengan karakter yg tidak ada didalam [...] - Karakter string diakhiri dengan karakter yg ada didalam [..]

36  Jika x adalah variabel integer bernilai 234 dan memiliki alamat Apakah beda antara x dgn &x? Jawab: 36 Bila: y = x; maka y akan berisi data 234 y = &x; maka y akan berisi alamat dari x yaitu X 234 Nama Variabel Nilai Data/ isi-memori Alamat-Memori (&x) 45678

37  Fungsi scanf mengembalikan tipe integer, dimana nilai nya menyatakan jumlah field yang sukses di assigned.  Contoh: int x,y,z,w; x = scanf("%d %d %d", &y, &z, &w);  Jika di input dari keyboard 3 buah nilai interger 6 7 8, maka nilai x = 3;  Jika di input dari keyboard 4 buah nilai interger maka nilai x = 3 (karena 3 nilai yg sukses di-assigned masing-masing ke variabel y, z dan w) 37

38  Contoh Program Luas Segi Empat 38 /* Program Luas_Segi_Empat v1*/ #include int main() { int panjang, lebar, luas; printf("Menghitung Luas Segiempat\n\n"); printf("Panjang : "); scanf("%d",&panjang); printf(“Lebar : "); scanf("%d",&lebar); luas = panjang * lebar; printf("\nLuas = %d x %d = %d\n\n", panjang, lebar, luas); system("PAUSE"); return(0); }

39  Mengambil data string dari keyboard dengan fungsi scanf menggunakan format: %s.  Contoh: char ss[40]; scanf(”%s”,ss);  Perhatikan contoh diatas, karena variabel ss tipenya sudah pointer (Topik tentang pointer akan dibahas tersendiri), maka tidak perlu ditambah tanda & (&ss).  String yang diambil hanya sampai karakter whitespace. 39

40  Karakter Space, tab, linefeed, carriage-return, formfeed, vertical-tab, dan newline disebut ”white- space characters”  Contoh : Pada potongan program diatas, jika dimasukkan string ”Selamat Pagi Pak” dari keyboard maka yg dimasukkan ke variabel ss hanya “Selamat” saja.  Untuk mengambil string yang diakhiri karakter tertentu (misalnya ENTER), dengan scanf dapat menggunakan format [^\n] 40

41  Contoh: char ss[40]; scanf(”%[^\n]”,ss); Pada potongan program diatas, jika dimasukkan string ”Selamat Pagi Pak” kemudian tekan ENTER dari keyboard maka variabel ss berisi string “Selamat Pagi Pak” 41

42  Contoh: char ss[40]; scanf(”%[a-z]”,ss); Pada potongan program diatas, jika dimasukkan string: kemudian tekan ENTER dari keyboard maka variabel ss hanya berisi string: http karena titik dua (:) tidak ada diantara a s/d z, dan titik dua dianggap sebagai akhir dari string. 42

43  Contoh: int x; scanf("%o", &x); Pada potongan program di atas, jika dimasukkan bilangan : 44 kemudian tekan ENTER dari keyboard maka variabel x akan berisi nilai : 36 desimal, karena 44 dianggap bilangan berbasis oktal. 43

44  Contoh: int x; scanf("%x", &x); Pada potongan program diatas, jika dimasukkan bilangan : 44 kemudian tekan ENTER dari keyboard maka variabel x akan berisi nilai : 68 desimal, karena 44 dianggap bilangan berbasis heksadesimal. 44

45 int x,y,z,w; x=scanf("%d %d %d",&y,&z,&w); 1. Apa yang terjadi jika pada program diatas di input 2 nilai integer dari keyboard? 2. Berapa nilai x jika diinput dari keyboard 3 buah character ? 45

46 char ss1[40]; char ss2[40]; x=scanf(”%s %s”,ss1,ss2); 1. Apa isi variabel ss1 dan ss2, jika dari keyboard diinput string ”Selamat Pagi Pak” ? 2. Berapa nilai x jika diinput dari keyboard : ”Kelas 1PAT” 46

47 char ss[40]; scanf(”%4s”, ss); 1. Apa isi variabel ss, jika dari keyboard diinput string ”Selamat Pagi” ? char ch; ch = getchar(); 2. Apa isi variabel ch, jika dari keyboard di-input : TIF-FTUB char ch1, ch2; ch1 = getchar(); //masukkan kata TIF-FTUB! ch2 = getchar(); 3. Apa isi variabel ch1 dan ch2, jika dari keyboard di-input : TIF- FTUB 47

48  Buatlah program untuk menerima input dari keyboard, berupa nilai : Tugas Kelompok (NTK) Nilai Kuis (NK) Nilai UAS (NUAS)  Hitung dan tampilkan nilai akhir dengan rumus : NA = 20 % * Nilai NTK + 30 % Nilai Kuis + 50 % Nilai UAS 48

49 #include int main() { char nama[40]; int nim; char jk; printf("Nama:"); scanf("%[^\n]",nama); printf("Nim:"); scanf("%d",&nim); printf("Jenis Kelamin (L/P):"); jk=getchar(); return 0; } Perhatikan Program di atas! Setelah memasukkan nama dan nim dari keyboard, program langsung keluar, instruksi jk=getchar(); seolah-olah tdk pernah dieksekusi, jelaskan mengapa demikian? 49

50 #include int main(){ char ss[]="10 % 3 = 1\n"; char str[]="Selamat Datang di Binus\n"; printf(ss); printf("%s",ss); printf(str); printf("%s",str); return 0; } Apakah output dari program diatas ? 50

51  Jelaskan fungsi/kegunaan dari Standard library function sbb: sscanf sprintf fflush cprintf Cscanf  Jelaskan maksud dari nama sbb: stdin stdout stderr 51


Download ppt "1 Dasar Pemrograman Komputer [TKL-4002] 2010. Pada akhir pertemuan, diharapkan mahasiswa akan mampu :  Menggunakan standard library function yang berhubungan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google